MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 09 Januari 2018 14:42
Tanggulangi Kemacetan, Dishub Blokade Dua Pertigaan ini
PASANG PEMBATAS: Personil Dinas Perhubungan memasang road barrier di pertigaan Jalan Veteran dan Kampung Melayu, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Kemacetan di pertigaan Pasar Kuripan dan Kampung Melayu sudah tak tertahankan. Untuk mengurainya, kemarin (8/1) pagi Dinas Perhubungan Banjarmasin memasang pembatas jalan.

Road barrier plastik warna oranye dipasang pada dua titik Jalan Veteran. Di seberang pos polisi Pasar Kuripan dan di depan belokan Kampung Melayu.

Kedua titik jalan yang berdekatan itu selalu dirundung kemacetan, terutama pada pagi dan sore. Tak jarang menyambung hingga malam hari. Biasanya terjadi pada jam anak-anak berangkat atau sepulang sekolah.

Dengan blokade itu, pengendara dari Jalan Veteran kini tak bisa lagi berbelok ke Jalan Kuripan. Serupa dengan pengendara dari Kuripan, wajib meneruskan perjalanan menuju Veteran arah ke dalam kota. Tak bisa lagi belok kanan arah ke luar kota.

"Kalau mau ke Jalan Ahmad Yani, silakan terus dan berbelok di Jalan Manggis. Titik-titik ini sudah jadi sarang konflik lalu lintas," kata Kepala Dishub Banjarmasin Ichwan Noor Chalik yang memantau di lapangan.

Serupa dengan pengendara dari Jalan Veteran yang ingin berbelok ke Kampung Melayu. Mereka dilarang memintas jalan. Silakan terus sampai ke Kampung Gedang atau Jembatan Merdeka.

Yang datang dari Kampung Melayu pun, hanya bisa lurus ke arah luar kota, tak bisa lagi berbelok ke kanan menuju Veteran arah dalam kota.

"Karena crowded di sini sudah keterlaluan. Apalagi pada akhir pekan. Seperti Sabtu malam, sudah pasti macet total," imbuh Ichwan.

Puluhan personil Dishub diturunkan untuk memasang pembatas. Sembari berjaga-jaga jika ada pengendara yang curi-curi kesempatan, ngotot ingin berbelok melewati pembatas. Apalagi yang melintasi Veteran bukan hanya sepeda motor dan mobil, tapi juga truk dan mobil pikap angkutan barang. Mengingat Veteran dikenal sebagai kawasan perdagangan.

Mantan Kasatpol PP itu menjelaskan, aksi tersebut masih sebatas ujicoba. Jika sukses, pemko akan memasang pembatas permanen. "Kalau oke, kami pasang road barrier dari beton," jelasnya.

Lantas, bagaimana dengan komentar warga sekitar? Adi, pemilik toko beras di depan pertigaan Kampung Melayu, mengaku tak keberatan memutar jalan lebih jauh.

"Sehabis menutup toko, mau pulang ke rumah, belum apa-apa sudah diadang macet. Jadi kalau bisa mengurai kemacetan, mendukung saja. Baguslah kalau pemko mau peduli," ujarnya. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 19:53

Resepsi Perkawinan Putri Wabup Meriah

BATULICIN - Silih berganti masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah memadati halaman dan ruang…

Sabtu, 20 Januari 2018 19:52

Tanam Cabai Rawit Pola Tumpang Sari

BATULICIN - Petani di Desa Waringin Tunggal giat berupaya meningkatkan produksi tanam jenis hortikultura.…

Sabtu, 20 Januari 2018 19:52

Intensifkan Pencegahan Paham Radikal

BATULICIN - Walaupun di Kabupaten Tanah Bumbu tidak ditemukan indikasi penyebaran berkembangnya organisasi…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:25

Ancam Kerahkan Massa Lebih Besar Jika Perda Tambang Tak Dibuat

KOTABARU – Aksi penolakan terhadap aktivitas tambang di Pulau Laut, Kotabaru, terus terjadi. Jumat…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:21

Gubernur Sahbirin Noor Kembali Rombak Jajaran Pejabat

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor kembali merombak jajaran pejabatnya, Jumat (19/1),…

Sabtu, 20 Januari 2018 11:15

Bikin Kejuatan, Paman Birin Mendadak Hadir di SMAN 2 Banjarbaru

Di sela kesibukannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyempatkan diri hadir pada acara jalan santai…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:02

Penggunaan Lampara Dasar Mini Diperbolehkan, Begini Aturannya

BANJARBARU - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Syaiful Azhar memastikan…

Jumat, 19 Januari 2018 16:07

Buntut Susi Izinkan Cantrang, Nelayan Kotabaru Minta Kepastian

Walaupun Menteri Susi Pudjiastuti sudah mengizinkan alat tangkap cantrang, tapi nelayan di Banua khususnya…

Jumat, 19 Januari 2018 16:00

Menggiurkan! Pemko Incar Pajak Danau Seran dan Caramin

BANJARBARU - Sejak dibuka pada tahun 2016, destinasi wisata Danau Seran dan Danau Caramin hingga kini…

Jumat, 19 Januari 2018 15:52
Parlementaria

Dewan Minta Pemko Dukung Kegiatan Kepemudaan

BANJARBARU - DPRD Banjarbaru mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun bidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .