MANAGED BY:
SENIN
19 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Jumat, 01 Desember 2017 15:29
Makam Tua Telok Selong yang Masih Misterius

Disebut Keluarkan Bau Wangi, Ramai Dikunjungi Peziarah

PROKAL.CO, MARTAPURA - Sejak heboh ditemukan awal November lalu, belum diketahui makam siapa di kompleks makam tua, kawasan Kayu Tangi, Telok Selong Kabupaten Banjar.

Banyak cerita, tapi faktanya cuma satu: makam itu memang tua bila ditilik dari batu nisan kubur. Kabarnya, bahan baku nisan kuburan berasal dari luar kalsel, kendati itu masih prediksi.
Keganjilan yang menyebar dari mulut ke mulut sampai dunia maya, kompleks pemakaman yang awalnya ditutupi semak belukar itu dikabarkan mengeluarkan aroma harum.

Kesaksian mereka yang mencium wangi itu bukan hanya satu, sebagian besar warga yang tinggal tidak jauh dari kompleks makam itu membenarkan informasinya.

Cerita cepat menyebar, pekuburan itu banyak dimakamkan zuriat bangsawan Banjar, ahlul bait, dan orang alim. Kepercayaan itu beralasan, pasalnya di kawasan sekitar dikenal dengan Martapura Lama yang dahulu jadi pusat peradaban Kesultanan Banjar. Alih-alih menunggu kepastian, warga setempat memagari keliling pekuburan dengan pagar ulin berkawat, makam dipercaya keramat karena harum dihiasi kain kuning.

Alhasil, banyak peziarah datang mengunjungi makam yang kini telah bersih dari belukar tersebut. Tiap akhir pekan, pengunjung membeludak dari luar kota. Hari-hari biasa peziarah berasal dari warga lokal, kadang sampai malam belum pulang. Mereka berasal dari Kaltim, Kalteng, dan luar Martapura mulai Amuntai, Kandangan, dan Banjarmasin.

Muhammad Ajimat, warga setempat yang biasa disapa Kai tidak punya data pasti siapa saja tokoh yang dimakamkan. Tapi ia yakin kawasan itu kompleks dari keluarga Kerajaan Banjar, apalagi yang memberikan kabar seorang habib yang sebelumnya punya proyek di dekat makam dan menginformasikan bahwa kawasan itu adalah makam keramat.
"Warga sini ada yang tidak waras di hari tuanya. Kabarnya terlalu sering mengasah parang di batu nisan kuburan sewaktu ke ladang, kejadian ini berkali-kali dialami warga masyarakat yang nekat tidak menghormati makam," cerita Kai, sewaktu duduk di Kawasan Makam Tua Telok Selong, tak jauh dari cagar budaya Rumah Adat Banjar Teluk Selong Ulu di Jalan Martapura Lama, kemarin (30/11) pagi.
Dahulu, tidak ada warga yang berani mendatangi makam-makam tua tersebut, alasannya takut. Ditambah belukar yang lebat dan tinggi serta bersileweran cerita gaib tentang makam-makam tersebut. Keengganan warga mengotak- atik makam itu disebabkan hampir seluruh kuburan ditutupi air bila musim banjir datang. Kalau aroma harum, dibenarkannya.

"Kami sering mencium harum dari semak belukar yang kini ada kuburannya. Banyak cerita ganjil tapi saya tidak mau membuka, takut melanggar keyakinan," tegasnya.

Kesaksian serupa diungkap oleh Muhammad Fauzan. Pria berusia 60 tahun ini sering masuk kawasan makam itu sebelum semak belukarnya dibersihkan. Areal pekuburan itu lokasi favoritnya mencari kayu bakar sehingga sering mencium aroma harum, ada dua kuburan yang diakuinya mengeluarkan bau wangi.
"Baunya tidak bisa saya gambarkan, bukan bau gaharu dan melati. tiap ke ladang saya sering menyelinap lewat kawasan kuburan ini," ujar Kai Fauzi yang kini bertugas membersihkan makam dari sampah dan belukar.

Disinggung tentang keanehan, Kai Fauzi pun tidak punya pengalaman pribadi. Dari penuturan pengunjung yang berkali-kali datang, ia mendapat cerita soal hasil foto-foto yang dijepret di sekitar makam ada penampakan satu orang berbaju batik berdiri di bawah pohon pisang. Padahal dipotret dengan kamera hape sesudah Asyar.

"Kalau cerita warga yang tidak waras setelah mengasah parang di batu makam memang benar, saya takut melebih-lebihkan cerita karena tidak punya pengalaman secara pribadi," tukasnya.

Pambakal Telok Selong Lukmanul Hakim memastikan, makam itu termasuk datu nini orang Telok Selong dan Dalam Pagar. Pahatan tahun di batu nisan adalah 1168 H, 1322 H, dan 1300 H. Masih ada lima makam yang baru ditemukan setelah terendam cukup lama. Menurutnya, tiga kali arkeolog melakukan penjajakan di makam tersebut.

"Di sini mas, masih banyak objek peninggalan yang belum ditemukan. Setelah makam ini masih ada beberapa lokasi seperti pemandian raja," tegasnya.

Kabid Kebudayaan Disbudpar Banjar Yuana Karta Abidin membenarkan bila batu nisan itu berasal dari luar Kalsel, persamaan material batu nisan di Telok Selong hanya ada di Jawa dan Kalbar. Informasi itu diperolehnya sewaktu mendampingi arkeolog yang hadir ke pemakaman tersebut."Kami belum tahu pasti sejarah makam tua ini," pungkasnya.(mam/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 14 Februari 2018 15:42

Cinta yang Jatuh pada Bukan Lawan Jenis

Dora menjadi transpuan karena pelecehan seksual di masa kecil. Keket tidak, dia memilihnya dengan sadar.…

Senin, 12 Februari 2018 12:55

Maras..!! Ini Nasib Meriam yang Ditemukan di Bawah Jembatan Tatas Dulu

BANJARMASIN - Masih ingatkah dengan meriam yang ditemukan 8 Agustus 2016 lalu? Ya, senjata sepanjang…

Jumat, 09 Februari 2018 13:56

Serunya Bermain RC Car, Beradu Layaknya Mobil Sungguhan

BANJARMASIN - Banyaknya pehobi mobil-mobilan Remote Control (RC) di Banua, membuat para pencintanya…

Rabu, 07 Februari 2018 14:04

Perkenalkan, Komunitas Cari Jodoh Buhan Banjar

Mencari jodoh susah-susah gampang. Jika memang rezeki, mudah ditemukan. Tapi kalau apes, sulitnya minta…

Selasa, 06 Februari 2018 12:28

Membuat Furniture Cantik Dari Kayu Bekas

BANJARMASIN - Seiring dengan makin tingginya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, segala sesuatu…

Rabu, 31 Januari 2018 14:18

Super Blue Blood Moon Malam ini, Perpaduan Tiga Fenomena Bulan

Super Blue Blood Moon. Begitulah sebutannya. Gerhana bulan yang pernah terjadi 152 tahun lalu itu bakal…

Minggu, 28 Januari 2018 17:21

CATAT..! Haul Akbar Guru Sekumpul Jatuh Tanggal 25 Maret

MARTAPURA – Haul Akbar ke-13 Alimul `allamah Al `Arif Billah Asy-Syekh Haji Muhammad Zaini Abdul…

Minggu, 28 Januari 2018 17:09

Sejarah Sasirangan, Banyak yang Belum Tahu

Siapa tak tahu Sasirangan. Motifnya unik. Coraknya juga cerah. Membuat siapapun yang memakainya terlihat…

Rabu, 24 Januari 2018 12:04

Tips Tampil Cantik dengan Daster

BANJARMASIN - Daster pakaian kebesaran ibu-ibu yang kerap mengerjakan semua pekerjaan rumah hingga rapi.…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:56

Keren! Atraksi Puluhan Jukung Tampilkan Formasi Bunga Teratai

BANJARMASIN – Parade Jukung Barenteng di Sungai Martapura digelar, kemarin (19/1) sore. Ada 44…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .