MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 28 Januari 2018 17:16
Gara-gara Kayu Langka, Hibah Kapal dari Fiberglass
KAPAL KAYU MAKIN LANGKA: Seorang anak nelayan bermain layang-layang di Desa Rampa berlatar belakang kapal nelayan.

PROKAL.CO, Semakin terbatasnya kayu, membuat tahun ini tidak ada kapal kayu untuk para nelayan. Pemprov memilih menghibahkan kapal fiberglass.

------------------------

2017 lalu Pemprov Kalsel hanya menghibahkan 5 unit kapal ikan kepada para nelayan. Tahun 2018 ini, jumlahnya meningkat tiga kali lipat. Sebanyak 15 kapal akan dihibahkan.

Meski demikian, jika tahun-tahun sebelumnya kapal berjenis kayu, sejak tahun ini kapal yang dihibahkan berbahan fiber. Praktis, model kapal ini akan membuat para nelayan untuk beradaptasi karena mereka telah terbiasa dengan model kapal kayu ulin.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Syaiful Azhar menerangkan, satu kapal nelayan tersebut dianggarkan Rp700 juta. Disinggung soal model kapal berbahan fiberglass, Syaiful mengatakan ini sesuai keinginan gubernur agar tak ketergantungan dengan kayu ulin yang saat ini susah dicari.

Dia mengakui, nelayan di daerah ini sangat terbiasa dengan kapal berbahan kayu. Untuk itu, dia mengharapkan agar dengan kapal berbahan fiber nanti para nelayan juga tetap tangguh. “Total yang akan kita buat dan hibahkan ke nelayan totalnya 15 unit dengan alokasi semua anggaran mencapai Rp13,5 miliar,” terangnya.

Angka itu meningkat jauh jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya disuntikkan anggaran Rp3,5 miliar untuk pembuatan sebanyak lima unit kapal kayu. “Ini bentuk perhatian serius Pemprov kepada nelayan di daerah ini di tengah sulitnya perekonomian saat ini,” imbuhnya.

Kapal nelayan ini sebutnya khusus untuk nelayan kecil. Dimana muatan kapal yang akan dibuat ini adalah sekitar 5 sampai 10 Gross Tonase (GT). “Ini khusus para nelayan-nelayan kecil, bukan nelayan besar. Makanya kami sesuaikan GT nya dibawah 10,” bebernya.

Bahan fiberglass sendiri memang banyak bermunculan seiring jumlah bahan kayu yang semakin terbatas dan berkaitan erat dengan kerusakan hutan. Selain itu, kapal yang terbuat dari kayu membutuhkan banyak sekali perawatan dan masa pakai yang terbatas, maka kapal kayu pun lambat laun mulai ditinggalkan dan digantikan oleh kapal fiberglass.

Kelebihan kapal yang terbuat dari bahan fiberglass jika dibandingkan dengan kapal yang terbuat dari kayu antara lain, bahan fiberglass lebih tahan terhadap proses pelapukan sehingga usia atau masa pakai kapal dari bahan fiberglass tentu lebih lama, selain itu perawatan kapal fiber juga lebih mudah dan lebih minim. Jangka waktu pembuatan kapal dari fiberglass lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan dengan pembuatan kapal kayu. Selain itu, dengan ketebalan yang sama, kapal yang terbuat dari bahan fiberglass memiliki kekuatan yang lebih dibandingkan dengan kapal yang terbuat dari kayu.

Lalu nelayan mana yang akan mendapat bantuan kapal ini? Syaiful mengatakan, sementara untuk para nelayan yang berada di kawasan Kabupaten Tanah Bumbu, Kotabaru dan Tanah Laut. “Sementara nelayan di tiga daerah ini dulu, karena para nelayannya memang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Cabang Tanah Bumbu, Kasim mengatakan, meski kapal bermodel fiber kurang cocok. Namun, pihaknya tak bisa memilih apapun model kapal yang akan dibantu nanti. “Sejak dulu para nelayan lebih familiar dengan kapal kayu. Tapi apa boleh buat jika bantuannya kapal bermodel fiber,” ujarnya. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 09:55

Berawal Ketiadaan Toilet Buat Kencing, Berdirilah Galeri Unik Ini

Apa yang dilakukan oleh warga RT 05 RW 02 Kelurahan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:46

Moses Sulap Puing Kayu Menjadi Seni Bernilai Tinggi

Beri Moses Foresto puing-puing kayu, dia bisa menjadikannya apa saja.…

Kamis, 13 Desember 2018 13:20

Bekali Santri Keterampilan Untuk Hadapi Tantangan Zaman

Nyantri bukan melulu tentang ngaji. Di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin,…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Tidak Mudah, Honorer Ini Pantau CCTV di Menara Pandang Hingga Larut Malam

Di depan layar monitor yang lebarnya tak lebih lebar dari…

Sabtu, 08 Desember 2018 09:03
Kisah Bocah-bocah Penjual Buku Mewarnai di Banjarmasin

Demi Sesuap Nasi Mereka Sampai Dikejar-Kejar Satpol PP

Mobil partoli Satpol PP Kota Banjarmasin melintas di perempatan Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

Jejak Laskar Pelangi di Banua (2)

Belajar di gudang kecil kadang membuat siswa SD Dusun Munggu…

Kamis, 06 Desember 2018 13:02

Jejak Laskar Pelangi di Banua

Hanya 12 siswa dan satu gedung kecil. Tapi mereka semangat…

Rabu, 05 Desember 2018 12:25

Gol A Gong Berbagi Motivasi ke Penulis Muda Balangan

Yang mengalami masa remaja di era 80’ dan 90’ an,…

Rabu, 05 Desember 2018 10:10

Wahh!! Rabiul Awal Jadi Bulan Rezeki Pengrajin Mahar Pernikahan

Rabiul Awal atau bulannya Maulid Nabi pada penanggalan Hijriah, menjadi…

Senin, 03 Desember 2018 12:33

Dianggap Terlalu Cepat, DE Walhi Khawatirkan Muncul Masalah Baru

BANJARMASIN – Pegunungan Meratus sudah resmi menjadi Geopark Nasional. Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .