MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 07 Januari 2018 06:23
Sisa Uang Rp5,2 Miliar Ditemukan di Astambul
MILIARAN: Sisa uang miliaran rupiah hasil kejahatan ditemukan di daerah kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Penyembunyian uang hasil jarahan oknum Polisi Brigadir Jumadi berhasil diungkap dalam sebuah rumah di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Jumat (5/1) malam. Uang sebanyak Rp5,2 miliar itu dibungkus terpisah dalam 4 karung, diletakkan di sudut rumah milik teman tersangka Yongki alias Jawa bercampur dengan beras karungan. 

Uang hasil rampokan ini sisa barang bukti yang berusaha dihilangkan para pelaku yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Polda Kalsel dan Polres Banjar. 

Dari keterangan di lapangan, uang Rp10 miliar itu sempat dibagi dua oleh pelaku, Jumadi dan Yongki. Bungkusan pertema berhasil ditemukan di rumah saudara Jumadi di Kelurahan Syamsudin Noor, dan yang kedua di Astambul. Temuan uang di Astambul ini hasil keterangan dari Yongki yang lebih dahulu ditangkap. Aparat menduga, perampokan ini telah direncanakan jauh-jauh hari.

Barang bukti uang Rp5,2 miliar tersebut langsung dibawa ke Polda Kalsel dari Polres Banjar, Jumat (5/1) malam, sekira pukul 22.00 Wita dengan pengawalan aparat bersenjata lengkap. Dengan ditemukan barang bukti baru ini, diperkirakan sisa uang yang raib sebesar Rp400 juta.

Kapolda Kalsel Brigjen Polisi Rachmat Mulyana mengatakan, temuan sisa uang itu hasil pengembangan dari pemeriksaan sebelumnya kepada Jumadi dan Yongki alias Jawa. Uang itu disimpan dalam karung bekas gabah. Jika ditarik ke belakang, ia menilai ada prosedur keliru  ketika Bank Mandiri minta pengawalan, sehingga terjadi kasus tersebut.

“Pengawalan pengamanan seperti ini tidak boleh secara lisan. Minimal, 2 anggota polisi yang mengawal, agar objek yang dikawal aman serta terbentuk sistem perlindungan,” tegasnya.

Fakta lain belakangan diketahui bahwa Gugum (sopir Bank Mandiri) yang kenal dengan Jumadi menghubungi via telepon dan minta pengawalan. Atas hal ini, aparat menduga, ada keterlibatan sopir dengan 2 pelaku. Keduanya telah dites urine dan positif menggunakan Narkoba saat kejadian. Cepatnya pengungkapan ini, kata Rachmat Mulyana, karena aparat cepat berkoordinasi dengan provider untuk mengetahui titik terakhir keberadaan pelaku.

“Namun, sebagai institusi, saya mohon maaf atas kesalahan anggota saya. Ada sanksi yang harus dia hadapi sebagai konsekuensi kasus kriminal ini. Dia sudah tidak layak lagi jadi anggota polisi,” kata Rachmat Mulyana.

Berita sebelumnya, anggota polisi Polres Tabalong bernama Brigadir Jumadi bersama rekannya seorang warga sipil bernama Yongki, diduga sebagai pelaku utama perampokan mobil pembawa uang Bank Mandiri Kamis (4/1). Rekan Jumadi itu berpura-pura menumpang di mobil tersebut. Dalam perjalanan menuju Bank Mandiri cabang Tabalong, pelaku meminta mampir lebih dulu di Polsek Martapura dengan alasan mengambil sesuatu yang tertinggal.

Pelaku tiba-tiba menodongkan pistol saat mobil mengarah ke jalan yang agak sepi dan mengancam akan menembak jika Atika dan Gugum (sopir) tak menuruti perintahnya. Setelah mengendalikan situasi, Brigadir Jumadi dan rekannya melakban mata, mulut, tangan, serta kaki Atika dan Gugum.

Uang hasil rampokan, dibawa menggunakan mobil minibus jenis Toyota Avanza hitam DA 1182 KE menuju Desa Malintang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Uang kas Bank Mandiri rencananya akan dibawa ke kantor pusat Bank Mandiri di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin.(mam/ema)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 14:16

DORR..!! Warga Banjarbaru Ditembak Orang Misterius

BANJARBARU - Suasana santai Kamis (24/5) malam di sebuah warung gorengan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan…

Jumat, 25 Mei 2018 11:50

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pemkab Balangan

BANJARMASIN –  Satu lagi perkara dugaan korupsi dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Koordinator…

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .