MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 06 Desember 2017 12:05
Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ayunan Dihias Pisang hingga Kue Cucur

BAAYUN MAULID: Inilah tradisi yang selalu dijaga oleh warga Kota Banjarmasin. Baayun maulid dilakukan di halaman Masjid di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

PROKAL.CO, Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (1/12) lalu. Di situ sedang merayakan maulid Nabi Muhammad SAW dan dibarengi dengan kegiatan Baayun Maulid.

----------------------------------------

EKA PERTIWI, Banjarmasin

 ----------------------------------------

Syair-syair maulid habsy dibacakan saat acara perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Amilin. Di tengah ramainya manusia, ibu-ibu mengipasi anaknya dengan kertas bekas karton dus air mineral. Tak hanya anak bayi dan anak-anak saja yang dimasukkan ke dalam ayunan dan digoyang. Orang tua juga diperbolehkan duduk di atas ayunan yang dibuat dengan hiasan khas Baayun Maulid. Namun, sebelum duduk pastikan ikatan dan tali ayunan kuat untuk diduduki orang dewasa.

Contohnya, Salasiah. Nenek usia 70 tahun ini ikut Baayun Maulid. Ia percaya dengan ikut Baayun Maulid maka doa lebih cepat dikabulkan.

Hal senada juga disampaikan Syamsiah. Dia bahkan tampak semringah karena ikut Baayun Maulid setelah berhasil menjalani operasi kesehatan. “Saya sudah bisa berjalan, dan sekarang ikut berayun,” ujar perempuan dengan pakaian syar’i tersebut sembari mengipaskan badannya.

Bagaimana tak panas, warga berjejal memenuhi halaman masjid. Sementara luas masjid hanya 2.501 meter persegi dengan luas bangunan 629,8 meter persegi. Total peserta sebanyak 491 ayunan. Ditambah dengan ribuan warga Banjarmasin yang sekadar menonton atau mengantarkan sanak keluarganya.

Dita Gustiana termasuk tidak ikut duduk untuk berayun. Tetapi, hanya mengantarkan anaknya. Dita percaya tradisi ini memberikan banyak manfaat. Terlebih bagi si anak. Mulai dari rezeki, kesehatan, hingga jadi anak yang penurut. “Ini sudah jadi adat. Kami percaya kalau anak diayun pasti jadi anak yang baik sesuai teladan Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Baayun Maulid juga diikuti Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. Baayun Maulid merupakan budaya mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid. Pelaksanaannya pada 12 Rabiul Awal.

Baayun Maulid menggunakan tapih bahalai (sarung yang tak dijahit) dan juga kain kuning. Kedua lapis kain itu untuk menaruh pantat. Sedangkan ujung kain tapih bahalai diikat dengan tali. Ayunan yang sudah dipasang juga dihiasi dengan berbagai janur, bunga, serta berbagai macam kue seperti kue cucur, kue cincin, ketupat, hingga hasil pertanian seperti buah mangga dan pisang.

Baayun Maulid sudah lama menjadi tradisi bagi warga Banjarmasin. Supaya si anak kelak sudah besar mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW dan pastinya berbakti kepada kedua orang tua. Pelaksanaannya selalu diadakan di masjid. Tahun lalu di Masjid Sultan Suriansyah, Kuin. Tahun ini dipusatkan di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan.(az/dye)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…

Senin, 14 Mei 2018 15:15

Cerita Ketua MUI Tanbu KH Fadli Muis Mendirikan Pondok Pesantren Zaadul Muttaqiin

Saat ini, pondok pesantren mulai digandrungi anak muda putra dan putri. Pondok pesantren (ponpes) mulai…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Sabtu, 12 Mei 2018 14:14

Menengok Kehidupan di Ponpes Dalam Pagar Kandangan

Santri; terpisah dari keluarga, belajar agama atau menghafal ayat-ayat suci Alquran. Kalau dibayangan…

Jumat, 11 Mei 2018 16:00

Kala Petani Keluhkan Sawah Mereka yang Mengering karena Irigasi Berubah Fungsi

Kejadian yang cukup langka  terjadi di Kampung Handil Buluan, Desa Gudang Hirang Kecamatan Sungai…

Jumat, 11 Mei 2018 15:56

Kisah Purnawirawan TNI yang Menjadi Relawan Penyeberangan Pejalan Kaki

Kopral Effendie sedang menyeberangkan pejalan kaki. Truk tentara melintas. Sejenak dia terdiam. Tangan…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Rabu, 09 Mei 2018 16:15

Ini Nih Relawan Ojek Gratis di SBMPTN ULM

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) selalu merepotkan karena digelar di tempat berbeda.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .