MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 08 Desember 2017 15:23
Tiga Bulan Berlalu, Jembatan Tanipah Tak Ada Perbaikan
BELUM BANYAK BERUBAH:Jembatan Tanipah yang ambruk beberapa waktu lalu kondisinya belum banyak berubah.

PROKAL.CO, MARABAHAN — Tiga bulan lalu, tepatnya Kamis 17 Agustus 2017, Jembatan Tanipah yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Mandastana ambruk. Jembatan yang dibangun dengan menggunakan dana DAK APBN-P sebesar Rp17 miliar lebih ini kondisi sama seperti pertama kali ambruk.
Menariknya, sudah tahu kondisi jembatan tersebut bisa saja ambruk kembali, warga malah menjadikan jembatan beton yang memiliki panjang sekitar 100 meter sebagai tempat bermain dan mandi di sungai.
Ia mengungkapkan, meski telah dibuatkan jembatan darurat, warga berharap pemerintah baik pusat atau daerah untuk segera memperbaiki atau membuatkan jembatan baru yang bisa dilalui roda empat. “Kasihan, warga di desa seberang (Desa Tatah Halayung dan sekitarnya) tidak bisa melakukan aktivitas secara lancar. Begitu juga sebaliknya warga Desa Tanipah,” kata Budiansyah, warga Desa Tanipah.
Pria yang berprofesi sebagai petani ini menegaskan, warga tidak mau tahu penyebab jembatan tersebut ambruk. Yang mereka inginkan jembatan yang dibangun oleh PT Citra Bakumpai Abadi pada tahun 2015 ini segera diperbaiki. “Siapa yang bisa memberikan jawaban kapan jembatan ini kembali dibangun atau diperbaiki,” tanyanya kepada Radar Banjarmasin.
Kekesalan warga ini wajar diluapkan karena tidak adanya kejelasan dari pemerintah terkait pembangunan atau perbaikan jembatan tersebut. Menanggapi keluhan dan keinginan warga Tanipah, ternyata Pemerintah Kabupaten Batola melalui Dinas PUPR Batola sudah mengirim surat kepada pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR untuk mencari tahu penyebab runtuhnya jembatan serta meminta solusi ke depan terkait perbaikan jembatan.
Upaya pemerintah kabupaten untuk segera menyelesaikan persoalan runtuhnya jembatan Tanipah tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Batola, Abdul Manaf kepada Radar Banjarmasin.
Ia menjelaskan, setelah pihaknya mengirim surat ke Kementerian PUPR, pemerintah langsung membentuk tim ahli dengan melibatkan beberapa orang pakar jembatan dan geoteknik. “Beberapa waktu lalu, saya, kontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas dipanggil tim ahli,” ujarnya.
Pemanggilan tersebut dilakukan dalam rangka membuat berita acara terkait ambruknya jembatan Tanipah. Manaf mengungkapkan, meski dipanggil secara bersamaan ke Jakarta, namun pemeriksaan dilakukan sendiri-sendiri. Pertama kali diperiksa kontraktor, kemudian disusul konsultan perencanaan, setelah itu konsultan pengawas, terakhir gilirannya dipanggil oleh tim ahli.
Pemeriksaan bergiliran ini dilakukan agar keterangan yang disampaikan masing-masing pihak yang mengetahui atau bertanggungjawab atas kegiatan proyek jembatan tersebut tidak ada direkayasa masing-masing pihak. “Pihak yang diperiksa semua di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan) oleh tim ahli,” ucapnya.
Menariknya, setelah panjang lebar menjelaskan proses dan upaya pemerintah kabupaten untuk menindaklanjuti kasus ambruknya jembatan Tanipah. Manaf ternyata tidak mau membeberkan hasil pemeriksaan tim ahli tersebut apakah memang ada unsur kelalaian atau bencana alam. “Bukan ranah saya untuk menjelaskan. Biar nanti tim ahli yang akan menyampaikan penyebab runtuhnya jembatan. Kita lihat saja nanti mungkin minggu depan hasilnya akan keluar,” katanya.
Ketika ditanya kapan jembatan tersebut kembali diperbaiki. Manaf kembali tidak bisa menjawab. “Pasti dibangun tapi lihat saja lagi,” ucapnya singkat mengakhiri pembicara soal jembatan ambruk. (hni/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 12:54

Gara-Gara 37 Meter, Pembebasan Lahan di Muara Kelayan Belum Selesai

BANJARMASIN - Pembebasan lahan di Muara Kelayan menyisakan masalah. Dari 175 petak tanah dan bangunan…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:29

Jelang Lebaran, Tunjangan ASN Diharapkan Jangan Molor

BANJARMASIN - Mantan Wakil Walikota Banjarmasin, Irwan Anshari meminta kekisruhan pembebastugasan Hamli…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:09

Komisi III DPRD Balangan Studi Banding ke Boyolali

PARINGIN - Komisi III DPRD Kabupaten Balangan belum lama tadi melakukan studi banding ke Dinas…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:37

Tak Kalah dengan Bubur Sabilal, Bubur Masjid Al Jihad Juga Lezat

BANJARMASIN - Sebagian besar masjid di Banjarmasin menghadirkan menu bubur bagi masyarakat yang ingin…

Jumat, 25 Mei 2018 17:20
Berita Tabalong

Tabalong Urutan Keempat UN SMP Kalsel

TANJUNG - Hasil ujian nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)…

Jumat, 25 Mei 2018 15:36

1001 Kisah Pesantren: Tak Punya Banyak Aturan

Sudah umum didengar ada guru di pesantren yang ditakuti santrinya. Tapi beda dengan Gus Jam, pimpinan…

Jumat, 25 Mei 2018 15:15

Meriah, Alalak Utara Sambut Sukacita Paman Birin

Jarum jam baru menunjukan pukul 01.00 Wita dini hari.  Namun suasana di areal lingkungan Masjid …

Jumat, 25 Mei 2018 15:10

PLN Jaga Pasokan Listrik Masjid, Ibadah Jadi Nyaman

BANJARMASIN - Memasuki Ramadan, PLN Area Banjarmasin melaksanakan kegiatan peduli instalasi listrik…

Jumat, 25 Mei 2018 14:39

Herman: Sudahlah, Sebaiknya Pak Ibnu Manut Saja

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyarankan agar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina…

Jumat, 25 Mei 2018 14:35

Tidak Membuat Jera, Denda Warung Sakadup Dinilai Terlalu Kecil

BANJARMASIN - Razia warung sakadup digelar maraton. Sejak Selasa (22/5) hingga kemarin (24/5), sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .