MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 14 Desember 2017 12:24
Jelang Natal dan Tahun Baru Tak Ada Penambahan Tabung Gas
RELA ANTRE: Taufik Rahman, bersepeda dari Pekapuran ke SPBU Masjid Sabilal Muhtadin, demi ngantre pembelian tabung gas tiga kilogram. Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menggenjot sepeda Federal butut dari rumahnya di Pekapuran, Taufik Rahman mendatangi pangkalan tabung elpiji di SPBU Masjid Sabilal Muhtadin, kemarin (13/12). Ia rela mengantre selama berjam-jam demi membeli tabung gas tiga kilogram.

Ngantre sejak jam sembilan pagi hingga mendekati jam 11 siang, belum juga tampak tanda-tanda kedatangan truk pemasok tabung gas. "Kalau beli di warung (pengecer) sudah Rp30 ribu. Kalau ngantre di sini bisa berjam-jam, tapi jelas jauh lebih murah," ungkap Taufik.

Ia tak sendirian. Ada dua puluh sepeda motor yang parkir berderet-deret di depan pangkalan. Setiap motor membawa dua hingga tiga tabung gas. Pemiliknya duduk lesehan di sekitar kantor pangkalan. Menunggu-nunggu dengan wajah bosan.

Berbeda dengan Taufik yang membeli gas untuk keperluan memasak di rumah, Rasyid ngantre agar rombong kaki limanya bisa tetap jualan. "Saya jualan nasi goreng di Kampung Melayu. Paling sedikit habis dua tabung semalam, malah bisa sampai tiga," ujarnya.

Harga tabung melon di sekitar rumahnya sudah mencapai Rp23 ribu. Itu paling murah. Jika sedang apes, Rasyid harus mengeluarkan Rp27 ribu. Jauh di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang telah ditetapkan pemerintah Rp17.500.

Taufik menceritakan, kedatangan truk pemasok tak bisa ditebak. Terkadang siang, bisa sore. Jika tak ingin kehabisan, harus siap mengantre. Seringkali, Taufik berkeliling dulu ke beberapa pangkalan terdekat untuk melihat mana yang duluan kebagian jatah tabung gas.

"Kalau sudah jam 12 siang belum datang juga, mending pulang. Mustahil seharian duduk-duduk di sini saja," tukasnya.

Ketika dikonfirmasi, Pengawas SPBU Masjid Sabilal Muhtadin, Arliansyah menekankan tidak ada pengurangan jatah tabung untuk pangkalannya. Jika terjadi kelangkaan, dugaannya adalah jumlah konsumennya yang kian banyak.

Intinya, antara stok dan permintaan pasar tidak seimbang. Menghadapi momen Natal dan Tahun Baru sekalipun, Arliansyah mengaku belum mendengar kabar penambahan jatah tabung gas.

"Beberapa tahun terakhir memang tak ada pengurangan atau penambahan jatah tabung. Mau minta tambahan pasokan sekalipun, sulit," ujarnya.

Pangkalannya dijatah 50 tabung gas tiga kilogram per hari. Pasokan rutin dikirim dari Senin sampai Sabtu, libur pada hari Minggu.

Kondisi ini diakuinya jauh mendingan dibanding kelangkaan gas di daerah lain. "Di kabupaten dan kota lain, pasokan menentu. Di sini masih rutin dipasok harian," imbuhnya.

Arliansyah mulai terbiasa dengan pemandangan antrean tersebut. Warga mau duduk di mana saja ia persilakan. Begitu truk pemasok datang, warga langsung menyerbu. "Dalam sekejap sudah ludes," tukasnya.

Ia menjamin tidak akan ada pembeli yang diistimewakan. Membawa tabung sebanyak apapun, seorang pembeli dibatasi maksimal dua tabung. (fud)


BACA JUGA

Kamis, 01 Februari 2018 15:45

Pengusaha Batubara Dominan Tunggak Pajak di Banua

BANJARMASIN – Meski menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar, ternyata…

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…

Senin, 15 Januari 2018 11:16

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin

Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Senin, 11 Desember 2017 19:17

PLN Kalselteng Kenalkan Kompor Induksi

BANJARBARU - Ratusan masyarakat Banjarmasin antusias menghadiri acara "Bamasak Mamakai Kompor Induksi"…

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…

Minggu, 26 November 2017 06:38

Program Market Day, Satu Siswa Dapat Rp140 Ribu

BANJARBARU - Program Market Day untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai digelar sekolah di Banjarbaru.…

Sabtu, 25 November 2017 11:20

Tahun ini PAD Perhotelan di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Banyaknya kegiatan berskala nasional yang digelar, mendatangkan keuntungan tersendiri…

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .