MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 15 November 2017 15:30
Wahyudi, GM Bandara Syamsuddin Noor yang Baru Bertugas

Trauma Gara-gara Gubernur Batal Terbang

TAK ASING - GM Bandara Syamsuddin Noor yang baru, Wahyudi berpose untuk Radar Banjarmasin, kemarin siang. Ia bukanlah wajah baru, pernah bertugas selama 11 tahun di Banjarmasin.

PROKAL.CO, Namanya pendek dan mudah diingat, Wahyudi. Mantan General Manager Bandara El Tari Kupang itu buka-bukaan tentang pekerjaannya. Bandara Syamsuddin Noor menunggu sentuhan Wahyudi.

--------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

--------------------------------------

WAHYUDI didapuk sebagai GM Bandara Syamsuddin Noor untuk menggantikan Handy Heryudhitiawan yang dipindah tugas ke Bandara Sepinggan, Balikpapan. Senin (13/11) tadi, ia makan siang bareng dua puluh reporter media lokal dan nasional.

"Namanya juga orang baru, saya harus ucapkan salam. Walaupun saya tak asing dengan Banjarmasin. Saya pernah bertugas di sini 11 tahun lamanya," ungkap pria kelahiran Jakarta pada 46 tahun silam itu.

Ia bertugas di Syamsuddin Noor tak lama setelah reformasi, dari tahun 1999 sampai 2010. Kemudian pindah ke Jakarta dan memimpin Bandara Kupang selama empat tahun. Hingga akhirnya ia dikembalikan ke Kalsel.

Misi yang dibebankan direksi PT Angkasa Pura I, apalagi kalau bukan mengawal proyek pengembangan bandara yang menelan investasi Rp2,3 triliun. Ia mengaku terkesan dengan cetak biru desain bandara baru.

"Sepinggan jelas lebih besar. Dari segi ukuran, Balikpapan boleh menang. Tapi perkara desain, Syamsuddin Noor bakal lebih cantik," ujarnya. Desain bandara terinspirasi dari bentuk jukung (perahu kecil) yang sering wara-wiri di Sungai Martapura.

Dibangun di atas lahan seluas 101 hektare, bandara baru ditaksir berdaya tampung 15 juta penumpang per tahun. Lima kali lipat dari daya tampung bandara lama. Hitung-hitungannya, bandara ini baru kelebihan kapasitas pada 2040.

Wahyudi ingat, pada masa pertamanya bertugas di sini, jumlah penumpang bisa tembus tujuh ribu orang per hari. Sekarang, mencapai angka lima ribu pun ngos-ngosan. "Wajar, dulu era kejayaan batubara. Kabar baiknya pertambangan mulai pulih," imbuhnya.

Namun, tak ada tantangan jika ia hanya menunggu bandara baru rampung atau mengharap harga batubara membaik. Semasa bertugas di Kupang, Wahyudi berkesempatan mengunjungi bandara di salah satu kota kecil di Thailand.

Secara ukuran dan fasilitas, bandara itu tak lebih baik atau besar dari Syamsuddin Noor. Yang membuatnya heran, penumpangnya bisa tembus enam juta per tahun. "Mereka rupanya lebih mampu menjual wisatanya. Padahal cuma jualan candi. Yang sejujurnya masih bagusan Borobodur," tukasnya.

Wisata susur sungai atau Pasar Terapung di Kalsel mungkin sudah biasa bagi orang Banjar. Namun, lain cerita jika disodorkan pada turis Eropa atau Amerika. Ia yakin, objek wisata di sini hanya perlu dipoles dan dipromosikan lebih gencar.

Selain mewacanakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata setempat, ia juga harus menyiapkan kenaikan status Syamsuddin Noor menjadi bandara internasional. "Saya malu dan merasa bersalah dengan umat. Katanya sanggup menerbangkan jemaah dari Banjarmasin ke Jeddah. Faktanya toh masih pakai transit," bebernya.

Sekarang, ia bertekad merapikan slot time (jadwal penerbangan). Gagasannya, penerbangan domestik dibatasi, cukup sampai jam tujuh malam. Dilanjutkan pada jam 8-12 malam untuk penerbangan internasional. "Itu yang sedang kami rintis," tegasnya.

Apa-apa yang diutarakan di atas adalah gagasan-gagasan besar. Yang terdekat, Wahyudi sudah 'menebar ancaman' pada maskapai yang mencari rejeki di Syamsuddin Noor.

Mereka diminta menyediakan satu kursi kosong pada setiap penerbangan. Khusus selama masa padat penerbangan yang biasanya dimulai sejak November hingga Januari mendatang. Satu kursi yang sengaja dikosongkan hingga jam terakhir jelang penerbangan itu khusus untuk pejabat daerah yang bepergian mendadak untuk keperluan dinas. Jika mendekati keberangkatan kursi itu tetap kosong, silakan dijual ke penumpang biasa.

"Di Kupang kami pernah kalang kabut. Gara-gara gubernur yang tak kebagian kursi karena tiket sudah habis terjual. Keterlaluan jika pejabat daerah batal terbang cuma gara-gara hal sepele," jelasnya.

Namun, ia meminta kursi kosong ini tak dimain-mainkan. Ia hanya disediakan untuk pejabat teras seperti gubernur, bupati, walikota dan sekretaris daerah. Tak ada pengecualian. "Kalau cuma pengusaha tidak boleh diakomodir," pungkasnya. (fud)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…

Senin, 03 Desember 2018 12:33

Dianggap Terlalu Cepat, DE Walhi Khawatirkan Muncul Masalah Baru

BANJARMASIN – Pegunungan Meratus sudah resmi menjadi Geopark Nasional. Pemerintah…

Minggu, 02 Desember 2018 12:43

Kamu Harus Tahu!! Sejarah Mess L Yang di Anggap Angker

Dulu, Mes L seperti rumah hantu yang berada di tengah-tengah…

Sabtu, 01 Desember 2018 13:11

Perjuangan Ibu Dua Anak yang Hidup Bersama HIV/AIDS

Fenomena diskriminasi para Orang Dengan HIV/AIDS sering terjadi. Kurangnya pemahaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .