MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 11 Januari 2018 12:46
Waspada! Banjarmasin Timur dan Tengah Paling Rawan Maling
Foto ilustrasi curanmor

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2017, pencurian menjadi kasus kejahatan paling dominan di Banjarmasin. Daerah paling rawan ternyata Banjarmasin Timur dan Tengah.

Dari 1.246 kasus, pencurian kelas teri atau tindak pidana pencurian biasa (curbis) menduduki peringkat pertama dengan 96 kasus. Disusul empat kejahatan lain. Yakni penipuan 70 kasus, curanmor 66 kasus, kekerasan anak 25 kasus dan penggelapan sepeda motor 28 kasus.

Dibanding tahun 2016, judi lah yang menjadi kasus paling dominan. Dari 1.265 kasus, judi mencapai 101 kasus. Disusul penganiayaan 78 kasus, kekerasan anak 40 kasus, curanmor 24 kasus dan senjata tajam 20 kasus.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi melihat, perubahan tren kasus ini sebenarnya hanya terjadi pada waktu tertentu. Lazimnya melonjak pada tanggal merah atau libur panjang.

Seperti hari raya keagamaan atau masa libur sekolah. Lantaran pada momen itu, pemilik rumah memilih mudik atau berwisata. Rumah-rumah kosong inilah yang menjadi incaran penjahat. Menggasak barang berharga yang ditinggal korban di rumah.

Pelaku juga jeli, memanfaatkan 'kelengahan' aparat. Mengingat pada momen besar seperti hari raya keagamaan, polisi sedang dikerahkan untuk pengamanan tempat ibadah atau fasilitas umum yang sering dikerumuni orang banyak.

Nah, mengapa Timur dan Tengah yang paling rawan? Karena dua kecamatan ini berada di pusat kota. Lingkungannya cenderung individualistis. Bandingkan dengan daerah pinggiran Banjarmasin. Dimana antar tetangga masih saling kenal.

Ade menyarankan, warga yang hendak bepergian lama, menitipkan rumah pada tetangga atau ketua rukun tetangga setempat. Untuk bantu mengawasi, jika ada orang asing menjejak halaman rumah. "Setidaknya tetangga tahu Anda sedang bepergian," ujarnya.

Ia mengambil satu contoh kasus di Banjarmasin Timur. Empat orang yang berboncengan dua sepeda motor, menyatroni salah satu rumah di Jalan Pramuka Kompleks Subur Indah.

Pelaku coba mencongkel jendela. Aksi itu gagal karena kawanan pembobol ini salah perhitungan. Rumah itu tidak benar-benar kosong. Anak pemilik rumah ada di dalam. Kepergok, pelaku pun ngacir kabur.

Jika ada uang berlebih, juga tak ada salahnya memasang kamera pengintai (CCTV) di rumah. Namun, Ade melihat solusi terbaik justru tak harus canggih dan mahal. Yang versi jadul pun sudah bagus, yakni ronda malam.

"Sebenarnya yang paling bagus itu kembali menggalakkan siskamling. Ini mempersempit kesempatan pelaku," jelas AKP Ade.

Jika itu yang bisa diperbuat warga, lantas apa layanan yang ditawarkan Polresta? Reskrim coba merutinkan patroli, menyebar nomor telepon polsek, hingga meluncurkan aplikasi berbasis Android seperti Pocemon (Polisi Cepat Modern).

Bahkan, lelaki kelahiran Nusa Tenggara Timur itu kini memaksa orang Reskrim untuk rajin nongkrong bareng warga. Mirip-mirip seperti Bhabinkamtibmas.

Lalu, apa hasilnya? Ade berhak semringah. "Secara angka, kejahatan menurun 19 kasus. Dan pengungkapan kasus meningkat empat persen," sebutnya. Tahun 2016, kinerja pengungkapan kasus mencapai 70 persen dan tahun 2017 mencapai 74 persen. (gmp/fud/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 09:17
BREAKING NEWS

Malang..! Penumpang Kapal Berusia 60 Tahun, Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

BANJARMASIN - Penumpang Kapal KM Samudera 1 yang sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, ditemukan…

Rabu, 18 Juli 2018 15:34

Mantan Kades Penyeleweng Dana Desa di Balangan Akhirnya Divonis

BANJARMASIN – Rahmansyah diadili lantaran menyelewengkan anggaran dana desa. Mantan Kepala Desa…

Selasa, 17 Juli 2018 13:39

Gunakan Jalur Laut, 20 Kilo Sabu Gagal Beredar di Kalsel

BANJARMASIN – Para bandar narkoba selalu berubah-ubah modus setiap kali mengirimkan barang haram…

Selasa, 17 Juli 2018 12:57

Petani Karet di Karang Intan Diserang Beruang Madu, Begini Kronologinya

MARTAPURA – Warga Kecamatan Karang Intan, tepatnya Desa Sungai Alang,  kembali resah dengan…

Selasa, 17 Juli 2018 12:52

38 Kilo Lebih Sabu Dimusnahkan di Polda Kalsel

BANJARMASIN – Beberapa bulan terakhir,  jajaran Polda Kalsel banyak mengungkap kasus narkoba.…

Selasa, 17 Juli 2018 12:48

Ayah Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil, Ibu Langsung Lapor Polisi

MARABAHAN - Pelajar sekolah dasar (SD) berusia 14 tahun di Kabupaten Barito Kuala (Batola) terpaksa…

Minggu, 15 Juli 2018 14:18
Breaking News

Ngeri! Laka Palam, Kepala Korban Pecah

BANJARBARU -Kecelakaan maut terjadi di Jalan Palam, kelurahan Guntung Manggis Minggu (15/7) pagi. Korbannya…

Sabtu, 14 Juli 2018 14:42

Mabuk Bareng di Kamar Kos, 14 Pria dan 7 Wanita Diamankan

BANJARBARU - Lagi-lagi, kamar indekos disalahgunakan menjadi lokasi mabuk-mabukan. Jumat (13/7) malam,…

Jumat, 13 Juli 2018 15:52

Razia Lapas, Petugas Temukan Barang Terlarang

BATULICIN - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Rabu (11/7) malam digeledah petugas. Penggeledahan…

Jumat, 13 Juli 2018 14:21

Mau ke Jamban, Nenek 70 Tahun Disambar Buaya, Begini Nasibnya

  KOTABARU - Nenek Hamdaniah bernasib nahas. Dia disambar buaya saat hendak ke jamban di belakang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .