MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Jumat, 24 November 2017 14:52
Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan
EKOWISATA: Turis asing saat mengabadikan objek ekowisata Bekantan yang dikembangkan SBI.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan populer di dunia. Wisata ini juga memberikan kontribusi positif tidak saja secara ekonomis, akan tetapi juga memberikan kontribusi yang besar bagi konservasi keanekaragaman hayati.

Seperti Kosta Rica, sebuah negara termaju di bidang wisata kehidupan liarnya, telah memberikan kontribusi 10 persen bagi pemasukan negaranya.

Oleh karena itu rencana pemerintah Indonesia yang akan meningkatkan devisanya melalui sektor pariwisata dari Rp100 triliun menjadi Rp400 triliun. “Target ini tidaklah mustahil jika didukung oleh meningkatnya kunjungan wisatawan ke beberapa taman nasional, cagar alam dan lainnya untuk melihat spesies-spesies endemik dan unik dari negara kita yang dikenal sebagai megabiodiversity,” jelas Ferry  Hoesain pegiat wisata alam liar dan praktisi konservasi dari Pusat Studi & Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia Kalimantan Selatan.

Ferry  menjelaskan, salah satu wisata alam liar yang bisa ditawarkan oleh Indonesia adalah wisata primata. Memang wisata ini tidak sepopuler wisata terumbu karang dengan keragaman ikan serta biota lautnya, ataupun wisata pengamatan burung (Birding birdwatching) yang merupakan bisnis besar di negara Eropa dan Amerika.

Namun demikian wisata primata mulai tumbuh dan berkembang pesat sejak di populerkan DR Russel Mittermrir ahli primata dunia.

"Di Indonesia , wisata primata sudah dikenal di Tanjung Puting dengan Orangutannya, nah Bekantan bisa menjadi andalan Kalsel untuk wisata primata," ucapnya.

Senada dengan Ferry, Amalia Rezeki Ketua Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), sekarang ini SBI sudah gencar mengenalkan ekowisata Bekantan di Pulau Bakut di mancanegara sejak tahun 2015.

"Sejak dilaunching Walikota Banjarmasin Ibnu Sina 2016, SBI sudah banyak menerima tamu wisatawan, tidak hanya lokal tapi juga mancanegara," ungkap penggiat Bekantan ini.

Ekowisata yang ditawarkan adalah pengamatan Bekantan, ekosistem lahan basah dengan hutan mangrove dan tidak kalah menariknya adalah kegiatan wildlife photography yang saat ini banyak digandrungi wisatawan asing.

"Kami sekarang ada perahu untuk kapasitas 15 orang dengan trips meeting point patung Bekantan, lalu menuju Bekantan Rescue Center di Pulau Bakut kemudian menuju pulau Ciruak Batola," pungkasnya. (sya/ij/mat)


BACA JUGA

Kamis, 01 Februari 2018 15:45

Pengusaha Batubara Dominan Tunggak Pajak di Banua

BANJARMASIN – Meski menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar, ternyata…

Senin, 29 Januari 2018 10:17

Harga Cabai Kembali Meroket

KANDANGAN – Harga cabai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sepanjang bulan Januari 2018 ini,…

Sabtu, 27 Januari 2018 14:46

Geliat Bisnis MUA di Banjarmasin Kini Kian Menjanjikan

Make up artist (MUA). Siapa yang tak tahu dengan sebutan itu. Apalagi di kalangan perempuan masa kini.…

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…

Senin, 15 Januari 2018 11:16

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin

Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng…

Rabu, 10 Januari 2018 16:02

Ternyata Daging Ayam Sumbang Inflasi Tertinggi

BANJARBARU - Di bulan Desember 2017 lalu, Kalsel merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Tanjung…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Minggu, 17 Desember 2017 13:48

Dua Minggu Jelang Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Naik

KANDANGAN — Dua minggu menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018 harga kebutuhan pokok di Kabupaten…

Kamis, 14 Desember 2017 15:34

HEDEH..!! Gas 12 Kg Juga Ikutan Langka

AMUNTAI - Sejak November lalu, masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dibuat bingung dengan menghilangnya…

Kamis, 14 Desember 2017 12:24

Jelang Natal dan Tahun Baru Tak Ada Penambahan Tabung Gas

BANJARMASIN - Menggenjot sepeda Federal butut dari rumahnya di Pekapuran, Taufik Rahman mendatangi pangkalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .