MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 11 Desember 2017 13:45
Yudha Jadi Saksi Terakhir Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih

Semua Sudah Terbukti, Awal Tahun Tuntas

SAKSI TERAKHIR: Plt Dirut PDAM Bandarmasih Yudha Achmadi akan dihadirkan dalam persidangan mendatang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sidang lanjutan kasus suap PDAM Bandarmasih kembali disidangkan Kamis (14/12) mendatang. Di sidang nanti, majelis hakim meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK untuk mendatangkan saksi dari PDAM Bandarmasih ditambah satu orang saksi yang meringankan dari terdakwa Muslih dan Trensis.

Ditengarai ini adalah saksi terakhir yang akan dipanggil. Mengingat,  sidang kasus ini akan dituntaskan pada bulan Januari nanti. Semua pembuktian sudah sangat cukup untuk menjerat terdakwa Muslih dan Trensis. “Paling lambat awal Februari 2018 mendatang kasus ini selesai,” ucap jaksa KPK Ferdian Andi Nugroho.

Dia mengutip aturan dalam pasal 55 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Di mana, kasus pemberi dan penerima suap atau gratifikasi, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara harus dipercepat. “Masa penahanan tersangka atau terdakwa tak boleh lebih dari 90 hari. Sehingga kami pun harus mempercepat sidang ini,” jelasnya.

Lalu siapa saksi yang akan dihadirkan?

“ Ada tiga orang, salah satunya Plt Dirut PDAM Bandarmasih, Yudha Achmadi,” terang Ferdian.

Jabatan Yudha sendiri saat kasus itu terjadi adalah Direktur Teknik PDAM Bandarmasih. Dia didapuk menggantikan Muslih meski baru sebatas pelaksana tugas.

Yudha sempat dipanggil pula oleh penyidik KPK ke Jakarta 27 Oktober lalu. Dia dipanggil usai pemeriksaan puluhan saksi secara maraton di Mapolda Kalsel.

Yang menarik, pada sidang lanjutan nanti sebutnya, akan dijernihkan lagi soal selisih jumlah uang suap yang diserahkan oleh Direktur Operasional PT Chindra Santi Pratama (CSP), Imam Purnama kepada terdakwa Trensis. “Soal selisih uang ini akan kami singgung lagi,” janji Ferdian.

Dia sendiri mengaku bingung ada ketidakselarasan antara keterangan terdakwa Muslih dan Trensis dengan saksi Imam Purnama soal uang jumlah uang tersebut. “Padahal kesaksian mereka di atas sumpah. Namun, yang paling penting kami dapat membuktikan adanya suap,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada fakta persidangan lalu terungkap Muslih menyampaikan perlu sokongan dana sebanyak Rp250 juta ke PT CSP, perusahaan pemenang proyek pekerjaan pemasangan pipa PDAM Bandarmasih. Atas permintaan tersebut, Direktur Operasional PT CSP pun menyanggupinya. Uang Rp250 juta pun diserahkan kepada Trensis di kantor PDAM Bandarmasih. Di hadapan majelis hakim, Imam pun menegaskan uang tersebut bentuknya hanya pinjaman, bukan diberikan cuma-cuma.

Terlebih sebut Imam, uang tersebut pun dari uang sakunya sendiri, bukan dari perusahaan tempatnya bekerja. “Saya menyerahkan uang dengan tas hitam dengan total Rp250 juta. Tak kurang sedikit pun,” kata Imam ketika itu.

Sedangkan Trensis selaku penerima uang dari Imam mengaku, uang yang diterimanya hanya Rp150 juta dengan dibungkus kresek hitam. “Uangnya hanya Rp150 juta, tak benar nilainya mencapai Rp250 juta,” bantah terdakwa.

Imam ngotot memberikan uang kepada Muslih jumlahnya sebesar Rp250 juta sesuai apa yang diminta kepada dirinya. Namun, ketika di persidangan, Muslih dan Trensis mengaku uang tersebut hanya sejumlah Rp150 juta. (mof/ay/ran)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 10:36

ASTAGA.. 11 Remaja Pesta Lem di Hotel, Diciduk saat Bangun Tidur

BANJARMASIN - Sebelas muda-mudi digerebek Satpol PP seusai pesta lem dari kamar hotel, kemarin (18/1).…

Sabtu, 20 Januari 2018 09:43

Dicari! Pemuda ini Sudah 4 Hari Menghilang

BANJARMASIN - Keluarga besar Ahmad Fauzi dirundung kecemasan. Betapa tidak,  putranya bernama …

Sabtu, 20 Januari 2018 09:24

Kurir dan Pengedar Sabu Diciduk

BANJARMASIN - Gunawan Saputra alias Gunawan (33) dan Muhrian alias Imuh (37), Kamis (18/1), diringkus…

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Jumat, 19 Januari 2018 14:37

Pencuri Besi di Proyek ULM Dibekuk

BANJARMASIN - Proyek pembangunan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Jalan Hasan…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:11

NEKAT..!! Rumah Mantan Majikan Sendiri Dibobol

BANJARBARU – Kehilangan pekerjaan, uang tak punya, sementara suami juga telah pergi, membuat J,…

Rabu, 17 Januari 2018 11:22

Brakkk!! Tabrak Tiang Listrik, Nyawa Pemuda Melayang

BANJARMASIN - Satu nyawa remaja melayang sia-sia, Selasa (16/1) pagi. Korban bernama Ahmad Faizur Rahman.…

Rabu, 17 Januari 2018 10:51

Rumah Bedakan Ludes Dilalap Si Jago Merah

BANJARMASIN - Kepulan asap tebal muncul di Jalan Anang Adenansi, persis di belakang lapangan Futsal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .