MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 23 November 2017 14:50
Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong
MEMIKAT: Indahnya Danau Biru Pugaan dengan pondok panggung di tengah-tengahnya. | Foto: Ibnu Wahyudi / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga. Lokasinya berada di Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan.

===========================

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

=========================== 

Sajian danau hijau seluas satu hektare dengan pondok panggung berbahan kayu sederhana di tengahnya, membuat pemandangan objek wisata ini terlihat menawan. Apalagi hamparan kebun karet di sekelilingnya menambah sejuk suasana.

Lokasi objek wisata Danau Biru Pugaan memang cukup jauh dari Ibukota Tabalong, Tanjung. Jarak tempuh mencapai 25 kilometer. Namun jauhnya jarak tidaklah berat sebab jalan yang dilalui kondisinya mulus beraspal.

Melintasi jalan negara ke arah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lokasinya tepat di perbatasan kedua kabupaten bertetangga tersebut.

Bukti keindahan itu bisa dinikmati ketika penulis langsung menuju ke sana. Naik motor sudah bisa sampai ke lokasi dalam waktu 45 menit dari pusat kota kabupaten berjuluk Bumi Saraba Kawa ini.

Sayangnya, keindahan danau nan bersih dengan pancaran warna biru kehijauan itu tidak banyak pengunjungnya. Hanya beberapa orang. Meski begitu, cukup memberi kegembiraan dan kesegaran sehabis penat perjalanan.

Tidak sekadar danau yang indah, objek wisata ini juga dilengkapi kolam renang anak dan dewasa, flying fox, pondok-pondok kecil yang terpisah satu dengan lainnya, serta musik.

Salah seorang pengujung, Faisal, yang datang bersama rekannya merasa cukup senang. "Danaunya bagus. Airnya juga jernih, namun sayang fasilitas pendukungnya kurang dikelola dengan baik," katanya.

Dia menyarankan perlunya pemandu wisata yang dapat menunjukkan spot-spot menarik. "Tidak ada gaetnya yang bisa menunjukkan lokasi yang bagus, sarana dan prasarananya perlu ditingkatkan," imbuhnya.

Nurdin, pengunjung lainnya juga memiliki kesan yang kurang lebih sama dengan Faisal. "Bagus lokasinya, danaunya bersih dan enak tempatnya," ujarnya.

Pengelola Danau Biru Pugaan, Irham mengakui untuk sarana dan prasarana yang ada belum optimal, pasalnya baru dikelola dua tahun terakhir. "Sejak tahun 2014," ujarnya.

Meski begitu, dia berjanji sedikit demi sedikit akan ditingkatkan, sampai bisa memuaskan pengujung.

Ia menceritakan, berbagai kelengkapan wisata yang sudah ada di antaranya kolam renang, flying fox, sepeda air dan rakit. Semuanya diadakan sendiri. "Untuk keselamatan ada lima orang petugas kami dari warga sekitar yang kami siapkan. Kalau pengamanan juga ada," katanya.

Sedangkan untuk ongkos masuknya, hanya dikenakan biaya parkir dan sewa sarana. "Parkir roda dua Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Sewa sarana Rp10.000," ujarnya.

Ditanya berapa jumlah pengunjungnya setiap hari, Irham menjelaskan, hari-hari biasa kurang begitu banyak. Kecuali hari Minggu. "Hari libur lebih seratus orang, bahkan sampai tiga ratus orang," cetusnya.

Meski begitu, dia berharap masyarakat bisa antusias datang ke objek wisata yang dikelolanya. (by/ram)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 07:05

Memahami Selera Fashion Leluhur dari Busana Pengantin Banjar Abad 15-19

BANJARMASIN -Mengusung suara dari masa lampau, bukan berarti Kawang Yoedha anti perubahan. Kreasi modern…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:17

Mega Proyek Siring Laut, Jaksa Minta Jangan Curang

KOTABARU - Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Indah Laila, meminta jangan ada yang curang terkait pekerjaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:35

Berkenalan dengan Muhammad Fikri, Pemenang Jamang Award 2018

Di ruang tunggu Bandara Syamsuddin Noor, menemani penumpang menanti panggilan keberangkatan, diputar…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:01

Berikan Materi Cara Senam Otak dan Bahaya Merokok

PT Arutmin Indonesia Rabu (17/10) tadi berkesempatan mengisi Kelas Inspirasi di SMPN 3 Banjarbaru. Diwakili…

Jumat, 12 Oktober 2018 09:39

Sembilan Pengungsi Palu "Terdampar" di Banjarmasin, Begini Nasibnya

Empat hari bertahan hidup tanpa bantuan. Melihat penjarahan di mana-mana. Sembilan pengungsi berlayar…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:43

Hasan Senso, Tokoh Kenamaan Karang Intan Berpulang

Hasan Senso meninggal dalam usia 56 tahun siang kemarin di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar.…

Senin, 08 Oktober 2018 13:51

Kisah Maidian yang Mencari Kabar Istri dan Anak di Sulteng

Palu dan Banjarmasin jaraknya jauh sekali. Getaran gempa di Sulawesi Tengah, tak sampai ke kota ini.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:38

Slamet Ingatkan Hak Kaum Difabel Lewat Puisi

Ini pengalaman pertama Slamet Riyadi dalam menulis puisi. Nilai sastranya memang tidak wow. Tapi, puisi…

Senin, 01 Oktober 2018 11:17

Nobar Film G30S/PKI, Memahami Sejarah Lewat Film

BANJARMASIN - Mengenang dan memahami sejarah. Itulah misi dari nonton bareng film G30S/PKI yang digelar…

Minggu, 30 September 2018 11:10

Sosok Ummi Maktum Abad Ini (Bagian 2)

Jika tak merasa ditampar oleh cerita ini, artinya iman sedang memerlukan reparasi. Tanpa kedua kaki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .