MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 10 November 2017 11:39
Marasnya ai..!! Mau Nikah Malah Batal Karena Positif HIV
Foto ilustrasi pemeriksaan HIV

PROKAL.CO, BANJARBARU - Menikah mestinya menjadi momen membahagiakan, tapi tidak bagi empat calon pengantin asal Banjarbaru ini. Sebelum ijab kabul, pasangannya malah terdiagnosa positif HIV.

"Tiga pasangan akhirnya tetap meneruskan menikah. Hanya satu pasangan yang membatalkan. Iya, gara-gara terdeteksi HIV itu batal kawin. Mungkin karena memang belum cinta betul," kata Sekretaris KPA Banjarbaru Edi Sampana, kemarin (9/11).

Keempat calon pengantin ini adalah tiga lelaki dan seorang perempuan. Rentang usia mereka antara 22 tahun sampai 35 tahun. Taraf pendidikannya paling tinggi tamatan SMA. Bekerja sebagai pegawai kontrak pemerintah atau wirausahawan. Nama dan alamat mereka dirahasiakan.

Dari hasil wawancara mendalam, diduga kuat mereka tertular akibat hubungan seksual dengan orang selain pasangannya. "Ada juga sih yang diduga karena jarum suntik narkotika," imbuhnya.

Mereka terdeteksi karena sudah menjadi aturan main di Banjarbaru, calon pengantin harus menjalani konseling dan tes HIV. Jika ditotal dari tahun 2015 hingga 2017, sudah 10 calon pengantin yang dinyatakan positif HIV.

Lantas, bagaimana perlakuan bagi yang tetap ngotot menikah? Mereka diwajibkan mengenakan kondom seumur hidup agar tidak menulari pasangannya. Sembari menelan pil ARV (Antiretroviral) rutin. Terapi ARV memang tidak bisa membunuh virus mematikan tersebut, hanya bisa melambatkan pertumbuhannya. Jika lalai berobat, KPA bisa menegur.

Bukan berarti mereka tidak boleh memiliki keturunan. Edi bersedia membeberkan triknya, kondom bisa dilepas dengan syarat tertentu yang ketat.

"Ada caranya. Bikin anaknya ditunda enam bulan. Kalau sudah terapi ARV selama setengah tahun, kondom bisa dilepas pas istri pada masa subur. Tapi setelah itu harus pakai kondom lagi, hanya pas bikin anak dicopot," jelasnya kepada Radar Banjarmasin.

Secara teori, jika sang bapak yang mengidap HIV, hampir tidak ada risiko si calon bayi bakal tertular. Beda cerita dengan yang menderita HIV adalah sang ibu. Risiko buah hati tertular lebih besar.

Ditanya adakah dari 10 pengantin dan calon pengantin ini yang sudah meninggal dunia, Edi mengatakan belum ada. Perjalanan penyakit ini memang lama. Jika enggan menjalani terapi, biasanya dalam dua tahun naik kelas dari HIV menjadi penderita AIDS.

"Kalau sudah tahap AIDS, rata-rata penyakitnya makin memburuk. Apalagi kalau tidak mau menelan ARV. Biasanya meninggal dunia setelah dua tahun berlalu," tukas Edi.

Temuan lain, selama 2017 sudah terdeteksi enam ibu hamil menderita HIV. Jika ditotal dari pelacakan sejak 2015, sudah 19 ibu hamil yang positif. (fud/ay/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 16:46

Naik Truk Militer, Anak TK Kunjungi Gedung Biru

BANJARBARU - Pagi-pagi, Jumat (24/11) kemarin, dua truk militer tiba-tiba memasuki halaman gedung Biru…

Minggu, 19 November 2017 10:22

Masih Ada 43 Rumah Kampung Pelangi Belum Berwarna

BANJARBARU - Digarap sejak pertengahan April 2017, kini Kampung Pelangi menjadi destinasi populer…

Jumat, 17 November 2017 11:46

Sensasi Sesungguhnya Wisata Susur Sungai di Banjarmasin

Wisata susur sungai gencar dipromosikan Pemko Banjarmasin. Seperti apa sesungguhnya sensasi berwisata…

Rabu, 15 November 2017 11:57

Ustaz Somad Akan Datang ke Banjarbaru, Catat Tanggalnya

BANJARBARU – Penggemar Ustaz Abdul Somad di Kalsel yang selama ini hanya menikmati ceramahnya…

Jumat, 10 November 2017 10:31

Serunya Jalan Santai Berkostum Pahlawan

BANJARMASIN – Tak hanya Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Walikota Banjarmasin yang…

Kamis, 09 November 2017 11:55

Mahasiswi Bisnis Burung Belibis dengan Omset Jutaan

BANJARBARU - Bisnis kuliner memang bisnis yang menjanjikan jika diseriusi dengan benar.  Pasalnya,…

Rabu, 08 November 2017 12:30

Tambah Keren, Air Mancur Akan Dibangun di Danau Seran

BANJARBARU - Tempat wisata Danau Seran terus berbenah, ada banyak fasilitas baru yang sudah ditambahkan…

Minggu, 05 November 2017 12:35

Taman Ramah Anak di Bawah Jembatan Banua Anyar ini Lagi Ngetren Loh

Taman ramah anak dinamai teknis agak rumit: Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Banua Anyar. Meski…

Sabtu, 04 November 2017 13:41

Defile Kelotok Hias Kafilah di Pembukaan MTQ Kalsel XXX

BANJARMASIN – Kalau pembukaan olahraga, defile kontingen berjalan kaki di lintasan stadion. Berbeda…

Rabu, 01 November 2017 14:25

WOW..! Supermodel Internasional Kenakan Sasirangan di London Fashion Week

PAMOR kain Sasirangan makin mendunia. Berkat kreativitas desainer muda Vivi Zubedi, kain Sasirangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .