MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 06 Desember 2017 12:00
Hujan Plus Drainase Buruk, Rumah Warga di Kuripan Calap
MELUAP: Norma warga di kawasan Jalan Kuripan Banjarmasin merapikan pakaian di atas meja ruang tengah. Hujan deras berjam-jam yang mengguyur kawasan Kota Banjarmasin pada Selasa (5/12) dini hari membuat sebagian rumah penduduk dipenuhi luapan air.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Setiap diguyur hujan deras, ruas-ruas jalan di Banjarmasin pasti tergenang. Masalah menahun ini muncul berkat kombinasi drainase yang pampat, curah hujan tinggi, dan permukaan Sungai Martapura yang terus naik.

Ruas jalan yang langganan terendam antara lain Jalan Kolonel Sugiono, Lambung Mangkurat, Sudirman, Jalan Manggis, Kawasan Bumi Mas, Kebun Bunga, Pangeran Antasari, dan Jalan Ahmad Yani kilometer satu, Kayu Tangi, serta Kuripan. Tinggi genangan berkisar antara 10 sampai 30 sentimeter.

Contohnya, genangan air masuk ke dalam rumah-rumah warga yang berada di Jalan Kuripan. Rumah David yang tepat berada di pertigaan A Yani dan Kuripan bahkan harus tergenang air lebih dari 30 centimeter.

Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah umpama yang pas untuk David. Rumahnya yang tergenang air pada Selasa (5/12) dini hari membuat pembantu rumah tangganya kabur. “Air pas naik subuh jam 5, Juju pembantu saya kabur. Lucu juga. Mungkin dia syok,” ceritanya, ketika ditemui di rumah, kemarin siang.

Perabot di rumah David jangan ditanya lagi, sudah pasti terendam. Kulkas, kasur, mesin cuci, bahkan ranjang hidraulis yang baru dibelinya terancam rusak karena sempat terendam air. “Aduh saya nggak tahu berfungsi apa tidak. Yang penting air ini keluar dulu dari rumah saya,” katanya.

Saat air masuk ke dalam rumah, ia bersama istri, kedua anaknya, serta pembantu rumah tangga sedang tidur. Ia baru sadar air masuk saat perabotan mengapung.

Kejadian seperti ini sudah pernah terjadi di rumah David empat tahun silam. Penyebabnya pembangunan flyover. Ketika itu drainase pampat karena pembangunan. Tapi, genangan kembali terjadi kemarin. “Ini Sungai A Yani nggak dikeruk,” tebaknya.

Supaya rumahnya terbebas dari genangan air, David terpaksa menyedot air menggunakan mesin dan membuangnya ke Sungai A Yani. Ia berharap pemerintah tanggap dengan kejadian ini. “Semoga ada normalisasi sungai atau perbaikan drainase. Kalau hujan rumah kami selalu calap. Tetapi kali ini paling parah,” ujarnya.

Harapan serupa juga disampaikan Yose. Warga Kuripan Gang 6 ini mengaku tak bisa melakukan aktivitas apapun ketika rumahnya banjir. “Ini berdekatan Natal. Kami sedih kalau banjir begini,” katanya.

Curah hujan dan ketinggian muka sungai selalu dipantau per jam oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin. Menggunakan data telemetri, deteksi dini sebenarnya bisa dilakukan. Dua hari lalu, curah hujan di Banjarmasin terpantau 50 milimeter. Terlebih ketinggian muka Sungai Martapura bisa mencapai 2,3 meter.

Sebagai bentuk upaya menanggulangi luapan air di sejumlah titik pada jalan raya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kota Banjarmasin tepatnya Bidang Sungai telah melakukan normalisasi pada sejumlah sungai. Antara lain sungai Hikmah Banua, Sungai Guring, Sungai Manggis, Sungai Simpang Jelai, dan Sungai Sipai. 

Kepala Bidang Sungai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPUPR) Kota Banjarmasin, Joko Pitoyo mengatakan sejumlah ruas jalan sudah berkurang luapan air karena drainase telah diperbaiki. Selain itu sejumlah aliran dari saluran terbuka juga dibersihkan dan dibuka agar mengalir ke sungai. 

Joko mengakui persentase penanganan luapan atau genangan air di Banjarmasin baru 30 persen. “Di sejumlah sungai memang belum bisa dilakukan normalisasi secara keseluruhan. Perlu ada perencanaan yang matang, semisal menetapkan pelebaran dan kedalaman sungai,” katanya. Namun, Banjarmasin sering kali berada pada kondisi di mana air sungai pasang surut. Apabila hujan dan bersamaan dengan air pasang maka daya tampung tidak mencukupi. Berbeda saat hujan namun air surut maka tidak akan ada luapan.(eka/az/dye)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:45

Ustaz Derry Sulaiman Tausiah di Tanbu

BATULICIN - Ustaz Derry Sulaiman memberikan siraman rohani kepada ratusan…

Senin, 12 November 2018 15:52

ULM Raih Penghargaan KIP

JAKARTA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru saja menerima penghargaan.…

Senin, 12 November 2018 15:24

Hari Pahlawan Dirangkai Ziarah

MARABAHAN - Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Barito Kuala dipimpin…

Senin, 12 November 2018 15:14
Berita Batola

Dicanangkan sebagai KKB

MARABAHAN - Kampung Keluarga Berencana (KKB) di lingkungan Kabupaten Barito…

Senin, 12 November 2018 12:16
Berita Politik

Relawan Pilpres Bermunculan

BANJARMASIN – Relawan pendukung pasangan calon Presiden terus bermunculan. Keyakinan…

Senin, 12 November 2018 11:41

Nadjmi Takut 96 Formasi Tak Terisi

BANJARBARU - Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemko Banjarbaru…

Senin, 12 November 2018 11:09
Berita Banjarbaru

Dorong Provinsi Pasang PJU di Jalan Trikora

BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru menyoroti kondisi Jalan Trikora…

Senin, 12 November 2018 11:03
Berita Banjarbaru

Targetkan Tahun Depan Miliki Command Center

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi wakilnya Darmawan Setiawan…

Senin, 12 November 2018 10:18
Berita Tanah Bumbu

Bupati Serahkan Langsung Bantuan ke Palu

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana…

Senin, 12 November 2018 10:05
Berita Tanah Bumbu

Tingkatkan Wawasan Pengelola Kepariwisataan

BATULICIN - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tanbu mengadakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .