MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 18 Desember 2017 14:41
Derita Naufal, Anak Kaum Masjid yang Mengidap Kelenjar Getah Bening

Tiga Benjolan Bernanah Bersarang di Belakang Kepala

PASRAH: Keluarga Brahim kini hanya bisa pasrah dan berdoa untuk kesembuhan anak ketiganya yang mengidap penyakit kelenjar getah bening.

PROKAL.CO, Brahim (32) sudah terlihat berputus asa menyembuhkan anak bungsunya, Muhammad Naufal Al Azzam (1,5) yang mengidap penyakit kelenjar getah bening di kepala. Saat penulis mendatangi kediamannya di Desa Batu Mulia Kecamatan Panyipatan, Jumat (18/12) lalu, wajahnya begitu murung.

---------------------------------------------------

ARDIAN HARIYANSYAH, Panyipatan

---------------------------------------------------

PENULIS mengetahui kediaman Brahim di Jalan Sundawa RT 5 ini, lantaran Endah Agustina, Guru SDN 2 Batu Mulia yang bersedia mengantar langsung ke rumah sederhana berbahan kayu tersebut.

Tempat tinggal berukuran 4x6 meter tersebut berdiri tepat di samping Masjid Al Muhajirin. Penerangan rumah ini pun diambil dari aliran listrik tersambung ke masjid yang belum sempurna pembangunannya itu. Di samping rumahnya ditumbuhi tanaman karet yang tidak beraturan.

"Rumah ini dibangun dari swadaya masyarakat. Tanahnya masih milik masjid," cerita Brahim membuka perbincangan saat penulis masih di depan pintu.

Tak berselang berapa lama, Ahim sapaan akrab Brahim ini mempersilakan masuk ke dalam rumah yang tak memiliki perabotan meja kursi. Peralatan elektronik yang dimiliki hanya televisi berukuran 14 inci dan antena parabola, agar dapat mendapat sinyal televisi, sebab rata-rata masyarakat di sana memang menggunakan parabola untuk mendapatkan siaran televisi.

Setelah menceritakan maksud kedatangan penulis, Ahim tidak banyak bicara setelah berucap bahwa seluruh persoalan hidupnya telah diserahkan semua kepada Allah SWT. Namun setelah dibujuk guru berkacamata yang mendampingi penulis, Ahim mulai terbuka.

Ahim ternyata seorang pendatang yang resmi berdomisili di desa ini sekitar dua tahun yang lalu, dari Aluh-aluh Kabupaten Banjar. Dirinya mendapat pekerjaan sebagai kaum Masjid sekaligus buruh di kebun karet.

Sejak kelahiran anak ketiganya Muhammad Naufal Al Azzam pada 7 April 2016, Ahim bersama istrinya (28) telah melihat tanda-tanda aneh di bagian belakang kepala Naufal. Setelah dilakukan pemeriksaan hingga ke rumah sakit Hadji Boejasin, hasil diagnosa menyebutkan, jika sang anak mengidap penyakit kelenjar getah bening.

Putus asa pun terpancar dari ucapan Ahim kepada penulis. Dia meminta untuk tidak mengingat lagi masalah penyakit anaknya saat diminta untuk diobati. "Panjang sekali ceritanya," tuturnya.

Saat itu, Ahim pernah nekat membawa anaknya ke rumah sakit berbekal Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa serta kartu Posyandu. Walaupun sempat ditolak, namun pihak rumah sakit tetap melakukan pemeriksaan. "Pihak rumah sakit meminta kartu keluarga atas nama Naufal," jelasnya.

Brahim kesulitan memenuhi persyaratan itu lantaran tidak memiliki memiliki akta kelahiran. "Anak saya semuanya tidak memiliki akta kelahiran," sebutnya.

Dia hanya bisa pasrah dengan keadaannya dan berdoa untuk kesembuhan sang anak secara ajaib, tanpa sentuhan medis, meski pihak rumah sakit waktu itu menyarankan untuk melakukan tindakan operasi. "Saya hanya minta obat jalan saja," ujarnya.

Ternyata kondisi benjolan di kepala anaknya semakin parah. Benjolan sebesar telur ayam tersebut luka dan bernanah. Memang sudah tidak membesar lagi, namun muncul benjolan lainnya hingga tiga benjolan mulai bersarang di kepala bagian belakang buah hatinya.

"Kalau benjolan membesar, muncul luka dan bernanah, sekarang sudah berkurang," ungkapnya.

Sementara itu, melihat kondisi Naufal yang semakin parah, Endah mendesak perlu adanya pendampingan dari aparat desa untuk memproses semua surat menyurat yang diperlukan untuk pengobatan.

Hal ini direspons oleh Grup WA Response Cepat 113 Tala langsung melakukan penggalangan dana, dan pihak guru di Panyipatan juga melakukan penggalangan dana. “Kita kumpulkan dulu dari penggalangan dana guru,” ungkap Koordinator Edwin Manurung kepada Radar Banjarmasin.

Selain penggalangan dana, Response Cepat 113 Tala juga sudah membuatkan kartu BPJS bagi keluarga tersebut, agar pasien dapat segera tertangani secara medis. (by/ram)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 12:05

YS Agus Suseno, Penyair Banjar Yang Berani Menohok Rezim

Meminjam istilah sastrawan Seno Gumira Ajidarma: ketika jurnalisme dibungkam, maka mestinya sastra harus…

Rabu, 12 September 2018 15:23

Kisah Perajin Miniatur Kapal Pinisi dari Sungai Alalak

Salman tak bisa jauh-jauh dari perahu dan sungai. Semasa bujangan, dia menjadi perajin perahu di Pulau…

Sabtu, 08 September 2018 12:48

Memanen Kelapa Sawit, Pekebun Malah Menjerit

Memanen kelapa sawit tidak terlalu menggembirakan bagi pekebun di Kotabaru. Bekerja di bawah terik mentari,…

Rabu, 05 September 2018 11:13

Jean, Siswi SMAN 2 Banjarmasin Menang Lomba Monolog di Aceh

Kamera dokumentasi sudah dimatikan. Sebagian penonton juga telah beranjak pulang. Juri pun tampak capek.…

Selasa, 04 September 2018 13:18

Jasa Datu, Perguruan Kuntau yang Sudah Eksis 32 Tahun Lamanya

Pencak silat sedang naik daun di Asian Games 2018. Di Banua, para pendekar silat ternyata sudah lama…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:36

"First Love Never Die"

Hermansyah memutuskan tinggal di panti jompo atas pilihannya sendiri. Sebaliknya, Yulia terpaksa minggat…

Kamis, 30 Agustus 2018 10:33

Yulia Minggat karena Merepotkan

Hermansyah boleh dibilang beruntung. Masih bisa berkumpul keluarga. Masuk panti pun juga atas pilihan…

Rabu, 29 Agustus 2018 10:23

Bosan Tidur di Pengungsian, Pengungsi Lombok Mulai Datangi Kalsel

Pengungsi gempa Lombok mulai berdatangan ke Kalimantan Selatan melalui bandar udara Syamsuddin Noor…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:18

Malam terakhir Konser Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Lombok

Konser amal bertajuk Wartawan & Musisi Banua Untuk Palestina dan Penggalangan Dana Gempa Lombok,…

Senin, 27 Agustus 2018 11:20

Melihat Eksistensi Komunitas MGR Pasca Ganti Presiden

Meski telah ditinggalkan presiden sekaligus pendirinya Fitri Zamzam, yang telah berpulang pada November…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .