MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 11 Januari 2018 12:46
Waspada! Banjarmasin Timur dan Tengah Paling Rawan Maling
Foto ilustrasi curanmor

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2017, pencurian menjadi kasus kejahatan paling dominan di Banjarmasin. Daerah paling rawan ternyata Banjarmasin Timur dan Tengah.

Dari 1.246 kasus, pencurian kelas teri atau tindak pidana pencurian biasa (curbis) menduduki peringkat pertama dengan 96 kasus. Disusul empat kejahatan lain. Yakni penipuan 70 kasus, curanmor 66 kasus, kekerasan anak 25 kasus dan penggelapan sepeda motor 28 kasus.

Dibanding tahun 2016, judi lah yang menjadi kasus paling dominan. Dari 1.265 kasus, judi mencapai 101 kasus. Disusul penganiayaan 78 kasus, kekerasan anak 40 kasus, curanmor 24 kasus dan senjata tajam 20 kasus.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi melihat, perubahan tren kasus ini sebenarnya hanya terjadi pada waktu tertentu. Lazimnya melonjak pada tanggal merah atau libur panjang.

Seperti hari raya keagamaan atau masa libur sekolah. Lantaran pada momen itu, pemilik rumah memilih mudik atau berwisata. Rumah-rumah kosong inilah yang menjadi incaran penjahat. Menggasak barang berharga yang ditinggal korban di rumah.

Pelaku juga jeli, memanfaatkan 'kelengahan' aparat. Mengingat pada momen besar seperti hari raya keagamaan, polisi sedang dikerahkan untuk pengamanan tempat ibadah atau fasilitas umum yang sering dikerumuni orang banyak.

Nah, mengapa Timur dan Tengah yang paling rawan? Karena dua kecamatan ini berada di pusat kota. Lingkungannya cenderung individualistis. Bandingkan dengan daerah pinggiran Banjarmasin. Dimana antar tetangga masih saling kenal.

Ade menyarankan, warga yang hendak bepergian lama, menitipkan rumah pada tetangga atau ketua rukun tetangga setempat. Untuk bantu mengawasi, jika ada orang asing menjejak halaman rumah. "Setidaknya tetangga tahu Anda sedang bepergian," ujarnya.

Ia mengambil satu contoh kasus di Banjarmasin Timur. Empat orang yang berboncengan dua sepeda motor, menyatroni salah satu rumah di Jalan Pramuka Kompleks Subur Indah.

Pelaku coba mencongkel jendela. Aksi itu gagal karena kawanan pembobol ini salah perhitungan. Rumah itu tidak benar-benar kosong. Anak pemilik rumah ada di dalam. Kepergok, pelaku pun ngacir kabur.

Jika ada uang berlebih, juga tak ada salahnya memasang kamera pengintai (CCTV) di rumah. Namun, Ade melihat solusi terbaik justru tak harus canggih dan mahal. Yang versi jadul pun sudah bagus, yakni ronda malam.

"Sebenarnya yang paling bagus itu kembali menggalakkan siskamling. Ini mempersempit kesempatan pelaku," jelas AKP Ade.

Jika itu yang bisa diperbuat warga, lantas apa layanan yang ditawarkan Polresta? Reskrim coba merutinkan patroli, menyebar nomor telepon polsek, hingga meluncurkan aplikasi berbasis Android seperti Pocemon (Polisi Cepat Modern).

Bahkan, lelaki kelahiran Nusa Tenggara Timur itu kini memaksa orang Reskrim untuk rajin nongkrong bareng warga. Mirip-mirip seperti Bhabinkamtibmas.

Lalu, apa hasilnya? Ade berhak semringah. "Secara angka, kejahatan menurun 19 kasus. Dan pengungkapan kasus meningkat empat persen," sebutnya. Tahun 2016, kinerja pengungkapan kasus mencapai 70 persen dan tahun 2017 mencapai 74 persen. (gmp/fud/at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:25

Tenggak Etanol, Pemuda di Balangan Tewas

PARINGIN – Wahyudinnor (21) warga Desa Munjung Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, dilaporkan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:13

Mabuk dan Bersajam, Dua Pria Mengamuk di Rumah Biliar

BANJARMASIN - Dua pria terpaksa diamankan polisi. Mereka telah membuat onar di lokasi rumah biliar dan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:08

Polres Banjar Gelar Tes Urine Mendadak

MARTAPURA – Mendadak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, seluruh anggota Polres Banjar mengikuti…

Selasa, 23 Januari 2018 12:06

Perairan Sungai Barito Rutin Dirazia

BANJARMASIN - Jajaran Satpolair Polresta Banjarmasin menggelar razia di perairan Sungai Barito, Senin…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:36

ASTAGA.. 11 Remaja Pesta Lem di Hotel, Diciduk saat Bangun Tidur

BANJARMASIN - Sebelas muda-mudi digerebek Satpol PP seusai pesta lem dari kamar hotel, kemarin (18/1).…

Sabtu, 20 Januari 2018 09:43

Dicari! Pemuda ini Sudah 4 Hari Menghilang

BANJARMASIN - Keluarga besar Ahmad Fauzi dirundung kecemasan. Betapa tidak,  putranya bernama …

Sabtu, 20 Januari 2018 09:24

Kurir dan Pengedar Sabu Diciduk

BANJARMASIN - Gunawan Saputra alias Gunawan (33) dan Muhrian alias Imuh (37), Kamis (18/1), diringkus…

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .