MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 06 Desember 2017 12:05
Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ayunan Dihias Pisang hingga Kue Cucur

BAAYUN MAULID: Inilah tradisi yang selalu dijaga oleh warga Kota Banjarmasin. Baayun maulid dilakukan di halaman Masjid di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

PROKAL.CO, Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (1/12) lalu. Di situ sedang merayakan maulid Nabi Muhammad SAW dan dibarengi dengan kegiatan Baayun Maulid.

----------------------------------------

EKA PERTIWI, Banjarmasin

 ----------------------------------------

Syair-syair maulid habsy dibacakan saat acara perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Amilin. Di tengah ramainya manusia, ibu-ibu mengipasi anaknya dengan kertas bekas karton dus air mineral. Tak hanya anak bayi dan anak-anak saja yang dimasukkan ke dalam ayunan dan digoyang. Orang tua juga diperbolehkan duduk di atas ayunan yang dibuat dengan hiasan khas Baayun Maulid. Namun, sebelum duduk pastikan ikatan dan tali ayunan kuat untuk diduduki orang dewasa.

Contohnya, Salasiah. Nenek usia 70 tahun ini ikut Baayun Maulid. Ia percaya dengan ikut Baayun Maulid maka doa lebih cepat dikabulkan.

Hal senada juga disampaikan Syamsiah. Dia bahkan tampak semringah karena ikut Baayun Maulid setelah berhasil menjalani operasi kesehatan. “Saya sudah bisa berjalan, dan sekarang ikut berayun,” ujar perempuan dengan pakaian syar’i tersebut sembari mengipaskan badannya.

Bagaimana tak panas, warga berjejal memenuhi halaman masjid. Sementara luas masjid hanya 2.501 meter persegi dengan luas bangunan 629,8 meter persegi. Total peserta sebanyak 491 ayunan. Ditambah dengan ribuan warga Banjarmasin yang sekadar menonton atau mengantarkan sanak keluarganya.

Dita Gustiana termasuk tidak ikut duduk untuk berayun. Tetapi, hanya mengantarkan anaknya. Dita percaya tradisi ini memberikan banyak manfaat. Terlebih bagi si anak. Mulai dari rezeki, kesehatan, hingga jadi anak yang penurut. “Ini sudah jadi adat. Kami percaya kalau anak diayun pasti jadi anak yang baik sesuai teladan Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Baayun Maulid juga diikuti Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. Baayun Maulid merupakan budaya mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid. Pelaksanaannya pada 12 Rabiul Awal.

Baayun Maulid menggunakan tapih bahalai (sarung yang tak dijahit) dan juga kain kuning. Kedua lapis kain itu untuk menaruh pantat. Sedangkan ujung kain tapih bahalai diikat dengan tali. Ayunan yang sudah dipasang juga dihiasi dengan berbagai janur, bunga, serta berbagai macam kue seperti kue cucur, kue cincin, ketupat, hingga hasil pertanian seperti buah mangga dan pisang.

Baayun Maulid sudah lama menjadi tradisi bagi warga Banjarmasin. Supaya si anak kelak sudah besar mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW dan pastinya berbakti kepada kedua orang tua. Pelaksanaannya selalu diadakan di masjid. Tahun lalu di Masjid Sultan Suriansyah, Kuin. Tahun ini dipusatkan di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan.(az/dye)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 14:46

Kisah Atlet Paralympic Balangan Berprestasi di Nasional dan Internasional

Atlet National Paralympic Committe (NPC) asal Kabupaten Balangan, menjadi buah bibir pada perhelatan…

Rabu, 13 Desember 2017 15:15

Melihat Kiprah Kelompok Dukungan Sebaya Pengidap HIV/AIDS

Bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), bercerita secara terbuka tentang penyakit yang dialaminya bukanlah…

Selasa, 12 Desember 2017 14:22

Pengalaman Danlanal TNI AL Banjarmasin Selama Mengikuti Kursus Militer di Inggris

Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Oky IZ Dipura bergabung dalam kursus NATO (Pakta…

Sabtu, 09 Desember 2017 16:36

Aksi Bagi Nasi Bungkus dari Komunitas Sijum

Ada komunitas unik di Kota Amuntai. Para personelnya rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pagi.…

Jumat, 08 Desember 2017 18:37
Mereka Mantap jadi Pegulat (Bagian II, Habis)

Gulat Tak Sekadar Prestasi, Tapi juga Ladang Rezeki

Gulat tak hanya memenuhi harapan atlet muda yang perlu perbaikan rezeki. Namun, membuka pintu bagi atlet…

Kamis, 07 Desember 2017 16:27
Mereka Memilih jadi Pegulat (1)

Dibesarkan Loncat Indah, tapi Sukses di Gulat

Ina menoreh prestasi di loncat indah, tapi kemudian jenuh dan kepincut gulat. Sedangkan Adam harus memberontak…

Selasa, 05 Desember 2017 14:01

Masyarakat Lawan Pemburu Telur Penyu

Sejak dinyatakan sebagai salah satu hewan langka oleh pemerintah, penyu dan telurnya tak lagi diperjualbelikan.…

Selasa, 05 Desember 2017 11:49

Duel Berdarah Lagi di Kelayan, Begini Kronologisnya

BANJARMASIN - Dua orang pria dilarikan ke rumah sakit berbeda karena terlibat perkelahian menggunakan…

Senin, 04 Desember 2017 15:30

Memprihatinkan..!! Sulitnya Akses Pendidikan di Pulau Sembilan

Tak hanya persoalan kesehatan, masyarakat Pulau Sembilan juga masih tertinggal dalam urusan pendidikan.…

Sabtu, 02 Desember 2017 19:47

Naik Kapal Perang, Terjang Gelombang Dua Meter

Dengan kecepatan angin 15 sampai 30 knot, kapal perang yang kami tumpangi bertolak dari Dermaga Stagen,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .