MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Jumat, 24 November 2017 14:52
Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan
EKOWISATA: Turis asing saat mengabadikan objek ekowisata Bekantan yang dikembangkan SBI.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan populer di dunia. Wisata ini juga memberikan kontribusi positif tidak saja secara ekonomis, akan tetapi juga memberikan kontribusi yang besar bagi konservasi keanekaragaman hayati.

Seperti Kosta Rica, sebuah negara termaju di bidang wisata kehidupan liarnya, telah memberikan kontribusi 10 persen bagi pemasukan negaranya.

Oleh karena itu rencana pemerintah Indonesia yang akan meningkatkan devisanya melalui sektor pariwisata dari Rp100 triliun menjadi Rp400 triliun. “Target ini tidaklah mustahil jika didukung oleh meningkatnya kunjungan wisatawan ke beberapa taman nasional, cagar alam dan lainnya untuk melihat spesies-spesies endemik dan unik dari negara kita yang dikenal sebagai megabiodiversity,” jelas Ferry  Hoesain pegiat wisata alam liar dan praktisi konservasi dari Pusat Studi & Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia Kalimantan Selatan.

Ferry  menjelaskan, salah satu wisata alam liar yang bisa ditawarkan oleh Indonesia adalah wisata primata. Memang wisata ini tidak sepopuler wisata terumbu karang dengan keragaman ikan serta biota lautnya, ataupun wisata pengamatan burung (Birding birdwatching) yang merupakan bisnis besar di negara Eropa dan Amerika.

Namun demikian wisata primata mulai tumbuh dan berkembang pesat sejak di populerkan DR Russel Mittermrir ahli primata dunia.

"Di Indonesia , wisata primata sudah dikenal di Tanjung Puting dengan Orangutannya, nah Bekantan bisa menjadi andalan Kalsel untuk wisata primata," ucapnya.

Senada dengan Ferry, Amalia Rezeki Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), sekarang ini SBI sudah gencar mengenalkan ekowisata Bekantan di Pulau Bakut di mancanegara sejak tahun 2015.

"Sejak dilaunching Walikota Banjarmasin Ibnu Sina 2016, SBI sudah banyak menerima tamu wisatawan, tidak hanya lokal tapi juga mancanegara," ungkap penggiat Bekantan ini.

Ekowisata yang ditawarkan adalah pengamatan Bekantan, ekosistem lahan basah dengan hutan mangrove dan tidak kalah menariknya adalah kegiatan wildlife photography yang saat ini banyak digandrungi wisatawan asing.

"Kami sekarang ada perahu untuk kapasitas 15 orang dengan trips meeting point patung Bekantan, lalu menuju Bekantan Rescue Center di Pulau Bakut kemudian menuju pulau Ciruak Batola," pungkasnya. (sya/ij/mat)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 15:32

Untuk Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp3,6 T Uang Baru

BANJARMASIN - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalsel menyiapkan uang baru sebanyak Rp3,6 triliun…

Kamis, 17 Mei 2018 12:14

Harga Ayam Beserta Telurnya Ikutan Naik

BANJARMASIN - Sehari menjelang Ramadan, kemarin (16/5) pagi, Pemko Banjarmasin menggelar inspeksi mendadak.…

Minggu, 13 Mei 2018 06:08

Telur Ayam di Banjarbaru Mulai Naik

BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Martapura mulai mengalami kenaikan cukup signifikan. Seiring…

Selasa, 08 Mei 2018 16:34
Berita Tabalong

MURAH..! Harga Tiket Pesawat Tabalong - Jakarta Hanya Rp1.670.000

TANJUNG - Akhirnya Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong kembali beroperasi, Senin (7/5). Harga tiket…

Selasa, 08 Mei 2018 15:08

Stok Sembako Aman Jelang Hari Raya

BANJARMASIN - Ramadan tidak lama lagi. Jelang puasa harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Untuk…

Kamis, 03 Mei 2018 12:34

Bisnis Alkah Kini Lebih Menguntungkan Dibanding Bisnis Perumahan

Lahan untuk orang mati ternyata memang lebih menguntungkan dari sisi bisnis dibanding untuk yang hidup.…

Rabu, 25 April 2018 15:24

Jelang Ramadan Harga Sembako Mulai Melonjak, Segini Naiknya

Harga bawang merah akhir-akhir ini terus merangkak naik. Tak tanggung-tanggung, tak sampai satu bulan…

Rabu, 18 April 2018 12:29

Bawang Merah Merangkak Naik, Paman Birin Langsung Sidak ke Pasar

BANJARMASIN - Menyambut bulan suci Ramadan 1439 Hijriah, harga dan stok barang mestinya terpantau stabil.…

Selasa, 17 April 2018 15:59

Tak Berizin, Usaha Pertamini Makin Menjamur di Banjarbaru

BANJARBARU - Ramai-ramai membuka usaha bensin eceran ala pom bensin mini, Pemko Banjarbaru menyebut…

Selasa, 10 April 2018 20:12

Alamak...! 2.000 Tabung Gas Melon ini Diduga Palsu

BANJARMASIN - Direktorat Intelkam dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .