MANAGED BY:
RABU
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 24 Januari 2018 12:55
Kalsel Harus Mencari Sumber Energi Alternatif untuk Gantikan Batu Bara

SAMPAI KAPAN BANUA BERGANTUNG BATU BARA?

ENERGI TERBARUKAN: Pembangkit Listrik Tenaga Bayu dibangun di Sidrap dan mulai beroperasi tahun 2018 ini. Ini adalah PLTB pertama di Indonesia.

PROKAL.CO, Batubara menjadi pilihan termudah bagi sumber energi karena melimpah di alam Indonesia dan siap diangkut. Tak heran, lebih dari separuh pasokan listrik di Indonesia berasal dari pembangkit batu bara. Hal ini menimbulkan dampak lingkungan dan sosial yang besar. Alih-alih mencoba merintis renewable energy yang ramah lingkungan, Banua terus dimanjakan batubara. Sampai kapan harus terus tergantung?

Di banua, pembangkit listrik selama ini masih sangat bergantung dengan batubara. Sebagian besar daya listrik yang disuplai datang dari PLTU Asam-Asam notabene memiliki bahan bakar batubara.
Padahal di Kalsel, ada banyak potensi energi baru terbarukan yang dapat menggantikan energi tak terbarukan. Seperti, tenaga air, angin, biomassa dari kayu atau sekam padi dan biogas dari sampah atau kotoran ternak. Itu membuktikan bahwa listrik di Kalsel dapat terus mengalir tanpa bergantung dengan emas hitam.

Peneliti Energi Afdi Mustafa mengatakan, semua energi tak terbarukan yang ada di Banua bisa dimanfaatkan. Sayangnya hingga kini belum dimaksimalkan. Sekam padi misalnya, menjadi potensi energi primer namun masih terabaikan. "Kita penghasil beras, tentu banyak sekam padi di sini. Ini potensi energi cukup besar," katanya.

Pria yang ikut merintis pendirian Prodi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik ULM ini mengungkapkan, pemerintah memiliki target capaian dalam pemberdayaan energi yang tertuang dalam Kebijakan Bauran Energi. Dari situ, semua sumber energi primer diharapkan dapat dimanfaatkan.

Hal ini agar kita tidak memiliki ketergantungan penggunaan energi. Khususnya energi fosil minyak bumi dapat dikurangi bertahap dengan memanfaatkan jenis energi non minyak bumi atau energi baru dan terbarukan. "Saat ini secara nasional pemberdayaan energi baru terbarukan semakin meningkat. Kita masih memiliki banyak potensi energi baru terbarukan untuk dimanfaatkan," ungkap Afdi.

Supervisor Humas, Kemitraan dan Bina Lingkungan PLN Kalselteng Bayu Aswenda membenarkan bahwa pembangkit listrik di Kalsel bisa dikonversi menggunakan sumber daya lain dan tak selalu bergantung dengan bahan bakar batubara. "Pemerintah sekarang punya program untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga Energi Baru Terbarukan (EBT)," jelasnya.


Peluangnya mungkin bisa melalui kerja sama dengan asing. Saat ini, salah satu perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang energi saat ini getol menawarkan tenaga listrik berdaya tenaga surya kepada Pemko Banjarmasin dan Pemkab Tanah Bumbu.

Bahkan, untuk meyakinkan itu, pihak perusahaan membawa Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan, dan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina ke negeri Ginseng pekan lalu. Disana mereka dilihatkan langsung tenaga listrik dengan tenaga surya.

Untuk diketahui, perusahaan asal Korsel bernama PT Tae Su Construktion Co Ltd itu pernah berkunjung ke Pemprov dan Pemko Banjarmasin tahun 2017 lalu. perusahaan ini memiliki rencana untuk menghibahkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 30.0000 watt untuk wilayah Tanah Bumbu dan Banjarmasin menggantikan PLN.

Salah satu rombongan yang di ajak ke Korsel adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Achmad Sofiani. Dia mengatakan, di Korsel hampir semua kebutuhan listrik menggunakan pembangkit tenaga surya.

Tak hanya praktis. Penggunaan tenaga surya ini juga jauh lebih murah dibandingkan dengan listrik jaringan biasa yang kita pakai. “Konsepnya, ketika dipasang. Tak perlu lagi berbayar. Hanya menyiapkan dana untuk perawatan seperti aki. Apalagi mereka mau menghibahkan alat tersebut,” kata Sofian.

Meski demikian, untuk mengganti energi listrik dari PLN dengan tenaga surya ini, terhalang regulasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Salah satunya adalah proses regulasi hibah. “Ini yang akan kami cari solusinya. Paling tidak untuk di perkantoran Pemprov yang saat kerap terkendala listrik,” tambahnya.

Sebelumnya, Rudy Resnawan mengatakan, Pemprov Kalsel membuka pintu investasi seluas-luasnya termasuk investasi di sektor pembangkit energi. Ia juga memberikan jaminan kemudahan dan keamanan untuk investasi PLTS tersebut. “Tentunya segala investasi yang akan masuk harus sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku di negara kita. Termasuk aspek legalitas dan keramahan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Tae Su Constuction Co,.Ltd Wilayah Indonesia, Mr. Park Yong Seok, mengatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini akan ditempatkan di salah satu sudut Kota dan Kabupaten. Dua daerah tersebut adalah di areal Siring Kota Banjarmasin dan Halaman Parkir Kantor Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Diungkapkannya, saat ini proses hibah sedang berproses di kementerian. “Ini sesuai prosedur dari Negara Indonesia. Dimana hibah antarnegara harus mendapatkan izin dari Kementerian dalam hal ini Kementerian ESDM,” terangnya. (mof/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 15:47

1001 Kisah Pesantren: Hadapi dengan Perhatian

Setiap pesantren punya cara untuk menekan kebandelan para santrinya. Begitu juga dengan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 15:44

Tak Penuhi Syarat, Dua Bakal Calon DPD RI asal Kalsel ini Dicoret

BANJARMASIN – Dua orang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dipastikan tak memenuhi…

Rabu, 23 Mei 2018 15:35

Komisioner KPU Kalsel Didominasi Orang Baru

BANJARMASIN – Sarmuji terus menyunggingkan senyum. Wajahnya berbinar-binar saat menyambut ucapan…

Rabu, 23 Mei 2018 15:01

Rumah Kuno di Teluk Kelayan ini Bakal Jadi Museum Kota

Pemko Banjarmasin berencana membuat museum kota. Sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan peradaban.…

Rabu, 23 Mei 2018 11:55

Mentan Amran Bangkitkan Optimisme Pertanian

JAKARTA - Minat generasi muda di perdesaan kembali meningkat pada sektor pertanian. Seiring dengan membaiknya…

Rabu, 23 Mei 2018 11:47

Tambang Galian C Ilegal di Banjarbaru Masih Banyak Beroperasi

BANJARBARU - Hilir mudik truk angkutan galian C di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Sungai Ulin yang dikeluhkan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:38
Pemko Banjarbaru

Ririen Nadjmi Adhani Hadiri Sosialisasi Forum Anak Daerah Banjarbaru

BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani didampingi Kepala Dinas Pengendalian…

Rabu, 23 Mei 2018 11:29

Desa Batulicin Irigasi Wakili Tanbu

BATULICIN - Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan dari Pokja 3 dan 4 TP-PKK Kalsel…

Rabu, 23 Mei 2018 11:27

Wabup Tanbu Gelar Safari Ramadan

BATULICIN - Memasuki hari kelima bulan suci Ramadan, Wakil Bupati Tanbu H Sudian Noor menggelar Safari…

Rabu, 23 Mei 2018 11:23
Pemkab Batola

Safari Ramadan ke Batola, Gubernur dan Bupati Salurkan Bantuan

BATOLA - Memasuki hari ke lima Ramadan 1439 Hijriah, Senin (21/5) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .