MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 13 Desember 2017 14:32
KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito
CARI PENYEBAB: KM MV Keneukai yang karam di perairan Sungai Barito. Insiden ini sudah diinvestigasi oleh KNKT, sejak Selasa (12/12) kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya Kapal Motor (KM) MV Keneukai di perairan Sungai Barito. Jika terbukti ada kelalaian, kasus ini bakal berlanjut ke sidang Mahkamah Pelayaran. 

Tiga orang dari KNKT tiba di Banjarmasin sejak Senin (11/12). Mereka mulai bekerja sejak Selasa (12/12) pagi. Dimulai dari menginterogasi sejumlah kru, nakhoda dan pemilik kapal. 

Petangnya, mereka ke lokasi insiden Keneukai. Kapal kargo yang mengangkut 52 ribu sak semen itu karam pada Jumat (8/12) siang. Setelah larat alias kegagalan jangkar menahan kapal, hingga hanyut dan menghantam bangkai kapal di dasar sungai. 

"KNKT meminta maaf karena belum bisa memberi pernyataan. Sebab belum ada kesimpulan. Mereka masih mengumpulkan keterangan dan perlu pengecekan lapangan," ungkap Kasubbag Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin, Agus Wahono. 

Sebenarnya, KSOP sudah menggelar penyelidikan awal. Namun Agus enggan membeberkannya. KSOP hanya merekomendasikan sejumlah langkah yang harus diambil. 

Pertama, pemilik kapal wajib menambah lampu di badan kapal yang tenggelam. Sebagai peringatan bagi kapal lain yang melintas di dekatnya. Mengingat lokasi kecelakaan yang tak jauh dengan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, hanya berjarak lima menit perjalanan jika menaiki kapal patroli cepat. 

"Memang sudah ada lampu peringatan dari kami, tapi tidak cukup. Apalagi rawan terlihat bagi kapal yang datang dari arah berlawanan. Perlu tambahan lampu di buritan kapal," jelasnya. 

Pantauan terakhir KSOP, posisi kapal belum berubah. Tidak bergeser atau tenggelam kian dalam. Dugaan awal, kapal itu tertahan karena persis di atas bangkai kapal yang berada di dasar sungai. 

Rekomendasi kedua, KSOP meminta stasiun radio pantai untuk mengumumkan koordinat lokasi kecelakaan sebagai peringatan dini pada nakhoda kapal lainnya. Arus lalu lintas kapal memang masih lancar. Namun, demi keamanan jangan sampai ada persimpangan kapal di dekat lokasi kecelakaan. 

Terdengar kabar bahwa dokumen pelayaran kapal kargo ini bermasalah. Agus tak menampiknya. "Ada dokumen yang memang mestinya diperpanjang masa berlakunya. Tapi itu soal lain," tukasnya. 

Yang menarik adalah bangkai kapal penyebab tabrakan tersebut. Bangkai kapal kargo itu karam tahun pada 2011 silam. Tetapi sampai sekarang belum juga dipindahkan alias dibiarkan begitu saja di dasar sungai.

Agus mengaku tak bisa bicara banyak. Alasannya, ketika insiden itu terjadi ia belum bertugas di Banjarmasin. Menurutnya,  upaya evakuasi bangkai kapal sudah pernah diupayakan. Entah kendala teknis apa yang membuat pemilik kapal menyerah. 

Kembali pada investigasi KNKT, dalam kasus serupa jika benar terjadi unsur kelalaian yang membahayakan nyawa ABK, maka bakal ada tindakan serius. "Jika begitu, maka dibawa ke persidangan di Mahkamah Pelayaran," pungkasnya.

Pantauan Radar Banjarmasin saat mengikuti  KNKT melakukan pemeriksaan,  kapal itu terlihat mengapung rata di atas permukaan sungai,  dibanding saat kejadian awal posisi bagian haluan terangkat ke atas, sementara buritan tenggelam.

Tidak lama di lokasi, tim setelah melakukan dokumentasi foto dan olah tempat kejadian perkara (TKP)  dari lokasi awal kapal labuh jangkar, langsung kembali ke markas KSOP.

Syukurnya, tak ada korban jiwa dari ABK. Tiga belas orang kru kapal beserta nakhoda berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. (fud/lan)


BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 14:18
Breaking News

Ngeri! Laka Palam, Kepala Korban Pecah

BANJARBARU -Kecelakaan maut terjadi di Jalan Palam, kelurahan Guntung Manggis Minggu (15/7) pagi. Korbannya…

Sabtu, 14 Juli 2018 14:42

Mabuk Bareng di Kamar Kos, 14 Pria dan 7 Wanita Diamankan

BANJARBARU - Lagi-lagi, kamar indekos disalahgunakan menjadi lokasi mabuk-mabukan. Jumat (13/7) malam,…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:26

Kapolda Kalsel Resmi Bintang Dua

BANJARMASIN - Setelah Polda Kalsel resmi naik tipologi dari B ke A, kini giliran Kapolda naik pangkat.…

Jumat, 13 Juli 2018 15:52

Razia Lapas, Petugas Temukan Barang Terlarang

BATULICIN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Rabu (11/7) malam digeledah petugas. Penggeledahan…

Jumat, 13 Juli 2018 14:21

Mau ke Jamban, Nenek 70 Tahun Disambar Buaya, Begini Nasibnya

  KOTABARU - Nenek Hamdaniah bernasib nahas. Dia disambar buaya saat hendak ke jamban di belakang…

Kamis, 12 Juli 2018 16:19

Itab Akhirnya Divonis 15 Tahun Penjara

BANJARBARU - Masih ingat dengan Itab? Pria yang tersandung tindak pidana asusila. Kemarin (11/7), dia…

Kamis, 12 Juli 2018 05:08

Banjarbaru Mencekam, Terjadi Lagi Penusukan di Rumah Makan

BANJARBARU - Suasana santai di Rumah Makan AZ, JalanĀ  Ahmad Yani KM 34,5 seberang rumah dinas Walikota…

Rabu, 11 Juli 2018 16:11

Telusuri Kematian Pewarta M Yusuf, Pencari Fakta PWI ke Pulau Laut

KOTABARU - Selama dua hari Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan PWI menelusuri fakta-fakta di lapangan.…

Rabu, 11 Juli 2018 16:06

Kebakaran di Pesantren Hidayatullah Hanguskan Bangunan Bersejarah

MARTAPURA – Pondok Pesantren Hidayatullah dilanda musibah kebakaran, Selasa (10/7) dini hari.…

Rabu, 11 Juli 2018 15:54

Polres Tabalong Amankan 223,33 Gram Sabu dalam Enam Bulan

TANJUNG - Kabupaten Tabalong ternyata menjadi pangsa pasar peredaran narkoba jenis sabu. Buktinya jajaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .