MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 10 November 2017 11:26
Mulai Sepaham, Ini Hasil Kesepakatan Taksi Online-Offline
TOLAK TAKSI ONLINE: Aksi demo taksi offline beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan (Dishub Kalsel) Kamis (9/11) pagi mengumpulkan paguyuban taksi offline dan operator taksi online. Mereka disuluh sekaligus diskusi mengenai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.

Permen itu mengatur tentang Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Dari pertemuan taksi offline dan operator online di Aula Serba Guna Kantor Gubernuran Lama itu tampaknya mulai menemukan kesepahaman.

“Sepertinya sudah ada kesepahaman dan titik temu taksi offline dan operator online Grab dan Gojek,” ungkap Kadishub Kalsel, Rusdiansyah, usai pertemuan.

Kesepahaman yang dimaksud Rusdi, misalnya mengenai tarif bawah dan tarif atas. Sesuai aturan untuk tarif bawah Rp3700 per kilometer dan tarif atas Rp6500 per kilometer. Sehingga dengan begitu tidak ada lagi kecemburuan antara kedua belah pihak.

Namun dari pihak operator online juga mengusulkan agar tidak ada lagi pembatasan tempat untuk menjemput pelanggan, misalnya seperti di bandara dan mal. “Tentang tarif flat, ini menarik, artinya tarif itu sama, antara taksi offline dengan taksi online, misalnya nanti disepakati Rp5.000 per kilometer keduanya harus menerapkan,” jelasnya.

Usulan agar taksi offline gabung dengan taksi online juga mengemuka, dan mereka tampaknya setuju dengan catatan Dishub yang akan memfasilitasi. Dalam waktu tiga bulan masa transisi ini semoga saja sudah selesai. Harapan pada pertemuan kedua nanti sudah ada kesepakatan.

“Kita juga menyarankan kepada pihak perwakilan dari operator taksi online batasan tahun pembuatan mobil bisa dipertimbangkan, karena meski tua mobil taksi offline tetap terawat, mudahan itu bisa dipertimbangkan oleh pimpinan mereka di pusat,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kasubdit Dikyasa Polda Kalsel, AKBP Nina Rahmi yang hadir saat itu. Dia juga melihat kedua belah pihak mendukung sepenuhnya dengan Permen tersebut. Polri selaku aparat penegak hukum mengapresiasi pertemuan ini sehingga banyak masukan untuk menuju arah terwujudnya Pergub yang dapat mengakomodir semua pihak.

Mengenai beberapa kendala dalam operasionalnya akan dipenuhi seiring waktu taksi offline akan bergabung dengan taksi online melalui berbagai kerja sama serta membuka ruang untuk diskusi dan transformasi IT kepada rekan taksi offline. “Keduanya baik online maupun offline dapat berjalan lagi dengan tertib dan lancar sesuai dengan kemajuan zaman,” harapnya.

Sementara perwakilan dari dua orang perwakilan operator Taksi Online Grab, Ryan dan Aries yang hadir enggan memberikan komentar mengenai hasil pertemuan itu. “Nanti saja ya mas,” ucapnya singkat. (gmp/by/ram)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 14:07

Ketiga Kalinya, Bupati Balangan Raih Penghargaan Peduli HAM

PARINGIN - Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (11/12) kemarin menerima…

Kamis, 13 Desember 2018 14:00

Hanya 36 Km, Lebih Pendek Dari Tahun Sebelumnya

BANJARMASIN – Hanya ada 36 kilometer ruas jalan yang diperbaiki…

Kamis, 13 Desember 2018 13:38

Warga Temukan Bekantan di Pematang Sawah

AMUNTAI – Warga Desa Rantau Karau Hulu, Sungai Pandan menemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 13:30

Ibu Bekerja, Anak Penderita Hydrocepalus Diletakan di Pinggir Jalan

PELAIHARI-Pengendara motor dan mobil di Jalanan Jorong, Tanah Laut dihebohkan…

Kamis, 13 Desember 2018 11:36

Resmi Disumpah, Anggota KAI kalsel Bertambah Tujuh Orang

BANJARMASIN – Bertambah lagi advokat di Kalsel. Tujuh anggota Kongres…

Kamis, 13 Desember 2018 11:04

600 Calon Siswa Sekolah Inspektur Polisi Jalani Cek Kesehatan

BANJARMASIN - Ratusan calon peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri menjalani…

Kamis, 13 Desember 2018 10:54

Hasan Basri Membantah Bila Pemko Mengabaikan Penghuni Kolong Jembatan (2)

KELUHAN penghuni kolong Jembatan Pangeran Antasari bahwa mereka diabaikan pemko…

Kamis, 13 Desember 2018 10:43

Mereka Hanya Bisa Pasrah Ketika Tempat Tinggalnya Dipagari Petugas (1)

Pemagaran kolong Jembatan Pangeran Antasari menyedot perhatian masyarakat. Ada delapan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:28

Pemko Banjarmasin Terima 465 Aduan Online Sepanjang Tahun 2018

SEPANJANG tahun 2018, pemko telah menerima 465 aduan online. Keluhan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:20

Penggodokan Perda Lingkungan Hidup Tuntas, Begini Isinya

BANJARMASIN - Penggodokan Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .