MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Desember 2017 14:29
ASTAGA..!! Muncul Satu Kasus Mirip Difteri di Banjarbaru
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kementerian Kesehatan telah menetapkan status KLB (Kejadian Luar Biasa) untuk wabah difteri. Penyakit yang bisa menyebabkan kematian itu terpantau mewabah di 20 provinsi, salah satunya Kaltim, tetangga Kalsel. 

Dinas Kesehatan Kalsel pun waspada. Menerbitkan surat edaran berisi instruksi agar rumah sakit di 13 kabupaten dan kota bersiaga. Jika ada laporan kasus penyakit dengan gejala serupa difteri, harus dikejar dan lekas dipastikan. 

"Tim surveilans sudah kami turunkan ke lapangan berjaga-jaga," kata Plt Dinas Kesehatan Kalsel Muslim, kemarin (11/12) pada Radar Banjarmasin. 

Hingga kemarin, Muslim memastikan belum ada kasus penyakit yang dinyatakan positif akibat penularan difteri. "Alhamdulillah belum ada. Sempat muncul satu kasus yang diduga difteri, tapi setelah dikroscek ternyata negatif," imbuhnya. 

Laporan penyakit dengan gejala-gejala mirip difteri itu muncul di Banjarbaru. Namun dari pemeriksaan lanjutan dipastikan bukan.  

Yang membuat Muslim khawatir adalah warga Kalsel yang rajin bepergian keluar daerah. Entah untuk keperluan pekerjaan atau wisata, melalui jalur laut atau udara.  Terutama ke daerah yang sudah diberi conteng merah oleh Kemenkes. 

Karena tren kasusnya yang terus meningkat, terutama sejak Oktober hingga November tadi, setidaknya ada 11 provinsi yang telah menetapkan status KLB. Korban jiwa terbanyak jatuh di Jawa Timur dengan 11 kasus kematian, Jawa Barat dengan 10 kasus kematian, dan sembilan kasus kematian di Sumatera Barat. Bahkan di ibukota negara, di Jakarta saja ada dua kasus kematian. 

Ia jelas tak bisa melarang-larang warga yang hendak bepergian. "Makanya kami wanti-wanti bahwa penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi," tukas Muslim. 

Ditanya upaya, ia memastikan Dinkes sudah bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan sebagai penjaga pintu masuk wilayah. 

Selain itu, Muslim juga meminta pemko dan pemkab untuk mengecek persediaan anti difteri serum. Jika kosong, segera lah meminta pengiriman pasokan baru. 

Dikonfirmasi terpisah via WhatsApp, Kadinkes Banjarbaru Agus Widjaja juga memastikan di kotanya masih nol kasus untuk difteri. "Tidak ada. Jika ada dugaan sekalipun, sudah diwajibkan untuk segera melapor ke Dinkes," tukasnya. 

Difteri sebenarnya pernah mengguncang Kalsel pada tahun 2004. Kala itu dilaporkan 11 warga meninggal dunia. Belakangan, difteri menghilang. 

Mirip dengan kondisi secara nasional. Sempat ramai pada tahun 1990-an, difteri menghilang setelah digalakkan pekan-pekan imunisasi. Tapi kembali muncul lagi pada tahun 2000-an. 

Difteri disebabkan bakteri Corynebacterium Diptheriae. Meski mematikan, bukan berarti ada tak cara untuk mencegah atau mengobatinya. Bakteri ini bisa dicegah dengan penyuntikan vaksin DPT. (fud/ay/ran) 


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .