MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 09 Desember 2017 16:01
Penimbunan Gas Melon Digerebek, Pelaku Sempat Mengelak
DIPASANG GARIS POLISI: Ratusan tabung gas elpiji yang ada di rumah Febrian Rizadi dipasang garis polisi, Jumat (8/12).

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sebelum azan salat Jumat (8/12) kemarin, sebuah rumah di Jalan Gunung Sari Ujung RT 13, Banjarmasin Barat digerebek Direktorat Intelkam Unit II Subdit Ekonomi dan Unit II Subdit I Ditreskrimsus Polda Kalsel. Diduga rumah tersebut menjadi tempat penimbunan gas elpiji tiga kilogram.

Awalnya, Febrian Rizadi (36) sang pemilik rumah sempat mengelak dan mengaku bahwa gas melon (sebutan gas 3 Kg bersubsidi) yang tersusun rapi di halaman depan rumah dan gudang untuk dijual eceran.

Padahal dari informasi yang diperoleh, modus yang dilakukan pelaku justru untuk menimbun gas elpiji 3 Kg yang diperoleh dari sejumlah agen. Pelaku tidak menjual eceran kepada masyarakat. Setelah terkumpul gas-gas ini kemudian dijual ke daerah Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Pantauan di lapangan, gas-gas yang didapat Febrian ada yang berasal dari PT Akomigas penyalur resmi ke pangkalan milik Febrian sendiri dan ada pula dari PT Indowax Sumber Batuah.

Kepada wartawan Febrian mengaku tidak mengetahui kalau apa yang dilakukannya ini melanggar aturan. “Tidak tahu, kami hanya membeli saja,” terang Febrian yang mengaku baru sekitar dua tahun tinggal di rumah tersebut.

Menurut Febrian, sesuai harga resmi dari PT Akomigas dia mendapat harga Rp14.750 per tabung dan dijual berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai dengan Pertamina Rp17.500. Sedangkan dari PT Akomigas mendapat harga per tabung Rp22.000 per tabung dan dijual Rp25.000 per tabung. “Kalau yang ‘tembakan’ dijual tinggi, tapi kalau yang resmi harganya sesuai saja,” elaknya.

Ketua RT 13 H MD Hakim yang dihadirkan dalam penggerebekan itu mengaku kaget. Pasalnya ia tidak mengetahui kalau ada warga di lingkungannya yang memiliki usaha pangkalan gas elpiji. “Saya tidak tahu, baru tahu waktu diminta datang oleh polisi,” jelasnya.

Sementara Panit II Subdit Ekonomi, Iptu Yusni yang ditemui di lokasi penggerebekan mengatakan, sebelum melakukan penggerebekan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan penimbunan gas elpiji bersubsidi yang dilakukan pelaku.

Untuk mengumpulkan bukti-bukti, ia bersama dengan anggotanya melakukan penyelidikan. Bahkan agar bisa melihat dari dekat aktivitas pelaku, kata Yusni, ia sengaja menyewa sebuah mobil pikap dan berpura-pura datang sebagai pembeli.

“Tiga minggu penyelidikan, Jumat (28/12) setelah berkoordinasi dengan Ditkrimsus kita lakukan penggerebekan. Kebetulan juga ada ada agen yang menyuplai tidak sesuai pangkalan,” tegasnya.

Dalam penggerebekan ini, ditemukan barang bukti 440 tabung yang berisi, sedangkan 804 kosong. Seluruh barang bukti kemudian diberi garis polisi untuk kepentingan penyidikan petugas. (gmp/yn/ram)


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 14:18
Breaking News

Ngeri! Laka Palam, Kepala Korban Pecah

BANJARBARU -Kecelakaan maut terjadi di Jalan Palam, kelurahan Guntung Manggis Minggu (15/7) pagi. Korbannya…

Sabtu, 14 Juli 2018 14:42

Mabuk Bareng di Kamar Kos, 14 Pria dan 7 Wanita Diamankan

BANJARBARU - Lagi-lagi, kamar indekos disalahgunakan menjadi lokasi mabuk-mabukan. Jumat (13/7) malam,…

Jumat, 13 Juli 2018 15:52

Razia Lapas, Petugas Temukan Barang Terlarang

BATULICIN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Rabu (11/7) malam digeledah petugas. Penggeledahan…

Jumat, 13 Juli 2018 14:21

Mau ke Jamban, Nenek 70 Tahun Disambar Buaya, Begini Nasibnya

  KOTABARU - Nenek Hamdaniah bernasib nahas. Dia disambar buaya saat hendak ke jamban di belakang…

Kamis, 12 Juli 2018 16:19

Itab Akhirnya Divonis 15 Tahun Penjara

BANJARBARU - Masih ingat dengan Itab? Pria yang tersandung tindak pidana asusila. Kemarin (11/7), dia…

Kamis, 12 Juli 2018 05:08

Banjarbaru Mencekam, Terjadi Lagi Penusukan di Rumah Makan

BANJARBARU - Suasana santai di Rumah Makan AZ, JalanĀ  Ahmad Yani KM 34,5 seberang rumah dinas Walikota…

Rabu, 11 Juli 2018 16:11

Telusuri Kematian Pewarta M Yusuf, Pencari Fakta PWI ke Pulau Laut

KOTABARU - Selama dua hari Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan PWI menelusuri fakta-fakta di lapangan.…

Rabu, 11 Juli 2018 16:06

Kebakaran di Pesantren Hidayatullah Hanguskan Bangunan Bersejarah

MARTAPURA – Pondok Pesantren Hidayatullah dilanda musibah kebakaran, Selasa (10/7) dini hari.…

Rabu, 11 Juli 2018 15:54

Polres Tabalong Amankan 223,33 Gram Sabu dalam Enam Bulan

TANJUNG - Kabupaten Tabalong ternyata menjadi pangsa pasar peredaran narkoba jenis sabu. Buktinya jajaran…

Rabu, 11 Juli 2018 15:50

Hati-Hati..!! Di Tabalong Sedang Tren Pencurian Pemberatan

TANJUNG - Sebaiknya masyarakat Kabupaten Tabalong wajib berhati-hati meninggalkan rumah. Pasalnya catatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .