MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 24 November 2017 14:52
Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan
EKOWISATA: Turis asing saat mengabadikan objek ekowisata Bekantan yang dikembangkan SBI.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan populer di dunia. Wisata ini juga memberikan kontribusi positif tidak saja secara ekonomis, akan tetapi juga memberikan kontribusi yang besar bagi konservasi keanekaragaman hayati.

Seperti Kosta Rica, sebuah negara termaju di bidang wisata kehidupan liarnya, telah memberikan kontribusi 10 persen bagi pemasukan negaranya.

Oleh karena itu rencana pemerintah Indonesia yang akan meningkatkan devisanya melalui sektor pariwisata dari Rp100 triliun menjadi Rp400 triliun. “Target ini tidaklah mustahil jika didukung oleh meningkatnya kunjungan wisatawan ke beberapa taman nasional, cagar alam dan lainnya untuk melihat spesies-spesies endemik dan unik dari negara kita yang dikenal sebagai megabiodiversity,” jelas Ferry  Hoesain pegiat wisata alam liar dan praktisi konservasi dari Pusat Studi & Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia Kalimantan Selatan.

Ferry  menjelaskan, salah satu wisata alam liar yang bisa ditawarkan oleh Indonesia adalah wisata primata. Memang wisata ini tidak sepopuler wisata terumbu karang dengan keragaman ikan serta biota lautnya, ataupun wisata pengamatan burung (Birding birdwatching) yang merupakan bisnis besar di negara Eropa dan Amerika.

Namun demikian wisata primata mulai tumbuh dan berkembang pesat sejak di populerkan DR Russel Mittermrir ahli primata dunia.

"Di Indonesia , wisata primata sudah dikenal di Tanjung Puting dengan Orangutannya, nah Bekantan bisa menjadi andalan Kalsel untuk wisata primata," ucapnya.

Senada dengan Ferry, Amalia Rezeki Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), sekarang ini SBI sudah gencar mengenalkan ekowisata Bekantan di Pulau Bakut di mancanegara sejak tahun 2015.

"Sejak dilaunching Walikota Banjarmasin Ibnu Sina 2016, SBI sudah banyak menerima tamu wisatawan, tidak hanya lokal tapi juga mancanegara," ungkap penggiat Bekantan ini.

Ekowisata yang ditawarkan adalah pengamatan Bekantan, ekosistem lahan basah dengan hutan mangrove dan tidak kalah menariknya adalah kegiatan wildlife photography yang saat ini banyak digandrungi wisatawan asing.

"Kami sekarang ada perahu untuk kapasitas 15 orang dengan trips meeting point patung Bekantan, lalu menuju Bekantan Rescue Center di Pulau Bakut kemudian menuju pulau Ciruak Batola," pungkasnya. (sya/ij/mat)


BACA JUGA

Jumat, 07 September 2018 13:14

Demo Selamatkan Rupiah, Suara Mahasiswa Tak Didengar Anggota Dewan

BANJARMASIN - Rupiah masih terpuruk di angka hampir Rp 15ribu per dollarnya. Sejumlah mahasiswa-mahasiswi…

Kamis, 06 September 2018 15:03

Dolar Naik, Bagaimana Dengan Harga BBM? Ini Jawaban Pertamina

BANJARMASIN – PT Pertamina (Persero) menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina…

Sabtu, 11 Agustus 2018 08:57

Pemko: Pelabuhan Mantuil Dibuka untuk Investor Asing

BANJARMASIN - Pemko dan Pelindo menyeriusi pengembangan industri dan pelabuhan di Mantuil, Banjarmasin…

Kamis, 09 Agustus 2018 13:49

BURUAN..!! Pemprov Kalsel Bebaskan Sanksi Pajak Kendaraan Bermotor

BANJARMASIN - Dalam rangka Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-68, Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan keringanan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14

Uniknya Warung Amal HKSN, Boleh Bayar Lebih, Boleh Makan Gratis

Warung Amal HKSN boleh dibilang nekat. Membuka rumah makan dengan konsep "eat as you can, pay as you…

Sabtu, 28 Juli 2018 14:52

Jelang Iduladha, Harga Sapi Kurban Melonjak Naik

BANJARMASIN - Banyak umat muslim membeli hewan kurban pada hari raya Iduladha. Meningkatnya permintaan…

Rabu, 25 Juli 2018 10:06

DUH.. Tiket Pesawat Langka dan Mahal

BANJARBARU - Penerbangan jurusan Bandara Syamsudin Noor, dalam beberapa pekan terakhir nampaknya sedang…

Selasa, 24 Juli 2018 12:01

Hore.. Pajak Berkurang UMKM Senang

BANJARMASIN - Ada aturan baru mengenai penurunan tarif pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)…

Senin, 23 Juli 2018 16:36

Pelanggan Barbershop Turun Meningkat, Tapi Jasanya Menurun

BANJARMASIN - Bisnis pangkas rambut pria (barbershop) menjadi populer beberapa tahun terakhir. Jika…

Jumat, 20 Juli 2018 09:38

Penjual Bendera Jelang 17 Agustus Mulai Terlihat

BANJARBARU – Kurang dari sebulan lagi, peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dirayakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .