MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 14 November 2017 11:56
SANGAR! Polhut Bakar Gubuk Penambang Emas Ilegal
DIBAKAR: Tim Gabungan bakar camp penambang emas ilegal di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin.

PROKAL.CO, PELAIHARI – Tidak mendapati seorang pun penambang emas ilegal yang sedang bekerja, operasi gabungan melampiaskannya dengan membakar gubuk-gubuk yang digunakan para penambang. Sembilan gubuk yang berlokasi di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut (Tala) itu pun dimusnahkan.

Operasi gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Polda, Brimob, Polres Tala dan TNI ini melakukan razia setelah mendapat informasi kalau di kawasan hutan itu sedang ada aktivitas penambangan emas ilegal.

Razia ini dilakukan pada hari Sabtu (11/11) dengan kekuatan 120 personel mendatangi lokasi. Tidaklah mudah untuk mencapai lokasi tersebut dengan naik kendaraan. Jalan kaki menjadi pilihan tim gabungan untuk dapat mencapai lokasi penambangan emas ilegal.

Saat di lokasi, hanya didapati gubuk-gubuk yang masih lengkap. Juga mesin-mesin penyedot air sebagai sarana aktivitas penambangan. "Semua kosong, tidak ada manusia yang kami amankan," ucap Kepala Seksi Pencegahan Kerusakan Hutan, Pantja Satata kepada Radar Banjarmasin, Senin (13/11).

Walaupun tidak ditemukan penambang saat ini, dia bertekad akan terus memburu para penambang emas ilegal tersebut. "Kami akan cari di manapun kalian berada dan suatu saat pasti kami tangkap kalian," tegasnya.

Tim menyaksikan langsung kerusakan alam akibat pertambangan tersebut. Tanah yang berlubang bekas galian, kayu-kayu hutan yang tumbang, dan berdasarkan catatan kurang lebih satu hektare kawasan hutan Tahura rusak dari aktivitas ini. Tim juga mengamankan beberapa mesin untuk alat bukti dari lubang-lubang tambang emas ilegal ini.

Seperti diketahui, aktivitas melawan hukum ini sebenarnya sudah berlangsung sejak bulan Maret 2017 yang lalu. Namun tim yang melakukan operasi kala itu juga hanya berhasil membakar pondok dan mengamankan mesin belaka.

Lokasi pertambangan, Sungai Kalaan, yang berada di atas Desa Tanjung yang sulit dijangkau menjadi salah satu penyebabnya. Untuk mencapai ke lokasi akses satu-satunya hanya bisa melalui Desa Tanjung. Dikatakan Pantja, jarak antara Desa Tanjung menuju Sungai Kalaan berkisar lima kilometer.

"Lokasi Sungai Kalaan yang berada di atas memudahkan para pelaku mengendus pasukan, makanya, kami sedang menyusun strategi baru untuk pembasmian pelaku ini," tandasnya.

Sementara itu, pengamat kehutanan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sunardi yang diwawancarai Radar Banjarmasin beberapa waktu yang lalu mengecam segala bentuk aktivitas pertambangan emas liar yang merambah atau berdampak pada hutan.

Namun, ia mengingatkan pemerintah untuk terus melakukan penguatan ekonomi kepada masyarakat. Lantarannya, bisa saja hal tersebut dilakukan lantaran tak memiliki keahlian dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah bisa bersinergi melatih keterampilan masyarakat. (ard/dom/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 13:23

Misteri Terbakarnya MT Srikandi 511, Melahap Lima Kapal Lainnya

Tak setangkas namanya. Motor Tanker (MT) Srikandi 511 hangus terbakar dilumat kobaran api. Empat ribu…

Jumat, 25 Mei 2018 14:16

DORR..!! Warga Banjarbaru Ditembak Orang Misterius

BANJARBARU - Suasana santai Kamis (24/5) malam di sebuah warung gorengan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan…

Jumat, 25 Mei 2018 11:50

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pemkab Balangan

BANJARMASIN –  Satu lagi perkara dugaan korupsi dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Koordinator…

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .