MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 24 Januari 2018 11:37
Mia Mariyam, Pegiat Food Vlog asal Banjarmasin

Pernah Ditonton HIngga 142 Ribu Kali

CANTIK: Mia mulai membuat vlog sejak 2016 lalu. Hingga kini dia masih konsisten menekuninya.

PROKAL.CO, Punya hobi makan dan bikin video. Mia Mariyam akhirnya tertarik bikin vlog yang mengulas soal makanan. Pelakukanya biasa disebut food vlogger. Hingga awal 2018, terhitung ada 28 food vlog di Miabrongg’s Channel.  YouTube milik Mia.

TIA LALITA NOVITRI, Banjarmasin.

“ Hai.. hai.. kembali lagi di Miabrong’s Channel. Kali ini Mia bakal nyoba makan Jajangmyeon”. Begitulah potongan pembicaraan Mia dalam salah satu vlog berjudul The Taste Of Jajangmyeon. Video berdurasi hampir 7 menit itu mengulas tentang mie saus pasta kacang kedelai hitam, khas Korea.

Dalam video tersebut, Mia tampak manis dengan balutan baju dan kerudung berwarna hijau pastel. Gaya bicaranya santai sambil sesekali melempar kalimat canda.

Food vlog yang diunggah 8 September 2016 itu terlihat seru. Mulai dari mengenalkan kemasan, item-item, cara memasak, mencicipi dan menentukan skor rasa. Hingga kemarin (23/1), video itu sudah ditonton hampir 56 ribu kali.

Mia gemar membuat vlog sejak tahun 2016. Awalnya bukan soal makanan.Tapi daily vlog.Yakni video yang mengulas tentang kesehariannya.

Lantaran menikmati alur pembuatannya, Mia kemudian mencoba konsisten.Dia terus-menerus membuat vlog ketika ada waktu senggang.Hasilnya, sudah ada 59 video dengan 2.303 subsscriber di channel YouTube-nya.“Pertama kali nge-vlog, aku bikin daily vlog ngasal aja,” tuturnya.

Dari sekian banyak vlog, ulasan tentang makananlah yang paling sering Mia buat. Maklum, perempuan kelahiran Banjarmasin, 22 tahun silam itu doyan mencicipi makanan.

“Kebetulan aku suka mencoba makanan unik dan baru buat dijadikan bahan vlog. Akhirnya teman-teman memanggil aku dengan sebutan food vlogger,” jelas putri pasangan Zainal Hakim dan Arnis Heryati itu.

Food Vlog Mia seringkali mengulas berbagai makanan instan. Baik itu makanan Indonesia, Jepang hingga Korea. Berbagai snack yang lagi ngetren juga pernah dia bahas.

Dalam membuat vlog, mahasiswi UIN Antasari itu tak dibantu oleh siapapun. Semua dia lakukan sendiri. Mulai dari merencanakan konten, mempersiapkan peralatan syuting hingga editing video.

Rumah menjadi tempat favoritnya untuk syuting. Dia sering berniat bikin vlog mencicipi makanan yang ada di rumah makan. Tapi niatnya tak kesampaian. “Idenya sih banyak. Pengin coba-coba makanan di berbagai rumah makan. Tapi syuting tanpa tim gitu kayaknya ribet. Akhirnya belum kesampaian,” ucapnya.

Bikin satu vlog, Mia terkadang butuh waktu hingga sepekan. Katanya sih tergantung suasana hati dan kesibukan kampus. Kadang, bisa diselesaikan dalam 3 hari.

Dia menggunakan kamera mirorless Sony Alpha5000. Perlengkapan lainnya tripod, lighting dan mikrofon. Plus komputer beserta aksesorinya.  Sony Vegas Pro adalah aplikasi editing video andalannya.

Ide konten vlog Mia peroleh dari media sosial, televisi hingga drama-drama Korea. Selain jajangmyeon, Mia juga pernah mengulas tentang makanan seblak, indomie, mie samyang, mie ramen, sushi dan masih banyak lagi.

Gaya penampilannya yang lucu disebut-sebut Mia sebagai ciri khas food vlog-nya.

Gadis yang mengidolakan vlogger Ria SW itu mengaku tak canggung lagi berbicara di hadapan kamera.Tips-nya ada pada kepercayaan diri. “Anggap saja kamera itu seperti orang betulan. Ngomongnya mengalir seperti orang bercerita,” sarannya.

Food vlog Mia berjudul Yakin SAMYANG HALAL?? menjadi video dengan penonton terbanyak.Diunggah Juli 2016 lalu, video tersebut telah ditonton sebanyak 142 ribu kali. Maklum, beredarnya mi samyang memang sempat menjadi kontroversi. Itulah sebabnya video Mia menjadi salah satu perhatian pengguna YouTube.

Di awal-awal Mia menekuni vlog, dirinya sempat di-bully oleh teman-temannya. Ia dianggap kurang kerjaan dan melakukan sesuatu tak berguna. Kritik-kritik pedas pun sering ia peroleh di laman komentar videonya. Namun itu tak mematahkan semangatnya sama sekali. Sebab masih banyak warganet yang membelanya. “Sempat dibilang netizen kalau aku ini haus pujian. Terkejut juga sih. Ternyata ada orang yang memandang aku seperti itu,” ujarnya.

Bicara soal keuntungan, Mia mengaku vlog-nya hanya sebatas kegemaran. Terlebih untuk mengisi waktu senggang. “Bikin vlog adalah kesenangan pribadi bagiku. Keuntungan tidak melulu soal menghasilkan materi. Lewat vlogging, aku belajar percaya diri, kemampuan bicara dan mengoperasikan berbagai peralatan teknis  pembuatan video,” pungkasnya. (nur)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 14:59

Menengok Jumat Kelabu Lewat Kliping Koran

23 Mei 1997. Setelah salat Jumat, Tajuddin hendak menuju Lapangan Kamboja. Mengikuti puncak kampanye…

Minggu, 13 Mei 2018 05:50

Surat Terakhir Erik Petersen Pria Keturunan Bangsa Viking di Banua Anyar

Erik Petersen adalah keturunan Bangsa Viking. Yang memilih meninggal dunia di Banua Anyar. Warisan Erik,…

Kamis, 10 Mei 2018 18:57

Kisah Nelayan Pulau Laut yang Menolak Keras Pertambangan

Sama seperti hari cerah lainnya, Ari si pemancing ikan gabus, beberapa hari lalu dapat puluhan kilogram…

Selasa, 08 Mei 2018 13:36

Bukan Sibuk Main Mobile Legends, Bocah ini Malah Asik Koleksi Perangko

Kecil-kecil, berani tampil beda. Itulah Muhammad Fahriza. Hobinya tak biasa. Jika anak seusianya sibuk…

Senin, 07 Mei 2018 14:17

Mengunjungi Pasar Kajut Edisi ke-IV, Menjual Apa Saja yang Penting Keren

Orang Indonesia mengenal Pasar Kaget. Anak muda Banjarmasin mengenal Pasar Kajut. Inilah wadah banyak…

Sabtu, 05 Mei 2018 19:41

Curahan Lirih dari Pulau Laut: "Mau Tinggal di Mana Kami"

Aksi menolak penambangan batubara di Pulau Laut, Kotabaru, terus dilancarkan. Beragam cara dilakukan…

Sabtu, 05 Mei 2018 12:39

Kisah Mereka yang Ditolak Pulang dari Rumah Singgah Baiman

Rumah Singgah Baiman didirikan untuk menampung ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), pengemis, gelandangan,…

Jumat, 04 Mei 2018 14:17

Mengintip Aktifitas Pelatih Karate Cantik di Banjarmasin

Helda Wahdini punya paras cantik. Tapi di balik kecantikannya orang tidak menduga kalau dia ternyata…

Kamis, 03 Mei 2018 12:27

Eter Nabiring, Penjaga Adat dan Tradisi Suku Dayak Halong

Gelisah akan kemajuan zaman yang menggerus kearifan lokal dan budaya warisan nenek moyang, Eter Nabiring,…

Kamis, 03 Mei 2018 12:03

Hardiknas Berbarengan dengan USBN SLB

Ricky Joevani begitu pendiam. Saat diwawancara, dia lebih banyak mengangguk dan tersenyum. Sesekali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .