MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 10 November 2017 11:07
Menengok Kelompok Perajin di Kampung Purun Banjarbaru

Dalam Sebulan Mampu Menjual Ribuan Produk

KERAJINAN PURUN: Para pengrajin di Kampung Purun saat memproduksi kerajinan purun. FOTO: SUTRISNO

PROKAL.CO, Satu tahun sudah destinasi wisata Kampung Purun di Kelurahan Palm, Banjarbaru diperkenalkan. Bagaimanakah kini perkembangan kampung yang memiliki kelompok pengrajin aneka kerajinan berbahan baku purun tersebut?

-----------------------------------

SUTRISNO, Banjarbaru

-----------------------------------

Untuk mencari lokasi Kampung Purun sangatlah mudah, dari Jalan A Yani Km 32 hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 10 menit melintasi Jalan Karang Rejo hingga ke ujung Jalan Palm. Di sana, kemudian terdapat tugu bertuliskan "Selamat Datang di Kampung Purun".

Saat Radar Banjarmasin Kamis (9/11) kemarin datang ke sana, para pengrajin yang sebagian besar ibu-ibu terlihat berkumpul di satu tempat yang mereka namai Pendopo Kampung Purun. Tempat itu sengaja dibangun memang difungsikan untuk para pengrajin memproduksi hasil karya mereka yang berbahan baku purun.

Ada puluhan wanita berada di sana, mereka terlihat saling berhadapan dengan tangan yang terus bekerja menganyam purun. "Ini rutinitas kami setiap hari," kata salah seorang pengrajin, Masliani.

Dia mengungkapkan, kali ini semua pengrajin sedang fokus membuat kerajinan tas. "Pesanan tas yang paling banyak, jadi kelompok pengrajin banyak yang membuat tas," ungkapnya.

Di Kampung Purun terdapat dua kelompok pengrajin, yaitu Kelompok Al Firdaus dan Kelompok Galuh Cempaka. Masliani sendiri merupakan anggota Kelompok Al Firdaus.

Ketua Kelompok Al Firdaus Mujiatni mengungkapkan, kerajinan yang mereka produksi sekarang laku keras. Berbeda jauh dengan tahun lalu. "Pertengahan tahun 2016, saat kelompok baru terbentuk kami hanya bisa menjual ratusan produksi perbulan. Sementara tahun ini sudah mencapai ribuan produksi perbulan," ungkapnya.

Bulan ini sendiri, sudah ada 1.350 pesanan tas yang harus mereka penuhi. Pemesan bukan hanya dari Kalsel, tapi ada juga dari luar Kalsel. "Ada pemesan dari Rembang, Jawa Tengah juga," ujar Mujiatni.

Mengenai harganya, dia mengungkapkan, untuk tas purun mereka jual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp20 ribu. Sedangkan karpet, tergantung ukuran. Mulai dari Rp70 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

"Mudah-mudahan peminat purun terus bertambah dari tahun ke tahun," ungkapnya.

Hasil penjualan produksi, kemudian dikumpulkan di koperasi kelompok mereka. Lalu, uang yang terkumpul nantinya dapat digunakan untuk memberikan bantuan ke para anggota koperasi. (ris)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:01

Jasa Foto dan Cetak Kilat Hanya 5 Menit di Siring Tendean

Mencetak foto dengan hitungan satu jam sudah biasa. Lalu, percayakah Anda jika ada jasa cetak lima menit?…

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Kamis, 15 Februari 2018 14:57

Fakta Menarik Di Balik Pesta Perkawinan Anak Bos Binuang

Publik Indonesia tersentak acara pernikahan Muhammad Prayudha anak pengusaha terkenal Tapin, Muhammad…

Rabu, 14 Februari 2018 15:14

Bauntung Evo 04, Mobil Hemat Energi Karya FT ULM

Shell Eco Marathon Asia 2018 akan dihelat 8-11 Maret mendatang di Changi Exhibition Center Singapore.…

Selasa, 13 Februari 2018 14:49

Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:39

Kiprah Urang Banua Menjadi Komisioner Komnas HAM

Sudah tiga bulan Hariansyah di ibu kota Jakarta mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Internal…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:25

Mengenal Komunitas The Kutu Buku, Gelar Lapak Baca, Punya Perpus Binaan

Banyak orang beranggapan membaca itu membosankan. Tapi tidak bagi The Kutu Buku. Sekelompok anak muda…

Jumat, 09 Februari 2018 11:53

Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono…

Selasa, 06 Februari 2018 11:43

Penggemar Berat Game Online Bikin Situs Alquran Audio

Enam bulan lalu, Fahreza membangun situs Alquran Audio. Idenya memang tak orisinil, tak juga menyentak.…

Senin, 05 Februari 2018 10:12
Laporan dari Perayaan Hari Kanker Sedunia 2018

Selundupkan Obat Kanker Demi Bertahan Hidup

Vonis kanker ibarat tenggat waktu menuju kematian. Anggapan itulah yang coba dikikis Chalid dan Humaidi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .