MANAGED BY:
SELASA
18 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 05 Februari 2018 10:05
Latihan Menembak Atlet Pemula, Tak Boleh Pegang Pistol, Latihan Gunakan Pipa Paralon
BIDIK SASARAN: M Syarif (kanan) berlatih menembak menggunakan replika pistol yang terbuat dari pipa paralon. Sementara, Kevin Fahrezi sudah diperbolehkan menggunakan pistol sungguhan walaupun dalam kondisi tanpa peluru.

PROKAL.CO, Menjadi seorang atlet menembak andal memang tak gampang. Selain harus digembleng sejak usia muda, calon atlet menembak juga dituntut disiplin. Membentuk konsentrasi membidik sasaran sudah menjadi latihan tiap hari. Bagi calon atlet atau yang masih pemula, pola latihan menembak intensif bahkan tak menggunakan senjata sungguhan.

Fauzan Ridhani, Banjarmasin

M Syarif nampak memfokuskan pandangannya ke sasaran tembak yang berjarak sepuluh meter dari tempatnya berdiri. Bukan senapan atau pistol, yang dibidikan Syarif ke sasaran tembak ada sepotong pipa paralon ukuran kecil yang dibentuk seperti pistol.

Pipa tersebut juga diisi pemberat berupa pasir, sehingga bobotnya menyerupai sebuah air pistol. Di bagian ujung pipa, terdapat sebuah bulatan kecil dari besi sebagai titik pusat dari mata menuju ke sasaran tembak.

Itulah yang dilakukan oleh Syarif setiap sore hari di Shooting Range Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia) Kalsel di kawasan Kampung Gedang, Banjarmasin. Keinginannya menjadi seorang atlet menembak andal memang harus dimulai dari nol.

“Saya angkat pipa paralon ini seolah-olah saya sedang menembak menggunakan air pistol sungguhan. Saya pusatkan arah bidikan ke sasaran tembak, tapi susah karena tangan saya gemetar,” kata siswa kelas VIII SMPN 5 Banjarmasin itu.
Syarif menuturkan baru delapan bulan ini ikut latihan menembak di Shooting Range Perbakin Kalsel. Keinginannya untuk menjadi atlet menembak ulung didukung kedua orangtuanya. “Rasanya keren kalau menjadi atlet menembak. Selain bisa jadi atlet berprestasi, latihan menembak juga akan mendukung saya untuk meraih cita-cita jadi polisi,” katanya.


Walaupun cenderung monoton karena tiap hari hanya membidik menggunakan pipa paralon, Syarif menuturkan tak bosan. “Nanti ada saatnya saya akan latihan dengan menggunakan pistol sungguhan. Untuk saat ini melatih kesabaran dulu, biarlah pakai pipa paralon yang penting bisa fokus,” tambahnya.


Lain cerita dengan Kevin Fahrezi. Walaupun lebih muda dua tahun dari Syarif, Kevin justru sudah latiha menggunakan pistol sungguhan. “Saya sudah setahun lebih gabung latihan di Perbakin Kalsel. Awal-awal juga latihan pakai pipa paralon, sekarang sudah diperbolehkan pakai pistol sungguhan walaupun tanpa peluru,” ujar Kevin.


Ditambahkan Kevin, dirinya baru diperbolehkan mengisi peluru apabila latihan di bawah pengawasan langsung oleh pelatih. “Kata pelatih, menggunakan pistol saat latihan harus benar-benar diawasi. Karena, kalau dimain-mainkan bisa bahaya. Alhamdulillah, latihan selama ini lancar-lancar saja,” katanya.


Baik Syarif maupun Kevin ada dua dari sekian banyak calon atlet menembak junior yang latihan di Shooting Range Perbakin Kalsel. “Kalau yang junior, itu mulai SD sampai SMA semuanya menggunakan pipa paralon untuk latihan awal. Istilahnya biasa disebut dengan latihan kering,” kata Supriyanto, pelatih menembak Kalsel.


Ditambahkan pria yang akrab disapa Supri itu, tak ada alasan khusus menggunakan pipa paralon sebagai latihan awal. “Di daerah lain bahkan menggunakan replika pistol terbuat dari kayu untuk latihan kering. Namun, kami lebih memilih menggunakan pipa saja, soalnya lebih muda dan lebih praktis,” katanya.


Latihan kering ini kata Supri jadi cikal bakal bagi seorang atlet menembak dalam membentuk titik fokusnya membidik sasaran tembak. “Dari latihan kering ini pula, kami bisa menganalisa spesialisasi atlet tersebut. Apakah mereka berpotensi di pistol atau di senapan. Karakteristik calon atlet menembak juga bisa diketahui dari latihan dasar ini,” tandasnya.(oza)


BACA JUGA

Senin, 17 September 2018 09:38

Adhitiya Harlan Kiper Tersibuk di Liga 1 2018

BANJARMASIN - Kiper Barito Putera, Adhitya Harlan menjadi kiper paling sibuk di Liga 1 2018. Ini dirilis…

Sabtu, 15 September 2018 09:11

Banjarbaru Venue Alternatif

BANJARMASIN –  (FASI) Pusat nampaknya belum memberikan kepastian kepada FASI Kalsel terkait…

Sabtu, 15 September 2018 09:07

Makin Semangat Bina Olahraga

BANJARMASIN – Acungan jempol patut diberikan kepada Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor. Betapa tidak,…

Sabtu, 15 September 2018 09:05

Manfaatkan Segala Momentum

BANJARMASIN- PS Barito Putera U-16 akan berhadapan dengan Madura United U-16 Sore ini (15/9) pukul 16.00…

Sabtu, 15 September 2018 09:02

Modal Data Peserta Kompatama

BANJARMASIN – Ketua Umum Pengurus Kota Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengkot PTMSI)…

Sabtu, 15 September 2018 09:00

Pendekar Kampus Turun Arena

BANJARMASIN- Kompetisi Olahraga Mahasiswa Daerah (KOMDA) cabang pencak silat akan digelar tanggal 24-27…

Jumat, 14 September 2018 09:55

Martapura FC vs PSS Sleman: Misi Berat Tuan Rumah

MARTAPURA - Martapura FC akan melakoni laga berat dalam lanjutan Liga 2 grup timur saat menjamu pemuncak…

Jumat, 14 September 2018 09:51

Curi Satu Poin di Kandang PSM Layak Disyukuri

BANJARMASIN – Barito Putera sukses mencuri satu poin dalam lanjutan Liga 1 2018 saat bertandang…

Rabu, 12 September 2018 13:48

Trio Timnas Bakal Perkuat Barito di Makassar

MAKASSAR - Barito Putera bertolak menuju Makassar, kemarin (11/9). Tim pelatih hanya memboyong 17 pemain…

Sabtu, 08 September 2018 12:40

Barito Diperkirakan Tak Akan Diperkuat Tiga Pemain Bintang

BANJARMASIN – Jelang laga menghadapi PSM Makassar dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-21. Tim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .