MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 11 Desember 2017 12:44
Perda Carnophen Tunggu Rekomendasi Kemendagri
DIGAGALKAN: Jutaan Carnophen yang coba dimasukkan ke Banjarmasin berhasil dibongkar oleh Polda Kalsel beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Peredaran gelap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya sudah semakin parah. Tidak terkecuali di Kalsel. Yang paling marak beredar di Kalsel pil koplo jenis Carnophen. Peredarannya sudah masif di kalangan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalsel pun sudah menyatakan perang terhadap Carnophen. Bahkan seluruh anggota legislatif di DPRD Kalimantan Selatan sepakat untuk segera merevisi Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pencegahan dan Peredaran Narkoba. Namun begitu, hingga kini Panitia Khusus (Pansus) masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri RI.

“Pansus masih menunggu rekomendasi dari Kemendagri,” kata Ketua Pansus Revisi Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pencegahan dan Peredaran Narkoba, Ilham Noor, Sabtu (9/12).

Karena sudah hampir sembilan bulan lamanya, politisi Fraksi Gerindra ini mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda). Dengan harapan bisa segera mendorong agar rekomendasi dari pusat bisa selesai. Jika sesuai aturan, itu hanya memakan waktu dua minggu atau 15 hari kerja. Tapi yang terjadi dengan Kalsel bisa berbulan-bulan. Sementara tidak lama lagi akan memasuki tutup buku, sehingga harus perlu jawab segera. “Sudah hampir 9 bulan, sudah mau beranak tapi rekomendasi belum juga turun,” ucapnya.

Sementara menurut anggota Komisi I, Suripno Sumas, memahami kenapa rekomendasi dari Kemendagri menjadi lambat sampai ke dewan. Karena pusat masih belum menunjuk instansi mana yang berwenang dalam menangani hal tersebut. Seandainya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel tidak ditarik kewenangan ke pusat, ini bisa langsung diarahkan ke BNNP Kalsel.

“Ini yang masih disinkronkan, kita minta rekomendasi di tingkat pusat, siapa yang menjadi leding sektornya, karena kalau kita buat tanpa ada leding sektor, maka penggunaan anggarannya di mana. Seandainya BNNP kewenangannya tidak ditarik ke pusat bisa menjadi leding sektornya,” katanya.

Dalam penanganan zat adiktif ini ada tiga institusi yang terlibat. Dinas Kesehatan terkait produksinya, Dinas Perdagangan mengenai peredarannya, sedangkan Satpol PP tentang penertibannya. “Pusat masih menyinkronkan itu,” jelasnya. (gmp/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:42

Heboh Berita Orang Mengamuk di Masjid Amuntai, Ternyata Begini Kejadiannya

AMUNTAI - Kabar yang beredar tentang orang yang mengusir jemaah termasuk Imam di Masjid At-Taqwa, Amuntai,…

Senin, 19 Februari 2018 13:20

Tak Bisa Berenang, Pelajar SMP Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Keluarga besar SMPN 2 Kusan Hilir berduka. Salah satu pelajarnya, Fahrul Rozi (14), ditemukan…

Minggu, 18 Februari 2018 00:48

Kapok! Pemko Banjarbaru Laporkan Pria Hidung Belang ke Istrinya

BANJARBARU - Permasalahan praktik prostitusi di Banjarbaru tak ada habisnya. Meski Lokalisasi Pembatuan…

Sabtu, 17 Februari 2018 18:00

HEBOH! Aktivis Kotabaru Diserang, Pelaku Diduga Sudah Lama Mengintai

KOTABARU – Warga Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, mendadak geger, Jumat (16/2) pagi. Aktivis terkenal…

Sabtu, 17 Februari 2018 08:37

GEGER..! Mayat Pria Mengapung Ditemukan di Sungai Anyar

TANJUNG - Pria berjaket hitam dan celana panjang hitam ditemukan meninggal dunia karena tenggelam…

Jumat, 16 Februari 2018 17:04

Mayat Pria Tenggelam di Benua Lawas Tabalong

TANJUNG - Pria berjaket dan celana panjang hitam ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai di…

Jumat, 16 Februari 2018 15:07

Wadoh..!! 13 Remaja Kepergok Ngelem di Kawasan KS Tubun

BANJARMASIN - Enam belas orang remaja tanggung diamankan Polsek Banjarmasin Selatan. Tertua berusia…

Jumat, 16 Februari 2018 10:57

Kapal Tenggelam di Laut Batakan, Begini Nasib ABKnya

PELAIHARI - Sepuluh anak buah kapal (ABK) Tug Boat (TB) Blue Fish selamat, setelah kapal yang ditumpangi…

Jumat, 16 Februari 2018 10:26

Ditransfer ke PT BSF, Uang Seratus Juta Milik Ibu Haida Hangus Seketika

BANJARMASIN - Noor Haida dengan wajah tegang memasuki halaman Ditkrimsus Polda Kalsel.  Ditemani…

Kamis, 15 Februari 2018 15:05

Dua Hari, Dua Kasus Penjambretan di Banjarbaru, Satu Meninggal Dunia

BANJARBARU - Ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati saat membawa barang berharga ketika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .