MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Rabu, 06 Desember 2017 12:05
Meriahnya Perayaan Baayun Maulid di Masjid Nurul Amilin

Ayunan Dihias Pisang hingga Kue Cucur

BAAYUN MAULID: Inilah tradisi yang selalu dijaga oleh warga Kota Banjarmasin. Baayun maulid dilakukan di halaman Masjid di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

PROKAL.CO, Ribuan manusia berjejal di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (1/12) lalu. Di situ sedang merayakan maulid Nabi Muhammad SAW dan dibarengi dengan kegiatan Baayun Maulid.

----------------------------------------

EKA PERTIWI, Banjarmasin

 ----------------------------------------

Syair-syair maulid habsy dibacakan saat acara perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Amilin. Di tengah ramainya manusia, ibu-ibu mengipasi anaknya dengan kertas bekas karton dus air mineral. Tak hanya anak bayi dan anak-anak saja yang dimasukkan ke dalam ayunan dan digoyang. Orang tua juga diperbolehkan duduk di atas ayunan yang dibuat dengan hiasan khas Baayun Maulid. Namun, sebelum duduk pastikan ikatan dan tali ayunan kuat untuk diduduki orang dewasa.

Contohnya, Salasiah. Nenek usia 70 tahun ini ikut Baayun Maulid. Ia percaya dengan ikut Baayun Maulid maka doa lebih cepat dikabulkan.

Hal senada juga disampaikan Syamsiah. Dia bahkan tampak semringah karena ikut Baayun Maulid setelah berhasil menjalani operasi kesehatan. “Saya sudah bisa berjalan, dan sekarang ikut berayun,” ujar perempuan dengan pakaian syar’i tersebut sembari mengipaskan badannya.

Bagaimana tak panas, warga berjejal memenuhi halaman masjid. Sementara luas masjid hanya 2.501 meter persegi dengan luas bangunan 629,8 meter persegi. Total peserta sebanyak 491 ayunan. Ditambah dengan ribuan warga Banjarmasin yang sekadar menonton atau mengantarkan sanak keluarganya.

Dita Gustiana termasuk tidak ikut duduk untuk berayun. Tetapi, hanya mengantarkan anaknya. Dita percaya tradisi ini memberikan banyak manfaat. Terlebih bagi si anak. Mulai dari rezeki, kesehatan, hingga jadi anak yang penurut. “Ini sudah jadi adat. Kami percaya kalau anak diayun pasti jadi anak yang baik sesuai teladan Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Baayun Maulid juga diikuti Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. Baayun Maulid merupakan budaya mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid. Pelaksanaannya pada 12 Rabiul Awal.

Baayun Maulid menggunakan tapih bahalai (sarung yang tak dijahit) dan juga kain kuning. Kedua lapis kain itu untuk menaruh pantat. Sedangkan ujung kain tapih bahalai diikat dengan tali. Ayunan yang sudah dipasang juga dihiasi dengan berbagai janur, bunga, serta berbagai macam kue seperti kue cucur, kue cincin, ketupat, hingga hasil pertanian seperti buah mangga dan pisang.

Baayun Maulid sudah lama menjadi tradisi bagi warga Banjarmasin. Supaya si anak kelak sudah besar mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW dan pastinya berbakti kepada kedua orang tua. Pelaksanaannya selalu diadakan di masjid. Tahun lalu di Masjid Sultan Suriansyah, Kuin. Tahun ini dipusatkan di Masjid Nurul Amilin, di Jalan Kelayan B Timur, Kelurahan Haur Kuning, Kecamatan Banjarmasin Selatan.(az/dye)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:17

Mega Proyek Siring Laut, Jaksa Minta Jangan Curang

KOTABARU - Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Indah Laila, meminta jangan ada yang curang terkait pekerjaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:35

Berkenalan dengan Muhammad Fikri, Pemenang Jamang Award 2018

Di ruang tunggu Bandara Syamsuddin Noor, menemani penumpang menanti panggilan keberangkatan, diputar…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:01

Berikan Materi Cara Senam Otak dan Bahaya Merokok

PT Arutmin Indonesia Rabu (17/10) tadi berkesempatan mengisi Kelas Inspirasi di SMPN 3 Banjarbaru. Diwakili…

Jumat, 12 Oktober 2018 09:39

Sembilan Pengungsi Palu "Terdampar" di Banjarmasin, Begini Nasibnya

Empat hari bertahan hidup tanpa bantuan. Melihat penjarahan di mana-mana. Sembilan pengungsi berlayar…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:43

Hasan Senso, Tokoh Kenamaan Karang Intan Berpulang

Hasan Senso meninggal dalam usia 56 tahun siang kemarin di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar.…

Senin, 08 Oktober 2018 13:51

Kisah Maidian yang Mencari Kabar Istri dan Anak di Sulteng

Palu dan Banjarmasin jaraknya jauh sekali. Getaran gempa di Sulawesi Tengah, tak sampai ke kota ini.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:38

Slamet Ingatkan Hak Kaum Difabel Lewat Puisi

Ini pengalaman pertama Slamet Riyadi dalam menulis puisi. Nilai sastranya memang tidak wow. Tapi, puisi…

Senin, 01 Oktober 2018 11:17

Nobar Film G30S/PKI, Memahami Sejarah Lewat Film

BANJARMASIN - Mengenang dan memahami sejarah. Itulah misi dari nonton bareng film G30S/PKI yang digelar…

Minggu, 30 September 2018 11:18

Perkantoran Pemprov Kalsel Dijadikan Wisata Edukasi

Menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, disulap…

Minggu, 30 September 2018 11:10

Sosok Ummi Maktum Abad Ini (Bagian 2)

Jika tak merasa ditampar oleh cerita ini, artinya iman sedang memerlukan reparasi. Tanpa kedua kaki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .