MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 11 Desember 2017 13:45
Yudha Jadi Saksi Terakhir Sidang Kasus Suap PDAM Bandarmasih

Semua Sudah Terbukti, Awal Tahun Tuntas

SAKSI TERAKHIR: Plt Dirut PDAM Bandarmasih Yudha Achmadi akan dihadirkan dalam persidangan mendatang.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sidang lanjutan kasus suap PDAM Bandarmasih kembali disidangkan Kamis (14/12) mendatang. Di sidang nanti, majelis hakim meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK untuk mendatangkan saksi dari PDAM Bandarmasih ditambah satu orang saksi yang meringankan dari terdakwa Muslih dan Trensis.

Ditengarai ini adalah saksi terakhir yang akan dipanggil. Mengingat,  sidang kasus ini akan dituntaskan pada bulan Januari nanti. Semua pembuktian sudah sangat cukup untuk menjerat terdakwa Muslih dan Trensis. “Paling lambat awal Februari 2018 mendatang kasus ini selesai,” ucap jaksa KPK Ferdian Andi Nugroho.

Dia mengutip aturan dalam pasal 55 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Di mana, kasus pemberi dan penerima suap atau gratifikasi, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara harus dipercepat. “Masa penahanan tersangka atau terdakwa tak boleh lebih dari 90 hari. Sehingga kami pun harus mempercepat sidang ini,” jelasnya.

Lalu siapa saksi yang akan dihadirkan?

“ Ada tiga orang, salah satunya Plt Dirut PDAM Bandarmasih, Yudha Achmadi,” terang Ferdian.

Jabatan Yudha sendiri saat kasus itu terjadi adalah Direktur Teknik PDAM Bandarmasih. Dia didapuk menggantikan Muslih meski baru sebatas pelaksana tugas.

Yudha sempat dipanggil pula oleh penyidik KPK ke Jakarta 27 Oktober lalu. Dia dipanggil usai pemeriksaan puluhan saksi secara maraton di Mapolda Kalsel.

Yang menarik, pada sidang lanjutan nanti sebutnya, akan dijernihkan lagi soal selisih jumlah uang suap yang diserahkan oleh Direktur Operasional PT Chindra Santi Pratama (CSP), Imam Purnama kepada terdakwa Trensis. “Soal selisih uang ini akan kami singgung lagi,” janji Ferdian.

Dia sendiri mengaku bingung ada ketidakselarasan antara keterangan terdakwa Muslih dan Trensis dengan saksi Imam Purnama soal uang jumlah uang tersebut. “Padahal kesaksian mereka di atas sumpah. Namun, yang paling penting kami dapat membuktikan adanya suap,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada fakta persidangan lalu terungkap Muslih menyampaikan perlu sokongan dana sebanyak Rp250 juta ke PT CSP, perusahaan pemenang proyek pekerjaan pemasangan pipa PDAM Bandarmasih. Atas permintaan tersebut, Direktur Operasional PT CSP pun menyanggupinya. Uang Rp250 juta pun diserahkan kepada Trensis di kantor PDAM Bandarmasih. Di hadapan majelis hakim, Imam pun menegaskan uang tersebut bentuknya hanya pinjaman, bukan diberikan cuma-cuma.

Terlebih sebut Imam, uang tersebut pun dari uang sakunya sendiri, bukan dari perusahaan tempatnya bekerja. “Saya menyerahkan uang dengan tas hitam dengan total Rp250 juta. Tak kurang sedikit pun,” kata Imam ketika itu.

Sedangkan Trensis selaku penerima uang dari Imam mengaku, uang yang diterimanya hanya Rp150 juta dengan dibungkus kresek hitam. “Uangnya hanya Rp150 juta, tak benar nilainya mencapai Rp250 juta,” bantah terdakwa.

Imam ngotot memberikan uang kepada Muslih jumlahnya sebesar Rp250 juta sesuai apa yang diminta kepada dirinya. Namun, ketika di persidangan, Muslih dan Trensis mengaku uang tersebut hanya sejumlah Rp150 juta. (mof/ay/ran)

 


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:36

Korban Pembunuhan Sadis Dioutopsi

Jasad SP yang diduga menjadi korban pembunuhan diautopsi di RSUD Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan,…

Senin, 23 April 2018 12:07

Tepat Dini Hari, Remaja 18 Tahun di Mantuil Ditemukan Gantung Diri

BANJARMASIN – Kabar memilukan datang dari Banjarmasin Selatan. Seorang remaja 18 tahun, bernama…

Sabtu, 21 April 2018 11:32

KLOP DAH..! Suami Menjambret, Istri yang Carikan Penadah

BANJARMASIN - Mereka bukan hanya pasangan hidup, tapi juga rekanan dalam aksi kejahatan. Jika suaminya…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Lagi, Tempat Prostitusi di Tanbu Berhasil Dibongkar

BATULICIN - Praktik prostitusi secara sembunyi-sembunyi masih saja terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu.…

Sabtu, 21 April 2018 10:27

Tujuh Pemabuk di Pelabuhan Trisakti Digelandang Aparat

BANJARMASIN - Tujuh orang pemabuk diamankan aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL),  Jumat…

Sabtu, 21 April 2018 10:22

Meresahkan, Permainan Boling Asmara di Tanah Bumbu Ditutup

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersikap tegas dengan menutup permainan boling asmara yang biasa beroperasi…

Sabtu, 21 April 2018 09:49
BREAKING NEWS

Pengendara Motor Tabrak Sepeda, Dua Ibu-ibu Terkapar Dijalan, Begini Kondisinya

BANJARBARU - Lakalantas terjadi di Jalan A Yani Km 23, Landasan Ulin. Sabtu (21/4) sekitar pukul 07.45…

Jumat, 20 April 2018 20:53
Breaking News

Api Mengamuk di Pasar Empat Serangkai Kotabaru

KOTABARU - Api mengamuk di Pasar Empat Serangkai pusat kota Kabupaten Kotabaru, Jumat (20/4) malam…

Jumat, 20 April 2018 13:33

Sabri Tipu Puluhan Pencari Kerja, Ternyata Begini Modusnya

BANJARMASIN - Bermodalkan akal licik dan dusta, Sabri (36) warga Jalan Kelayan A No 33 RT 4 Rw 1 Kelurahan…

Jumat, 20 April 2018 13:23

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Seruduk Mobil Lagi Parkir

BANJARMASIN - Setelah melindas pohon dan menabrak mobil Xenia, pengemudi truk tanpa muatan diamankan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .