MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 11 Desember 2017 12:44
Perda Carnophen Tunggu Rekomendasi Kemendagri
DIGAGALKAN: Jutaan Carnophen yang coba dimasukkan ke Banjarmasin berhasil dibongkar oleh Polda Kalsel beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya sudah semakin parah. Tidak terkecuali di Kalsel. Yang paling marak beredar di Kalsel pil koplo jenis Carnophen. Peredarannya sudah masif di kalangan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalsel pun sudah menyatakan perang terhadap Carnophen. Bahkan seluruh anggota legislatif di DPRD Kalimantan Selatan sepakat untuk segera merevisi Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pencegahan dan Peredaran Narkoba. Namun begitu, hingga kini Panitia Khusus (Pansus) masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Pansus masih menunggu rekomendasi dari Kemendagri,” kata Ketua Pansus Revisi Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pencegahan dan Peredaran Narkoba, Ilham Noor, Sabtu (9/12).

Karena sudah hampir sembilan bulan lamanya, politisi Fraksi Gerindra ini mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda). Dengan harapan bisa segera mendorong agar rekomendasi dari pusat bisa selesai. Jika sesuai aturan, itu hanya memakan waktu dua minggu atau 15 hari kerja. Tapi yang terjadi dengan Kalsel bisa berbulan-bulan. Sementara tidak lama lagi akan memasuki tutup buku, sehingga harus perlu jawab segera. “Sudah hampir 9 bulan, sudah mau beranak tapi rekomendasi belum juga turun,” ucapnya.

Sementara menurut anggota Komisi I, Suripno Sumas, memahami kenapa rekomendasi dari Kemendagri menjadi lambat sampai ke dewan. Karena pusat masih belum menunjuk instansi mana yang berwenang dalam menangani hal tersebut. Seandainya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel tidak ditarik kewenangan ke pusat, ini bisa langsung diarahkan ke BNNP Kalsel.

“Ini yang masih disinkronkan, kita minta rekomendasi di tingkat pusat, siapa yang menjadi leding sektornya, karena kalau kita buat tanpa ada leding sektor, maka penggunaan anggarannya di mana. Seandainya BNNP kewenangannya tidak ditarik ke pusat bisa menjadi leding sektornya,” katanya.

Dalam penanganan zat adiktif ini ada tiga institusi yang terlibat. Dinas Kesehatan terkait produksinya, Dinas Perdagangan mengenai peredarannya, sedangkan Satpol PP tentang penertibannya. “Pusat masih menyinkronkan itu,” jelasnya. (gmp/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 26 Mei 2018 13:23

Misteri Terbakarnya MT Srikandi 511, Melahap Lima Kapal Lainnya

Tak setangkas namanya. Motor Tanker (MT) Srikandi 511 hangus terbakar dilumat kobaran api. Empat ribu…

Jumat, 25 Mei 2018 15:30

Kapolda Kalsel Segera Diusulkan Jadi Bintang Dua

BANJARBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel, Kamis (24/5) kemarin resmi bertipe A. Usai digelarnya…

Jumat, 25 Mei 2018 14:16

DORR..!! Warga Banjarbaru Ditembak Orang Misterius

BANJARBARU - Suasana santai Kamis (24/5) malam di sebuah warung gorengan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan…

Jumat, 25 Mei 2018 11:50

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pemkab Balangan

BANJARMASIN –  Satu lagi perkara dugaan korupsi dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Koordinator…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…

Senin, 21 Mei 2018 13:17

Bulan Ramadan, Balapan Liar Makin Menjadi di Banjarmasin

BANJARMASIN - Aksi balapan liar (bali) seakan tak ada habisnya. Bulan Ramadan ini, gelagatnya semakin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .