MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 12 Januari 2018 10:49
TRAGIS..!! Napi Kasus Narkoba Gantung Diri di Lapas
TKP: inilah kamar yang digunakan Andri untuk mengakhiri hidupnya di Lapas Teluk Dalam. Foto Maulana/Radar Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Andri alias Tego (26), ditemukan gantung diri  di kamar mandi  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin, Kamis (11/1), sekitar pukul lima subuh. Warga Jalan Teluk Tiram,  Gang Odi RT 30 , Banjarmasin Barat,  ini merupakan narapidana kasus narkoba yang baru saja divonis 5,4 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, akhir tahun 2017 tadi.

Informasi yang dihimpun,  subuh itu  Rahmatullah alias Aan,  rekan satu kamar Andri berniat mau buang air kecil.  Namun begitu mau masuk ke kamar mandi dia terkejut melihat ada sesosok tubuh di kegelapan.

Aan ketakutan,  lalu membangunkan temannya,  Syafi'i dan Rudi Hermansyah. Mereka kemudian memeriksa.  Ternyata sosok tersebut adalah Andri, penghuni blok A, teman satu kamar mereka, tergantung di kain berwarna kuning.

Mereka lantas menurunkan korban dan membawanya ke tempat tidur. Beberapa orang lainnya segera melaporkan peristiwa tersebut ke petugas jaga. Korban langsung dibawa  ke klinik lapas.

Kabid Keamanan dan Perawatan Kemenkumham Kalsel, Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa  menurut keterangan rekan korban, saat ditemukan kondisinya masih bernapas. Mereka bergegas menurunkan dan membawanya ke klinik di lapas, hingga dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin.

“Diyakini teman satu kamar korban,  masih ada napasnya  dan langsung dibawa ke rumah sakit. Namun tiba di rumah sakit, dinyatakan medis kalau korban sudah meninggal dunia. Kemungkinan ia meregang nyawa saat menuju rumah sakit,” ucapnya.

Terpisah,  Kepala Divisi Pemasyarakatan, Anas Saeful Anwar, mengungkapkan  setelah menerima laporan itu,  atas perintah Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Imam Suyudi, langsung dibentuk tim untuk mengambil langkah selanjutnya. “Tim juga telah melakukan pemeriksaan internal, tapi  penyebab kematian adalah dipastikan bunuh diri,” terang Anas.

Menurutnya, jasad korban setelah melalui serangkaian proses,  langsung  diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka. “Keterangan keluarga bahwa korban pernah menghubungi adiknya dan meminta sejumlah uang untuk bayar utang dan dia mengancam akan bunuh diri apabila tidak dikirimi uang,” ungkapnya.

Terpisah,  Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana, menjelaskan kalau  korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. “Murni gantung diri menggunakan gulungan sarung,” jelasnya. (lan) 

 


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*