MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 26 Januari 2018 14:58
Akhirnya Tenda Biru Dibongkar, Proyek Bandara Dilanjutkan

Terkait Sengketa Lahan Pengembangan Bandara

AKHIRNYA DIBONGKAR: Ratusan personel gabungan saat menertibkan gubuk tempat Muhammad bin Abdurraup Cs menjaga lahan yang mereka kuasai, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Usai sudah perjuangan Muhammad bin Abdurraup untuk terus menguasai lahan seluas 7,9 hektare yang masuk dalam kawasan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor. Aparat gabungan, Kamis (25/1) kemarin memaksa dia bersama lima orang rekannya meninggalkan tanah yang diklaimnya.

Tak kurang dari TNI AD, TN AU, kepolisian dan Satpol PP Banjarbaru yang turun membongkar gubuk yang biasa disebut tenda biru, tempat mereka menjaga lahan kini telah rata dengan tanah.

Proses penertiban lahan area proyek yang diduduki Muhammad Bin Abdurraup sempat berjalan alot. Sebab, saat dilakukan diskusi mereka tak mau meninggalkan lokasi.

"Meski tidak ada kesepakatan, mereka bisa kami keluarkan dan diantar ke rumahnya masing-masing tanpa ada kekerasan," kata General Manager Bandara Syamsudin Noor, Wahyudi.

Dia mengungkapkan, penertiban secara paksa terpaksa mereka lakukan. Sebab, usaha secara kekeluargaan untuk meminta warga meninggalkan lahan selalu menemui jalan buntu.

"Kalau mereka tetap di sana proyek akan terhambat, karena lahan yang mereka kuasai merupakan lokasi untuk pembangunan fasilitas pendukung bandara, seperti kargo," ungkapnya.

Sebelum melakukan penertiban secara paksa, manajemen Bandara Syamsudin Noor telah berkoordinasi dengan berbagai pihak secara maraton. "Setelah mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder, akhirnya hari ini (kemarin) kami lakukan penertiban. Sekarang, tidak ada lagi barang mereka yang tersisa," ujar Wahyudi.

Kalaupun keluarga Muhammad bin Abdurraup tidak terima diusir dari lahan yang selama ini dikuasainya, Wahyudi mempersilakan untuk menempuh jalur hukum. "Kami akan mengikuti peraturan, kalau memang putusan pengadilan meminta kami untuk membayar maka akan kami bayar," katanya.

Dia yakin selama ini Angkasa Pura I sudah melakukan pembayaran ganti rugi lahan sesuai dengan hukum dan berdasarkan data kepemilikan yang telah diinventarisasi oleh panitia pengadaan tanah (P2T) Kota Banjarbaru. "Sebagian ada yang tunai, sebagian lagi dititipkan di Pengadilan Negeri Banjarbaru melalui mekanisme konsinyasi," ungkapnya.

Dia berharap, setelah tidak ada lagi permasalahan lahan pihak pelaksana proyek bisa lebih cepat melakukan pembangunan. "Jangan ada lagi alasan, pekerjaan molor lantaran ada penguasaan lahan," harapnya.

Kuasa hukum Muhammad bin Abdurraup, Husrani mengatakan pembongkaran paksa tenda biru oleh pihak pengembang Bandara Syamsudin Noor sudah melabrak rasa kemanusiaan. "Walaupun sudah dibongkar, kami tetap tak sepakat. Hanya demi pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) pihak pengembang sudah mengabaikan hak klien saya," tegasnya.

Ia juga menyayangkan langkah pihak pengembang yang sudah melibatkan jajaran TNI AD, TNI AU, kepolisian serta Satpol PP Kota Banjarbaru. "Apa benar cara yang mereka lakukan ini," ucap Husrani sangsi. (ris/dom/ay/ran)


BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 17:42

Yusril Sempat Naik Pitam, Saksi Ahli Tak Ingin Masuk ke Substansi Perkara

BANJARMASIN – Kuasa hukun Sebuku Grup, Yusril Ihza Mahendra berdebat dengan saksi ahli hukum administrasi…

Minggu, 27 Mei 2018 17:40

Nadjmi Minta Warga Awasi Kos-kosan

BANJARBARU - Kos-kosan di Banjarbaru selama ini sering kali disalahgunakan oleh penghuninya untuk melakukan…

Minggu, 27 Mei 2018 17:37

Rp3 Miliar untuk Merehab Mes L

BANJARBARU – Usai terjalinnya kesepakatan pinjam pakai Mes L, antara Pemko Banjarbaru dan Mabes…

Minggu, 27 Mei 2018 09:11

Jabatan Walikota Banjarmasin Jadi Taruhan

BANJARMASIN - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid menyarankan Wali Kota Banjarmasin,…

Minggu, 27 Mei 2018 09:03

THR Dahulu Baru Gajian, Kasihan Honorer Belum Dapat Kepastian

BANJARMASIN - Pemko sudah mengalokasikan Rp24,04 miliar dari APBD untuk THR (Tunjangan Hari Raya)…

Minggu, 27 Mei 2018 08:56

Proyek Rusunawa Teluk Kelayan Digenjot Usai Lebaran

BANJARMASIN - Sebelum Ramadan tadi, lahan di Jalan Teluk Kelayan sudah dibongkar Satpol PP. Bangunan…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:54

Gara-Gara 37 Meter, Pembebasan Lahan di Muara Kelayan Belum Selesai

BANJARMASIN - Pembebasan lahan di Muara Kelayan menyisakan masalah. Dari 175 petak tanah dan bangunan…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:29

Jelang Lebaran, Tunjangan ASN Diharapkan Jangan Molor

BANJARMASIN - Mantan Wakil Walikota Banjarmasin, Irwan Anshari meminta kekisruhan pembebastugasan Hamli…

Sabtu, 26 Mei 2018 12:09

Komisi III DPRD Balangan Studi Banding ke Boyolali

PARINGIN - Komisi III DPRD Kabupaten Balangan belum lama tadi melakukan studi banding ke Dinas…

Sabtu, 26 Mei 2018 11:37

Tak Kalah dengan Bubur Sabilal, Bubur Masjid Al Jihad Juga Lezat

BANJARMASIN - Sebagian besar masjid di Banjarmasin menghadirkan menu bubur bagi masyarakat yang ingin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .