MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 30 Desember 2017 15:59
Alternatif Wisata Terbaik di Kalsel, Dari Pesisir hingga Masuk Gua, Ayo Dipilih!
SUSUR SUNGAI: Salah satu lokasi wisata alam susur sungai di Tapin sambil melihat habitat Bekantan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Libur akhir pekan di penghujung tahun 2017 sudah di depan mata. Ke mana Anda ingin menghabiskan liburan bersama keluarga dan teman? Meski Kalimantan Selatan bukan menjadi destinasi wisata nasional, namun beberapa daerah kabupaten memiliki obyek wisata favorit yang kerap dikunjungi untuk menghabiskan waktu liburan.

Radar Banjarmasin mencoba merangkumkan beberapa lokasi wisata yang bisa dijadikan alternatif untuk menghabiskan waktu berlibur. 

1. Kotabaru

Dimulai dari wilayah tenggara Kalsel, yaitu Kotabaru. Jika Anda suka menghabiskan libur di pesisir dengan keindahan laut dan pesona bukitnya, Kabupaten Kotabaru bisa menjadi pilihan.

Kotabaru adalah kabupaten kepulauan berada di ujung tenggara Kalsel. Pulau terbesarnya adalah Pulau Laut, ke sana harus menyeberang dari pelabuhan fery di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Lama penyeberangan memakan waktu setengah jam sampai dua jam, tergantung sedikit atau banyak fery yang antre di pelabuhan.

Pantai Sarangtiung

Di Pulau Laut alternatif tempat menghabiskan akhir tahun antara lain adalah Sarangtiung, Hutan Meranti, Air Terjun Tumpang Dua, Air Terjun Seratak. Untuk wisata pantai, Sarangtiung mudah diakses, sekitar 14 kilometer dari pusat kota, dengan kondisi jalan aspal yang bisa dilalui dua buah mobil berpapasan.

Sarangtiung merupakan wisata andalan pesisir Kotabaru. Di sana Anda bisa menginap di beberapa rumah panggung yang disewakan dengan harga kelas penginapan melati.

Wahana hiburan khas pantai juga ada, seperti banana boat dan pelampung untuk berenang. Tempat makan dan pusat oleh-oleh juga ada. Ada panggung hiburan yang biasa mementaskan organ tunggal lengkap dengan penyanyi dangdutnya.

Di pesisir ini juga ada hutan pinusnya, biasa dijadikan tempat remaja berayun-ayun. Jika surut garis pantainya bisa mencapai 100 meter, membuat anak-anak dan remaja bisa bermain bola.

Sementara Air Terjun Tumpang Dua dan Seratak, berada di kaki pegunungan Sebatung. Ke Tumpang Dua jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat kota, sedangkan ke Seratak sekitar 20 kilometer. Bedanya, di Seratak lebih alami, sementara di Tumpang Dua air terjunnya tidak tinggi, tapi lebih lengkap sarananya seperti tempat makan dan kolam renang.

Hutan Meranti

Jika ingin menghirup oksigen segar bisa ke Hutan Meranti. Berdekatan dengan Tumpang Dua. Wisata ini disebut satu-satunya di dunia dengan spesies meranti terlengkap. Di puncaknya Anda bisa menikmati keindahan Pulau Laut dari ketinggian. Cocok untuk berkemah.

Tapi jika Anda suka ke tempat wisata yang belum tersentuh tangan pemerintah, namun menawarkan keindahan alam memesona, salah satunya adalah Gunung Mamake. Padang ilalang yang berada di perbukitan punggung Gunung Sebatung. Tempat ini menawarkan panorama keindahan pegunungan kontras dengan alam pesisirnya.

Juga ada Pantai Teluk Aru, Teluk Jagung, Teluk Temiang dan Tanjung Kunyit. Tempat wisata ini masih alami, pasir pantainya putih dan bersih. Di Teluk Jagung dan Teluk Temiang, Anda bisa membawa alat selam karena keindahan bawah laut di sana sudah dikenal memesona.

Wisata ini berada di pesisir selatan Pulau Laut, jaraknya berdekatan satu sama lain. Terdekat adalah Teluk Jagung, sekitar 120 kilometer dari pusat kota Kotabaru.

Khusus Tanjung Kunyit, Anda bisa menikmati gugusan pulau-pulau kecil dan naik menara. Pagi-pagi Anda bisa menyaksikan matahari terbit dari balik laut, semburat jingga romantis dengan hijau tenang pulau-pulau kecil. Ke Tanjung Kunyit sementara baru bisa diakses melalui kapal dari Teluk Temiang.

Tapi jika Anda punya dana cukup, bisa pergi ke Samber Gelap. Menyewa speedboat kecil muat empat orang, pulang pergi perlu menyiapkan Rp2 juta dari pusat kota kabupaten. Tapi keindahan di sana jangan ditanya, sudah banyak turis mancanegara ke Samber Gelap, dan memuji pesona pasir dan alam bawah lautnya.

2. Balangan

Dari wilayah pesisir Kotabaru kita coba menelusuri lokasi wisata di kawasan Banua Anam, dimulai dari Balangan. Di Kabupaten Balangan ada salah satu objek wisata yang mungkin bisa dikunjungi untuk menghabiskan libur panjang akhir tahun ini, yaitu air terjun Tayak, terletak di Desa Uren, Kecamatan Halong.

Wisata Air Terjun Balangan

Perlu waktu sekitar satu setengah jam untuk mencapai desa yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur ini dari ibukota Balangan, Paringin. Meskipun tidak semulus jalan di daerah perkotaan dan pusat kecamatan, tapi akses jalan menuju Desa Uren bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda empat. Tentunya dengan ekstra hati-hati dan jeli memilih pijakan roda agar tidak amblas.

Di Desa Uren, kendaraan bermotor harus diparkir, karena untuk ke air terjun Tayak hanya bisa jalan kaki. Kalau tidak hujan, jalan menuju air terjun bisa dilewati menggunakan sepeda motor dengan waktu 10-15 menit.

Untuk jalan kaki, waktu yang ditempuh bervariasi, tergantung kondisi stamina tubuh masing-masing dalam melintasi jalan setapak yang terdiri dari turunan dan tanjakan. Bagi masyarakat Dayak setempat yang sudah terbiasa hidup harmoni berdampingan dengan alam, hanya memerlukan 20 menit jalan kaki.

Kalau stamina pas-pasan, maka yang diperlukan paling lama sekitar 50 menit termasuk waktu untuk istirahat.

"Kalau waktu liburan biasanya ada ratusan pengunjung dari berbagai daerah yang ke sini," ujar Ahul, salah seorang warga sekitar.

Saat lagi ramai kata dia, kampungnya seperti pasar. Banyak masyarakat sekitar memanfaatkannya untuk mengais rezeki, dari berjualan makanan dan kerajinan khas suku Dayak Halong, jasa guide hingga ojek.

Masyarakat sekitar yang sudah sadar akan pentingnya menjaga potensi pariwisata untuk mendongkrak ekonomi keluarga, menjunjung tinggi kenyamanan dan keamanan para pengunjung  Air terjun Tayak sendiri memiliki lebar mencapai enam meter dengan ketinggian sepuluh meter.

3. Hulu Sungai Tengah

Turun sedikit dari Balangan kita menuju Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kabupaten yang berjuluk Kota Apam ini memang terkenal dengan pemandangan alamnya yang masih alami. Kabupaten yang sudah berumur 58 tahun ini sebagian wilayahnya berada di kaki Pegunungan Meratus.

Wisata Pagat Batu Benawa

Bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga, ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di HST. Mulai dari wisata Pagat di Kecamatan Batu Benawa, wisata outbound di Baruh Bunga, Desa Haliau Batu Benawa. Selain itu, ada juga kolam pemandian air panas di Kecamatan Hantakan dan wisata alam Loklaga di Sei Harang, Kecamatan Haruyan.

Tempat wisata ini juga terbilang cukup murah bagi pengunjung. Tiket masuknya mulai dari Rp2 ribu rupiah sampai Rp 10 ribu per orang. Seperti tempat wisata Pagat Batu Benawa, yang jaraknya 8 kilometer dari Kota Barabai.

Pengunjung hanya perlu membayar Rp2 ribu saja untuk dapat menikmati tempat wisata alam ini seharian. Tempat wisata ini juga cocok untuk keluarga. Selain mengajarkan anak-anak tentang alam, mereka juga bisa sambil bermain di sana. 

Wisata Pagat di Kecamatan Batu Benawa, sebenarnya tidak asing lagi bagi masyarakat Kalsel umumnya. Tempat wisata ini meghadirkan suasana pegunungan, dan sungai yang berasal dari Pegunungan Meratus. 

Tempat ini juga menghadirkan pemandangannya yang cukup indah, yang dialiri sungai berbatu di tengahnya. Ada juga lokasi gua batu di dalamnya, menambah menarik bagi pengunjung untuk menjelajah. 

Penjaga loket di obyek wisata Pagat Batu Benawa, Ati mengaku semenjak sepekan ini obyek wisata Pagat mengalami kenaikan pengunjung. Pasalnya, para pelajar sudah dalam masa libur sekolah.

Dia mengatakan, pada hari biasa pengunjung yang datang tidak lebih dari 10 sampai 15 orang saja. Tapi pada musim liburan sekolah dan tahun baru, biasanya pengunjung yang datang bisa sampai ratusan jumlahnya.

"Libur tahun baru nanti diperkirakan akan menjadi puncak ramainya pengunjung di Pagat ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan ratusan orang akan datang pada tahun baru nanti," ungkapnya.

Dia menjelaskan, pengunjung yang datang tak hanya dari Kabupaten HST saja. Bahkan pengunjung dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur pun sering datang untuk rekreasi liburan menikmati wisata alamnya. Suasana yang masih alami, dan aliran sungai yang jernih menjadikan daya tarik khusus obyek wisata ini.

"Hanya saja pengunjung harus sedikit berhati-hati pada saat hujan datang, karena air sungai terkadang berubah intensitasnya. Karena dikhawatirkan di akhir tahun biasanya intensitas hujan akan tinggi. Sehingga akan membuat aliran sungai menjadi deras, keruh, dan bisa membahayakan pengunjung jika tidak berhati-hati," terangnya.

Untuk tempat wisata lainnya juga cukup berdekatan dan satu arah. Seperti wisata outbound di Baruh Bunga, Desa Haliau, Batu Benawa, jaraknya 10 kilometer dan wisata air panas Kecamatan Hantakan berjarak 14 kilometer dari Kota Barabai. Sedangkan wisata alam Loklaga di Desa Sei Harang, Kecamatan Haruyan, jaraknya 21 kilometer dari Kota Barabai.

Tapi pengunjung dari arah Banjarmasin bisa langsung ke Loklaga tanpa masuk Kota Barabai. Pasalnya, Kecamatan Haruyan ini berdekatan dengan perbatasan Hulu Sungai Selatan.

4. Hulu Sungai Selatan

Kalau di Balangan ada air terjun dan di HST ada wisata air jeram, maka di Kabupaten Hulu Sungai Selatan ada Bukit Kudai yang bisa dijadikan alternatif liburan tahun baru. Bukit Kudai menawarkan panorama alam yang menyejukkan mata bagi penikmat keindahan alam.

Bukit Kudai

Bukit Kudai adalah sebuah bukit yang terletak di kampung Tambak Pipi’i, Desa Batu Laki,  Kecamatan Padang Batung.  Dari ibukota kabupaten jaraknya sekitar 20 km. Menuju Bukit Kudai yang dikelola masyarakat dapat ditempuh dari Kota Kandangan sekitar 30 menit. Setelah sampai di kampung Tambak Pipi’i, Desa Batu Laki,  harus berjalan kaki mengikuti jalan setapak yang banyak tikungan, banyak tanjakan dan turunan yang sempit sekitar 1 kilometer.

Tapi bagi yang kurang berani melewati jalan tersebut bisa menggunakan jasa ojek dengan biaya sekitar Rp 20 ribu per orang. Di tempat tersebut dari tempat parkir menuju ke puncak Bukit Kudai sudah ada beberapa warung untuk beristirahat dan menghilangkan rasa haus.

Kabid Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) HSS,  Zakir Maulidi menjelaskan, di Bukit Kudai sangat luas dan panoramanya sangat indah karena berjejer antara bukit yang satu dengan bukit yang lain.

Daya tarik Bukit Kudai adalah pemandangan hijau Pegunungan Meratus. Dari atas bukit bisa menyaksikan pemandangan indah khas pegunungan.  “Bukit Kudai sangat cocok untuk warga yang suka kemping baik bersama keluarga atau teman,” ujarnya.              

Bukit Kudai sangat cocok bagi yang hobi berfoto dengan latar bukit. Bukitnya menarik, karena mirip seperti bukit bukit teletubbies. Selain itu banyak sekali rumput ilalang yang membuat bukit tersebut seperti bukit teletubbies.

Zakir mengungkapkan, mengantisipasi hal tidak diinginkan bagi para wisatawan saat berkunjung ke semua obyek wisata yang ada di kabupaten HSS, jajarannya juga sudah bersinergi dan berkoordinasi dengan beberapa pihak seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes, Badan PB dan Kesbangpol dan lainnya.

Semuanya untuk kelancaran sampai keselamatan para wisatawan.  “Dengan koordinasi dan sinergi yang dilakukan kejadian yang tidak diinginkan tidak sampai terjadi,” pungkasnya.

5. Tapin

Tak mau kalah, Kabupaten Tapin juga menawarkan alternatif wisata akhir tahun  bersama keluarga dan teman.  Pegiat wisata di Tapin, Hendra Gunawan mengungkapkan, Kabupaten Tapin menawarkan keindahan alam yang eksotis.

 "Seperti Bukit Piani, Bukit Menggendang, Bukit Batu Ampar, Bukit Liangnyaru, karena di sana kita bisa melihat gemerlap terang Kota Rantau dari ketinggian. Di samping itu kita juga bisa melihat pengerjaan Bendungan Pipitak Jaya," ungkap Ogun, sapaan akrab Hendra Gunawan.

Sungai Rutas

Selain bukit yang ada di Kecamatan Piani, potensi wisata Tapin juga ada wisata susur sungai sambil melihat kehidupan Bekantan di Desa Sungai Rutas. Kemudian ada Gua Beramban yang terkenal dengan panjang guanya, Danau Hatiwin yang ada di Kecamatan Salam Babaris serta Goa Batu Hapu yang ada di Kecamatan Hatungun. "Jadi banyak tempat bagus yang bisa dikunjungi di Tapin untuk waktu berlibur. Keindahannya tidak kalah dari daerah lain," ungkapnya Ogun.

6. Banjarbaru

Bagaimana dengan Kota Banjarbaru? Tak adanya tempat wisata alam seperti pantai maupun perbukitan di Banjarbaru membuat masyarakat lebih banyak merayakan tahun baru di pusat kota. Seperti, di Lapangan Murjani, Taman Van Der Pijl dan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru.

Namun, sebenarnya ada alternatif lokasi lain yang perlu dicoba untuk didatangi saat libur tahun baru. Yaitu, Danau Seran. Meski hanya berupa hamparan air bekas galian tambang intan milik PT Galuh Cempaka, tetapi keindahannya cukup memuaskan para pengunjung.

Danau Seran

Jarak yang ditempuh untuk menuju ke sana pun tidak terlalu jauh. Hanya sekitar 2 kilometer dari bundaran Palam Banjarbaru atau Jalan Trikora. Dari bundaran itu masuk ke Jalan Palam. Di ujung jalan bakal ada petunjuk di mana letak danau yang mulai dikelola pada tahun lalu tersebut.

Sekarang tempat wisata Danau Seran terus berbenah, ada banyak fasilitas baru yang sudah ditambahkan untuk menarik para pengunjung. Seperti rumah pohon dan beberapa wahana permainan lainnya.

Ketua RW 02 Kelurahan Palam, Abdul Hadi mengatakan, masyarakat setempat yang ikut andil dalam pengelolaan tak henti-hentinya memikirkan hal baru untuk menarik wisata danau tersebut. "Ada fasilitas baru lagi yang akan kami sediakan, yaitu air mancur," katanya.

Dia mengungkapkan, air mancur rencananya akan ditaruh tepat di belakang tulisan besar Danau Seran agar memperindah suasana. "Tahun baru 2018, air mancur sudah bisa dinikmati pengunjung," ungkapnya.

Menurutnya, penambahan fasilitas sangat diperlukan supaya Danau Seran selalu menjadi tujuan berwisata. "Alhamdulillah, sejak dibuka pada tahun 2016 hingga saat ini masih ramai. Pengunjung yang datang setiap akhir pekan selalu tembus dua ribu orang. Kalau hari kerja rata-rata 200 sampai 300 pengunjung," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Banjarbaru Ahmad Yani Makkie mengungkapkan, pusat kepadatan di Banjarbaru saat libur tahun baru memang seringkali berada di kota. "Titik kumpul biasanya di Lapangan Murjani dan sekitarnya," ungkapnya.

Untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Banjarbaru. "Akan kami bahas mengenai lalu lintas jelang libur hingga pascalibur tahun baru," pungkasnya.  (zal/why/shn/dly/zay/ris/tof)


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 02:02
Opini

Mengurai Kemacetan Kendaraan di Kota Banjarmasin

Oleh : Muhammad Reza Hikmatullah* Kota Banjarmasi saat ini di tahun 2018 sudah memasuki tahun Ke-492…

Sabtu, 06 Oktober 2018 08:53

Tingkatkan Kompetensi Wartawan Zaman Now

BANJARMASIN – PWI Kalsel terus berupaya meningkatkan kompetensi wartawan di Banua. Supaya memiliki…

Rabu, 03 Oktober 2018 10:20

Belum Berencana Anggarkan Bonus

BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) keluar sebagai juara Kompetisi Olahraga Daerah…

Minggu, 30 September 2018 11:24

Pelukis Banjarbaru Raih Penghargaan Internasional

BANJARBARU - Berkarya dengan tulus dan penuh keseriusan sebagai seniman di Banjarbaru. Sulistyono Hilda…

Minggu, 16 September 2018 13:37

19 Burung Langka dari Alam Liar di Pamerkan Pegiat Fotografi

BANJARMASIN - Mendengar istilah fotografi alam liar, yang terbayang di benak adalah karya-karya pewarta…

Sabtu, 15 September 2018 09:27

Seruu..!! Lomba Balap Jukung Tradisional di Jafri Zam-Zam

JUKUNG yang dikayuh Jumiati melaju dengan mulus. Meninggalkan lawan jauh di belakang, hampir separuh…

Rabu, 12 September 2018 13:29

Jangan Sepelekan Kurang Tidur, Buruk Akibatnya untuk Kesehatan

Pernah kesulitan tidur? Mata terjaga meski jam memasuki dini hari. Hal tersebut biasa terjadi pada penderita…

Senin, 10 September 2018 09:48

Bingung Kuku Anda Jadi Menguning, Pelajari Sebabnya

Tubuh yang sehat menjadi idaman semua orang. Bahkan hingga bagian terujung pun, kuku juga perlu perawatan.…

Sabtu, 08 September 2018 12:59

Lomba Seru Digelar Sambut Hari Jadi Kota Banjarmasin

KEMERIAHAN perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 sudah mulai terasa. Kemarin (7/9) pagi di Siring…

Selasa, 04 September 2018 11:16

Beruang Grizzly Mengaum di Banjarmasin

Band asal Bandung ini menjadi satu dari empat penampil utama yang dihadirkan Soundrenaline. Selain White…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .