MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 20 Januari 2018 10:56
Keren! Atraksi Puluhan Jukung Tampilkan Formasi Bunga Teratai
Parade Jukung Barenteng di Sungai Martapura

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Parade Jukung Barenteng di Sungai Martapura digelar, kemarin (19/1) sore. Ada 44 jukung dan enam buah kelotok yang terlibat.

Event tersebut adalah puncak dari kampanye anti rokok oleh Dinas Kesehatan Banjarmasin dan Provinsi Kalsel. Mereka juga bekerjasama dengan mahasiswa Sydney Technology University, Australia. Bertagar “kada handak berokok”.

Parade dimulai pukul 17.30 Wita. Berbagai formasi ditampilkan. Salah satunya berbentuk bunga teratai.

Parade jukung sengaja digelar untuk memikat wisatawan.  Entah itu lokal, luar daerah hingga luar negeri.“Acil-acil yang berjualan di pasar terapung yang melakukan atraksi,” sebut Kabid Pengembangan Pariwisata Kota Banjarmasin, Khuzaimi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Semua acil jukung yang melakukan atraksi menggunakan tanggui anti rokok. Hasil lukisan mahasiswa Sydney Technology University. Saat Workshop Lukis Tanggui beberapa hari lalu.

Dosen Sidney Technology University, Jessica menyebut parade jukung adalah momen tepat untuk kampanye menolak rokok. Sebab, banyak orang yang menyaksikan pertunjukan tersebut.

Lalu, kenapa harus ada kampanye anti rokok? Menurut Jessica, di Banjarmasin terlalu banyak perokok. Bahkan sangat mudah ditemukan.  “Di sana (Australia,Red), semua tempat umum seperti restoran dan tempat lainnya bebas asap rokok. Di sana sudah menyediakan tempat khusus bagi perokok,” kata dosen dari Sydney Technology University, Jessica.

Biar tahu saja. Australia bahkan sama sekali tak ada iklan rokok. Karena dianggap bisa merusak mental anak muda.

Kim Pham, salah satu mahasiswa Sydney Technology University, senang menyaksikan parade jukung. Apalagi mereka bisa menjadi bagian dari pertunjukan itu. Melalui tanggui anti rokok yang dipakai acil-acil jukung.

“Kini, di Sidney tak bisa sembarangan merokok. Dan semua itu, awalnya dilakukan melalui aksi kecil namun secara terus menerus. Dan saya yakin, Banjarmasin pasti bisa,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Muslim berharap konsumsi rokok dapat dikurangi. Apalagi dengan adanya tagar “kada handak berokok”. “Ini upaya mengurangi pemakaian rokok,” sebutnya. (eka/at/nur)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .