MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 16 Januari 2018 14:49
700 Siswa di Banjarmasin Dipastikan 'Tercecer' dari UNBK
Foto ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Janji pemko menggelar UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) 100 persen pada tahun ini gagal dipenuhi. Ada 700 siswa yang dipastikan 'tercecer'. Alias harus menjalani UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil).

Fakta ini terungkap dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan Banjarmasin di ruang rapat Komisi IV DPRD Banjarmasin, kemarin (15/1).

"Padahal pak walikota sudah berjanji, tahun 2018 UNBK di Banjarmasin bakal seratus persen," kata Ketua Komisi IV, Faisal Hariyadi.

Wajar jika Faisal heran. Secara nasional, UNBK bukan barang baru. Banjarmasin juga sudah melaksanakannya dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun hanya sejumlah sekolah ternama yang mampu.

Dari pengalaman itu, sambung Faisal, harusnya pemko bisa lebih siap. Kendala teknis seperti jaringan internet, kekurangan komputer dan daya listrik pastinya sudah terdeteksi jauh-jauh hari.

Politisi PAN (Partai Amanat Nasional) itu bahkan menuding Disdik tak serius. Kalau dana yang jadi masalah, DPRD bisa diajak berkonsultasi untuk pembahasan pos anggarannya.

"Harapan dewan, tahun 2019 tidak ada lagi siswa yang masih ujian tertulis dengan kertas dan pensil. Kasihan, tertinggal dari teman-temannya," tegasnya.

Yang dikhawatirkan Komisi IV adalah dampak psikologis. Muncul perasaan minder atau tak pede dari siswa. Lantaran satu sekolah masih berkutat dengan ujian gaya lama. Menghitamkan bulatan-bulatan di atas kertas lembar jawaban.

Sedangkan teman mereka di sekolah lain sudah lebih maju. Tinggal klik mouse, pertanyaan ujian pun terjawab. "Terkena dampak psikologis karena merasa berbeda dengan sekolah lain," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menjelaskan, pangkal masalahnya. Yakni lantaran kecilnya nominal alokasi anggaran untuk pendidikan.

"Dari APBD tahun ini, ada penurunan. Dari sebelumnya Rp58 miliar menjadi Rp49 miliar. Itu pun kebanyakan untuk kegiatan non fisik," jelas Totok. (fud/at/nur)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:45

Ustaz Derry Sulaiman Tausiah di Tanbu

BATULICIN - Ustaz Derry Sulaiman memberikan siraman rohani kepada ratusan…

Senin, 12 November 2018 15:52

ULM Raih Penghargaan KIP

JAKARTA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru saja menerima penghargaan.…

Senin, 12 November 2018 15:24

Hari Pahlawan Dirangkai Ziarah

MARABAHAN - Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Barito Kuala dipimpin…

Senin, 12 November 2018 15:14
Berita Batola

Dicanangkan sebagai KKB

MARABAHAN - Kampung Keluarga Berencana (KKB) di lingkungan Kabupaten Barito…

Senin, 12 November 2018 12:16
Berita Politik

Relawan Pilpres Bermunculan

BANJARMASIN – Relawan pendukung pasangan calon Presiden terus bermunculan. Keyakinan…

Senin, 12 November 2018 11:41

Nadjmi Takut 96 Formasi Tak Terisi

BANJARBARU - Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemko Banjarbaru…

Senin, 12 November 2018 11:09
Berita Banjarbaru

Dorong Provinsi Pasang PJU di Jalan Trikora

BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru menyoroti kondisi Jalan Trikora…

Senin, 12 November 2018 11:03
Berita Banjarbaru

Targetkan Tahun Depan Miliki Command Center

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani didampingi wakilnya Darmawan Setiawan…

Senin, 12 November 2018 10:18
Berita Tanah Bumbu

Bupati Serahkan Langsung Bantuan ke Palu

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana…

Senin, 12 November 2018 10:05
Berita Tanah Bumbu

Tingkatkan Wawasan Pengelola Kepariwisataan

BATULICIN - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tanbu mengadakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .