MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 25 Desember 2017 15:06
Bright Gas 3 Kg Akan Segera Meluncur di Kalsel
LPG BRIGHT: Petugas Pertamina mengisi gas ke dalam tabung Bright Gas 5,5 Kg

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kelangkaan gas elpiji 3 Kg sepertinya tidak pernah sepi dari pemberitaan di media massa. Banyak masyarakat yang mengeluhkan sulitnya untuk membeli gas bersubsidi itu. Kalau pun ada harganya tergolong mahal. Yang semula Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp17.500 di eceran bisa mencapai Rp27-30 ribu.

Pihak Hiswana Migas (Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) Kalsel mengaku sudah menyalurkan sesuai dengan harga yang sudah ditentukan. Menurut Ketua Hiswana Migas Kalsel, H Saibani, dalam distribusi gas sebelum sampai ke masyarakat, melibatkan banyak mata rantai. Mulai dari Pertamina, agen, pangkalan. Karena kewenangan dari pihak Pertamina hanya sampai ke pengecer. Jika sampai ke pengecer itu sudah di luar kewenangan mereka.

“Di sisi lain ekonomi kreatif yang mendorong masyarakat ingin mengambil untung antara Rp1000 sampai Rp3 ribu per tabung. Lalu mengapa harga mencapai angka Rp28 ribu bahkan lebih dikarenakan ada kos biaya angkut dan lainnya termasuk beberapa perantara hingga ke pengecer,” ujarnya.

Menurut Saibani, gas melon banyak diminati masyarakat khususnya ibu-ibu, karena selain harganya yang murah, bentuknya pun tidak terlalu besar seperti Bright Gas 5,5 Kg maupun 12 Kg. “Masyarakat kita jelas ingin barang yang murah dan simpel serta mudah untuk dibawa,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, usul ia, baiknya,  pemerintah pusat maupun daerah agar segera meluncurkan produk Bright Gas 3 Kg yang peluncuran perdananya sudah dicoba di Jakarta beberapa waktu lalu. Disparitas harga Bright Gas 3 Kg non subsidi berwarna pink itu juga tidak terlalu jauh dengan harga gas melon (sebutan gas 3 Kg subsidi), sekitar Rp25 ribu per tabung.

“Gas melon di pengecer harga Rp27 ribu saja masyarakat membeli. Kalau ada yang subsidi harganya tidak terlalu jauh masyarakat bisa memilih,” ujarnya.

Ditambahkan Saibani, untuk mengatasi persoalan kelangkaan gas melon di Kalsel, ia mengaku, Pertamina sudah mendistribusikan 1.000 ton gas subsidi. “Di tambah lagi 1.500 ton jadi totalnya 2.500 ton Kalsel dapat tambahan kuota gas subsidi,” ujarnya. (gmp/by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 17:57

SMK PP N Banjarbaru Latih Siswa Siap Uji Sertifikasi Profesi

BANJARBARU - Untuk mempersiapkan para siswa dalam menghadapi uji sertifikasi profesi bidang pertanian,…

Rabu, 21 Februari 2018 12:20
Parlementaria Balangan

Dewan Balangan Imbau Masyarakat Beralih Dari Karet

PARINGIN – Hingga saat ini, mayoritas masyarakat Kabupaten Balangan masih ketergantungan dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:35

Harga Elpiji 3 Kg di Banua Makin Sulit Dikendalikan

Kelangkaan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram bikin rakyat kecil Banua menjerit. Dalam beberapa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30
BREAKING NEWS

HMI Demo, Minta Kasus Penganiayaan Usman Diusut Tuntas

KOTABARU - Mahasiswa yang tergabung dalam naungan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kotabaru berunjuk rasa…

Rabu, 21 Februari 2018 11:29

Gugatan Sengketa Pilkada Tabalong Dipersidangkan

TANJUNG - Akhirnya sengketa gugatan Pilkada Kabupaten Tabalong yang disampaikan pasangan calon H Norhasani…

Rabu, 21 Februari 2018 11:07

Warga Kelayan Selatan Rela Antri Demi Satu Tabung Gas

BANJARMASIN - Puluhan warga di Laksana Intan, Kelayan Selatan, terpaksa antre di depan Pangkalan gas…

Rabu, 21 Februari 2018 11:04

Berkat Kapal Sapu-sapu, Invasi Eceng Gondok Digagalkan

BANJARMASIN - Eceng gondok kembali menyerang kota. Kemarin (20/2), tanaman yang tumbuh di permukaan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:00

Dirut Baru PDAM Nanti Bakal Ditunggu Utang

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama PDAM Bandarmasih sebentar lagi dilelang. Siapapun nanti yang terpilih,…

Rabu, 21 Februari 2018 09:48

Para Badut Banjarbaru di Panggil Satpol PP, Ini Kesepakatannya

BANJARBARU - Badut jalanan akhirnya bisa beraktivitas dengan tenang. Sebab, Satpol PP Banjarbaru telah…

Rabu, 21 Februari 2018 09:44
Parlementaria

Dewan Minta Tingkatkan Fasilitas Peserta Didik Disabilitas

BANJARBARU - Dari total 48 ribu peserta didik SD dan SMP di Banjarbaru, 500 di antaranya merupakan penyandang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .