MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 26 Januari 2018 14:58
Akhirnya Tenda Biru Dibongkar, Proyek Bandara Dilanjutkan

Terkait Sengketa Lahan Pengembangan Bandara

AKHIRNYA DIBONGKAR: Ratusan personel gabungan saat menertibkan gubuk tempat Muhammad bin Abdurraup Cs menjaga lahan yang mereka kuasai, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Usai sudah perjuangan Muhammad bin Abdurraup untuk terus menguasai lahan seluas 7,9 hektare yang masuk dalam kawasan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor. Aparat gabungan, Kamis (25/1) kemarin memaksa dia bersama lima orang rekannya meninggalkan tanah yang diklaimnya.

Tak kurang dari TNI AD, TN AU, kepolisian dan Satpol PP Banjarbaru yang turun membongkar gubuk yang biasa disebut tenda biru, tempat mereka menjaga lahan kini telah rata dengan tanah.

Proses penertiban lahan area proyek yang diduduki Muhammad Bin Abdurraup sempat berjalan alot. Sebab, saat dilakukan diskusi mereka tak mau meninggalkan lokasi.

"Meski tidak ada kesepakatan, mereka bisa kami keluarkan dan diantar ke rumahnya masing-masing tanpa ada kekerasan," kata General Manager Bandara Syamsudin Noor, Wahyudi.

Dia mengungkapkan, penertiban secara paksa terpaksa mereka lakukan. Sebab, usaha secara kekeluargaan untuk meminta warga meninggalkan lahan selalu menemui jalan buntu.

"Kalau mereka tetap di sana proyek akan terhambat, karena lahan yang mereka kuasai merupakan lokasi untuk pembangunan fasilitas pendukung bandara, seperti kargo," ungkapnya.

Sebelum melakukan penertiban secara paksa, manajemen Bandara Syamsudin Noor telah berkoordinasi dengan berbagai pihak secara maraton. "Setelah mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder, akhirnya hari ini (kemarin) kami lakukan penertiban. Sekarang, tidak ada lagi barang mereka yang tersisa," ujar Wahyudi.

Kalaupun keluarga Muhammad bin Abdurraup tidak terima diusir dari lahan yang selama ini dikuasainya, Wahyudi mempersilakan untuk menempuh jalur hukum. "Kami akan mengikuti peraturan, kalau memang putusan pengadilan meminta kami untuk membayar maka akan kami bayar," katanya.

Dia yakin selama ini Angkasa Pura I sudah melakukan pembayaran ganti rugi lahan sesuai dengan hukum dan berdasarkan data kepemilikan yang telah diinventarisasi oleh panitia pengadaan tanah (P2T) Kota Banjarbaru. "Sebagian ada yang tunai, sebagian lagi dititipkan di Pengadilan Negeri Banjarbaru melalui mekanisme konsinyasi," ungkapnya.

Dia berharap, setelah tidak ada lagi permasalahan lahan pihak pelaksana proyek bisa lebih cepat melakukan pembangunan. "Jangan ada lagi alasan, pekerjaan molor lantaran ada penguasaan lahan," harapnya.

Kuasa hukum Muhammad bin Abdurraup, Husrani mengatakan pembongkaran paksa tenda biru oleh pihak pengembang Bandara Syamsudin Noor sudah melabrak rasa kemanusiaan. "Walaupun sudah dibongkar, kami tetap tak sepakat. Hanya demi pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) pihak pengembang sudah mengabaikan hak klien saya," tegasnya.

Ia juga menyayangkan langkah pihak pengembang yang sudah melibatkan jajaran TNI AD, TNI AU, kepolisian serta Satpol PP Kota Banjarbaru. "Apa benar cara yang mereka lakukan ini," ucap Husrani sangsi. (ris/dom/ay/ran)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 11:34

Meninggalnya Salah Satu Peserta HPS DIduga Karena Kelelahan Berjalan Jauh

Duka menyelimuti rombongan peserta dari Kabupaten Merauke, Papua. Merze Adrian Tadeus Mahuze (38), Kepala…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:28

Jangan Jadi Euforia Sesaat, Mimpi Besar dari Jejangkit Harus Terwujud

BATOLA – Pemerintah pusat dan daerah harus bahu membahu membangun kekuatan lahan rawa di Kalsel…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:12
HPS 2018

GM Hotel Pun Sampai "Mengungsi", Tukang Ojek Dadakan Bermunculan

Event besar selalu berdampak secara ekonomi meski hanya jangka pendek. Dua tiga hari terakhir, bisnis…

Jumat, 19 Oktober 2018 11:01

Pemko Banjarmasin Cemas Menanti Adipura Kencana

BANJARMASIN - Pemko masih harap-harap cemas. Belum ada kabar sama sekali terkait Adipura. Apakah Banjarmasin…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:42

APBD Seret, Bakal Ada Program yang Dihapus

BANJARMASIN - Belum sampai tiga tahun berjalan, pemko merevisi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:08

Rencana Pemindahan Pasar Bauntung Jadi Pro Kontra di Dewan

BANJARBARU – Meski pihak eksekutif menganggap sudah ada lampu hijau dari pihak legislatif, untuk…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:05

Hebat..!! Kepala BPKAD Banjarbaru Masuk 50 Besar Pejabat Teladan Nasional

BANJARBARU - Hal membanggakan ditorehkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Banjarbaru…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:55

Resmi, Ini Pejabat Polres di Polda Kalsel yang Bakal Dimutasi

BANJARMASIN – Gerbong mutasi kembali bergulir di Polda Kalsel dan jajaran.  Sejumlah pejabat…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:40

Jangan Coba-Coba Posting Konten Negatif, Ini Ancaman Kominfo

BANJARMASIN - Jangan sembarangan posting konten-konten negatif di media sosial (Medsos) kalau tidak…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:12
Pemko Banjarbaru

Terima Kunjungan TP PKK Kabupaten Agam

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .