MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 27 Desember 2017 17:19
WADUH !!! Persoalan Sawah Retak di Desa Rantau Bakula

Dinas ESDM Kalsel Tak Ikuti Perkembangan Kasus

BIANG MASALAH: Aktivitas pertambangan bawah tanah yang dilakukan perusahaan asal Tiongkok, PT Merge Mining Industry (MMI) diduga kuat menjadi biang masalah retaknya persawahan di Desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Lama tak terdengar perkembangannya, persoalan retaknya sawah milik warga Desa Rantau Bakula, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar yang terjadi awal tahun lalu menguap begitu saja. Diduga kuat, aktivitas pertambangan bawah tanah perusahaan asal Tiongkok PT Merge Mining Industry (MMI) yang menjadi biang masalahnya. Lantas, bagaimana perkembangannya hingga sekarang?

Dikonfirmasi kemarin (26/11), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel melalui Kabid Minerba, Kelik Isharwanto mengatakan persoalan sawah retak yang terjadi di desa tersebut sepenuhnya urusan pusat. "Karena PT MMI memegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), kasus ini dikaji oleh Kementerian ESDM RI melalui Direktorat Jendral Mineral dan Batu Bara," kata Kelik kepada Radar Banjarmasin.

Dijelaskannya lebih lanjut, sebelumnya pihak PT. MMI memang sudah diminta untuk melakukan kajian teknis terkait kejadian sawah retak tersebut. Kajian ini diperlukan untuk membuktikan apakah memang betul retaknya sawah tersebut terjadi dikarenakan aktivitas pertambangan, atau hanya sekadar peristiwa alam belaka.

"Selain kajian dari pihak perusahaan, Ditjen Minerba juga sudah menggandeng Insititut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan kajian secara independen," tuturnya. Kajian independen ini punya tujuan untuk membuktikan kepada publik bahwa pemerintah tak punya kepentingan apa-apa terhadap pelaku pertambangan yang ada.

Namun, sayangnya, Dinas ESDM Kalsel hingga sekarang juga belum memperbaharui kasus retaknya sawah di desa tersebut. "Lantaran ditangani oleh pusat, kami belum mengetahui secara persisnya seperti apa perkembangan kasus tersebut. Namun, akan kami sampaikan hasil kajian secepatnya," janji Kelik.

Di Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, selain PT. MMI, kawasan pertambangan Perusahaan Daerah (PD) Baramarta juga berdiri. Diwartakan sebelumnya oleh Radar Banjarmasin, perusahaan pelat merah dari Kabupaten Banjar tersebut juga diminta untuk melaporkan kajian teknis. Namun, penyerahan laporan tersebut dari PD Baramarta tak dilanjutkan. "Soalnya yang diduga kuat hanya PT. MMI ini," ujarnya.

Lantas, untuk mengonfirmasi perkembangannya kasus sawah retak ini, Kepala Teknik Pertambangan (KTT) PT. MMI, Winarto sangat sulit untuk didatangi dan dihubungi. Dihubungi melalui telepon seluler pernah beberapa kali terhubung, tetapi tak kunjung bersambut. Kemarin, ketika ingin dikonfirmasi, telepon genggamnya malah tak aktif.

Sementara itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono menyayangkan pihak ESDM yang tak gesit dalam mengawal kasus sawah retak ini. "Walaupun ditangani oleh pemerintah pusat, harusnya pemerintah daerah juga mengetahui bagaimana perkembangannya. Jangan hanya menunggu dari pusat," ujar aktivis lingkungan yang akrab disapa Kis ini.

Ia khawatir, jika retaknya sawah benar-benar terjadi lantaran aktivitas pertambangan, retakan yang ada di desa tersebut bakal menyebar menuju pemukiman warga. "Untung hanya di sawah. Coba saja kalau masuk pemukiman warga, harusnya ESDM Kalsel juga mengetahui perkembangan ini secara detail," tandas Kis. (dom/tof)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:45

Ustaz Derry Sulaiman Tausiah di Tanbu

BATULICIN - Ustaz Derry Sulaiman memberikan siraman rohani kepada ratusan…

Senin, 12 November 2018 15:52

ULM Raih Penghargaan KIP

JAKARTA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru saja menerima penghargaan.…

Senin, 12 November 2018 15:24

Hari Pahlawan Dirangkai Ziarah

MARABAHAN - Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Barito Kuala dipimpin…

Senin, 12 November 2018 15:14
Berita Batola

Dicanangkan sebagai KKB

MARABAHAN - Kampung Keluarga Berencana (KKB) di lingkungan Kabupaten Barito…

Senin, 12 November 2018 12:16
Berita Politik

Relawan Pilpres Bermunculan

BANJARMASIN – Relawan pendukung pasangan calon Presiden terus bermunculan. Keyakinan…

Senin, 12 November 2018 11:41

Nadjmi Takut 96 Formasi Tak Terisi

BANJARBARU - Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemko Banjarbaru…

Senin, 12 November 2018 11:09
Berita Banjarbaru

Dorong Provinsi Pasang PJU di Jalan Trikora

BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru menyoroti kondisi Jalan Trikora…

Senin, 12 November 2018 11:03
Berita Banjarbaru

Targetkan Tahun Depan Miliki Command Center

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi wakilnya Darmawan Setiawan…

Senin, 12 November 2018 10:18
Berita Tanah Bumbu

Bupati Serahkan Langsung Bantuan ke Palu

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana…

Senin, 12 November 2018 10:05
Berita Tanah Bumbu

Tingkatkan Wawasan Pengelola Kepariwisataan

BATULICIN - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tanbu mengadakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .