MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 22 November 2017 11:17
HEBAT! Larang Kresek, Pemko Banjarmasin Diapresiasi Dunia
KANTONG PLASTIK: Salah satu toko ritel yang tidak melayani pemeberian katong plastik kepada pelanggannya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Keberanian Pemko Banjarmasin melarang penyediaan kantong plastik atau kresek di ritel dan toko modern di ibu kota Kalsel mendapat apresiasi dari dunia. Salah satu perumus kebijakan ini, Hamdi telah diundang ke Bonn, Jerman, pada 5-17 November 2017 lalu. Asisten II Setdako Banjarmasin tersebut bahkan didaulat memberikan materi dalam United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) atau Konferensi Perubahan Iklim.

Forum ini diikuti 185 negara untuk membahas rencana kemanusiaan dalam memerangi perubahan iklim. Hamdi menceritakan di sana memaparkan tentang pelarangan kresek di toko modern dan retail berdasarkan Perwali Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016 yang diteken Walikota Ibnu Sina.

Bahkan aturan tersebut disertai sanksi bagi para pelanggar, meski belum menyentuh pasar-pasar tradisional. “Alhamdulillah, Banjarmasin sebagai kota pertama yang melarang total penggunaan kantong plastik di toko modern, ritel, dan mini market justru mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Itu yang saya presentasikan di dunia,” ucap mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin ini.

Selama ini, ada 22 kota di Indonesia secara serentak memberlakukan kantong plastik berbayar seperti Jakarta, Bandung, Balikpapan, Makassar, Surabaya dan Bandung, serta kota lainnya yang sistemnya diatur oleh pemerintah provinsi hingga tingkat kota. “Dengan keberhasilan Banjarmasin sebagai kota satu-satunya yang murni melarang kantong plastik di toko modern dan minimarket bahkan akan ditiru pemerintah pusat. Bahkan pemerintah pusat sedang menggodok aturan ini,” ucap Hamdi saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Hamdi menarget kebijakan ini akan menyasar pasar tradisional di Banjarmasin. Menurutnya, memang perlu waktu. Tetapi, harus dimulai. “Paling tidak ada dua pasar yang menjadi percontohan,” harapnya. Hamdi mengakui kesulitan menyasar pasar tradisional. Apalagi masyarakat lebih menyukai berbelanja dengan kantong plastik.

Demi lebih ramah lingkungan, Hamdi juga mengusulkan agar menggunakan plastik berbahan singkong. “Memang agak mahal. Tetapi, mudah terurai,” katanya.

Seperti diketahui, dari 600 ton sampah di Banjarmasin yang dihasilkan setiap harinya, 17 persen diantaranya adalah sampah plastik. Dari 17 persen tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin mengklaim sudah menghilangkan 30 persen sampah plastik yang berasal dari ritel dan toko modern di Banjarmasin.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:26

Truk Besar Masih Kuasai Jalan Trikora

BANJARBARU - Belum ada tindakan dari instansi terkait, Bundaran Trikora berdekatan dengan Masjid Agung…

Jumat, 15 Desember 2017 15:15

Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat

BATULICIN - DPRD Tanbu menyetujui Raperda Penanggulangan Prostitusi, Perumahan dan Permukiman menjadi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:15

Pantau Persiapan Penilaian Akreditasi

BATULICIN - RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu sedang mempersiapkan diri untuk mendapatkan…

Jumat, 15 Desember 2017 15:14

Bangun Rumah Tahfiz di Tiap Desa

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor mengatakan untuk mencegah kerusakan mental generasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:13

Penyandang Disabilitas Berat Terima Bantuan

BATULICIN - Penyandang disabilitas berat di Kabupaten Tanah Bumbu mendapat perhatian penuh dari pemerintah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .