MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07
Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing
Amang Arul memberikan pengarahan kepada puluhan Acil Jukung Pasar Terapung sebelum tampil, Jumat (19/1) dalam acara Festival Jukung Berenteng di sungai dengan Menara Pandang.

PROKAL.CO, Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik itu semua ternyata ada sosok yang memandunya. Bernama Arul. Berikut ceritanya.

ENDANG SYAFRUDDIN, Banjarmasin.

Kemarin (19/1) sore,  Arul  terlihat sibuk. Dia mempersiapkan acil-acil Pasar Terapung untuk tampil dalam Festival Jukung Barengteng.

Ketika ditemui, pria 45 tahun itu menyambut hangat.  Dia lebih senang dipanggil dengan nama Amang Arul. Rambutnya sudah ditumbuhi banyak uban, tapi tubuhnya masih terlihat tegap.

Amang Arul lantas bercerita. Dia ternyata sudah membina acil-acil jukung sejak 2010. Waktu yang cukup lama.

Awalnya tak ada formasi khusus. Amang Arul hanya mengarahkan agar acil-acil berjejer memanjang ke belakang. Orang Banjar menyebutnya barenteng.

Nah, tahun 2015 ada permintaan untuk menampilkan formasi jukung yang unik untuk dipotret.  Request datang dari seorang fotografer asing.  Sayang, Arul lupa nama dan asalnya.

Lantas, Amang Arul menyanggupinya. Dia pun mengumpulkan acil jukung untuk berlatih. Membentuk berbagai formasi sesuai keinginan si pemesan.

Sesederhana itu? Tentu saja tidak. Sulit untuk mengatur orang banyak. Apalagi kendaraan yang digunakan adalah jukung.  Mereka harus berjuang melawan arus sungai.

Itu belum termasuk asil-asil yang sudah berusia tua. “Suka dukanya itu hanya saat mengatur acil jukung yang sudah tua saja. Karena ada yang sering lupa dan ada yang keras kepala, itu saja,” tuturnya sembari tersenyum.

Hal itu membuat Amang Arul makin tertantang. Baginya, apa saja mungkin. Asalkan ada keinginan dan semangat untuk menampilkan sesuatu yang unik.

Berkat latihan rutin usaha yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil.  Puluhan acil jukung binaannya bisa menampilkan berbagai formasi. Bahkan hingga saat ini. Formasi bunga Teratai dan kipas, menjadi andalan.  “Dan ternyata orang luar negeri itu senang dengan hasil penampilan kami,” kata warga asli Desa Lok Baintan terserbut.

Jauh sebelumnya, apa yang dilakukan Amang Arul adalah inisiatifnya sendiri. Dia ingin ada sesuatu yang menarik selain aktivitas jual beli di Pasar Terapung.

Singkat cerita, penampilan acil jukung terdengar oleh pemko. Akhirnya, mereka pun sering diminta untuk tampil dalam berbagai event.  “Akhirnya sampai sekarang kami sering diminta tampil,” pungkasnya. (at/nur)


BACA JUGA

Jumat, 12 Oktober 2018 09:39

Sembilan Pengungsi Palu "Terdampar" di Banjarmasin, Begini Nasibnya

Empat hari bertahan hidup tanpa bantuan. Melihat penjarahan di mana-mana. Sembilan pengungsi berlayar…

Kamis, 11 Oktober 2018 10:43

Hasan Senso, Tokoh Kenamaan Karang Intan Berpulang

Hasan Senso meninggal dalam usia 56 tahun siang kemarin di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar.…

Senin, 08 Oktober 2018 13:51

Kisah Maidian yang Mencari Kabar Istri dan Anak di Sulteng

Palu dan Banjarmasin jaraknya jauh sekali. Getaran gempa di Sulawesi Tengah, tak sampai ke kota ini.…

Jumat, 05 Oktober 2018 10:38

Slamet Ingatkan Hak Kaum Difabel Lewat Puisi

Ini pengalaman pertama Slamet Riyadi dalam menulis puisi. Nilai sastranya memang tidak wow. Tapi, puisi…

Senin, 01 Oktober 2018 11:17

Nobar Film G30S/PKI, Memahami Sejarah Lewat Film

BANJARMASIN - Mengenang dan memahami sejarah. Itulah misi dari nonton bareng film G30S/PKI yang digelar…

Minggu, 30 September 2018 11:18

Perkantoran Pemprov Kalsel Dijadikan Wisata Edukasi

Menjelang Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38, kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, disulap…

Minggu, 30 September 2018 11:10

Sosok Ummi Maktum Abad Ini (Bagian 2)

Jika tak merasa ditampar oleh cerita ini, artinya iman sedang memerlukan reparasi. Tanpa kedua kaki…

Minggu, 30 September 2018 11:08

Sosok Ummi Maktum Abad Ini (Bagian 1)

KISAH Hanafi terungkap berkat Ustadz Wahyudi Ibnu Yusuf. Mahasiswa program doktoral (S3) Universitas…

Jumat, 28 September 2018 10:17

Kisah Arbainah Perajin Tanggui di Sungai Pandai

Tahun 2011, katarak menyerang bola mata sebelah kanan milik Arbainah. Hingga yang sebelah kiri pun terenggut,…

Senin, 24 September 2018 09:29

Yurien, Satu-Satunya Anggota Patwal Wanita Dishub Banjarbaru

Pria dan wanita memang beda, tapi soal pekerjaan mungkin kaum Hawa bisa sebanding dengan kaum Adam.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .