MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Desember 2017 15:29
Awas Ada Anjing Rabies di Balangan!
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, PARINGIN – Cukup banyaknya jumlah anjing di Balangan baik yang liar maupun peliharaan, khususnya di Kecamatan Halong dan Tebing Tinggi berdampak tersendiri bagi masyarakat sekitarnya. Ancaman bahaya rabies di antaranya.

Awal bulan Desember tadi, seorang anak dilaporkan telah digigit seekor anjing yang diduga gila dan menularkan virus rabies.

Menengok sepanjang tahun 2016, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan setempat, ada 12 kasus gigitan binatang kepada manusia yang terjadi, namun semuanya telah ditangani sesuai dengan standar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Abdullah Majidi mengatakan, menyikapi fenomena ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan setempat untuk menangani binatang yang dapat menularkan virus rabies tersebut.

“Kita berbagi tugas dalam penanganan kasus rabies ini, kami bertanggung jawab terhadap penanganan korban gigitan dengan memberikan perawatan dan Vaksinasi. Sedangkan, untuk penanganan binatangnya menjadi bagian dari Dinas Peternakan,” ungkapnya.

Ditekankan Abdullah, agar masyarakat bertindak bijaksana saat menemukan kasus binatang menggigit manusia ini, yaitu dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait, bukannya membunuh binatang liar tersebut.

“Perlu diingat, membunuh semua binatang liar di pemukiman kita, tidaklah menyelesaikan masalah, malah menimbulkan masalah baru. Membunuh semua binatang liar hanya akan mengurangi jumlah binatang liar untuk sementara waktu,” imbuhnya.

Yang paling bijak, kata Abdullah, yaitu mencegah binatang-binatang tersebut berkeliaran di sekitar tempat tinggal, salah satunya yang dapat memicu binatang itu, khususnya anjing, mendekat seperti adanya tumpukan sampah di lingkungan sekitar.

“Ciri-ciri hewan yang menularkan virus rabies sendiri yaitu di antaranya mulut mengeluarkan liur berlebih, takut air, ekor menghadap ke bawah di antara dua kaki,” terangnya.

Abdullah menambahkan, sebanyak 95 persen kasus penularan rabies selama ini memang ditularkan melalui gigitan anjing. Namun sebenarnya, beberapa binatang mamalia seperti kucing, kelelawar, monyet, sapi dan kuda pun bisa menularkan virus rabies.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ir Tuhalus mengungkapkan, untuk meminimalisasi penyebaran virus rabies, pihaknya melalui bidang peternakan sudah rutin melaksanakan vaksinasi terhadap anjing peliharaan yang berjumlah total sekitar 560 ekor.

"Vaksinasi awal dilaksanakan di wilayah Kecamatan Halong, karena warga setempat banyak yang memelihara anjing. Vaksinasi terhadap anjing peliharaan lebih diutamakan, karena sering berbaur dengan warga," ujarnya.

Diungkapkannya, anjing liar memang sering keluar hutan dan menuju ke pemukiman warga saat musim hujan tiba.

"Warga harus waspada, karena keberadaan anjing liar yang berbaur dengan anjing peliharaan tidak bisa dideteksi, sehingga tidak menutup kemungkinan anjing tersebut menyerang tiba-tiba," imbaunya.

Dua Kecamatan yang rawan kehadiran anjing liar yang berpotensi mengandung virus rabies sendiri yaitu, wilayah Kecamatan Halong dan Kecamatan Tebing Tinggi yang kawasannya berdampingan dengan hutan. (why/by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 19:36

Batulicin Digelar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) Batulicin, kembali digelar Minggu (23/9), pagi.…

Sabtu, 22 September 2018 19:32

Memperbaiki Kesejahteraan Penyandang Disabilitas

BATULICIN - Pemkab Tanbu bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalsel menggelar pertemuan Unit Pelayanan…

Sabtu, 22 September 2018 19:30
Pemkab Tanah Bumbu

Tahun Introspeksi Diri

BATULICIN - Peringatan Tahun Baru Islam di Kabupaten Tanah Bumbu turut disemarakkan dengan Tablik Akbar…

Sabtu, 22 September 2018 12:34

Pembebasan Tugas Banjarmasin dan Banjar

BANJARMASIN - Lama terkatung-katung dan jadi biang kemacetan, nasib Jembatan Sungai Lulut mulai cerah.…

Sabtu, 22 September 2018 11:58

Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

BANJARMASIN – Puluhan alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Cahaya Bangsa tampak sumringah,…

Sabtu, 22 September 2018 11:18

Asesor LSP Kementan Berikan Apresiasi Pelaksanaan Uji Kompetensi di SMKPP Banjarbaru

Banjarbaru, (21/9/2018) – Setelah dilaksanakan pembukaan uji sertifikasi bidang pengolahan hasil…

Jumat, 21 September 2018 09:09

Raih Predikat Kota Pintar Tapi Masih Banyak yang Buta Huruf

BANJARMASIN - Menyandang predikat kota pintar, penduduk Kota Banjarmasin masih ada yang buta huruf.…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Anang: Pemko Memancing Kami Memasuki Zona Perang

BANJARMASIN - Sidang sengketa informasi publik antara Pemko Banjarmasin versus warga berlanjut. Komisi…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Baru Dibangun 2017, Siring dan Jalan Beton di Desa Dalam Pagar Ulu Ambruk

MARTAPURA – Jalan cor beton dan siring di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 08:36
Pemko Banjarbaru

Gelar Pawai Budaya Islami Menyambut Tahun Baru Islam

BANJARBARU – Masih dalam momen menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, Pemerintah Kota Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .