MANAGED BY:
KAMIS
19 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 23 November 2017 14:50
Mengunjungi Danau Biru Berwarna Hijau di Desa Pugaan Tabalong
MEMIKAT: Indahnya Danau Biru Pugaan dengan pondok panggung di tengah-tengahnya. | Foto: Ibnu Wahyudi / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Kabupaten Tabalong memiliki objek wisata buatan yang cukup menjanjikan sebagai destinasi rekreasi keluarga. Lokasinya berada di Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan.

===========================

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

=========================== 

Sajian danau hijau seluas satu hektare dengan pondok panggung berbahan kayu sederhana di tengahnya, membuat pemandangan objek wisata ini terlihat menawan. Apalagi hamparan kebun karet di sekelilingnya menambah sejuk suasana.

Lokasi objek wisata Danau Biru Pugaan memang cukup jauh dari Ibukota Tabalong, Tanjung. Jarak tempuh mencapai 25 kilometer. Namun jauhnya jarak tidaklah berat sebab jalan yang dilalui kondisinya mulus beraspal.

Melintasi jalan negara ke arah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lokasinya tepat di perbatasan kedua kabupaten bertetangga tersebut.

Bukti keindahan itu bisa dinikmati ketika penulis langsung menuju ke sana. Naik motor sudah bisa sampai ke lokasi dalam waktu 45 menit dari pusat kota kabupaten berjuluk Bumi Saraba Kawa ini.

Sayangnya, keindahan danau nan bersih dengan pancaran warna biru kehijauan itu tidak banyak pengunjungnya. Hanya beberapa orang. Meski begitu, cukup memberi kegembiraan dan kesegaran sehabis penat perjalanan.

Tidak sekadar danau yang indah, objek wisata ini juga dilengkapi kolam renang anak dan dewasa, flying fox, pondok-pondok kecil yang terpisah satu dengan lainnya, serta musik.

Salah seorang pengujung, Faisal, yang datang bersama rekannya merasa cukup senang. "Danaunya bagus. Airnya juga jernih, namun sayang fasilitas pendukungnya kurang dikelola dengan baik," katanya.

Dia menyarankan perlunya pemandu wisata yang dapat menunjukkan spot-spot menarik. "Tidak ada gaetnya yang bisa menunjukkan lokasi yang bagus, sarana dan prasarananya perlu ditingkatkan," imbuhnya.

Nurdin, pengunjung lainnya juga memiliki kesan yang kurang lebih sama dengan Faisal. "Bagus lokasinya, danaunya bersih dan enak tempatnya," ujarnya.

Pengelola Danau Biru Pugaan, Irham mengakui untuk sarana dan prasarana yang ada belum optimal, pasalnya baru dikelola dua tahun terakhir. "Sejak tahun 2014," ujarnya.

Meski begitu, dia berjanji sedikit demi sedikit akan ditingkatkan, sampai bisa memuaskan pengujung.

Ia menceritakan, berbagai kelengkapan wisata yang sudah ada di antaranya kolam renang, flying fox, sepeda air dan rakit. Semuanya diadakan sendiri. "Untuk keselamatan ada lima orang petugas kami dari warga sekitar yang kami siapkan. Kalau pengamanan juga ada," katanya.

Sedangkan untuk ongkos masuknya, hanya dikenakan biaya parkir dan sewa sarana. "Parkir roda dua Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Sewa sarana Rp10.000," ujarnya.

Ditanya berapa jumlah pengunjungnya setiap hari, Irham menjelaskan, hari-hari biasa kurang begitu banyak. Kecuali hari Minggu. "Hari libur lebih seratus orang, bahkan sampai tiga ratus orang," cetusnya.

Meski begitu, dia berharap masyarakat bisa antusias datang ke objek wisata yang dikelolanya. (by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 16:58

Tak Ada Standar Harga

Pasar Kangen menjadi salah satu daya tarik gelaran Seni Tradisi yang digagas Taman Budaya Yogyakarta.…

Rabu, 18 Juli 2018 16:24

Kriya Ketupat Sungai Baru, Banjir Orderan, Berdayakan Single Parent

Kreativitas tak mengenal batas. Kain sisa pun dapat disulap menjadi karya. Ini dilakukan Elisa R Suryanah…

Selasa, 17 Juli 2018 13:36

Belajar Otodidak, Menangis Melihat Bulan Purnama

Tanggal 1 Desember mendatang, umurnya genap 10 tahun. Umar Ikhsan, menjadi satu-satunya anggota paling…

Senin, 16 Juli 2018 15:52

Perkenalkan Seni Banua dengan Kritik Eksploitasi Lingkungan

Menampilkan seni tari, musik dan teater, Tim Kesenian Taman Budaya Kalsel tampil di panggung sederhana…

Senin, 16 Juli 2018 14:46

Sisi Lain Raries Wijayanti, Pendiri Ikut Berbagi Community (IBC)

Kesadaran membantu sesama dimiliki Raries Wijayanti (28). Seorang Bidan di Puskesmas Pemurus Dalam.…

Senin, 16 Juli 2018 12:00

Mengunjungi Pengayuan, Kampung yang Warganya Hidup dari Kayu Galam

Di sisi kanan kiri Jln A Yani Km 26 Liang Anggang arah Pelaihari, banyak tumpukan dan olahan kayu galam…

Jumat, 13 Juli 2018 14:03

Membuat Olahan Bunga Berbahan Dasar Kain Jilbab

Bisnis crafting buket bunga kian berkembang di Banjarmasin. Tak melulu dari bunga segar atau olahan…

Kamis, 12 Juli 2018 16:09

Zainul Kirom, Penjual Cappucino Cincau yang Berhasil Jadi Sarjana

Zainul Kirom. Mahasiswa Fakultas Pertanian. Mengambil Program Studi Agronomi Universitas Lambung Mangkurat…

Kamis, 12 Juli 2018 15:40

Melihat Bisnis Kerajinan Tangan Ibel Toys di Banjarmasin

Usaha kerajinan tangan boneka bukanlah ide bisnis populer. Di Banjarmasin, pengusahanya masih bisa dihitung…

Rabu, 11 Juli 2018 15:05

Cerita Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar di Banjarmasin

Sebelum menjadi yayasan, Rumah Kreatif dan Pintar dulunya komunitas biasa. Dibentuk oleh pemuda asli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .