MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 10 November 2017 11:11
1600 Guru Agama di Tapin Belum dapat Insentif
DENGAR PENDAPAT: Perwakilan guru agama berdiskusi dengan Komisi II DPRD Tapin. ||Foto by Rasidi Fadli

PROKAL.CO, RANTAU - Setelah beberapa jam melakukan diskusi antara perwakilan pengajar, guru agama non PNS dengan Komisi II DPRD Tapin di ruang pertemuan, Selasa (7/11), diperoleh beberapa keputusan yang melegakan para guru.

Dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kabupaten Tapin, mitra kerja seperti Bagian Kesra Pemkab Tapin, Kemenag Tapin, Perwakilan Forum Komunikasi Diniah Takmiliah (FKDT) dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) membahas tentang rencana pemberian insentif bulanan bagi pengajar agama non PNS, guru swasta, guru TK Alquran dan guru pondok pesantren.

Hasil rapat ini meminta guru agama non PNS yang belum memperoleh insentif dan ingin mendapatkan tunjangan bulanan dari pemerintah daerah diminta secepatnya mengumpulkan dokumen dan berkas persyaratan di lembaga masing-masing.

Terutama persyaratan domisili pengajar berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau Surat Keterangan dari Disdukcapil dan kartu Keluarga. Juga lamanya masa waktu pengajar yang mensyaratkan minimal dua tahun, dibuktikan dengan surat keputusan dari instansi terkait.

Ada juga pernyataan berupa surat pernyataan tidak menerima tunjangan lebih dari satu tunjangan yang bersumber dari APBD dan APBN. Surat pernyataan tersebut harus bertanda tangan di atas materai.

Jumlah santri yang diajar pun turut jadi persyaratan. Santri minimal harus sepuluh orang dengan waktu mengajar dua jam setiap kali pertemuan, minimal lima kali pertemuan serta maksimal tujuh kali. Dengan tempat mengajar yang tetap, tidak berpindah-pindah, dibuktikan dengan keterangan dari lurah atau kepala Desa.

Pengajar juga harus mendapat rekomendasi dari Forum Komunikasi Diniah Takmiliah (FKDT), Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Persyaratan umur juga turut dicantumkan, karena pengajar yang diperbolehkan hanya mereka yang telah berumur serendah-rendahnya 20 tahun dan setinggi-tingginya 60 tahun.

Dan persyaratan terakhirnya yang paling penting. Pengajar minimal lulus Madrasah Sanawiah atau sederajat, menguasai ilmu tajwid dan fasih membaca Alquran serta buku atau kitab pelajaran agama yang dimaksud dengan rekomendasi dari Kemenag Kabupaten Tapin.

Rapat ini dipimpin Komisi II DPRD Kabupaten Tapin yang terdiri dari Wahyu Ranoro, H Ihwanuddin Husin dan Muhammad Baseri. Ihwanuddin atau H Iwan mengharapkan hasil rapat ini dapat direspon eksekutif dan akan dibahas nanti. "Kalau usulan ini bisa disetujui, maka tahun 2018 nanti sudah mulai jalan, karena guru TK swasta, guru pondok pesantren dan guru madrasah di Tapin sudah saatnya diberi insentif," jelasnya.

Ketua Forum Komunikasi Diniah Takmiliah Muhammad Zaini mengatakan, untuk guru non PNS di Tapin ini ada sekitar 1600 orang. Madrasah Diniah sebanyak 507 orang, Pondok Pesantren sekitar 362 orang, TK Alquran sekitar 762 orang.

Dengan kesepakatan ini, Zaini berharap nantinya saat pertemuan dengan eksekutif bisa terealisasikan, karena pengajar non PNS di Tapin juga perlu mendapat perhatian. "Untuk Madrasah Diniah, kami sudah mengumpulkan berkas dan tinggal menyerahkannya," katanya. (dly/by/ram)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:00

DPRD Balangan Pelajari Izin Lokasi ke Surabaya

PARINGIN - Jajaran anggota legislatif Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, belum lama tadi melakukan…

Senin, 23 April 2018 15:09

Wahai ASN, Jagalah Jari Anda saat Selfie!

BANJARMASIN – Ini adalah peringatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga tindakan seremeh…

Senin, 23 April 2018 12:49

Para Kartini Cilik Ikuti Lomba Mewarnai dan Fashion Show

BANJARMASIN – Puluhan anak-anak TK dan PAUD memadati loby Menara Pandang Siring Pierre Tendean,…

Senin, 23 April 2018 11:56

Penyandang Tunanetra: Alhamdulillah, Tidak Bayar Kontrakan Lagi

BANJARBARU - Marniah tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya, penyandang tunanetra ini langsung…

Senin, 23 April 2018 11:15

Serunya Gerak Jalan Sambil Memungut Sampah

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua DPRD Kota Banjarbaru…

Senin, 23 April 2018 10:39

Desa Purwodadi jadi Contoh Inovasi Daerah di Tanbu

BATULICIN - Saat ini, Kabupaten Tanah Bumbu sudah memiliki 220 lebih inovasi daerah. Dengan demikian,…

Senin, 23 April 2018 10:17

Muspika Sungai Loban Peringati Isra Mikraj

BATULICIN - Jajaran Pemerintah Kecamatan Sungai Loban bersama Unsur Muspika menggelar peringatan Isra…

Senin, 23 April 2018 10:16

Wabup Tanbu Serahkan Bansos ASN Purna Tugas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan perhatian yang besar kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kabupaten…

Senin, 23 April 2018 09:56

Sosialisasi Pemilu dengan Kesenian Madihin

BATULICIN - Kesenian Tradisional Madihin menjadi media bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah…

Minggu, 22 April 2018 12:28
BREAKING NEWS

CATAT..! Malam Ini Debat Kandidat Pilkada Tabalong

TANJUNG -Ingat malam debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. KPU setempat sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .