MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 13 Desember 2017 14:32
KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito
CARI PENYEBAB: KM MV Keneukai yang karam di perairan Sungai Barito. Insiden ini sudah diinvestigasi oleh KNKT, sejak Selasa (12/12) kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya Kapal Motor (KM) MV Keneukai di perairan Sungai Barito. Jika terbukti ada kelalaian, kasus ini bakal berlanjut ke sidang Mahkamah Pelayaran. 

Tiga orang dari KNKT tiba di Banjarmasin sejak Senin (11/12). Mereka mulai bekerja sejak Selasa (12/12) pagi. Dimulai dari menginterogasi sejumlah kru, nakhoda dan pemilik kapal. 

Petangnya, mereka ke lokasi insiden Keneukai. Kapal kargo yang mengangkut 52 ribu sak semen itu karam pada Jumat (8/12) siang. Setelah larat alias kegagalan jangkar menahan kapal, hingga hanyut dan menghantam bangkai kapal di dasar sungai. 

"KNKT meminta maaf karena belum bisa memberi pernyataan. Sebab belum ada kesimpulan. Mereka masih mengumpulkan keterangan dan perlu pengecekan lapangan," ungkap Kasubbag Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin, Agus Wahono. 

Sebenarnya, KSOP sudah menggelar penyelidikan awal. Namun Agus enggan membeberkannya. KSOP hanya merekomendasikan sejumlah langkah yang harus diambil. 

Pertama, pemilik kapal wajib menambah lampu di badan kapal yang tenggelam. Sebagai peringatan bagi kapal lain yang melintas di dekatnya. Mengingat lokasi kecelakaan yang tak jauh dengan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, hanya berjarak lima menit perjalanan jika menaiki kapal patroli cepat. 

"Memang sudah ada lampu peringatan dari kami, tapi tidak cukup. Apalagi rawan terlihat bagi kapal yang datang dari arah berlawanan. Perlu tambahan lampu di buritan kapal," jelasnya. 

Pantauan terakhir KSOP, posisi kapal belum berubah. Tidak bergeser atau tenggelam kian dalam. Dugaan awal, kapal itu tertahan karena persis di atas bangkai kapal yang berada di dasar sungai. 

Rekomendasi kedua, KSOP meminta stasiun radio pantai untuk mengumumkan koordinat lokasi kecelakaan sebagai peringatan dini pada nakhoda kapal lainnya. Arus lalu lintas kapal memang masih lancar. Namun, demi keamanan jangan sampai ada persimpangan kapal di dekat lokasi kecelakaan. 

Terdengar kabar bahwa dokumen pelayaran kapal kargo ini bermasalah. Agus tak menampiknya. "Ada dokumen yang memang mestinya diperpanjang masa berlakunya. Tapi itu soal lain," tukasnya. 

Yang menarik adalah bangkai kapal penyebab tabrakan tersebut. Bangkai kapal kargo itu karam tahun pada 2011 silam. Tetapi sampai sekarang belum juga dipindahkan alias dibiarkan begitu saja di dasar sungai.

Agus mengaku tak bisa bicara banyak. Alasannya, ketika insiden itu terjadi ia belum bertugas di Banjarmasin. Menurutnya,  upaya evakuasi bangkai kapal sudah pernah diupayakan. Entah kendala teknis apa yang membuat pemilik kapal menyerah. 

Kembali pada investigasi KNKT, dalam kasus serupa jika benar terjadi unsur kelalaian yang membahayakan nyawa ABK, maka bakal ada tindakan serius. "Jika begitu, maka dibawa ke persidangan di Mahkamah Pelayaran," pungkasnya.

Pantauan Radar Banjarmasin saat mengikuti  KNKT melakukan pemeriksaan,  kapal itu terlihat mengapung rata di atas permukaan sungai,  dibanding saat kejadian awal posisi bagian haluan terangkat ke atas, sementara buritan tenggelam.

Tidak lama di lokasi, tim setelah melakukan dokumentasi foto dan olah tempat kejadian perkara (TKP)  dari lokasi awal kapal labuh jangkar, langsung kembali ke markas KSOP.

Syukurnya, tak ada korban jiwa dari ABK. Tiga belas orang kru kapal beserta nakhoda berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. (fud/lan)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 10:36

ASTAGA.. 11 Remaja Pesta Lem di Hotel, Diciduk saat Bangun Tidur

BANJARMASIN - Sebelas muda-mudi digerebek Satpol PP seusai pesta lem dari kamar hotel, kemarin (18/1).…

Sabtu, 20 Januari 2018 09:43

Dicari! Pemuda ini Sudah 4 Hari Menghilang

BANJARMASIN - Keluarga besar Ahmad Fauzi dirundung kecemasan. Betapa tidak,  putranya bernama …

Sabtu, 20 Januari 2018 09:24

Kurir dan Pengedar Sabu Diciduk

BANJARMASIN - Gunawan Saputra alias Gunawan (33) dan Muhrian alias Imuh (37), Kamis (18/1), diringkus…

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Jumat, 19 Januari 2018 14:37

Pencuri Besi di Proyek ULM Dibekuk

BANJARMASIN - Proyek pembangunan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Jalan Hasan…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:30

Muslih Minta Ditahan di Banjarbaru

BANJARMASIN - Suara Muslih terbata-bata. Dia bahkan meneteskan air mata ketika membacakan nota pembelaan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:11

NEKAT..!! Rumah Mantan Majikan Sendiri Dibobol

BANJARBARU – Kehilangan pekerjaan, uang tak punya, sementara suami juga telah pergi, membuat J,…

Rabu, 17 Januari 2018 11:22

Brakkk!! Tabrak Tiang Listrik, Nyawa Pemuda Melayang

BANJARMASIN - Satu nyawa remaja melayang sia-sia, Selasa (16/1) pagi. Korban bernama Ahmad Faizur Rahman.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .