MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 04 Desember 2017 11:54
MARAH! Warga Adang Truk Sawit Kelebihan Muatan
GERAM: Warga dan pekerja adang truk kelapa sawit yang berlebihan muatan melalui jalan Magalau Hilir yang sedang diperbaiki. Foto: Facebook

PROKAL.CO, KOTABARU - Kemarahan warga dan pekerja jalan di Desa Magalau Hilir Kecamatan Kelumpang Barat rupanya sudah tidak tertahan lagi. Sabtu (2/12) tadi mereka mencegat armada truk kelapa sawit, dan benar saja muatannya melebihi kesepakatan. "Janjinya tak lebih 6,5 ton. Ini apa? Ada yang sebelas ton, ada yang tiga belas ton? Rusak jalan begini," ujar warga di sana.

Warga dan pekerja memprotes dan menahan truk angkutan kelapa sawit. Mereka meminta data hasil timbang truk kepada para sopir. Tidak berdaya, para sopir pun menyerahkan hasil timbang truk mereka di perusahaan.

Melihat kemarahan massa, sopir pun meminta keringanan. Mereka beralasan hanya sebagai kurir perusahaan angkut perkebunan. Dari data yang didapatkan warga, ada banyak perusahaan yang melalui jalan itu.

Camat Kelumpang Barat, Tri Basuki Rachmad, kepada Radar Banjarmasin, Minggu (3/12) kemarin membenarkan. "Jadi itu warga, kades juga turun melakukan sweeping memang. Ada 40 truk yang ditahan, disuruh turunkan muatannya baru boleh lewat," jelasnya.

Hingga kemarin kata Tri warga terus berjaga. "Karena memang sebelumnya ada perjanjian maksimal truk boleh lewat dengan bobot 6,5 ton. Jadi saya pikir wajar kades dan warga marah. Kasihan jalan di sana sedang diperbaiki," paparnya.

Sekadar diketahui, jalan Magalau Hilir dan sekitarnya sedang diperbaiki. Dari situs LPSE disebutkan jalan diperbaiki di ruas Magalau menuju Sampanahan dengan nilai proyek Rp13,5 M.

Dikonfirmasi, Plt Dishub Kotabaru Nurviza mengatakan pada tanggal 28 November tadi sudah ada pertemuan antara warga, kades, kapolsek, beberapa perusahaan kelapa sawit, kecamatan, Dishub dan Dinas Bina Marga. Hasilnya disepakati perusahaan maksimal boleh angkut dengan bobot 6,5 ton, juga truk dilarang konvoi.

Untuk kejadian Sabtu tadi, kata Nurviza pihaknya sudah mengetahui. "Kami akan segera bersurat kepada perusahaan-perusahaan di sana meminta klarifikasi mereka," ujarnya.

Ditanya apakah nanti Dishub akan mengambil tindakan tegas, Nurviza mengatakan akan mempelajarinya. "Nanti kami juga mau dalam klausul kerja sama transportir dan perusahaan kebun harus ada memuat maksimal tonase per truk," katanya.

Nurviza menjelaskan, meski tidak ada jembatan timbang atau sejenisnya, pengukuran bobot muatan truk terbilang mudah. "Kalau lebih bak truk maka itu pasti di atas 6 ton. Ini kalau baknya tidak dimodifikasi," paparnya.

Nurviza juga mengaku pihaknya sudah melakukan razia sebulan sekali. "Tapi ya itu. Kalau kita razia, nanti mereka parkir di jalan, sopirnya pada hilang ke mana," akunya. Sayang sampai saat berita ini diturunkan belum ada keterangan dari perusahaan perkebunan di sana.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, tidak sulit menemukan truk kelapa sawit yang melenggang di jalan dengan muatan tinggi melebihi bak truk. "Kalau dibilang ada penindakan, buktinya banyak tuh truk sawit berlebihan muatan. Gak susah menemukannya. Jadi ya lucu aja," kata Syafriansyah warga di Kotabaru.

Untuk diketahui, daerah Kelumpang dan Pamukan memang banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit, baik sekala kecil atau besar. Biasanya perkebunan sawit bekerja sama dengan perusahaan angkut untuk mengangkut sawit atau produksi kebun lainnya. Satu perusahaan mempekerjakan banyak perusahaan angkut. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 14:28

Demi Istri, CJH ini Rela Tunda Berangkat ke Tanah Suci

BANJARBARU - Demi sang istri yang mendadak sakit beberapa jam sebelum keberangkatan, Supiandi Kadri,…

Jumat, 20 Juli 2018 14:19

Waspada, Puncak Karhutla Diprediksi Akhir Agustus

BANJARBARU - Memasuki musim kemarau, masyarakat Banua kembali was-was ancaman kebakaran lahan dan hutan…

Jumat, 20 Juli 2018 14:12
Pemkab Balangan

Kominfo Balangan Ajak Pelajar Bijak Dalam Bermedsos

PARINGIN – SMAN 1 Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi…

Jumat, 20 Juli 2018 14:11
Pemkab Balangan

Pemkab Balangan Gali Ilmu Karet ke Kalbar

PARINGIN - Setelah menyusuri perjalanan panjang, rombongan Pemkab Balangan yang bertolak dari Bumi Sanggam…

Jumat, 20 Juli 2018 14:08
DPRD Balangan

Fraksi PKS Sambut Baik Delapan Raperda Pemkab Balangan

PARINGIN – Delapan Raperda yang diajukan oleh Pemkab Balangan beberapa waktu lalu, mendapat tanggapan…

Jumat, 20 Juli 2018 10:16

Aset Pemko Banjarmasin Masih Karut-Marut

BANJARMASIN - Rapat pansus untuk penggodokan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah berakhir…

Jumat, 20 Juli 2018 09:42
Pemkab Batola

Dekranasda Provinsi Kalsel Siap Bantu Modal Perajin

MARABAHAN -Dekranas menyambangi perajin anyaman purun tikus di Desa Parimata Kecamatan Belawang, Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 09:35
Parlementaria

Apresiasi Kinerja Polisi dan Satpol PP

BANJARBARU - Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Wartono mengaku miris, dengan terjadinya dua peristiwa berdarah…

Jumat, 20 Juli 2018 09:34
Pemko Banjarbaru

Ketua TP PKK Banjarbaru Hadiri Lomba Memasak

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan,…

Jumat, 20 Juli 2018 09:23

BPKP Kalsel Puji Inovasi Pemkab Tanbu

BATULICIN – Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan Ahmad Sujalma memberikan penghargaan kepada Pemkab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .