MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 09 November 2017 15:01
Kapolda: Kalsel Sekarang Sedang Darurat Carnophen
BAKAR BARANG BUKTI: Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana dan Gubernur Sahbirin Noor membakar barang bukti obat Carnophen yang banyaknya mencapai 7 juta butir lebih.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sebanyak 180 koli atau 7.320.000 butir Carnophen hasil tangkapan Polda Kalsel pada 8 Oktober lalu dimusnahkan. Selain Carnophen, 913,53 gram sabu dan 8 butir ineks turut dimusnahkan dengan cara dibakar dan dibelender di halaman Mapolda Kalsel, Rabu (8/11) kemarin.

Banyaknya jumlah tangkapan Carnopehen yang jika diuangkan mencapai Rp10 miliar lebih itu, membuat Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana bertanya-tanya. Apalagi tangkapan sebanyak itu dalam kurun waktu yang tak lama. Hanya dua bulan dengan hasil pengungkapan dari BPOM dan Polresta Banjarmasin lalu.

Saat itu jumlah pengungkapan kasus mencapai 11 juta lebih. “Sekarang 7 juta lebih, ini luar biasa peredarannya. Apakah memang di sini (Kalsel) demandnya atau pembelinya cukup banyak atau apa? Saya nngak ngerti,” tukas Kapolda.

Rachmat mengungkapkan, hampir setiap hari aparatnya pada tingkat polres melakukan pengungkapan pelaku narkotika dan obat-obatan terlarang serta putusan demi putusan dilakukan. Namun, seakan tak ada efek jera bagi pengedar dan pemakainya. “Melihat tingginya ungkapan ini, di daerah kita dapat dikatakan darurat Carnophen,” ujarnya.

Rachmat semakin bingung, tinggi dan maraknya peredaran obat terlarang di daerah ini. Faktanya, pemusnahan kemarin adalah yang kelima dilakukan Polda Kalsel sepanjang tahun 2017 ini. Bahkan, dalam kurun waktu dirinya menjabat sebagai Kapolda Kalsel mulai bulan April lalu hingga bulan Oktober, tangkapan tersangka narkoba sudah sekitar di atas 1.400 orang.

“Pil Carnophen yang kita musnahkan hari ini (kemarin) mencapai 7 juta lebih. Sedangakan masyarakat Kalsel hanya 4 juta lebih, bisa dibayakan jika dibagi 1 orang 1, masih ada sisa,” tukasnya. Sementara, berdasarkan data pelaku tindak pidana narkotika tahun 2017, yang paling rentan terkena dampak narkoba adalah usia 30 tahun ke atas dengan jumlah 1.499 orang.

Sedangkan berdasarkan pekerjaan pelaku tindak pidana narkotika, pekerja swasta mencapai 1.728 orang. Tak hanya itu, ibu rumah tangga pun tersandung kasus ini. Jumlahnya sebanyak 137 orang dari total 264 pelaku perempuan. Jumlah pelaku berjenis kelamin laki-laki sendiri totalnya sebanyak 2.441 orang.

Menurut Kapolda, memerangi narkoba, khususnya Carnophen yang semakin merajalela ini, merupakan kewajiban bersama semua elemen masyarakat untuk mencegah bagaimana agar peredarannya dikurangi dan dihentikan sampai nol. “Kalau nangkap-nangkap saja gampang. Tapi nanti utangnya makin banyak ke negara, karena ngasih makan pelaku di penjara,” imbuhnya.

Selain memusnahkan barang bukti obat Carnophen, 17 orang tersangka pun turut dihadirkan. Salah satunya oknum perwira polisi Iptu Mahmuda yang turut diamankan pada penggerebakan 7 juta lebih pil Carnophen pada bulan Oktober lalu di Jalan Km 5 Banjarmasin.

Memakai pakaian orange bertuliskan tahanan polisi, Mahmuda dari awal acara hingga dimasukkan ke dalam mobil tahanan terus menutup mukanya. Kapolda sendiri menyatakan secara internal sudah diproses. Bahkan ditingkatkan ke peradilan umum. “Sidang komisi kode etik sudah kita bentuk, sidang disiplin juga. Pemecatan akan ditentukan pada sidang kode etik nanti,” tandasnya. (mof/tof)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 10:35

Korsleting Listrik, Beruntung Hanya Plafon Rumah yang Terbakar

BANJARMASIN - Warga Jalan Banyiur Luar, Kelurahan Basirih Barat, Banjarmasin barat saat azan Jum'at…

Jumat, 22 Juni 2018 11:08

Tak Cuma Rampas HP, Pemiliknya Ikut Digoyang Pelaku ke Semak-semak

BANJARMASIN - Handphone diembat,  pemiliknya digoyang. Itu yang terjadi menimpa belia berusia 15…

Kamis, 21 Juni 2018 16:18

Mayat Mengapung di Sungai Miai Itu Warga Gang Purnama

BANJARMASIN - Sesosok tubuh manusia yang ditemukan mengapung di Sungai Miai Kelurahan Antasan Banjarmasin…

Kamis, 21 Juni 2018 14:26

Banjarmasin Tengah dan Utara Paling Rawan Terjadi Kebakaran, ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kota ini memang terbebas dari ancaman bencana gempa bumi atau tsunami. Tapi bencana kebakaran…

Kamis, 21 Juni 2018 13:29

Ditolong Warga karena Jatuh dari Motor, Eh Ternyata Jambret

BANJARMASIN – Semula warga mau menolong Muhamad Matholil alias Sodik karena dikira mengalami kecelakaan,…

Kamis, 21 Juni 2018 12:37

Pamit Kerumah Tante, SA Malah 'Digenjot' Pacar di Rumah Kosong

AMUNTAI - Kembali predator anak diamankan jajaran Reksrim Polsek Danau Panggang di Kabupaten Hulu Sungai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:31

Korban Tempat Wisata Bertambah, Kali ini di Loksado dan Pantai Pagatan

KANDANGAN – Jumlah mereka yang mengalami celaka di lokasi wisata bertambah lagi. Kali ini menimpa…

Rabu, 20 Juni 2018 13:07

Tak Bisa Berenang, Warga Kaltim Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Untuk kesekian kalinya, Pantai Pagatan di Kecamatan Kusan Hilir,  Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 19 Juni 2018 14:30

Ungkap Kematian Wartawan di Sel, Kapolda: Kami Akan Bongkar Kuburannya

BANJARMASIN – Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu media online…

Selasa, 19 Juni 2018 09:16
Breaking News

Braakk..! Mobil Polisi Hantam Tiang Listrik

BANJARMASIN - Pengendara Jalan Gatot Subroto,  dibuat heboh. Penyebabnya mobil bermerek Nissan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .