MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 14 November 2017 11:27
Kelas Inspirasi GMC + di SMP Islam Terpadu Qardhan Hasana

Sukses Berkat Open Mind dan Have Fun

JUST HAVE FUN: Kelas Inspirasi yang diisi GM Fave Hotel Dono Prasetyo dibuat se-fun mungkin. Salah satunya lewat mengajak joget pelajar.

PROKAL.CO, Dono Prasetyo menjadi General Manager sebuah hotel berbintang dalam usia begitu muda. Ia percaya, sukses dan gagal punya batasan tipis. Antara yang berani bersikap terbuka dan memilih menutup diri.

-----------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

-----------------------------------------

DONO tampak kewalahan sekaligus senang. General Manager Fave Hotel itu menghadapi celoteh 191 siswa kelas VII, VIII dan IX SMP IT Qardhan Hasana, kemarin (13/11) siang.

Dono mengikuti program Kelas Inspirasi milik GMC +. Dalam program ini, para manajer dan pebisnis sukses lintas bidang berbagi pengalaman kepada pelajar. Bagaimana mereka menapaki karir hingga tiba di puncak. Dan apa saja tips dibalik kesuksesan mereka.

Keuntungannya timbal balik. Pelajar memperoleh kisah berharga langsung dari mulut pertama. Orang-orang sukses di bidang perhotelan, perbankan, penerbangan dan telekomunikasi. Sementara bagi para manajer, ini kesempatan langka karena bisa menjadi guru, meskipun hanya sehari.

Yang pertama kali Dono tanyakan pada pelajar bukanlah pertanyaan klise seperti 'cita-cita kamu apa'. Tapi apakah mereka sudah punya smartphone atau belum. Alasannya, gawai dan internet telah membawa dunia seakan-akan dalam genggaman kita.

"Anda harus terbuka pada dunia luar. Si sukses dan si gagal biasanya beda tipis. Yang satu mau membuka wawasannya dan satunya lagi malah menutup diri," kata Dono.

Tentu saja Dono mewanti-wanti pentingnya memilah informasi. Di media sosial, generasi muda dijejali berita, foto dan video yang tak semuanya sehat untuk dikonsumsi. Bahasa kerennya hoax. "Yang berniat memecah belah dan bikin rusuh tentu harus ditolak," imbuhnya.

Kelas ini diawali perkenalan singkat pada dunia hotel dan wisata. Fave Hotel yang khas dengan warna pink dan putih adalah merek dagang milik Aston Group. Cerita ini selalu diawali dengan kerja keras. Dari satu hotel yang berdiri 20 tahun silam, kini menjadi jaringan perhotelan yang meluas ke seluruh daerah di Indonesia.

Dono akan bahagia jika dari ratusan siswa berkopiah dan siswi berkerudung itu ada yang bertekad terjun ke dunia perhotelan dan pariwisata.

Membawa materi berjudul 'Bangun Mimpi Anak Indonesia', Dono mencoba sebisa mungkin agar kelasnya tak membosankan. Ia memberi hadiah pada siswa yang berani maju ke depan kelas dan menjawab pertanyaannya. Berupa bingkisan pulpen warna pink menyala. Dan sebagai selingan untuk meregangkan otot, siswa diajak berjoget dengan memutar musik yang sedang nge-hype via YouTube. 

"Inspirasi kan bisa datang dari mana saja. Dari yang dekat seperti sosok orang tua. Atau yang jauh, dikenal dari bahan bacaan. Yang penting, mumpung masih muda mereka harus fokus mengejar cita-citanya," tegas Dono.

Komentar diberikan Wakil Kepala Sekolah SMP IT Qardhan Hasana, Fajrina Hijriah. Ia mengakui dunia perhotelan dan pariwisata adalah hal yang terbilang baru bagi siswanya. "Bukan hanya baru bagi murid saya, bagi saya pribadi juga ini sesuatu yang wah," ungkapnya.

Maklum, sekolah di Jalan Rahayu Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru itu kurikulumnya berbasis agama. "Tapi Pak Dono punya karir yang hebat. Saya pikir ia sangat layak berdiri di sini. Untuk berbagi pengalaman pada anak-anak," imbuh Fajrina. (fud) 


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .