MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 06 Januari 2018 14:19
Debat Alot Pedagang Kuliner Baiman dan Pemko Banjarmasin
MUMET DEBAT: Suasana negosiasi uang sewa lahan antara pedagang Kuliner Baiman dan pemko di kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, kemarin siang. Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pedagang Kuliner Baiman akhirnya menyepakati nominal uang sewa lahan. Perdebatan berlangsung alot. Baru mereda setelah mendapat jaminan subsidi.

Pertemuan digelar kemarin (5/1) di kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Jalan Pramuka. Perdebatan dimulai sejak siang hingga sore hari.

Negosiasi dihadiri sekitar 30 pedagang dari kawasan wisata kuliner di Jalan Lingkar Dalam tersebut. Pemilik lahan lagi-lagi tak muncul. Meminta dirinya diwakili pemko.

Pedagang dihadapi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin, Priyo Eko Wusono. Ditemani Kabid Monitoring dan Evaluasi, Sojuangon.

Pemilik lahan menaikkan sewa lahan sampai tiga kali lipat. Dari Rp100 juta per tahun 2017. Menjadi Rp300 juta per 2018. Ditambah lagi Rp47 juta untuk pajak penghasilan dan bumi bangunan. Angka itu kemudian dibulatkan menjadi Rp350 juta.

Pedagang sebenarnya menerima tawaran angka itu. Yang membuat mereka sewot adalah rinciannya. Berapa yang harus dibayarkan per lapak. Untuk patungan dan disetorkan ke pemilik lahan.

Tawaran awal, pedagang dengan lapak kecil menyetor Rp6 juta per tahun per lapak. Jumlahnya ada 30 lapak, jika ditotal ketemu angka Rp180 juta.

Sisanya ditutupi dari tiga pedagang besar. Nyanding Roso menyetor Rp120 juta, lalu Sea Food Muji Hartono Rp30 juta, dan Bebek Sinjay Rp20 juta per tahun.

"Masuk akal toh! Lapak mereka yang paling besar dan ramai pembeli. Posisi warungnya juga yang paling strategis, langsung menghadap jalan. Jadi tak apa mereka membayar lebih," tegas Sojuangan.

Pangkal perdebatan, pedagang merasa berat dengan angka Rp6 juta. "Turunkan satu juta. Kondisinya sekarang sepi. Beda kalau ramai pembeli, Rp10 juta pun kami oke," kata Sekretaris Paguyuban Pedagang Kuliner Baiman, Syaiful Hamid.

Hamid berkeras. Menuntut subsidi sebesar Rp30 juta. Diambil dari laba pengelola parkir. Agar setoran per lapak bisa ditekan. "Lha wong mereka menikmati hasil parkirnya, banyak kok. Sumbang sedikit lah," imbuhnya.

Singkat cerita, permintaan subsidi dikabulkan. Meski berat, lantaran pengelola parkir juga sudah diwajibkan setoran pajak parkir sebesar 30 persen dari keuntungannya. "Sebenarnya, pedagang sudah menikmati subsidi. Jangan dikira pemko tak peduli," tukas Sojuangan.

Subsidi yang dimaksud, pedagang Kuliner Baiman mendapat keistimewaan. Tak perlu membayar pajak kuliner sebesar 10 persen per porsi makanan seperti restoran dan kaki lima lainnya. "Sudahlah, yang penting ending-nya bagus," pungkasnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:07

JCH Kalselteng Siap Diberangkatkan, Kemenag Kalsel Tinggal Tunggu ini

BANJARBARU - Jemaah calon haji (JCH) Kalimantan Selatan, kloter pertama direncanakan masuk asrama 19…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

Fenomena Aksi "Beli SKTM" Demi Masuk Sekolah di Banua

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini diwarnai dengan aksi tidak terpuji orang tua siswa yang…

Senin, 16 Juli 2018 14:49

Kubah Basirih Jadi Rute Terbaru Susur Sungai, Segini Ongkosnya

BANJARMASIN - Destinasi wisata religi di ibu kota Kalsel; Banjarmasin kurang beken. Padahal, jumlahnya…

Senin, 16 Juli 2018 14:43

Pamor KWK di Banjarmasin Mulai Meredup, ini yang Jadi Biang Keroknya

BANJARMASIN - Kawasan Wisata Kuliner (KWK) dulunya digadang-gadang dapat mendongkrak perekonomian para…

Senin, 16 Juli 2018 14:34

Perintah Partai, Gina Siap Gantikan Ronie di Dewan

BANJARMASIN - Seperti kata pepatah, kalau memang sudah rezeki enggak bakal ke mana-mana. Itulah yang…

Senin, 16 Juli 2018 12:04

Pemko Banjarbaru Alokasikan Rp22 Miliar untuk Drainase

BANJARBARU - Masih banyaknya titik genangan di sejumlah tempat, setiap kali turun hujan. Membuat Pemko…

Senin, 16 Juli 2018 10:20
Parlementaria

Dewan Mengkritisi Kegiatan Bazar UMKM

BANJARBARU - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari mengkritisi Bazar UMKM yang digelar…

Senin, 16 Juli 2018 10:18
Pemko Banjarbaru

Walikota Hadiri Lomba Jalan Sehat di Lapangan Murjani

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, bersama Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah Minggu (15/7)…

Senin, 16 Juli 2018 10:09

AUTP Membantu Para Petani dan Pelaku Usaha

BATULICIN - Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Koordinasi, Sosialisasi dan Evaluasi…

Senin, 16 Juli 2018 09:53

Balai Pemasyarakatan di Tanbu Mulai Dibangun

BATULICIN - Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Wilayah Kalimantan Selatan menyelenggarakan acara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .