MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 14 November 2017 11:56
SANGAR! Polhut Bakar Gubuk Penambang Emas Ilegal
DIBAKAR: Tim Gabungan bakar camp penambang emas ilegal di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin.

PROKAL.CO, PELAIHARI – Tidak mendapati seorang pun penambang emas ilegal yang sedang bekerja, operasi gabungan melampiaskannya dengan membakar gubuk-gubuk yang digunakan para penambang. Sembilan gubuk yang berlokasi di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut (Tala) itu pun dimusnahkan.

Operasi gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Polda, Brimob, Polres Tala dan TNI ini melakukan razia setelah mendapat informasi kalau di kawasan hutan itu sedang ada aktivitas penambangan emas ilegal.

Razia ini dilakukan pada hari Sabtu (11/11) dengan kekuatan 120 personel mendatangi lokasi. Tidaklah mudah untuk mencapai lokasi tersebut dengan naik kendaraan. Jalan kaki menjadi pilihan tim gabungan untuk dapat mencapai lokasi penambangan emas ilegal.

Saat di lokasi, hanya didapati gubuk-gubuk yang masih lengkap. Juga mesin-mesin penyedot air sebagai sarana aktivitas penambangan. "Semua kosong, tidak ada manusia yang kami amankan," ucap Kepala Seksi Pencegahan Kerusakan Hutan, Pantja Satata kepada Radar Banjarmasin, Senin (13/11).

Walaupun tidak ditemukan penambang saat ini, dia bertekad akan terus memburu para penambang emas ilegal tersebut. "Kami akan cari di manapun kalian berada dan suatu saat pasti kami tangkap kalian," tegasnya.

Tim menyaksikan langsung kerusakan alam akibat pertambangan tersebut. Tanah yang berlubang bekas galian, kayu-kayu hutan yang tumbang, dan berdasarkan catatan kurang lebih satu hektare kawasan hutan Tahura rusak dari aktivitas ini. Tim juga mengamankan beberapa mesin untuk alat bukti dari lubang-lubang tambang emas ilegal ini.

Seperti diketahui, aktivitas melawan hukum ini sebenarnya sudah berlangsung sejak bulan Maret 2017 yang lalu. Namun tim yang melakukan operasi kala itu juga hanya berhasil membakar pondok dan mengamankan mesin belaka.

Lokasi pertambangan, Sungai Kalaan, yang berada di atas Desa Tanjung yang sulit dijangkau menjadi salah satu penyebabnya. Untuk mencapai ke lokasi akses satu-satunya hanya bisa melalui Desa Tanjung. Dikatakan Pantja, jarak antara Desa Tanjung menuju Sungai Kalaan berkisar lima kilometer.

"Lokasi Sungai Kalaan yang berada di atas memudahkan para pelaku mengendus pasukan, makanya, kami sedang menyusun strategi baru untuk pembasmian pelaku ini," tandasnya.

Sementara itu, pengamat kehutanan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sunardi yang diwawancarai Radar Banjarmasin beberapa waktu yang lalu mengecam segala bentuk aktivitas pertambangan emas liar yang merambah atau berdampak pada hutan.

Namun, ia mengingatkan pemerintah untuk terus melakukan penguatan ekonomi kepada masyarakat. Lantarannya, bisa saja hal tersebut dilakukan lantaran tak memiliki keahlian dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah bisa bersinergi melatih keterampilan masyarakat. (ard/dom/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:42

Heboh Berita Orang Mengamuk di Masjid Amuntai, Ternyata Begini Kejadiannya

AMUNTAI - Kabar yang beredar tentang orang yang mengusir jemaah termasuk Imam di Masjid At-Taqwa, Amuntai,…

Senin, 19 Februari 2018 13:20

Tak Bisa Berenang, Pelajar SMP Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Keluarga besar SMPN 2 Kusan Hilir berduka. Salah satu pelajarnya, Fahrul Rozi (14), ditemukan…

Minggu, 18 Februari 2018 00:48

Kapok! Pemko Banjarbaru Laporkan Pria Hidung Belang ke Istrinya

BANJARBARU - Permasalahan praktik prostitusi di Banjarbaru tak ada habisnya. Meski Lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Februari 2018 18:00

HEBOH! Aktivis Kotabaru Diserang, Pelaku Diduga Sudah Lama Mengintai

KOTABARU – Warga Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, mendadak geger, Jumat (16/2) pagi. Aktivis terkenal…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:37

GEGER..! Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Sungai Anyar

TANJUNG - Pria berjaket hitam dan celana panjang hitam ditemukan meninggal dunia karena tenggelam…

Jumat, 16 Februari 2018 17:04

Mayat Pria Tenggelam di Benua Lawas Tabalong

TANJUNG - Pria berjaket dan celana panjang hitam ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai di…

Jumat, 16 Februari 2018 15:07

Wadoh..!! 13 Remaja Kepergok Ngelem di Kawasan KS Tubun

BANJARMASIN - Enam belas orang remaja tanggung diamankan Polsek Banjarmasin Selatan. Tertua berusia…

Jumat, 16 Februari 2018 10:57

Kapal Tenggelam di Laut Batakan, Begini Nasib ABKnya

PELAIHARI - Sepuluh anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Blue Fish selamat, setelah kapal yang ditumpangi…

Jumat, 16 Februari 2018 10:26

Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani…

Kamis, 15 Februari 2018 15:05

Dua Hari, Dua Kasus Penjambretan di Banjarbaru, Satu Meninggal Dunia

BANJARBARU - Ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati saat membawa barang berharga ketika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .