MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 05 Januari 2018 10:58
Honor Pemain Lokal Film Pangeran Antasari Masih Belum Jelas
TAK JELAS: Salah satu aktor fi lm Perang Banjar dirias sebelum beraksi di lokasi syuting di Desa Kiram, Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu. Hingga kini, setelah film tersebut selesai dibuat dan ditayangkan, honor pemain lokal masih belum ada kejelasan.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Film Pangeran Antasari sukses diputar di Cinema XXI Duta Mall, Senin (1/1). Tak hanya itu, malamnya film yang didananya dari APBD Kalsel 2017 ini menyisakan persoalan. Misal saja, pembayaran para pemain lokal serta kru pendukung dalam penggarapan film hingga kini tak ada kabarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammad Yusuf Effendi mengatakan,  hingga kini belum mengetahui secara pasti terkait apakah para pemain lokal serta kru sudah mendapatkan bayaran atas jerih payahnya.

"Dari Disdikbud Kalsel hanya menyerahkan dananya ke pihak rumah produksi. Setelah itu, mereka yang memutuskan untuk melakukan pembayaran," ujar Yusuf.

Mengenai pembayaran atas para pemain serta kru lokal, Yusuf tak menampik ada pihak yang terlibat dalam pembuatan film yang menanyakan pembayaran pascaproduksi. "Tapi itu cuma beberapa, sisanya dengan sukarela menyumbangkan perannya untuk bermain dalam film Pangeran Antasari," klaim Yusuf.

Namun, ia berkomitmen untuk berkomunikasi dengan pihak rumah produksi untuk mempertanyakan bagaimana kelanjutan pembayaran atas para pemain lokal yang terlibat dalam pembuatan film. "Ya, kami akan melakukan komunikasi lebih lanjut," janji Yusuf.

Sebelumnya diwartakan Radar Banjarmasin, salah satu pemain lokal, Lupi Anderiani yang memerankan tokoh Demang Lehman dalam film tersebut mengaku dirinya memang belum mendapatkan bayaran atas perannya.

Dijelaskannya, dirinya tidak terlalu mengetahui mengenai mekanisme pembayaran para pemain lokal. "Karena saya tidak ikut proses casting. Langsung dikontak ketika pengambilan gambar pertama kali," ceritanya. Namun, dikatakannya dirinya tak terlalu berharap atas honor untuk para pemain lokal tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, pihak PT Cahaya Kristal Media Utama yang bermarkas di Jakarta selaku rumah produksi film Pangeran Antasari tak kunjung tersambung melalui panggilan telepon.

Namun, Aftahuddin, selaku Eksekutif Produser Film Pangeran Antasari membenarkan hingga kini para pemain serta kru lokal memang tak mendapatkan bayaran. 

"Setahu saya, memang belum ada kabar pembayaran.  Kalau saya menganggap berkontribusi dalam film ini merupakan sumbangan untuk Banua. Namun, jelasnya ada pada pihak rumah produksi," kata dia.

Lantas, seniman lokal yang ikut menggarap film Pangeran Antasari, Yadi Muryadi mengatakan,  meski tak ada kabar pembayaran, sampai saat ini Yadi mengklaim tidak ada para pemain serta kru lokal yang mempertanyakan kejelasan pembayaran.

"Aman saja. Dari awal sudah dijelaskan, kalau film ini adalah sebagai kontribusi untuk Banua. Kalau ada uangnya, pasti dibayar. Tapi anggarannya minim," ujar Yadi. (dom)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:28
BREAKING NEWS

CATAT..! Malam Ini Debat Kandidat Pilkada Tabalong

TANJUNG -Ingat malam debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. KPU setempat sudah…

Minggu, 22 April 2018 11:03
BREAKING NEWS

Ada 7.019 Nasi Kabuli Gratis di Murjani untuk Pecahkan MURI

BANJARBARU - Guna memperingati HUT ke-19 Kota Banjarbaru, Minggu (22/4) pagi ini digelar pemecahan…

Sabtu, 21 April 2018 11:39

Konsep Pasar Wadai di Banjarmasin Tahun ini Berbeda

BANJARMASIN - Soal konsep, Pasar Wadai pada Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah ini takkan jauh berbeda dibanding…

Sabtu, 21 April 2018 11:37

PARAH..!! Taksi Online Jadi Korban Sweeping Lagi

BANJARMASIN - Aksi sweeping terhadap taksi online masih saja terjadi. Yang terbaru terjadi pada Kamis…

Sabtu, 21 April 2018 11:29

Lampu PJU di persimpangan R.O Ulin-Trikora Jadi 'Lampu Disko'

BANJARBARU – Sudah seminggu terakhir lampu penerangan jalan di persimpangan R.O Ulin-Trikora kedap-kedip.…

Sabtu, 21 April 2018 11:18

Bus Wisata dan Rumah Disabilitas di Banjarbaru Diresmikan

BANJARBARU - Acara puncak HUT ke-19 Banjarbaru, Jumat (20/4) kemarin digelar. Ada beberapa inovasi dan…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Warga Desa Kintapura Tuntut PT PKIS Hentikan Panen Sawit

PELAIHARI - Puluhan orang dari warga Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala) meminta…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Camat Sungai Loban Berpesan Jaga Persatuan dan Kesatuan

BATULICIN - Sampai saat ini, telah banyak prestasi yang diukir Kecamatan Sungai Loban, baik di tingkat…

Sabtu, 21 April 2018 10:12

Tanah Bumbu Book Fair Kembali Digelar

BATULICIN - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-15 Kabupaten Tanah Bumbu dan Pesta Adat Mappanretasi…

Sabtu, 21 April 2018 10:10

Wabup Tanbu Lepas Kontingen Peparpeda Tingkat Provinsi

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor melepas Kontingen Pekan Paralympic Pelajar Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .