MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 13 Desember 2017 14:32
KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito
CARI PENYEBAB: KM MV Keneukai yang karam di perairan Sungai Barito. Insiden ini sudah diinvestigasi oleh KNKT, sejak Selasa (12/12) kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya Kapal Motor (KM) MV Keneukai di perairan Sungai Barito. Jika terbukti ada kelalaian, kasus ini bakal berlanjut ke sidang Mahkamah Pelayaran. 

Tiga orang dari KNKT tiba di Banjarmasin sejak Senin (11/12). Mereka mulai bekerja sejak Selasa (12/12) pagi. Dimulai dari menginterogasi sejumlah kru, nakhoda dan pemilik kapal. 

Petangnya, mereka ke lokasi insiden Keneukai. Kapal kargo yang mengangkut 52 ribu sak semen itu karam pada Jumat (8/12) siang. Setelah larat alias kegagalan jangkar menahan kapal, hingga hanyut dan menghantam bangkai kapal di dasar sungai. 

"KNKT meminta maaf karena belum bisa memberi pernyataan. Sebab belum ada kesimpulan. Mereka masih mengumpulkan keterangan dan perlu pengecekan lapangan," ungkap Kasubbag Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin, Agus Wahono. 

Sebenarnya, KSOP sudah menggelar penyelidikan awal. Namun Agus enggan membeberkannya. KSOP hanya merekomendasikan sejumlah langkah yang harus diambil. 

Pertama, pemilik kapal wajib menambah lampu di badan kapal yang tenggelam. Sebagai peringatan bagi kapal lain yang melintas di dekatnya. Mengingat lokasi kecelakaan yang tak jauh dengan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, hanya berjarak lima menit perjalanan jika menaiki kapal patroli cepat. 

"Memang sudah ada lampu peringatan dari kami, tapi tidak cukup. Apalagi rawan terlihat bagi kapal yang datang dari arah berlawanan. Perlu tambahan lampu di buritan kapal," jelasnya. 

Pantauan terakhir KSOP, posisi kapal belum berubah. Tidak bergeser atau tenggelam kian dalam. Dugaan awal, kapal itu tertahan karena persis di atas bangkai kapal yang berada di dasar sungai. 

Rekomendasi kedua, KSOP meminta stasiun radio pantai untuk mengumumkan koordinat lokasi kecelakaan sebagai peringatan dini pada nakhoda kapal lainnya. Arus lalu lintas kapal memang masih lancar. Namun, demi keamanan jangan sampai ada persimpangan kapal di dekat lokasi kecelakaan. 

Terdengar kabar bahwa dokumen pelayaran kapal kargo ini bermasalah. Agus tak menampiknya. "Ada dokumen yang memang mestinya diperpanjang masa berlakunya. Tapi itu soal lain," tukasnya. 

Yang menarik adalah bangkai kapal penyebab tabrakan tersebut. Bangkai kapal kargo itu karam tahun pada 2011 silam. Tetapi sampai sekarang belum juga dipindahkan alias dibiarkan begitu saja di dasar sungai.

Agus mengaku tak bisa bicara banyak. Alasannya, ketika insiden itu terjadi ia belum bertugas di Banjarmasin. Menurutnya,  upaya evakuasi bangkai kapal sudah pernah diupayakan. Entah kendala teknis apa yang membuat pemilik kapal menyerah. 

Kembali pada investigasi KNKT, dalam kasus serupa jika benar terjadi unsur kelalaian yang membahayakan nyawa ABK, maka bakal ada tindakan serius. "Jika begitu, maka dibawa ke persidangan di Mahkamah Pelayaran," pungkasnya.

Pantauan Radar Banjarmasin saat mengikuti  KNKT melakukan pemeriksaan,  kapal itu terlihat mengapung rata di atas permukaan sungai,  dibanding saat kejadian awal posisi bagian haluan terangkat ke atas, sementara buritan tenggelam.

Tidak lama di lokasi, tim setelah melakukan dokumentasi foto dan olah tempat kejadian perkara (TKP)  dari lokasi awal kapal labuh jangkar, langsung kembali ke markas KSOP.

Syukurnya, tak ada korban jiwa dari ABK. Tiga belas orang kru kapal beserta nakhoda berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. (fud/lan)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 12:07

Tepat Dini Hari, Remaja 18 Tahun di Mantuil Ditemukan Gantung Diri

BANJARMASIN – Kabar memilukan datang dari Banjarmasin Selatan. Seorang remaja 18 tahun, bernama…

Sabtu, 21 April 2018 11:32

KLOP DAH..! Suami Menjambret, Istri yang Carikan Penadah

BANJARMASIN - Mereka bukan hanya pasangan hidup, tapi juga rekanan dalam aksi kejahatan. Jika suaminya…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Lagi, Tempat Prostitusi di Tanbu Berhasil Dibongkar

BATULICIN - Praktik prostitusi secara sembunyi-sembunyi masih saja terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu.…

Sabtu, 21 April 2018 10:27

Tujuh Pemabuk di Pelabuhan Trisakti Digelandang Aparat

BANJARMASIN - Tujuh orang pemabuk diamankan aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL),  Jumat…

Sabtu, 21 April 2018 10:22

Meresahkan, Permainan Boling Asmara di Tanah Bumbu Ditutup

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersikap tegas dengan menutup permainan boling asmara yang biasa beroperasi…

Sabtu, 21 April 2018 09:49
BREAKING NEWS

Pengendara Motor Tabrak Sepeda, Dua Ibu-ibu Terkapar Dijalan, Begini Kondisinya

BANJARBARU - Lakalantas terjadi di Jalan A Yani Km 23, Landasan Ulin. Sabtu (21/4) sekitar pukul 07.45…

Jumat, 20 April 2018 20:53
Breaking News

Api Mengamuk di Pasar Empat Serangkai Kotabaru

KOTABARU - Api mengamuk di Pasar Empat Serangkai pusat kota Kabupaten Kotabaru, Jumat (20/4) malam…

Jumat, 20 April 2018 13:33

Sabri Tipu Puluhan Pencari Kerja, Ternyata Begini Modusnya

BANJARMASIN - Bermodalkan akal licik dan dusta, Sabri (36) warga Jalan Kelayan A No 33 RT 4 Rw 1 Kelurahan…

Jumat, 20 April 2018 13:23

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Seruduk Mobil Lagi Parkir

BANJARMASIN - Setelah melindas pohon dan menabrak mobil Xenia, pengemudi truk tanpa muatan diamankan…

Kamis, 19 April 2018 14:18

Keluarga Korban Akhirnya Angkat Bicara Terkait Hubungan Mulin dan Pelaku

MARTAPURA – Jenazah Siti Mulinnikmah dikebumikan bersebelahan dengan kubur kakeknya di alkah keluarga,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .