MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 04 Desember 2017 11:54
MARAH! Warga Adang Truk Sawit Kelebihan Muatan
GERAM: Warga dan pekerja adang truk kelapa sawit yang berlebihan muatan melalui jalan Magalau Hilir yang sedang diperbaiki. Foto: Facebook

PROKAL.CO, KOTABARU - Kemarahan warga dan pekerja jalan di Desa Magalau Hilir Kecamatan Kelumpang Barat rupanya sudah tidak tertahan lagi. Sabtu (2/12) tadi mereka mencegat armada truk kelapa sawit, dan benar saja muatannya melebihi kesepakatan. "Janjinya tak lebih 6,5 ton. Ini apa? Ada yang sebelas ton, ada yang tiga belas ton? Rusak jalan begini," ujar warga di sana.

Warga dan pekerja memprotes dan menahan truk angkutan kelapa sawit. Mereka meminta data hasil timbang truk kepada para sopir. Tidak berdaya, para sopir pun menyerahkan hasil timbang truk mereka di perusahaan.

Melihat kemarahan massa, sopir pun meminta keringanan. Mereka beralasan hanya sebagai kurir perusahaan angkut perkebunan. Dari data yang didapatkan warga, ada banyak perusahaan yang melalui jalan itu.

Camat Kelumpang Barat, Tri Basuki Rachmad, kepada Radar Banjarmasin, Minggu (3/12) kemarin membenarkan. "Jadi itu warga, kades juga turun melakukan sweeping memang. Ada 40 truk yang ditahan, disuruh turunkan muatannya baru boleh lewat," jelasnya.

Hingga kemarin kata Tri warga terus berjaga. "Karena memang sebelumnya ada perjanjian maksimal truk boleh lewat dengan bobot 6,5 ton. Jadi saya pikir wajar kades dan warga marah. Kasihan jalan di sana sedang diperbaiki," paparnya.

Sekadar diketahui, jalan Magalau Hilir dan sekitarnya sedang diperbaiki. Dari situs LPSE disebutkan jalan diperbaiki di ruas Magalau menuju Sampanahan dengan nilai proyek Rp13,5 M.

Dikonfirmasi, Plt Dishub Kotabaru Nurviza mengatakan pada tanggal 28 November tadi sudah ada pertemuan antara warga, kades, kapolsek, beberapa perusahaan kelapa sawit, kecamatan, Dishub dan Dinas Bina Marga. Hasilnya disepakati perusahaan maksimal boleh angkut dengan bobot 6,5 ton, juga truk dilarang konvoi.

Untuk kejadian Sabtu tadi, kata Nurviza pihaknya sudah mengetahui. "Kami akan segera bersurat kepada perusahaan-perusahaan di sana meminta klarifikasi mereka," ujarnya.

Ditanya apakah nanti Dishub akan mengambil tindakan tegas, Nurviza mengatakan akan mempelajarinya. "Nanti kami juga mau dalam klausul kerja sama transportir dan perusahaan kebun harus ada memuat maksimal tonase per truk," katanya.

Nurviza menjelaskan, meski tidak ada jembatan timbang atau sejenisnya, pengukuran bobot muatan truk terbilang mudah. "Kalau lebih bak truk maka itu pasti di atas 6 ton. Ini kalau baknya tidak dimodifikasi," paparnya.

Nurviza juga mengaku pihaknya sudah melakukan razia sebulan sekali. "Tapi ya itu. Kalau kita razia, nanti mereka parkir di jalan, sopirnya pada hilang ke mana," akunya. Sayang sampai saat berita ini diturunkan belum ada keterangan dari perusahaan perkebunan di sana.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, tidak sulit menemukan truk kelapa sawit yang melenggang di jalan dengan muatan tinggi melebihi bak truk. "Kalau dibilang ada penindakan, buktinya banyak tuh truk sawit berlebihan muatan. Gak susah menemukannya. Jadi ya lucu aja," kata Syafriansyah warga di Kotabaru.

Untuk diketahui, daerah Kelumpang dan Pamukan memang banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit, baik sekala kecil atau besar. Biasanya perkebunan sawit bekerja sama dengan perusahaan angkut untuk mengangkut sawit atau produksi kebun lainnya. Satu perusahaan mempekerjakan banyak perusahaan angkut. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:19

Fokus Penguatan Kader Lingkungan

BANJARBARU - Para kader lingkungan Banjarbaru Go Green and Clean Kamis (14/12) kemarin mendapatkan penghargaan…

Jumat, 15 Desember 2017 15:15

Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat

BATULICIN - DPRD Tanbu menyetujui Raperda Penanggulangan Prostitusi, Perumahan dan Permukiman menjadi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:15

Pantau Persiapan Penilaian Akreditasi

BATULICIN - RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu sedang mempersiapkan diri untuk mendapatkan…

Jumat, 15 Desember 2017 15:14

Bangun Rumah Tahfiz di Tiap Desa

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor mengatakan untuk mencegah kerusakan mental generasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:13

Penyandang Disabilitas Berat Terima Bantuan

BATULICIN - Penyandang disabilitas berat di Kabupaten Tanah Bumbu mendapat perhatian penuh dari pemerintah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .