MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 12 Januari 2018 13:52
Pelajaran Berharga AKP Ade Papa Rihi dari DEA dan FBI
PELAJARAN: AKP Ade Papa Rihi (kiri) ketika memimpin sebuah operasi.

PROKAL.CO, Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Ungkapan itu pantas dialamatkan untuk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ade Papa Rihi. Meski sudah menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polresta Banjarmasin, dia masih haus menimba ilmu kepolisian sampai ke luar negeri. 

ENDANG, Banjarmasin.

Ade Papa Rihi anak seorang polisi. Anak pertama dari tiga bersaudara. Almarhum bapaknya seorang anggota polisi. Namanya adalah Kalie Rihi. Pangkat terakhirnya Komisaris Polisi (Kompol).

Ade lahir 35 tahun silam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Cita-citanya menjadi polisi seperti sang ayah. Selepas SMA, dia mendaftar di Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 2006. Setelah melalui berbagai tes, akhirnya dinyatakan lulus dan mulai mengikuti pendidikan. Selepas pendidikan ditugaskan di Jawa Barat.

Selama bertugas lebih banyak ditempatkan di bidang reskrim. Sampai pindah tugas ke Kalsel, Ade dipercaya kembali menjadi Kasat Reskrim di sejumlah Polres.

Meski sudah kenyang pengalaman, tidak lantas membuatnya puas. Apalagi berhenti menimba ilmu. Belum lama tadi suami dari Edu Pramawati ini baru saja menyelesaikan S2 Hukum di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung. Bukan hanya bidang akademik, juga sudah beberapa kali ikut pendidikan dan pelatihan di bidang kepolisian di luar negeri.

Tercatat ada beberapa pendidikan bidang kepolisian yang diikuti. Financial Investigation di JCLEC Semarang, Tactical Safety and Planning Course tahun 2015 di Bangkok, Comparative Study In Japan Police Angkatan XVI tahun 2016 di Tokyo Jepang, terakhir Advance Tactical Safety and Planning Course di Bangkok tahun 2017.

Menurut Ade, banyak hal didapatnya selama mengikuti pendidikan di sana. Terutama networking alias jaringan. Apalagi saat mengikuti Desember 2017 lalu, mentor yang mengajari tidak main-main. Langsung dari DEA (Drug Enforcement Administration) dan FBI (Federal Bureau Investigation).

Dia bersama dengan beberapa rekan polisi dari Indonesia yang diberangkatkan ke Bangkok diberi berbagai latihan. Antara lain mengenai bagaimana proses dalam suatu penangkapan, penggeledahan. Secara teknik memang tidak jauh berbeda. Yang membedakan, polisi luar negeri sebelum melakukan giat kepolisian sudah mempersiapkan sistem manajemen operasi. Seperti harus mengenakan rompi pengaman, tameng, dan peralatan lainnya.

“Sebelum penangkapan, mereka selalu sesuai System Operation Procedure. SOP itu harus benar-benar dipegang, itu yang mereka jalankan,” tutur Ade.

Menurutnya, kehebatan polisi luar negeri dengan polisi Indonesia secara ilmu kepolisian tidak jauh berbeda. Sebelas duabelas-lah. Yang membedakan jika dalam setiap kegiatan kepolisian, mereka selalu mengutamakan keselamatan anggota. Berbeda di negara kita. Tapi satu hal yang tidak bisa dipungkiri, polisi Indonesia punya nyali besar. “Ketika saya ceritakan di Indonesia kalau mau nangkap pelaku, ya langsung gerebek dan tangkap saja. Tanpa harus menggunakan pengaman, dan sebagainya. Setelah mendengar itu, mereka bilang crazy,” ujarnya.(at/dye)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 05 Juni 2018 14:41

Mengintip Kampung Permainan Tradisonal Pendamai di Teluk Tiram Darat

Bulan Ramadan ini Kampung Permainan Tradisional Pendamai bukannya sepi. Tapi makin ramai dikunjungi.…

Senin, 04 Juni 2018 12:54

Melacak Jejak Musyawaratutthalibin, Pergerakan Islam Asli Kalsel

Mempersatukan kaum terpelajar Muslim Kalsel, pergerakan Islam bernama Moesjawaratoetthalibin pernah…

Minggu, 03 Juni 2018 12:29

Senjakala Sastra Lisan Belamut, Jaya Pada Masanya, Kini Minim Apresiasi

Menjadi seniman lamut sejak puluhan tahun, Gusti Jamhar Akbar akhirnya memutuskan pensiun dari panggung…

Jumat, 01 Juni 2018 11:25

Serunya Sahur Sembari Menyaksikan Mamanda Bersama Taman Budaya Kalsel

Sang Putri dari Kerajaan Malinggam Cahaya tak hanya terkenal cantik, namun juga fasih dalam melantunkan…

Rabu, 30 Mei 2018 15:00
Perayaan Waisak di Banjarmasin

Pesan Jaga Keharmonisan, Panjatkan Doa Untuk Negeri

Winda terlihat penuh hati-hati meletakkan dana makan ke mangkok yang dibawa oleh para Bikhu di Vihara…

Kamis, 24 Mei 2018 12:57

Kisah Andra Fathur Rahman, Desainer Spesialis Gaun di Banjarmasin

Gaun menjuntai. Dengan sematan payet dan beberapa ornamen khas kain tile. Pemakainya sudah pasti memesona.…

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Senin, 21 Mei 2018 12:56

Ini Dia Sosok Dibalik Bubur Sabilal yang Melegenda

Bubur ayam sudah menjadi ciri khas Ramadan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Ribuan porsi disiapkan bagi…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:38

Menengok Kelahiran Kampung Mural di Jalan Tunjung Maya

Seusai salat tarawih hingga tibanya waktu sahur, warga dan pelukis berkumpul. Membawa teko kopi dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .