MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 12 Januari 2018 13:52
Pelajaran Berharga AKP Ade Papa Rihi dari DEA dan FBI
PELAJARAN: AKP Ade Papa Rihi (kiri) ketika memimpin sebuah operasi.

PROKAL.CO, Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Ungkapan itu pantas dialamatkan untuk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ade Papa Rihi. Meski sudah menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polresta Banjarmasin, dia masih haus menimba ilmu kepolisian sampai ke luar negeri. 

ENDANG, Banjarmasin.

Ade Papa Rihi anak seorang polisi. Anak pertama dari tiga bersaudara. Almarhum bapaknya seorang anggota polisi. Namanya adalah Kalie Rihi. Pangkat terakhirnya Komisaris Polisi (Kompol).

Ade lahir 35 tahun silam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Cita-citanya menjadi polisi seperti sang ayah. Selepas SMA, dia mendaftar di Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 2006. Setelah melalui berbagai tes, akhirnya dinyatakan lulus dan mulai mengikuti pendidikan. Selepas pendidikan ditugaskan di Jawa Barat.

Selama bertugas lebih banyak ditempatkan di bidang reskrim. Sampai pindah tugas ke Kalsel, Ade dipercaya kembali menjadi Kasat Reskrim di sejumlah Polres.

Meski sudah kenyang pengalaman, tidak lantas membuatnya puas. Apalagi berhenti menimba ilmu. Belum lama tadi suami dari Edu Pramawati ini baru saja menyelesaikan S2 Hukum di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung. Bukan hanya bidang akademik, juga sudah beberapa kali ikut pendidikan dan pelatihan di bidang kepolisian di luar negeri.

Tercatat ada beberapa pendidikan bidang kepolisian yang diikuti. Financial Investigation di JCLEC Semarang, Tactical Safety and Planning Course tahun 2015 di Bangkok, Comparative Study In Japan Police Angkatan XVI tahun 2016 di Tokyo Jepang, terakhir Advance Tactical Safety and Planning Course di Bangkok tahun 2017.

Menurut Ade, banyak hal didapatnya selama mengikuti pendidikan di sana. Terutama networking alias jaringan. Apalagi saat mengikuti Desember 2017 lalu, mentor yang mengajari tidak main-main. Langsung dari DEA (Drug Enforcement Administration) dan FBI (Federal Bureau Investigation).

Dia bersama dengan beberapa rekan polisi dari Indonesia yang diberangkatkan ke Bangkok diberi berbagai latihan. Antara lain mengenai bagaimana proses dalam suatu penangkapan, penggeledahan. Secara teknik memang tidak jauh berbeda. Yang membedakan, polisi luar negeri sebelum melakukan giat kepolisian sudah mempersiapkan sistem manajemen operasi. Seperti harus mengenakan rompi pengaman, tameng, dan peralatan lainnya.

“Sebelum penangkapan, mereka selalu sesuai System Operation Procedure. SOP itu harus benar-benar dipegang, itu yang mereka jalankan,” tutur Ade.

Menurutnya, kehebatan polisi luar negeri dengan polisi Indonesia secara ilmu kepolisian tidak jauh berbeda. Sebelas duabelas-lah. Yang membedakan jika dalam setiap kegiatan kepolisian, mereka selalu mengutamakan keselamatan anggota. Berbeda di negara kita. Tapi satu hal yang tidak bisa dipungkiri, polisi Indonesia punya nyali besar. “Ketika saya ceritakan di Indonesia kalau mau nangkap pelaku, ya langsung gerebek dan tangkap saja. Tanpa harus menggunakan pengaman, dan sebagainya. Setelah mendengar itu, mereka bilang crazy,” ujarnya.(at/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07

Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing

Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik…

Kamis, 18 Januari 2018 18:57

Dibalik Kegagalan Rumah Sakit Idaman Meraih Akreditasi Bintang Lima

Dua spanduk besar bertuliskan "RSID Kita Semua, RSID Paripurna, RSID Yes! Yes! Yes!" terpasang di lobi…

Sabtu, 13 Januari 2018 15:10

Kisah Perajin Purun di Bahalayung, Rumput Tergusur Kelapa Sawit

Perajin  topi purun  masih bertahan,  meski bahan baku rumput mulai langka akibat tergusur…

Minggu, 07 Januari 2018 06:53
Featute

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 2)

KETIKA Hudes Coffee baru dibuka, Syam mengaku keteteran. Kini ia dibantu Ari Wahyu Fatikha Krisna, 23…

Sabtu, 06 Januari 2018 14:25

Pegiat Fan Art di Banjarmasin, Awalnya Hobi, Kini Jadi Bisnis

Pernah mendengar istilah fan art? Yap, seni menggambar yang tergolong anti mainstream. Hasil karya tak…

Jumat, 05 Januari 2018 11:46

Bripda Anna Meirina, Polwan yang Aktif di Dunia Olahraga

Olahraga adalah bagian penting dalam hidup manusia. Pastinya bikin sehat jasmani dan rohani. Lebih dari…

Rabu, 03 Januari 2018 12:40

Serunya Menikmati Satu Jam Naik Bajaj Terbaru

“Bremm bremmm”… Itulah suara mesin bajaj yang baru beroperasi sepekan di Banjarmasin.…

Selasa, 02 Januari 2018 14:36

Cerita Sukses Psikolog Muda, Sekolah Psikolog Untuk Bantu Orang Sakit

Untuk mencapai kesuksesan tak harus menunggu tua. Kerja keras! Itu menjadi kunci utama. Hal itulah yang…

Jumat, 29 Desember 2017 15:40

Kisah-Kisah di Balik Penerjemahan Alquran Berbahasa Banjar

Bolehkah memakai kata ganti sidin untuk Allah? Apakah maha punya padanan kata dalam Bahasa Banjar? Pertanyaan-pertanyaan…

Jumat, 29 Desember 2017 15:23

Ini Pesan Buya Yahya di Masjid Agung Al Munawwarah

Masjid Agung Al Munawwarah, Kamis (28/12) kemarin dipadati ratusan jemaah. Kedatangan mereka untuk mendengarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .