MANAGED BY:
SABTU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 14 November 2017 11:38
Pengurukan Bandara Molor, Diperkirakan Hingga Tahun Depan
SUDAH RISIKO: Ceceran tanah merah di bahu Jalan Ahmad Yani yang dilintasi truk pemasok tanah uruk bandara. Ketika terik, jalan jadi berdebu.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Taochid P Hadi memastikan pengurukan areal bandara molor. Ditarget rampung November ini, prediksinya bakal molor hingga awal Januari.

"Tapi saya sudah tegaskan ke pemasok tanah. Jangan sampai molor hingga tahun depan. Desember sudah harus rampung," ungkap Taochid dalam media gathering PT Angkasa Pura I kemarin (13/11).

Prediksi awal, dengan pasokan 800 rit tanah uruk per hari, pengurukan areal proyek bandara bakal kelar dalam kurun waktu empat bulan. Perkiraan itu ternyata meleset. "Ada dua kendala, pertama pasokannya memang telat dari jadwal. Kedua cuaca, sekarang sering hujan. Masalahnya klasik," imbuhnya.

Taochid ingin ngebut mengejar jadwal, tapi sulit karena izin pengiriman tanah uruk dibatasi dari pagi hari sampai jam 11 malam. "Setelah jam 11 malam wajib setop," tukasnya.

Pengiriman pasokan tanah uruk ini sempat disorot masyarakat. Awal November tadi, salah satu truk pengangkut tanah terbalik di Jalan Ahmad Yani seberang landasan pacu. As roda patah dan tumpahan tanahnya sempat membuat kemacetan panjang.

Ia maklum ini musibah, tapi tetap saja mestinya evakuasi truk bisa berlangsung lebih cepat. Gara-gara lambannya kedatangan crane untuk mengevakuasi truk tersebut. "Terus terang saya khawatir juga pas dengar kabar itu," akunya.

Antisipasinya, sekarang pemasok diminta bekerjasama dengan pengusaha crane di Jalan Trikora dan Jalan Ahmad Yani. Jadi ketika musibah serupa kembali terjadi, evakuasi bisa lebih cepat. Tidak lagi sibuk nyari-nyari kontak pemilik crane seusai insiden.

Soal debu jalanan, sisa tanah uruk yang menempel di roda truk dan berceceran di badan jalan, Taochid menuntut pembersihan sekali dalam satu jam. Dengan cara menyemprot sisa ceceran tanah.

"Tapi sekeras apapun usaha kita, setiap proyek pasti berdampak negatif pada lingkungan, sudah risikonya. Semoga masyarakat maklum dan bisa bersabar," pungkasnya.

Taochid menargetkan pengurukan bisa rampung pada akhir tahun karena pihaknya perlu fokus ke pengerjaan lain. Memasuki pekan kedua November, kemajuan proyek vital ini sudah mencapai 10 persen.

Selain pengurukan, mereka sedang mengerjakan pemancangan tiang dan pembuatan pondasi untuk infrastruktur bangunan penunjang dan apron bandara. Sembari menunggu beresnya lelang pengerjaan terminal bandara.

"Targetnya Januari pemenang lelang sudah bisa bekerja. Target lain, akhir tahun sudah mencapai 20 persen. Jadi struktur fisiknya sudah bisa terlihat," pungkasnya. (fud) 


BACA JUGA

Sabtu, 25 November 2017 17:09

Ketika Kepala Desa di Kotabaru Memilih Pimpinannya

Ratusan kepala desa berkumpul. Gaduh, ramai, seperti di pasar. Mereka hari itu berkumpul untuk menentukan…

Sabtu, 25 November 2017 17:06

Potensi Hidroagrowisata di Kawasan Restorasi Gambut

BANJARBARU - Lurah Landasan Ulin Utara Pangayom Bayu Ajie terlihat bersemangat sepanjang acara penanaman…

Sabtu, 25 November 2017 17:03

Ada Apa Lagi Nih? ASN Kotabaru Kembali Somasi Bupatinya

BANJARMASIN – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sabtu, 25 November 2017 16:50

Akhir November APBD 2018 Banjarbaru Disahkan

BANJARBARU - Desember kurang dari sepekan lagi. Sementara APBD Tahun 2018 belum juga disahkan. Namun,…

Sabtu, 25 November 2017 16:22

Heboh, Tak Disangka Paman Birin Jadi Pengatur Lalu Lintas

JAKARTA - Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor membuat jagad maya heboh.  Pria yang akrab disapa Paman…

Sabtu, 25 November 2017 11:24

Hamli Diberhentikan Dari Ketua Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN – Tertanggal 9 November lalu, Sekdako Banjarmasin Hamli Kursani resmi diberhentikan…

Sabtu, 25 November 2017 11:21

DPRD Kota Banjarmasin Hanya Mampu Selesaikan 17 Perda

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin mampu menyelesaikan sebanyak 17 peraturan daerah (Perda) pada…

Jumat, 24 November 2017 14:48

Senin Independen HSS Serahkan Berkas

KANDANGAN – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati H Najmuddin-HM Ridha dari jalur independen…

Jumat, 24 November 2017 14:44

Gara-Gara Aturan, Ekspor Udang Diprediksi Anjlok

BANJARBARU - Aturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti mengenai aturan pelarangan alat…

Jumat, 24 November 2017 14:39

Palmi Jaya: Ajaran Balian Bukan Hindu Maupun Kaharingan

BANJARBARU – Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Palmi Jaya menegaskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .