MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 14 Desember 2017 15:34
HEDEH..!! Gas 12 Kg Juga Ikutan Langka
STOK KOSONG: Toko ini tidak lagi menjual gas melon akibat pasokannya sedang sendat.

PROKAL.CO, AMUNTAI - Sejak November lalu, masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dibuat bingung dengan menghilangnya gas elpiji 3 kilogram di pasaran. Kalaupun ada, harganya pasti meroket tinggi. Di tingkat pengecer, harga gas bersubsidi ini sampai tembus di kisaran Rp23 ribu hingga Rp30 ribu per tabungnya.

Menariknya kelangkaan tabung ini juga merembet ke tabung 12 kilogram yang merupakan gas non subsidi dari pemerintah. Masyarakat yang awalnya menggunakan gas 3 kilogram terpaksa membeli gas 12 kilogram sebagai alternatif. Akhirnya stok gas ukuran besar ini ikut menyusut di pasaran.

Abi warga Kelurahan Sungai Malang menuturkan, sewaktu dia ingin membeli gas ke pengecer langganannya, di toko itu sudah tertulis pengumuman di selembar karton bekas kardus, bahwa stok gas baik 12 kg dan 3 kg sedang kosong.

Wajah bapak dua anak langsung menekuk saat terpaksa memutar balik motornya ke arah pangkalan gas. Namun kondisi pangkalan tak jauh berbeda dengan pengecer sebelumnya, kosong. Setelah menyinggahi hampir semua pengecer dan pangkalan seputar Kota Amuntai, gas tak kunjung didapat. "Sudah tiga hari di rumah tidak memasak. Gas kosong. Minyak tanah pun hampir tak ada yang menjual. Ya terpaksa untuk sementara beli makan di warung saja," keluhnya.

Nasib serupa juga dirasakan seorang aparat hukum yang bertugas di Kecamatan Danau Panggang. Dia sampai berburu ke kota terdekat hanya untuk mencari gas. "Semua kosong. Di mana ya ada jual gas," tanyanya bingung.

Sementara itu, salah satu agen gas yang ada di Kecamatan Amuntai Tengah, Ali mengaku stok gas melon memang mengalami kekurangan pasokan. Kalau dulu dirinya bisa menyetok sampai 200 tabung, kali ini hanya diberi 50 tabung. Baru saja datang, gas melon sudah ludes, sebab banyak warga yang memesan.

Dulu sebelum kelangkaan terjadi, harga gas melon hanya di kisaran Rp17 ribu. Namun saat ini menembus Rp22 per tabung. Bahkan di tingkat pengecer sudah sampai harga Rp27 hingga Rp30 ribu. “Sekarang meski ada duit barangnya yang tak ada. Faktanya memang seperti itu," ungkapnya kesal.

Untuk tabung 12 Kg, rata-rata agen hanya memiliki stok tinggal beberapa saja lagi, yang merupakan stok kiriman hari Senin (11/12) kemarin. "Paling besok gas 12 Kg ini sudah habis," katanya.

Sementara itu, Plt Sekda drh Suyadi melalui Kabid Ekonomi dan SDA Setda HSU Ir Muhammad Rafiq mengatakan bahwa pada Selasa (12/12) kemarin telah dilaksanakan operasi pasar terkait kelangkaan tabung elpiji 3 kilogram di HSU.

Lokasinya di Kecamatan Amuntai Tengah tepatnya di Jalan Empu Jatmika. "Operasi dilaksanakan oleh Pertamina dan Pangkalan (Agen) menyusul terbitnya surat Gubernur Kalsel, menyikapi masalah kelangkaan gas tersebut," kata Ahmad Rafiq pada Radar Banjarmasin Rabu (13/12).

Sebanyak 560 elpiji isi 3 Kg dalam sekejap ludes pada operasi pasar hari itu. "Operasi hanya berlangsung tiga jam. Elpiji yang dimuat dalam truk itu, ludes dibeli warga. Syaratnya harus berdomisili di sini, dibuktikan dengan KTP," ujarnya.

Operasi pasar juga dipusatkan di Kecamatan Banjang. "Sudah ada agen yang kami (Pemda) tegur dan diberi imbauan agar tidak menimbun gas dan mempermainkan harga. Ada empat agen besar elpiji 3 kilogram di HSU dan semua kami sudah peringatkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Sudaryatno SIK melalui Kasat Intel Iptu Cece Sudrajat, melakukan pemantauan distribusi gas melon di wilayah ini. Jika ada yang melakukan upaya penimbunan, bisa terkena sanksi hukum. "Kami imbau kepada agen, pangkalan dan pengecer gas tidak melakukan aksi menimbun gas. Sebab bisa terancam pidana," ancam perwira asal Bandung ini. (mar/by/ram)


BACA JUGA

Selasa, 10 April 2018 20:12

Alamak...! 2.000 Tabung Gas Melon ini Diduga Palsu

BANJARMASIN - Direktorat Intelkam dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel menggerebek sebuah gudang.…

Minggu, 08 April 2018 11:25

Harga Bawang Merah Naik Tajam

BANJARBARU - Harga bawang merah akhir-akhir ini terus merangkak naik. Tak tanggung-tanggung, hanya…

Senin, 02 April 2018 17:50

Sejak Cinemaxx Q Mall Dibuka, XXI di Duta Mall Nampak Sepi

Jika dulu, hanya ada XXI Duta Mall Banjarmasin, kini bioskop Cinemaxx juga hadir di Banjarbaru. Bagaimana…

Rabu, 28 Maret 2018 10:34

14 Tahun Ambapers, Siap Go Nasional dan Internasional

BANJARMASIN -  PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) menggelar acara puncak ulang tahun ke-14…

Selasa, 27 Maret 2018 12:12
Bisnis

Datascrip Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Datascrip Jakarta mengunjungi kantor pusat gedung biru Radar Banjarmasin di Landasan Ulin…

Selasa, 13 Maret 2018 09:34

Pasang Baru Listrik Hanya Dalam Hitungan Hari

BANJARMASIN - Sejalan dengan membaiknya ketersediaan pasokan listrik, Pasang Baru (PB) listrik…

Selasa, 13 Maret 2018 05:58

Promo..! Memanjakan Lidah di Grand Dafam Syariah

BANJARBARU - Para pecinta kuliner jangan lewatkan Promo Maret 2018 di Grand Dafam Q Hotel Syariah…

Rabu, 21 Februari 2018 10:55

Pembangunan Kawasan Industri Batulicin Terus Digenjot

BATULICIN - Pembangunan Kawasan Industri (KI) Batulicin, Tanah Bumbu terus didorong pemerintah. Denyut…

Kamis, 01 Februari 2018 15:45

Pengusaha Batubara Dominan Tunggak Pajak di Banua

BANJARMASIN – Meski menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar, ternyata…

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .