MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 18 November 2017 13:51
Asma, Penulis Cilik Peraih Penghargaan Nasional

Kelas Satu SD Sudah Menulis Novel

Asma Taqiyya Jihada Fama, peraih penghargaan nasional di ajang KPCI (Konferensi Penulis Cilik Indonesia) 2017.

PROKAL.CO, Banua patut berbangga karena telah memiliki penulis cilik bernama Asma Taqiyya Jihada Fama. Bocah berusia 11 tahun ini telah meraih penghargaan nasional di ajang KPCI (Konferensi Penulis Cilik Indonesia) 2017.

-----------------------------------

SUTRISNO, Banjarbaru

-----------------------------------

Bel tanda istirahat di SD IT Robbani Banjarbaru berbunyi. Asma Taqiyya Jihada Fama baru bisa ditemui di perpustakaan sekolah di Jalan Mentaos Raya, Jumat (17/11) kemarin. Namun, Asma terlihat malu-malu menceritakan pengalaman membanggakannya. Padahal didampingi ibunya, Aisy Swan.

Dia ikut KPCI yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Selain melaksanakan konferensi, acara yang diselenggarakan di Bogor pada 26–29 Oktober 2017 itu juga digelar Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar. Para penulis cilik yang hadir di situ diadu bakat menulisnya dalam kompetisi.

Asma harus bersaing dengan 45 anak lain yang datang dari seluruh Indonesia. "Yang ikut di sana hanya anak-anak pilihan, karena kami sebelumnya harus mengirim naskah sastra dulu. Dari 639 naskah, hanya 46 anak yang dipanggil," kenangnya.

Saat mengikuti kompetisi itulah Asma Taqiyya Jihada Fama sebagai perwakilan SD IT Robbani Banjarbaru mampu meraih juara tiga dalam kategori penulis cerpen pemula.

Dalam perlombaan, para peserta hanya diberi tiga tema dalam menulis karya sastra cerpen. Memecahkan permasalahan antar teman, menyesuaikan diri di lingkungan baru, dan andai tidak ada keberagaman. "Saya memilih tema memecahkan permasalahan antar teman. Alhamdulillah, juara tiga," ujar warga Kompleks Ratu Elok, Banjarbaru ini.

Asma senang bisa mengikuti KPCI 2017. Sejak kecil memang hobi menulis. "Saya kalau ada waktu luang pasti menulis dan membaca. Biasanya menulis cerpen dan novel," katanya.

Penggemar Tere Liye ini telah merampungkan puluhan karya cerpen dan satu novel. Namun, masih malu menunjukkan karya-karyanya itu. "Masih belum bagus," nilainya.

Aisy Swan tak terkejut dengan bakat menulis anaknya. Sejak kecil Asma sudah hobi membaca dan menulis. "Kalau anak-anak lain menangis dan dikasih mainan diam. Kalau Asma menangis dia diamnya dikasih buku," katanya.

Selama ini tidak ada pelatihan menulis khusus yang diberikan untuk anaknya. Bakat menulisnya muncul secara alami. "Dia kelas satu SD, baru bisa membaca sudah menulis novel," tuntasnya.(at/dye)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:23

Setengah Hari di Hutan Mangrove Langadai Kelumpang Hilir Kotabaru

Tombak ulin yang tengahnya berlubang mereka angkat ke depan wajah. Kemudian mereka tiup pangkalnya,…

Senin, 11 Desember 2017 13:14

Melihat Tradisi Mandi Kebal di Hulu Sungai Selatan

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) selain akrab dengan tradisi membawa senjata tajam (sajam)…

Senin, 11 Desember 2017 10:38

Wayang Kulit Banjar Hibur Pengunjung Perpusda

Asam pauh dalima pauh, rama-rama batali banang. Ndiiiiiiih yaaaaaing. Ikam jauh aku jauh, sama-sama…

Rabu, 06 Desember 2017 12:05

Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan…

Selasa, 05 Desember 2017 14:01

Masyarakat Lawan Pemburu Telur Penyu

Sejak dinyatakan sebagai salah satu hewan langka oleh pemerintah, penyu dan telurnya tak lagi diperjualbelikan.…

Selasa, 05 Desember 2017 11:49

Duel Berdarah Lagi di Kelayan, Begini Kronologisnya

BANJARMASIN - Dua orang pria dilarikan ke rumah sakit berbeda karena terlibat perkelahian menggunakan…

Sabtu, 02 Desember 2017 19:47

Naik Kapal Perang, Terjang Gelombang Dua Meter

Dengan kecepatan angin 15 sampai 30 knot, kapal perang yang kami tumpangi bertolak dari Dermaga Stagen,…

Jumat, 01 Desember 2017 15:06

Pukulan Telak Bagi Guru Daerah Terpencil

Tiga edisi laporan masyarakat Paminggir sudah diterbitkan. Tulisan ini ibarat catatan kaki. Menyuarakan…

Kamis, 30 November 2017 15:20

ML Siang-Malam, Iwak Karing Bikin Hipertensi

JELANG AZAN ISYA, diawali lampu yang berkedap-kedip, listrik mendadak padam. Tanpa dikomando, para guru…

Rabu, 29 November 2017 13:44

Bekantan dan Kerbau Rawa Terancam Tergusur

Bekantan liar hidup bebas di Paminggir. Habitat monyet hidung panjang kebanggaan Kalsel ini bukti bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .