MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 08 Januari 2018 15:34
Kasus Uang Bank Mandiri Dirampok, Oknum TNI Diduga Terlibat
MILIARAN: Sisa uang miliaran rupiah hasil kejahatan ditemukan di daerah kabupaten Banjar

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pelan tapi pasti. Kepolisan Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil mengungkap perampokan uang Bank Mandiri Cabang Tanjung sebesar Rp10 miliar yang terjadi Kamis 4 Januari tadi. Meski belum terkumpul semuanya, namun perburuan sisa hasil rampokan terus dilakukan Polda Kalsel.

Informasi yang didapat Radar Banjarmasin, selain didalangi oleh Jumadi, oknum polisi berpangkat brigadir yang bertugas di sabhara Polres, juga adanya keterlibatan oknum TNI AD berinisial AP dari Kodim Tanjung. Bahkan, uang hasil rampokan sebesar Rp5,2 miliar yang ditemukan jajaran Polda Kalsel di Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar, Jumat malam ada di rumah AP ini.

Dandim 1008/Tanjung Letkol Arm Anang Krisna Indra Kumara melalui Kepala Penerangan Korem 101 Antasari, Mayor Iskandar belum berani memastikan dugaan keterlibatan oknum TNI AD berinisial AP yang turut serta melakukan perampokan.

Pihaknya membenarkan oknum berinisial AP tersebut saat ini memang bertugas di Kodim 1008/Tanjung. “Kami tak berwenang menyatakan oknum tersebut salah atau benar. Kasus ini sepenuhnya berada di aparat Kepolisian, kita tunggu saja,” ujarnya yang dibenarkan Mayor Iskandar.

Indikasi keterlibatan oknum ini sendiri dikuatkan ketika Polda Kalsel menggelar rilis temuan hasil uang rampokan Sabtu malam tadi senilai Rp360 juta yang ditemukan di rumah teman tersangka Yongki, berinisial AP. Ketika itu Anang Krisna sempat hadir. Para awak media sendiri sempat bertanya-tanya kehadiran aparat dari TNI tersebut. Pasalnya, kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Kepolisian. “Orang boleh saja menduga. Tapi ikuti saja pernyataan dari Polda. Ini akan lebih jelas dan bagus. Saya pun tak berwenang,” tandasnya.

Kabar dugaan terlibatnya oknum TNI AD ini, didasari informasi hasil pengembangan jajaran Polda Kalsel usai meringkus pelaku Yongki dan Jumadi. Terungkap, niat jahat ini sudah direncanakan para pelaku sejak bulan November 2017 silam bersama oknum TNI berinisial AP.

AP sendiri pada saat terjadinya perampokan itu, berangkat dari Tanjung ke Banjarmasin bersama Yongki menggunakkan mobil Daihatsu Xenia Warna Silver (Mobil rental yang tidak diketahui Nopolnya). Yang menjadi sopir adalah Yongki.

Pada hari kejadian tersebut, mereka baru tiba di Jalan A Yani Km 18 sekitar pukul 14.00 Wita. Aksi niat jahat mereka ternyata sudah tersusun. Pasalnya mereka berdua menuju Rumah Makan Wong Solo Banjarbaru yang ketika itu sudah ada Jumadi bersama Gugum dan Atika yang sedang makan siang disana.

Ketika itulah Yongki masuk ke mobil Bank Mandiri Cabang Tanjung itu. AP disebut pergi meninggalkan ke empatnya. Usai terjadinya perampokan sekitar pukul 19.00 Wita, setelah Yongky mengantar Jumadi ke Banjarbaru, lagi-lagi Yongki berangkat menuju Q Mall Banjarbaru untuk menjemput AP di sana.

Sekitar pukul 21.00 Wita, mereka berdua (Yongki dan AP) dengan menggunakan mobil rental tadi berangkat dari Q Mall Banjarbaru menuju arah Tanjung. Namun, setibanya di daerah Binuang Kabupaten Tapin, terlihat di depan Polsek Binuang sedang diadakan razia.

Ketika itu, Yongki memutuskan balik arah kembali menuju Martapura dan berhenti di salah satu Toko Ponsel daerah Binuang untuk membeli Ponsel sekaligus membeli sepeda motor Honda Vario dengan menggunakan uang hasil rampokan tersebut.

Sekitar pukul 23.00 Wita, AP bersama Yongki melanjutkan perjalanan menuju arah Martapura dan berhenti di daerah Mataraman, kemudian disepakati bahwa uang hasil rampokan disimpan di rumah saudara AP di Desa Gunung Balai Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.

Usai menyimpan uang hasil rampokan. Sekitar pukul 23.45 Wita, AP menggunakan Sepeda Motor Honda Vario membawa empat karung yang berisi uang hasil rampokan ke rumah saudaranya atas nama Sudiono.

Di rumah Sudiono ini, uang tersebut disimpan dengan cara dijadikan satu dalam karung besar yang dicampur dengan gabah (padi), selanjutnya Yongki dengan menggunakan mobil rental tadi meninggalkan AP menuju Tanjung. Sedang AP baru berangkat ke Tanjung besok harinya.

AP sendiri langsung diciduk setelah pengembangan dari Yongki bahwa uang dari hasil rampokan dititipkan ke AP. AP pun langsung dibawa kembali ke Desa Gunung Balai Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar untuk menunjukkan uang hasil rampokan.

Sementara, Danrem 101 Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya menyatakan akan memberikan keterangan hari ini. Pasalnya, Yudianto baru kemarin tiba di Jakarta usai melaksanakan ibadah Umrah. “Saya memang mendengar ada kabar perampokan di Banjarmasin. Soal dugaan keterlibatan oknum anggota TNI AD, tunggu besok saya sampaikan,” ujarnya.

Dirkrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat sendiri masih enggan memberikan keterangan tentang keterlibatan oknum TNI ini. “Enggak, yang jelas masih kita dalami, untuk sementara tersangkanya masih Yongki dan Jumadi,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota polisi Polres Tabalong bernama Brigadir Jumadi bersama rekannya seorang warga sipil bernama Yongki, merampok mobil yang membawa bawa uang Bank Mandiri Kamis (4/1). Rekan Jumadi itu berpura-pura menumpang di mobil tersebut. Dalam perjalanan menuju Bank Mandiri cabang Tabalong, pelaku meminta mampir lebih dulu di Polsek Martapura dengan alasan mengambil sesuatu yang tertinggal.

Pelaku tiba-tiba menodongkan pistol saat mobil mengarah ke jalan yang agak sepi dan mengancam akan menembak jika Atika dan Gugum (sopir) jika tak menuruti perintahnya. Setelah mengendalikan situasi, Brigadir Jumadi dan rekannya melakban mata, mulut, tangan, serta kaki Atika dan Gugum.

Uang hasil rampokan, dibawa menggunakan mobil minibus jenis Toyota Avanza hitam DA 1182 KE menuju Desa Malintang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Uang kas Bank Mandiri rencananya akan dibawa ke kantor pusat Bank Mandiri di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 15:30

Kapolda Kalsel Segera Diusulkan Jadi Bintang Dua

BANJARBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel, Kamis (24/5) kemarin resmi bertipe A. Usai digelarnya…

Jumat, 25 Mei 2018 14:16

DORR..!! Warga Banjarbaru Ditembak Orang Misterius

BANJARBARU - Suasana santai Kamis (24/5) malam di sebuah warung gorengan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan…

Jumat, 25 Mei 2018 11:50

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pemkab Balangan

BANJARMASIN –  Satu lagi perkara dugaan korupsi dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Koordinator…

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .