MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 05 Desember 2017 16:47
Diakui Hanya Rp150 Juta, Ke mana Uang Suap yang Rp100 Juta Lagi?
Muslih saat berada di Pengadilan Tipikor Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Masih ada hal yang ganjil dalam fakta persidangan kasus suap PDAM Bandarmasih yang menghadirkan sembilan orang saksi pada Kamis (23/11) pekan lalu di Pengadilan Tipikor Banjarmasin. Salah satu yang masih misterius adalah jumlah uang suap yang diserahkan Direktur Operasional PT Chindra Santi Pratama Imam Purnama kepada Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih, Trensis yang disebut nilainya Rp250 juta.

Namun dua terdakwa kasus suap tersebut Trensis dan Muslih membantah jumlah tersebut. Mereka kompak mengaku Rp150 juta.

Siapa yang berbohong?

Yang jelas, di persidangan lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK menampilkan hubungan telepon antar Muslih dengan Imam Purnama. Dalam percakapannya ketika itu, Muslih menyampaikan memerlukan sokongan dana sebanyak Rp250 juta, namun tak dijelaskan soal apa.

Atas permintaan tersebut, Imam pun menyanggupinya. Uang Rp250 juta pun diserahkan kepada Trensis di kantor PDAM Bandarmasih. Di hadapan majelis hakim, Imam pun menegaskan uang tersebut bentuknya hanya pinjaman, bukan diberikan cuma-cuma.

Terlebih sebut Imam, uang tersebut pun diambil dari uang sakunya sendiri, bukan dari perusahaan tempatnya bekerja yakni PT Chindra Santi Pratama. Perusahaan ini adalah pemenang proyek pekerjaan pemasangan pipa PDAM Bandarmasih berdasarkan kontrak tanggal 30 Desember 2016 dengan nilai proyek sebesar Rp21 miliar. “Saya menyerahkan uang dengan tas hitam dengan total Rp250 juta. Tak kurang sedikit pun,” kata Imam.

Sedangkan Trensis selaku penerima uang dari Imam mengaku, uang yang diterimanya hanya Rp150 juta dengan dibungkus kresek hitam. “Uangnya hanya Rp150 juta, tak benar nilainya mencapai Rp250 juta,” bantah Trensis yang juga diiyakan Muslih.

Usai sidang, Trensis kepada Radar Banjarmasin menyatakan, dirinya tak mau berkomentar banyak soal itu. Yang pasti sebutnya uang tersebut hanya Rp150 juta. “Nanti di sidang pembelaan akan saya sampaikan,” tutur Trensis berlalu.

Sementara, Kuasa Hukum PT Chindra Santi Pratama, Ernawati menyatakan, uang yang diserahkan kliennya senilai Rp250 juta sesuai permintaan Terdakwa. “Biarkan hakim yang menilai. Pembicaraan dari rekaman hasil sadapan KPK juga menjadi bukti,” ujar Erna kemarin.

Erna sendiri menegaskan, meski selaku pemenang tender pemasangan pipa, PT Chindra Santi Pratama tak tahu menahu soal suap pemulusan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih ini. “Uang yang diserahkan pun milik pribadi Imam. Tak ada hubungan dengan perusahaan,” tegasnya.

JPU dari KPK, Kiki Ahmad Yani usai sidang lalu sempat bingung dengan selisih uang ini. Jika memang uang yang diserahkan saksi nilainya Rp250 juta, itu artinya ada Rp100 juta yang tak tahu rimbanya. “Akan ada sesi lagi untuk mengkonfrontir ini. Ke mana uang Rp100 juta itu raib jika benar ada. Ini akan terus kami kejar. Lucu juga ada dua pendapat yang berbeda,” kata Kiki.

Sidang sendiri akan dilanjutkan Kamis (7/12) nanti. Pada sidang nanti bakal dihadirkan sejumlah pejabat Pemko Banjarmasin yang dituding turut serta dalam penggodokan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih.

Kiki membeberkan, sidang lanjutan nanti akan dihadirkan lima orang saksi yang terdiri dari pejabat Pemko Banjarmasin dan ASN di DPRD Kota Banjarmasin. “Yang dijadikan saksi nanti tak lagi dari anggota DPRD Kota Banjarmasin, tapi dari pejabat Pemko dan staf DPRD Banjarmasin,” bebernya.

Diprediksi, para saksi dari pejabat Pemko Banjarmasin itu meliputi Sekdako Banjarmasin, Hamli Kursani, Kepala Bakeuda Kota Banjarmasin Subhan Noor Yaumil, Kabid Anggaran Bakeuda Kota Banjarmasin, Edi Wibowo, Kabag Hukum Setdako Banjarmasin Lukman Fadlun hingga Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah.

Hal ini dikuatkan saat penyidikan para saksi awal Oktober lalu di Mapolda Kalsel oleh KPK. Menarik ditunggu. Siapa saja yang bakal dihadirkan dan ke mana selisih uang Rp100 juta itu mengalir. Apakah para eksekutif juga merasakan aliran dana ini? (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 14:18
Breaking News

Ngeri! Laka Palam, Kepala Korban Pecah

BANJARBARU -Kecelakaan maut terjadi di Jalan Palam, kelurahan Guntung Manggis Minggu (15/7) pagi. Korbannya…

Sabtu, 14 Juli 2018 14:42

Mabuk Bareng di Kamar Kos, 14 Pria dan 7 Wanita Diamankan

BANJARBARU - Lagi-lagi, kamar indekos disalahgunakan menjadi lokasi mabuk-mabukan. Jumat (13/7) malam,…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:26

Kapolda Kalsel Resmi Bintang Dua

BANJARMASIN - Setelah Polda Kalsel resmi naik tipologi dari B ke A, kini giliran Kapolda naik pangkat.…

Jumat, 13 Juli 2018 15:52

Razia Lapas, Petugas Temukan Barang Terlarang

BATULICIN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Rabu (11/7) malam digeledah petugas. Penggeledahan…

Jumat, 13 Juli 2018 14:21

Mau ke Jamban, Nenek 70 Tahun Disambar Buaya, Begini Nasibnya

  KOTABARU - Nenek Hamdaniah bernasib nahas. Dia disambar buaya saat hendak ke jamban di belakang…

Kamis, 12 Juli 2018 16:19

Itab Akhirnya Divonis 15 Tahun Penjara

BANJARBARU - Masih ingat dengan Itab? Pria yang tersandung tindak pidana asusila. Kemarin (11/7), dia…

Kamis, 12 Juli 2018 05:08

Banjarbaru Mencekam, Terjadi Lagi Penusukan di Rumah Makan

BANJARBARU - Suasana santai di Rumah Makan AZ, JalanĀ  Ahmad Yani KM 34,5 seberang rumah dinas Walikota…

Rabu, 11 Juli 2018 16:11

Telusuri Kematian Pewarta M Yusuf, Pencari Fakta PWI ke Pulau Laut

KOTABARU - Selama dua hari Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan PWI menelusuri fakta-fakta di lapangan.…

Rabu, 11 Juli 2018 16:06

Kebakaran di Pesantren Hidayatullah Hanguskan Bangunan Bersejarah

MARTAPURA – Pondok Pesantren Hidayatullah dilanda musibah kebakaran, Selasa (10/7) dini hari.…

Rabu, 11 Juli 2018 15:54

Polres Tabalong Amankan 223,33 Gram Sabu dalam Enam Bulan

TANJUNG - Kabupaten Tabalong ternyata menjadi pangsa pasar peredaran narkoba jenis sabu. Buktinya jajaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .