MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07
Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing
Amang Arul memberikan pengarahan kepada puluhan Acil Jukung Pasar Terapung sebelum tampil, Jumat (19/1) dalam acara Festival Jukung Berenteng di sungai dengan Menara Pandang.

PROKAL.CO, Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik itu semua ternyata ada sosok yang memandunya. Bernama Arul. Berikut ceritanya.

ENDANG SYAFRUDDIN, Banjarmasin.

Kemarin (19/1) sore,  Arul  terlihat sibuk. Dia mempersiapkan acil-acil Pasar Terapung untuk tampil dalam Festival Jukung Barengteng.

Ketika ditemui, pria 45 tahun itu menyambut hangat.  Dia lebih senang dipanggil dengan nama Amang Arul. Rambutnya sudah ditumbuhi banyak uban, tapi tubuhnya masih terlihat tegap.

Amang Arul lantas bercerita. Dia ternyata sudah membina acil-acil jukung sejak 2010. Waktu yang cukup lama.

Awalnya tak ada formasi khusus. Amang Arul hanya mengarahkan agar acil-acil berjejer memanjang ke belakang. Orang Banjar menyebutnya barenteng.

Nah, tahun 2015 ada permintaan untuk menampilkan formasi jukung yang unik untuk dipotret.  Request datang dari seorang fotografer asing.  Sayang, Arul lupa nama dan asalnya.

Lantas, Amang Arul menyanggupinya. Dia pun mengumpulkan acil jukung untuk berlatih. Membentuk berbagai formasi sesuai keinginan si pemesan.

Sesederhana itu? Tentu saja tidak. Sulit untuk mengatur orang banyak. Apalagi kendaraan yang digunakan adalah jukung.  Mereka harus berjuang melawan arus sungai.

Itu belum termasuk asil-asil yang sudah berusia tua. “Suka dukanya itu hanya saat mengatur acil jukung yang sudah tua saja. Karena ada yang sering lupa dan ada yang keras kepala, itu saja,” tuturnya sembari tersenyum.

Hal itu membuat Amang Arul makin tertantang. Baginya, apa saja mungkin. Asalkan ada keinginan dan semangat untuk menampilkan sesuatu yang unik.

Berkat latihan rutin usaha yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil.  Puluhan acil jukung binaannya bisa menampilkan berbagai formasi. Bahkan hingga saat ini. Formasi bunga Teratai dan kipas, menjadi andalan.  “Dan ternyata orang luar negeri itu senang dengan hasil penampilan kami,” kata warga asli Desa Lok Baintan terserbut.

Jauh sebelumnya, apa yang dilakukan Amang Arul adalah inisiatifnya sendiri. Dia ingin ada sesuatu yang menarik selain aktivitas jual beli di Pasar Terapung.

Singkat cerita, penampilan acil jukung terdengar oleh pemko. Akhirnya, mereka pun sering diminta untuk tampil dalam berbagai event.  “Akhirnya sampai sekarang kami sering diminta tampil,” pungkasnya. (at/nur)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 14:01

Jasa Foto dan Cetak Kilat Hanya 5 Menit di Siring Tendean

Mencetak foto dengan hitungan satu jam sudah biasa. Lalu, percayakah Anda jika ada jasa cetak lima menit?…

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Kamis, 15 Februari 2018 14:57

Fakta Menarik Di Balik Pesta Perkawinan Anak Bos Binuang

Publik Indonesia tersentak acara pernikahan Muhammad Prayudha anak pengusaha terkenal Tapin, Muhammad…

Rabu, 14 Februari 2018 15:14

Bauntung Evo 04, Mobil Hemat Energi Karya FT ULM

Shell Eco Marathon Asia 2018 akan dihelat 8-11 Maret mendatang di Changi Exhibition Center Singapore.…

Selasa, 13 Februari 2018 14:49

Kala Dekranasda Jawa Barat Kepincut Cara Mewarnai Sasirangan

Corak warna warni dan cara pewarnaan kain sasirangan yang unik membuat Ketua Dewan Kerajinan Nasional…

Senin, 12 Februari 2018 15:01

Melihat Aktivitas Akhir Pekan Anak Desa Nelayan Bajau Pulau Laut

Pernah kangen masa kecil lepas ceria, bermain tanpa harus menunduk melihat hape? Di pesisir Pulau Laut,…

Senin, 12 Februari 2018 12:50

Monolog Luka Persembahan Teater Dapur Kalsel

Luka tidak bicara tentang roman picisan. Tapi bicara tentang luka yang diderita bumi. Tempat kita lahir,…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:39

Kiprah Urang Banua Menjadi Komisioner Komnas HAM

Sudah tiga bulan Hariansyah di ibu kota Jakarta mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Internal…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:25

Mengenal Komunitas The Kutu Buku, Gelar Lapak Baca, Punya Perpus Binaan

Banyak orang beranggapan membaca itu membosankan. Tapi tidak bagi The Kutu Buku. Sekelompok anak muda…

Jumat, 09 Februari 2018 11:53

Daryll Alfaraby Noorlaksono, Penabuh Drum Cilik Beraliran Cadas

Aliran hard rock dan heavy metal identik dengan kalangan sesepuh. Namun, bagi Daryll Alfaraby Noorlaksono…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .