MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 28 Desember 2017 15:30
Mahasiswa Uvaya Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Tindak Kekerasan
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARBARU – Muhammad Hasri Rianto tewas telungkup di halaman belakang kampusnya, Universitas Achmad Yani Banjarbaru, Jalan A Yani KM 32, Kemarin (27/12 siang sekitar pukul 12.30 Wita. Mahasiswa semester 5 berusia 23 tahun dari Tabihi - Padang Batung, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ditemukan sesama mahasiswa di antara pohon pisang dan tanaman singkong, tak jauh dari jasadnya ada potongan kayu dan bekas darah di atas tanah.

Mendadak geger, pasalnya sejak menempuh studi di Uvaya, Hasri yang mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dikenal ramah dan tidak memiliki musuh, ia aktif di pecinta alam. Dari informasi di lapangan, kondisi mayat bonyok bagian belakang dan wajah, bahkan bagian kanan berlumuran darah.

Hingga dibawa pulang menggunakan Ambulans RSUD Idaman Banjarbaru dari Instalasi Pemulasaran Jenazah ke Kandangan, belum diketahui penyebab kematiannya. Pihak keluarga bersikeras menolak autopsi, H Iriyanor, ayah korban menolak visum ulang dan memilih mengebumikan ke kampung halamannya.

Nurhayati, saksi pertama mengatakan, pertama kali melihat tubuh korban sekitar pukul 12.30 Wita seusai mengikuti mata kuliah. Duduk sebentar di muka ruang kelas dan ke samping kampus, niatnya menyuci tangan.”Waktu membasuh tangan itulah saya melihat mayat berbaju biru dan bercelana gelap, di sela-sela pohon pisang dan terlindung dari tanaman singkong,” terang Nurhayati sembari mengabarkan ke rekan lain di kampus dan membuat heboh. Belakangan ia tahu itu adalah rekannya yang biasa disapa Hasri

Haris, kawan Hasri Mapala Arga, organisasi pecinta alam di kampus menyatakan, Hasri adalah anak baik dan mudah bergaul. Sebelum meninggal, Hasri jadi panitia latihan pemantapan Mapala Arga di Mandi Angin selama 4 hari, pelaksanaan kegiatan dari 22 sampai dengan 25 Desember 2017.

“Tanggal 25 Desember pagi, Hasri pamit ke rumah acilnya di Landasan Ulin. Katanya ada janji bertemu dengan orang tuanya. Seingat saya, Senin Malam setelah Salat Magrib dia ada lagi di kampus, setelah itu tidak ada lagi kabar,” tambah Haris

Sekitar setengah jam di ruang jenazah RSUD Idaman Banjarbaru setelah dievakuasi rekanan TRC 225 Banjarbaru didampingi Arbayah, acil Hasri, orang tuanya baru mendatangi. Iriyanor sontak menangis dan mengaku tak menyangka, Senin 25 Desember jadi hari terakhir ia bertemu dengan anaknya. Namun, ia menolak permintaan pihak berwajib untuk divisum ulang dan bersikeras membawa pulang jasad anaknya ke Kandangan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Andi Suryadi menegaskan, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban seperti bekas benda tumpul maupun benda tajam, apakah korban mempunyai riwayat penyakit, polisi sebenarnya masih mengumpulkan informasi dari pihak keluarga."Kami masih menunggu hasil visum. Orang tua korban juga menolak autopsi," ujarnya.

Andi sempat berbincang dengan ayah korban di depan Instalasi Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Idaman, Jalan Trikora. Hingga jelang magrib, jenazah dibawa pulang keluarga ke kampung halaman. "Keluarga menerima keadaan anaknya. Minta segera dipulangkan untuk dikuburkan," imbuhnya.

Hasil penyelidikan sementara, dari pengakuan teman-teman sekampus, perilaku korban dikenal baik dalam bergaul. Sulit disangka jika ia punya musuh. "Korban dikenal kawan-kawannya baik dan pendiam," jelasnya.

Masalahnya, foto dan kondisi korban sudah menyebar via media sosial. Detail seperti darah dan bagian tubuh yang penyok mengundang kecurigaan. "Itu akibat jatuh dan habis diguyur hujan semalaman," tampiknya.

Lantas, apakah penyelidikan akan dihentikan karena keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian Hasri? Andi hanya berjanji akan mengabari media jika ditemukan petunjuk baru dalam kasus ini. "Karena autopsi ditolak, tak bisa diketahui secara pasti penyebab kematian," tegasnya. (fud/mam/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 11:20

Polda Kalsel Lakukan Penyuluhan Larangan Tangkap Ikan Gunakan Setrum

KANDANGAN – Di daerah perdesaan masih sering didengar masyarakat mencari ikan dengan menggunakan…

Rabu, 18 Juli 2018 15:34

Mantan Kades Penyeleweng Dana Desa di Balangan Akhirnya Divonis

BANJARMASIN – Rahmansyah diadili lantaran menyelewengkan anggaran dana desa. Mantan Kepala Desa…

Rabu, 18 Juli 2018 15:05

Pasutri Curi Uang Juragan Bawang di Pasar Harum Manis

BANJARMASIN - Pasangan suami istri yang sehari-sehari bekerja sebagai buruh serabutan di Pasar Harum…

Selasa, 17 Juli 2018 13:39

Gunakan Jalur Laut, 20 Kilo Sabu Gagal Beredar di Kalsel

BANJARMASIN – Para bandar narkoba selalu berubah-ubah modus setiap kali mengirimkan barang haram…

Selasa, 17 Juli 2018 12:57

Petani Karet di Karang Intan Diserang Beruang Madu, Begini Kronologinya

MARTAPURA – Warga Kecamatan Karang Intan, tepatnya Desa Sungai Alang,  kembali resah dengan…

Selasa, 17 Juli 2018 12:52

38 Kilo Lebih Sabu Dimusnahkan di Polda Kalsel

BANJARMASIN – Beberapa bulan terakhir,  jajaran Polda Kalsel banyak mengungkap kasus narkoba.…

Selasa, 17 Juli 2018 12:48

Ayah Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil, Ibu Langsung Lapor Polisi

MARABAHAN - Pelajar sekolah dasar (SD) berusia 14 tahun di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terpaksa…

Minggu, 15 Juli 2018 14:18
Breaking News

Ngeri! Laka Palam, Kepala Korban Pecah

BANJARBARU -Kecelakaan maut terjadi di Jalan Palam, kelurahan Guntung Manggis Minggu (15/7) pagi. Korbannya…

Sabtu, 14 Juli 2018 14:42

Mabuk Bareng di Kamar Kos, 14 Pria dan 7 Wanita Diamankan

BANJARBARU - Lagi-lagi, kamar indekos disalahgunakan menjadi lokasi mabuk-mabukan. Jumat (13/7) malam,…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:26

Kapolda Kalsel Resmi Bintang Dua

BANJARMASIN - Setelah Polda Kalsel resmi naik tipologi dari B ke A, kini giliran Kapolda naik pangkat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .