MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 07 Januari 2018 06:23
Sisa Uang Rp5,2 Miliar Ditemukan di Astambul
MILIARAN: Sisa uang miliaran rupiah hasil kejahatan ditemukan di daerah kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Penyembunyian uang hasil jarahan oknum Polisi Brigadir Jumadi berhasil diungkap dalam sebuah rumah di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Jumat (5/1) malam. Uang sebanyak Rp5,2 miliar itu dibungkus terpisah dalam 4 karung, diletakkan di sudut rumah milik teman tersangka Yongki alias Jawa bercampur dengan beras karungan. 

Uang hasil rampokan ini sisa barang bukti yang berusaha dihilangkan para pelaku yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Polda Kalsel dan Polres Banjar. 

Dari keterangan di lapangan, uang Rp10 miliar itu sempat dibagi dua oleh pelaku, Jumadi dan Yongki. Bungkusan pertema berhasil ditemukan di rumah saudara Jumadi di Kelurahan Syamsudin Noor, dan yang kedua di Astambul. Temuan uang di Astambul ini hasil keterangan dari Yongki yang lebih dahulu ditangkap. Aparat menduga, perampokan ini telah direncanakan jauh-jauh hari.

Barang bukti uang Rp5,2 miliar tersebut langsung dibawa ke Polda Kalsel dari Polres Banjar, Jumat (5/1) malam, sekira pukul 22.00 Wita dengan pengawalan aparat bersenjata lengkap. Dengan ditemukan barang bukti baru ini, diperkirakan sisa uang yang raib sebesar Rp400 juta.

Kapolda Kalsel Brigjen Polisi Rachmat Mulyana mengatakan, temuan sisa uang itu hasil pengembangan dari pemeriksaan sebelumnya kepada Jumadi dan Yongki alias Jawa. Uang itu disimpan dalam karung bekas gabah. Jika ditarik ke belakang, ia menilai ada prosedur keliru  ketika Bank Mandiri minta pengawalan, sehingga terjadi kasus tersebut.

“Pengawalan pengamanan seperti ini tidak boleh secara lisan. Minimal, 2 anggota polisi yang mengawal, agar objek yang dikawal aman serta terbentuk sistem perlindungan,” tegasnya.

Fakta lain belakangan diketahui bahwa Gugum (sopir Bank Mandiri) yang kenal dengan Jumadi menghubungi via telepon dan minta pengawalan. Atas hal ini, aparat menduga, ada keterlibatan sopir dengan 2 pelaku. Keduanya telah dites urine dan positif menggunakan Narkoba saat kejadian. Cepatnya pengungkapan ini, kata Rachmat Mulyana, karena aparat cepat berkoordinasi dengan provider untuk mengetahui titik terakhir keberadaan pelaku.

“Namun, sebagai institusi, saya mohon maaf atas kesalahan anggota saya. Ada sanksi yang harus dia hadapi sebagai konsekuensi kasus kriminal ini. Dia sudah tidak layak lagi jadi anggota polisi,” kata Rachmat Mulyana.

Berita sebelumnya, anggota polisi Polres Tabalong bernama Brigadir Jumadi bersama rekannya seorang warga sipil bernama Yongki, diduga sebagai pelaku utama perampokan mobil pembawa uang Bank Mandiri Kamis (4/1). Rekan Jumadi itu berpura-pura menumpang di mobil tersebut. Dalam perjalanan menuju Bank Mandiri cabang Tabalong, pelaku meminta mampir lebih dulu di Polsek Martapura dengan alasan mengambil sesuatu yang tertinggal.

Pelaku tiba-tiba menodongkan pistol saat mobil mengarah ke jalan yang agak sepi dan mengancam akan menembak jika Atika dan Gugum (sopir) tak menuruti perintahnya. Setelah mengendalikan situasi, Brigadir Jumadi dan rekannya melakban mata, mulut, tangan, serta kaki Atika dan Gugum.

Uang hasil rampokan, dibawa menggunakan mobil minibus jenis Toyota Avanza hitam DA 1182 KE menuju Desa Malintang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Uang kas Bank Mandiri rencananya akan dibawa ke kantor pusat Bank Mandiri di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin.(mam/ema)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 10:41

Darurat!! Hermansyah Nyatakan Banjarmasin Darurat Ngelem

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah menyatakan kotanya sedang…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:47

Apes Salah Target!! Aksi Jambret Gagal Setelah Korbannya Menerjang Pelaku

BANJARMASIN - Noor Rahman alias Rahman  (46), tertangkap setelah mengambil…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:38

Korsleting Listrik Hanguskan Salah Satu Rumah Warga Sarang Halang

KANDANGAN – Warga Desa Sarang Halang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28

Disidang, Bos Miras Ungkap Alasannya Menjual Minuman Keras

BANJARBARU - Teka teki pemilik dari 485 botol minuman keras…

Jumat, 14 Desember 2018 10:33

Warga Tala Dibuat Geger, Penjaga Warung Akhiri Hidup Dengan Gantung DiriĀ 

PELAIHARI - Warga Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut…

Jumat, 14 Desember 2018 10:27

Hidup Lagi, Satpol PP Amankan Dua PSK di Eks Lokalisasi Pal 18

BANJARBARU - Usai ditutup Pemko Banjarbaru sekitar dua tahun yang…

Jumat, 14 Desember 2018 09:42

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

BANJARMASIN - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai…

Jumat, 14 Desember 2018 09:21

Begini Kronologi Penemuan Mayat Elsa Siswi AKPER Kesdam

BANJARMASIN – Via Febrianti terlihat pucat. Mahasiswi semester 1 AKPER…

Jumat, 14 Desember 2018 09:12

Karyawan Curi ATM Bos, Tarik Uang Hingga Rp 76 Juta

BANJARMASIN – Kartu ATM hilang. Tapi, isinya terus berkurang hingga…

Kamis, 13 Desember 2018 13:47

Tak Ingin Gegabah, Kejati Tunggu Hasil Audit BPKP

BANJARMASIN – Tahun 2019 hampir berakhir tapi beberapa kasus korupsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .