MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 06 Januari 2018 14:19
Debat Alot Pedagang Kuliner Baiman dan Pemko Banjarmasin
MUMET DEBAT: Suasana negosiasi uang sewa lahan antara pedagang Kuliner Baiman dan pemko di kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, kemarin siang. Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pedagang Kuliner Baiman akhirnya menyepakati nominal uang sewa lahan. Perdebatan berlangsung alot. Baru mereda setelah mendapat jaminan subsidi.

Pertemuan digelar kemarin (5/1) di kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Jalan Pramuka. Perdebatan dimulai sejak siang hingga sore hari.

Negosiasi dihadiri sekitar 30 pedagang dari kawasan wisata kuliner di Jalan Lingkar Dalam tersebut. Pemilik lahan lagi-lagi tak muncul. Meminta dirinya diwakili pemko.

Pedagang dihadapi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Priyo Eko Wusono. Ditemani Kabid Monitoring dan Evaluasi, Sojuangon.

Pemilik lahan menaikkan sewa lahan sampai tiga kali lipat. Dari Rp100 juta per tahun 2017. Menjadi Rp300 juta per 2018. Ditambah lagi Rp47 juta untuk pajak penghasilan dan bumi bangunan. Angka itu kemudian dibulatkan menjadi Rp350 juta.

Pedagang sebenarnya menerima tawaran angka itu. Yang membuat mereka sewot adalah rinciannya. Berapa yang harus dibayarkan per lapak. Untuk patungan dan disetorkan ke pemilik lahan.

Tawaran awal, pedagang dengan lapak kecil menyetor Rp6 juta per tahun per lapak. Jumlahnya ada 30 lapak, jika ditotal ketemu angka Rp180 juta.

Sisanya ditutupi dari tiga pedagang besar. Nyanding Roso menyetor Rp120 juta, lalu Sea Food Muji Hartono Rp30 juta, dan Bebek Sinjay Rp20 juta per tahun.

"Masuk akal toh! Lapak mereka yang paling besar dan ramai pembeli. Posisi warungnya juga yang paling strategis, langsung menghadap jalan. Jadi tak apa mereka membayar lebih," tegas Sojuangan.

Pangkal perdebatan, pedagang merasa berat dengan angka Rp6 juta. "Turunkan satu juta. Kondisinya sekarang sepi. Beda kalau ramai pembeli, Rp10 juta pun kami oke," kata Sekretaris Paguyuban Pedagang Kuliner Baiman, Syaiful Hamid.

Hamid berkeras. Menuntut subsidi sebesar Rp30 juta. Diambil dari laba pengelola parkir. Agar setoran per lapak bisa ditekan. "Lha wong mereka menikmati hasil parkirnya, banyak kok. Sumbang sedikit lah," imbuhnya.

Singkat cerita, permintaan subsidi dikabulkan. Meski berat, lantaran pengelola parkir juga sudah diwajibkan setoran pajak parkir sebesar 30 persen dari keuntungannya. "Sebenarnya, pedagang sudah menikmati subsidi. Jangan dikira pemko tak peduli," tukas Sojuangan.

Subsidi yang dimaksud, pedagang Kuliner Baiman mendapat keistimewaan. Tak perlu membayar pajak kuliner sebesar 10 persen per porsi makanan seperti restoran dan kaki lima lainnya. "Sudahlah, yang penting ending-nya bagus," pungkasnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 14:08

Meriahkan Hari Jadi Batola, Wayang Kulit Digelar

MARABAHAN - Wakil Bupati Batola Rahmadian Noor mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang…

Selasa, 23 Januari 2018 13:59

Lift Macet, Ketua Komisi III DPRD Banjabaru Terperangkap

BANJARBARU - Nasib apes menimpa Politisi PDI-P Kota Banjarbaru, Bambang S. Roni, kemarin (22/1) pagi.…

Selasa, 23 Januari 2018 13:51

Februari Portal Pasar Minggu Akan Difungsikan

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Perdagangan menganggarkan dana sebesar Rp200 juta untuk membangun…

Selasa, 23 Januari 2018 13:50

IGTKI Tanbu Terima Bantuan Laptop

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan bantuan laptop kepada Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia…

Selasa, 23 Januari 2018 13:49

ASN Purnabakti Terima Tali Asih

BATULICIN - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang purnabakti atau pensiun menerima bantuan sosial pensiun…

Selasa, 23 Januari 2018 13:44

Satpol PP Bubar, PKL Siring Tandean Balik Berjualan Lagi

BANJARMASIN - Satpol PP bubar, pedagang kaki lima (PKL) menyebar. Begitulah yang tergambar di Siring…

Selasa, 23 Januari 2018 13:36

Jalan Lakstarda Rusak Parah, Pemko Harus Turun Tangan

BANJARMASIN –  Jalan Lakstarda Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, rusak parah. Kerusakannya…

Selasa, 23 Januari 2018 13:29

30 BTS Tak Berizin di Banjarmasin Akan Dibongkar Paksa

BANJARMASIN - Revisi Perda tentang Base Transceiver Station (BTS) bakal disahkan tahun ini. Isinya mengatur…

Selasa, 23 Januari 2018 11:56

Lensa Pemko Banjarbaru Sepekan

Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menerima nasi tumpeng yang diserahkan oleh kepala sekolah SMA Negeri…

Senin, 22 Januari 2018 15:57
Berita Tabalong

Bupati Tabalong Bikin Kepala SDN Belimbing Menangis

TANJUNG - Sambil melihat bangunan sekolahnya, Kepala SDN 2 Belimbing di Desa Kapar Kecamatan Murung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .