MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Desember 2017 15:29
Awas Ada Anjing Rabies di Balangan!
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, PARINGIN – Cukup banyaknya jumlah anjing di Balangan baik yang liar maupun peliharaan, khususnya di Kecamatan Halong dan Tebing Tinggi berdampak tersendiri bagi masyarakat sekitarnya. Ancaman bahaya rabies di antaranya.

Awal bulan Desember tadi, seorang anak dilaporkan telah digigit seekor anjing yang diduga gila dan menularkan virus rabies.

Menengok sepanjang tahun 2016, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan setempat, ada 12 kasus gigitan binatang kepada manusia yang terjadi, namun semuanya telah ditangani sesuai dengan standar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Abdullah Majidi mengatakan, menyikapi fenomena ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan setempat untuk menangani binatang yang dapat menularkan virus rabies tersebut.

“Kita berbagi tugas dalam penanganan kasus rabies ini, kami bertanggung jawab terhadap penanganan korban gigitan dengan memberikan perawatan dan Vaksinasi. Sedangkan, untuk penanganan binatangnya menjadi bagian dari Dinas Peternakan,” ungkapnya.

Ditekankan Abdullah, agar masyarakat bertindak bijaksana saat menemukan kasus binatang menggigit manusia ini, yaitu dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait, bukannya membunuh binatang liar tersebut.

“Perlu diingat, membunuh semua binatang liar di pemukiman kita, tidaklah menyelesaikan masalah, malah menimbulkan masalah baru. Membunuh semua binatang liar hanya akan mengurangi jumlah binatang liar untuk sementara waktu,” imbuhnya.

Yang paling bijak, kata Abdullah, yaitu mencegah binatang-binatang tersebut berkeliaran di sekitar tempat tinggal, salah satunya yang dapat memicu binatang itu, khususnya anjing, mendekat seperti adanya tumpukan sampah di lingkungan sekitar.

“Ciri-ciri hewan yang menularkan virus rabies sendiri yaitu di antaranya mulut mengeluarkan liur berlebih, takut air, ekor menghadap ke bawah di antara dua kaki,” terangnya.

Abdullah menambahkan, sebanyak 95 persen kasus penularan rabies selama ini memang ditularkan melalui gigitan anjing. Namun sebenarnya, beberapa binatang mamalia seperti kucing, kelelawar, monyet, sapi dan kuda pun bisa menularkan virus rabies.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ir Tuhalus mengungkapkan, untuk meminimalisasi penyebaran virus rabies, pihaknya melalui bidang peternakan sudah rutin melaksanakan vaksinasi terhadap anjing peliharaan yang berjumlah total sekitar 560 ekor.

"Vaksinasi awal dilaksanakan di wilayah Kecamatan Halong, karena warga setempat banyak yang memelihara anjing. Vaksinasi terhadap anjing peliharaan lebih diutamakan, karena sering berbaur dengan warga," ujarnya.

Diungkapkannya, anjing liar memang sering keluar hutan dan menuju ke pemukiman warga saat musim hujan tiba.

"Warga harus waspada, karena keberadaan anjing liar yang berbaur dengan anjing peliharaan tidak bisa dideteksi, sehingga tidak menutup kemungkinan anjing tersebut menyerang tiba-tiba," imbaunya.

Dua Kecamatan yang rawan kehadiran anjing liar yang berpotensi mengandung virus rabies sendiri yaitu, wilayah Kecamatan Halong dan Kecamatan Tebing Tinggi yang kawasannya berdampingan dengan hutan. (why/by/ram)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 12:18

Kampus Tertua Kalsel, ULM Banjarmasin Targetkan Akreditasi A

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin terus meningkatkan akreditasi…

Minggu, 16 Desember 2018 12:12

Smart City Bukan Sekedar Aplikasi Tapi Juga Menyangkut Gaya Hidup

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin dan Banjarbaru adalah dua dari 100…

Minggu, 16 Desember 2018 11:46

Antusias, Ratusan Masyarakat Datang Untuk Saksikan Peringatan Hari Juang ke-73

BANJARBARU - Lapangan Murjani, Sabtu (15/12) kemarin tampak meriah. Ratusan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:17

Ternyata, Kecamatan Martapura Kota Kasus Tertinggi HIV/AIDS

MARTAPURA - Menjadi daerah berjuluk Serambi Makkah, ternyata tak membuat…

Minggu, 16 Desember 2018 11:03

AIMI Tekankan Pentingnya ASI

BANJARMASIN-Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Wilayah Kalimantan Selatan kembali menggelar…

Minggu, 16 Desember 2018 10:54

Ilung Warnai Festival Jukung, Warga : Jukungnya malah balap-balapan dengan ilung

BANJARMASIN - Festival Jukung 2018 dirundung pampangan enceng gondok. Meski…

Minggu, 16 Desember 2018 10:33

Jengah Dengan Pampangan, Ibnu Buka Sayembara

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina jengah melihat sampah…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:17

Beruntung, Ambruknya Ruang Kelas SMKN 1 Daha Selatan Tidak Makan Korban

KANDANGAN – Satu ruang kelas belajar SMKN 1 Daha Selatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:09

Tantangan Sebenarnya Larangan Kantong Plastik Ada di Pasar Tradisional

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin mulai melarang penyediaan kantong plastik di…

Sabtu, 15 Desember 2018 14:00

Pembeli Bingung, Habis Belanja Bawanya Gimana!!

Pemko Banjarbaru dalam beberapa pekan terakhir mulai menjalankan kebijakan pengurangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .