MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 07 Desember 2017 16:31
Begini Cara Banjarbaru Mengejar PAD Ditengah APBD yang Cekak

Insaf, Ali Batal Dipermalukan Pemko

BAWA SPANDUK: Petugas dari BPPRD Banjarbaru menegur pemilik Haikal Fitness, Ali.

PROKAL.CO, Ketika pemerintah pusat gencar memangkas anggaran daerah, ada dua pilihan. Ngirit atau berburu pengemplang pajak. Yang kedua syaratnya harus kreatif dan sedikit keras.

-------------

ALI TERGAGAP. Ketika melihat petugas BPPRD (Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah) dan Satpol PP Banjarbaru ngeluruk ke tempat fitnesnya, kemarin (6/12) pagi.

Ali tak bisa mengelak. Ia mengakui sudah menerima tiga surat peringatan dari pemko. Teguran keras itu lantaran tempat usahanya, Haikal Fitness di Jalan Trikora Kelurahan Landasan Ulin Timur, hanya bermodal SKU (Surat Keterangan Usaha) dari kelurahan.

Selama empat tahun berdiri, sarana fitnes, zumba dan aerobik itu tak pernah mendaftarkan diri sebagai pajak. Boro-boro menyetor pajak ke kas pemko.

Alasannya, Ali terlampau sibuk. "Lagaknya saja sebagai pemilik usaha fitnes. Padahal saya ini hanyalah seorang sopir truk lintas pulau. Saya jarang di rumah, ekspedisi terus," kelitnya.

Tak cukup sampai disitu, pemuda berkulit gelap itu berkilah dengan menyatakan sudah meminta karyawannya untuk mendatangi pemko. Memberi tanggapan balik atas surat-surat peringatan tersebut. "Tapi maklumlah, mereka kebanyakan orang putus sekolah. Tidak ngerti soal beginian," imbuhnya.

Padahal, member tempat fitnes ini tak sedikit. Kasir Haikal Fitness, Nia menyebut jumlah membernya sudah mencapai 800 orang. Iuran member per bulan ditarif Rp100 ribu. Dengan biaya awal pendaftaran Rp10 ribu.

"Tapi dari ratusan anggota memberi, sehari rata-rata yang rutin latihan kemari 15-20 orang. Belum lagi non member, yang bayar di tempat untuk sesekali latihan," ungkap gadis berkerudung itu.

Ali pun insaf. Ia berjanji akan mendatangi pemko pagi itu juga, mendaftarkan diri sebagai wajib pajak. Ia gentar karena petugas membawa spanduk besar dengan warna merah menyala. Isinya, pengumuman bahwa tempat usaha itu menolak membayar pajak.

Lantaran Ali sudah menunjukkan itikad baik, Kepala BPPRD Banjarbaru Rustam Effendy pun urung menempel spanduk tersebut. Ali dimaafkan. "Dari 14 tempat fitnes di Banjarbaru, tersisa Haikal yang mencueki teguran kami," ujarnya.

Pemasangan spanduk itu merupakan sanksi moral. Agar pengusaha malu dengan masyarakat. "Ancaman ini terbukti efektif. Tempat pengusaha yang kemarin kami pasangi spanduk langsung mendatangi pemko, sudah bayar," imbuhnya.

Yang Rustam maksud adalah pusat latihan yoga di Jalan Ahmad Yani kilometer 35 yang dipasangi spanduk awal November tadi.

Jika dalam sepekan sejak spanduk dipasang tak juga tampak itikad baik, pemko boleh menjatuhkan sanksi. Paling berat tempat usahanya ditutup, plus pemiliknya disidangkan ke Pengadilan Negeri.

Rustam menekankan, aksi ini bukan berarti Banjarbaru adalah kota yang anti pengusaha atau investasi. Pemko tak punya banyak pilihan. Demi mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah), jika tak bisa dengan cara halus, mesti menempuh cara keras.

"Sekarang anggaran daerah sedang seret. Potensi-potensi pajak yang belum maksimal atau penunggaknya harus dikejar," tegasnya.

Bukan hanya pengusaha tempat fitnes yang sedang dikejar-kejar pemko. Pengusaha walet juga diincar. Bayangkan, empat tahun sudah aturan budidaya sarang walet diperdakan, tapi potensi pajaknya tak pernah digarap.

"Empat tahun tidak ditangani instansi terkait. Saya sudah lapor ke walikota. Kalau dibiarkan terus, artinya perda itu cuma macan kertas," pungkasnya. (fud/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 12:20
Parlementaria Balangan

Dewan Balangan Imbau Masyarakat Beralih Dari Karet

PARINGIN – Hingga saat ini, mayoritas masyarakat Kabupaten Balangan masih ketergantungan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:35

Harga Elpiji 3 Kg di Banua Makin Sulit Dikendalikan

Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram bikin rakyat kecil Banua menjerit. Dalam beberapa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30
BREAKING NEWS

HMI Demo, Minta Kasus Penganiayaan Usman Diusut Tuntas

KOTABARU - Mahasiswa yang tergabung dalam naungan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kotabaru berunjuk rasa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:07

Warga Kelayan Selatan Rela Antri Demi Satu Tabung Gas

BANJARMASIN - Puluhan warga di Laksana Intan, Kelayan Selatan, terpaksa antre di depan Pangkalan gas…

Rabu, 21 Februari 2018 11:04

Berkat Kapal Sapu-sapu, Invasi Eceng Gondok Digagalkan

BANJARMASIN - Eceng gondok kembali menyerang kota. Kemarin (20/2), tanaman yang tumbuh di permukaan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Dirut Baru PDAM Nanti Bakal Ditunggu Utang

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama PDAM Bandarmasih sebentar lagi dilelang. Siapapun nanti yang terpilih,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:48

Para Badut Banjarbaru di Panggil Satpol PP, Ini Kesepakatannya

BANJARBARU - Badut jalanan akhirnya bisa beraktivitas dengan tenang. Sebab, Satpol PP Banjarbaru telah…

Rabu, 21 Februari 2018 09:44
Parlementaria

Dewan Minta Tingkatkan Fasilitas Peserta Didik Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 di antaranya merupakan penyandang…

Rabu, 21 Februari 2018 09:42
Pemko Banjarbaru

Wawali Banjarbaru Sambut Kedatangan Menteri Perdagangan

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan didampingi Kepala Dinas Perdagangan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:34

50 Guru Berprestasi di Tanbu Ikuti Diklat OSM

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming kembali memberangkatkan guru berprestasi untuk mengikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .