MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 09 November 2017 15:01
Kapolda: Kalsel Sekarang Sedang Darurat Carnophen
BAKAR BARANG BUKTI: Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana dan Gubernur Sahbirin Noor membakar barang bukti obat Carnophen yang banyaknya mencapai 7 juta butir lebih.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sebanyak 180 koli atau 7.320.000 butir Carnophen hasil tangkapan Polda Kalsel pada 8 Oktober lalu dimusnahkan. Selain Carnophen, 913,53 gram sabu dan 8 butir ineks turut dimusnahkan dengan cara dibakar dan dibelender di halaman Mapolda Kalsel, Rabu (8/11) kemarin.

Banyaknya jumlah tangkapan Carnopehen yang jika diuangkan mencapai Rp10 miliar lebih itu, membuat Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana bertanya-tanya. Apalagi tangkapan sebanyak itu dalam kurun waktu yang tak lama. Hanya dua bulan dengan hasil pengungkapan dari BPOM dan Polresta Banjarmasin lalu.

Saat itu jumlah pengungkapan kasus mencapai 11 juta lebih. “Sekarang 7 juta lebih, ini luar biasa peredarannya. Apakah memang di sini (Kalsel) demandnya atau pembelinya cukup banyak atau apa? Saya nngak ngerti,” tukas Kapolda.

Rachmat mengungkapkan, hampir setiap hari aparatnya pada tingkat polres melakukan pengungkapan pelaku narkotika dan obat-obatan terlarang serta putusan demi putusan dilakukan. Namun, seakan tak ada efek jera bagi pengedar dan pemakainya. “Melihat tingginya ungkapan ini, di daerah kita dapat dikatakan darurat Carnophen,” ujarnya.

Rachmat semakin bingung, tinggi dan maraknya peredaran obat terlarang di daerah ini. Faktanya, pemusnahan kemarin adalah yang kelima dilakukan Polda Kalsel sepanjang tahun 2017 ini. Bahkan, dalam kurun waktu dirinya menjabat sebagai Kapolda Kalsel mulai bulan April lalu hingga bulan Oktober, tangkapan tersangka narkoba sudah sekitar di atas 1.400 orang.

“Pil Carnophen yang kita musnahkan hari ini (kemarin) mencapai 7 juta lebih. Sedangakan masyarakat Kalsel hanya 4 juta lebih, bisa dibayakan jika dibagi 1 orang 1, masih ada sisa,” tukasnya. Sementara, berdasarkan data pelaku tindak pidana narkotika tahun 2017, yang paling rentan terkena dampak narkoba adalah usia 30 tahun ke atas dengan jumlah 1.499 orang.

Sedangkan berdasarkan pekerjaan pelaku tindak pidana narkotika, pekerja swasta mencapai 1.728 orang. Tak hanya itu, ibu rumah tangga pun tersandung kasus ini. Jumlahnya sebanyak 137 orang dari total 264 pelaku perempuan. Jumlah pelaku berjenis kelamin laki-laki sendiri totalnya sebanyak 2.441 orang.

Menurut Kapolda, memerangi narkoba, khususnya Carnophen yang semakin merajalela ini, merupakan kewajiban bersama semua elemen masyarakat untuk mencegah bagaimana agar peredarannya dikurangi dan dihentikan sampai nol. “Kalau nangkap-nangkap saja gampang. Tapi nanti utangnya makin banyak ke negara, karena ngasih makan pelaku di penjara,” imbuhnya.

Selain memusnahkan barang bukti obat Carnophen, 17 orang tersangka pun turut dihadirkan. Salah satunya oknum perwira polisi Iptu Mahmuda yang turut diamankan pada penggerebakan 7 juta lebih pil Carnophen pada bulan Oktober lalu di Jalan Km 5 Banjarmasin.

Memakai pakaian orange bertuliskan tahanan polisi, Mahmuda dari awal acara hingga dimasukkan ke dalam mobil tahanan terus menutup mukanya. Kapolda sendiri menyatakan secara internal sudah diproses. Bahkan ditingkatkan ke peradilan umum. “Sidang komisi kode etik sudah kita bentuk, sidang disiplin juga. Pemecatan akan ditentukan pada sidang kode etik nanti,” tandasnya. (mof/tof)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 10:38

Korsleting Listrik Hanguskan Salah Satu Rumah Warga Sarang Halang

KANDANGAN – Warga Desa Sarang Halang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28

Disidang, Bos Miras Ungkap Alasannya Menjual Minuman Keras

BANJARBARU - Teka teki pemilik dari 485 botol minuman keras…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Warga Tala Dibuat Geger, Penjaga Warung Akhiri Hidup Dengan Gantung DiriĀ 

PELAIHARI - Warga Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut…

Jumat, 14 Desember 2018 10:27

Hidup Lagi, Satpol PP Amankan Dua PSK di Eks Lokalisasi Pal 18

BANJARBARU - Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang…

Jumat, 14 Desember 2018 09:42

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

BANJARMASIN - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai…

Jumat, 14 Desember 2018 09:21

Begini Kronologi Penemuan Mayat Elsa Siswi AKPER Kesdam

BANJARMASIN – Via Febrianti terlihat pucat. Mahasiswi semester 1 AKPER…

Jumat, 14 Desember 2018 09:12

Karyawan Curi ATM Bos, Tarik Uang Hingga Rp 76 Juta

BANJARMASIN – Kartu ATM hilang. Tapi, isinya terus berkurang hingga…

Kamis, 13 Desember 2018 13:47

Tak Ingin Gegabah, Kejati Tunggu Hasil Audit BPKP

BANJARMASIN – Tahun 2019 hampir berakhir tapi beberapa kasus korupsi…

Kamis, 13 Desember 2018 12:28
Breaking News

Geger Mahasiswi AKPER Ditemukan Tak Bernyawa

BANJARMASIN --- Warga di Jalan Cempaka Raya Simpang Kenanga RT…

Kamis, 13 Desember 2018 11:47

Beruntung, Maling Helem Tidak Sampai Jadi Bulan-Bulanan Masa

BANJARMASIN – Lani (27) tertangkap tangan petugas parkir di Kampus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .