MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 11 Januari 2018 12:46
Waspada! Banjarmasin Timur dan Tengah Paling Rawan Maling
Foto ilustrasi curanmor

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sepanjang tahun 2017, pencurian menjadi kasus kejahatan paling dominan di Banjarmasin. Daerah paling rawan ternyata Banjarmasin Timur dan Tengah.

Dari 1.246 kasus, pencurian kelas teri atau tindak pidana pencurian biasa (curbis) menduduki peringkat pertama dengan 96 kasus. Disusul empat kejahatan lain. Yakni penipuan 70 kasus, curanmor 66 kasus, kekerasan anak 25 kasus dan penggelapan sepeda motor 28 kasus.

Dibanding tahun 2016, judi lah yang menjadi kasus paling dominan. Dari 1.265 kasus, judi mencapai 101 kasus. Disusul penganiayaan 78 kasus, kekerasan anak 40 kasus, curanmor 24 kasus dan senjata tajam 20 kasus.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi melihat, perubahan tren kasus ini sebenarnya hanya terjadi pada waktu tertentu. Lazimnya melonjak pada tanggal merah atau libur panjang.

Seperti hari raya keagamaan atau masa libur sekolah. Lantaran pada momen itu, pemilik rumah memilih mudik atau berwisata. Rumah-rumah kosong inilah yang menjadi incaran penjahat. Menggasak barang berharga yang ditinggal korban di rumah.

Pelaku juga jeli, memanfaatkan 'kelengahan' aparat. Mengingat pada momen besar seperti hari raya keagamaan, polisi sedang dikerahkan untuk pengamanan tempat ibadah atau fasilitas umum yang sering dikerumuni orang banyak.

Nah, mengapa Timur dan Tengah yang paling rawan? Karena dua kecamatan ini berada di pusat kota. Lingkungannya cenderung individualistis. Bandingkan dengan daerah pinggiran Banjarmasin. Dimana antar tetangga masih saling kenal.

Ade menyarankan, warga yang hendak bepergian lama, menitipkan rumah pada tetangga atau ketua rukun tetangga setempat. Untuk bantu mengawasi, jika ada orang asing menjejak halaman rumah. "Setidaknya tetangga tahu Anda sedang bepergian," ujarnya.

Ia mengambil satu contoh kasus di Banjarmasin Timur. Empat orang yang berboncengan dua sepeda motor, menyatroni salah satu rumah di Jalan Pramuka Kompleks Subur Indah.

Pelaku coba mencongkel jendela. Aksi itu gagal karena kawanan pembobol ini salah perhitungan. Rumah itu tidak benar-benar kosong. Anak pemilik rumah ada di dalam. Kepergok, pelaku pun ngacir kabur.

Jika ada uang berlebih, juga tak ada salahnya memasang kamera pengintai (CCTV) di rumah. Namun, Ade melihat solusi terbaik justru tak harus canggih dan mahal. Yang versi jadul pun sudah bagus, yakni ronda malam.

"Sebenarnya yang paling bagus itu kembali menggalakkan siskamling. Ini mempersempit kesempatan pelaku," jelas AKP Ade.

Jika itu yang bisa diperbuat warga, lantas apa layanan yang ditawarkan Polresta? Reskrim coba merutinkan patroli, menyebar nomor telepon polsek, hingga meluncurkan aplikasi berbasis Android seperti Pocemon (Polisi Cepat Modern).

Bahkan, lelaki kelahiran Nusa Tenggara Timur itu kini memaksa orang Reskrim untuk rajin nongkrong bareng warga. Mirip-mirip seperti Bhabinkamtibmas.

Lalu, apa hasilnya? Ade berhak semringah. "Secara angka, kejahatan menurun 19 kasus. Dan pengungkapan kasus meningkat empat persen," sebutnya. Tahun 2016, kinerja pengungkapan kasus mencapai 70 persen dan tahun 2017 mencapai 74 persen. (gmp/fud/at/nur)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:45

Korban Kebakaran di Desa Mawangi Tak Sempat Selamatkan Harta Benda

KANDANGAN – Pasca kebakaran hebat yang melanda  Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, …

Kamis, 18 Oktober 2018 09:20

Paman Versus Keponakan di Pengambangan, Celurit Akhirnya Keluar

BANJARMASIN - Perkelahian antara paman dan keponakan terjadi di Simpang Pengambangan, kemarin (17/10)…

Kamis, 18 Oktober 2018 09:04

Rebutan Lahan, Ahmad Tega Tebas Keluarga Sendiri Hingga Tewas

BANJARMASIN - Ahmad (38) sudah sepekan mendekam di balik jeruji sel tahanan Mapolsek Kertak Hanyar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .