MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 14 November 2017 11:56
SANGAR! Polhut Bakar Gubuk Penambang Emas Ilegal
DIBAKAR: Tim Gabungan bakar camp penambang emas ilegal di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin.

PROKAL.CO, PELAIHARI – Tidak mendapati seorang pun penambang emas ilegal yang sedang bekerja, operasi gabungan melampiaskannya dengan membakar gubuk-gubuk yang digunakan para penambang. Sembilan gubuk yang berlokasi di Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut (Tala) itu pun dimusnahkan.

Operasi gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Polda, Brimob, Polres Tala dan TNI ini melakukan razia setelah mendapat informasi kalau di kawasan hutan itu sedang ada aktivitas penambangan emas ilegal.

Razia ini dilakukan pada hari Sabtu (11/11) dengan kekuatan 120 personel mendatangi lokasi. Tidaklah mudah untuk mencapai lokasi tersebut dengan naik kendaraan. Jalan kaki menjadi pilihan tim gabungan untuk dapat mencapai lokasi penambangan emas ilegal.

Saat di lokasi, hanya didapati gubuk-gubuk yang masih lengkap. Juga mesin-mesin penyedot air sebagai sarana aktivitas penambangan. "Semua kosong, tidak ada manusia yang kami amankan," ucap Kepala Seksi Pencegahan Kerusakan Hutan, Pantja Satata kepada Radar Banjarmasin, Senin (13/11).

Walaupun tidak ditemukan penambang saat ini, dia bertekad akan terus memburu para penambang emas ilegal tersebut. "Kami akan cari di manapun kalian berada dan suatu saat pasti kami tangkap kalian," tegasnya.

Tim menyaksikan langsung kerusakan alam akibat pertambangan tersebut. Tanah yang berlubang bekas galian, kayu-kayu hutan yang tumbang, dan berdasarkan catatan kurang lebih satu hektare kawasan hutan Tahura rusak dari aktivitas ini. Tim juga mengamankan beberapa mesin untuk alat bukti dari lubang-lubang tambang emas ilegal ini.

Seperti diketahui, aktivitas melawan hukum ini sebenarnya sudah berlangsung sejak bulan Maret 2017 yang lalu. Namun tim yang melakukan operasi kala itu juga hanya berhasil membakar pondok dan mengamankan mesin belaka.

Lokasi pertambangan, Sungai Kalaan, yang berada di atas Desa Tanjung yang sulit dijangkau menjadi salah satu penyebabnya. Untuk mencapai ke lokasi akses satu-satunya hanya bisa melalui Desa Tanjung. Dikatakan Pantja, jarak antara Desa Tanjung menuju Sungai Kalaan berkisar lima kilometer.

"Lokasi Sungai Kalaan yang berada di atas memudahkan para pelaku mengendus pasukan, makanya, kami sedang menyusun strategi baru untuk pembasmian pelaku ini," tandasnya.

Sementara itu, pengamat kehutanan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sunardi yang diwawancarai Radar Banjarmasin beberapa waktu yang lalu mengecam segala bentuk aktivitas pertambangan emas liar yang merambah atau berdampak pada hutan.

Namun, ia mengingatkan pemerintah untuk terus melakukan penguatan ekonomi kepada masyarakat. Lantarannya, bisa saja hal tersebut dilakukan lantaran tak memiliki keahlian dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah bisa bersinergi melatih keterampilan masyarakat. (ard/dom/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 10:04

Gaduh..! Gudang Ikan Banjar Raya Terbakar

BANJARMASIN-Pedagang yang beraktvitas serta warga bermukim di Kawasan Banjar Raya dibuat panik Sabtu…

Jumat, 21 September 2018 09:54
BREAKING NEWS

Waduhh...! Gara-gara Truk ini Handil Bakti Macet Panjang

BANJARMASIN -Pengendara yang melintas di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti, dibuat gusar.  Penyebabnya…

Jumat, 21 September 2018 09:20

Demo Lagi, Kali ini Mahasiswa Diadang Pagar Betis Polisi

BANJARMASIN - Gelombang aksi unjuk rasa di kembali terjadi. Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa…

Jumat, 21 September 2018 08:54

Diduga Cabuli Bocah 9 Tahun, Kai Anggut: Saya Cuma Mengelus Saja

BANJARMASIN - Muhammad biasa disapa Kai Anggut, wajahnya sudah keriput. Begitu pula kulitnya. Janggut…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Dibakar Api Cemburu, Pria ini Tarik Rambut Pacarnya Hingga Tercabut

BANJARMASIN - Fariz Landang alias Farid (30) gusar. Warga Jalan Kelayan B Kompleks H Arpan RT 07 Banjarmasin…

Jumat, 21 September 2018 08:44

Jatuh dari Sepeda, Bocah 4 Tahun Tewas Terlindas Pikap

KANDANGAN – Nasib tragis dialami seorang bocah, Syamsuri Ahmad (4,5). Ia tewas mengenaskan setelah…

Jumat, 21 September 2018 08:42

DUH NASIB..!! Maling Motor Jatuh ke Sawah, Pasrah Digebukin, Lihat Tuh Bibirnya, Jeberrrr...!!

BATULICIN - Seorang warga Pagatan yang ketahuan mencuri motor digebuki warga, Rabu (19/9) pagi sekitar…

Jumat, 21 September 2018 08:39

Gelar Razia Roda Dua di Samsat II Kayu Tangi, Puluhan Pemotor Terjaring

BANJARMASIN - Personel Satlantas Polresta Banjarmasin menggelar razia kendaraan roda dua, Kamis (20/9)…

Rabu, 19 September 2018 12:40

Lapas Kelebihan Kapasitas, Dewan: Pisahkan Bandar Narkoba dan Pengguna

BANJARMASIN - Persoalan kelebihan kapasitas di dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) tak kunjung bisa diselesaikan.…

Selasa, 18 September 2018 15:52

Duel Adu Kuat dengan Adik Ipar, Ilyas Akhirnya Terkapar Bersimbah Darah

BANJARMASIN-M Ilyas (40) akhirnya meregang nyawa setelah duel satu lawan satu dengan Fazri (43) warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .