MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 05 Februari 2018 10:05
Latihan Menembak Atlet Pemula, Tak Boleh Pegang Pistol, Latihan Gunakan Pipa Paralon
BIDIK SASARAN: M Syarif (kanan) berlatih menembak menggunakan replika pistol yang terbuat dari pipa paralon. Sementara, Kevin Fahrezi sudah diperbolehkan menggunakan pistol sungguhan walaupun dalam kondisi tanpa peluru.

PROKAL.CO, Menjadi seorang atlet menembak andal memang tak gampang. Selain harus digembleng sejak usia muda, calon atlet menembak juga dituntut disiplin. Membentuk konsentrasi membidik sasaran sudah menjadi latihan tiap hari. Bagi calon atlet atau yang masih pemula, pola latihan menembak intensif bahkan tak menggunakan senjata sungguhan.

Fauzan Ridhani, Banjarmasin

M Syarif nampak memfokuskan pandangannya ke sasaran tembak yang berjarak sepuluh meter dari tempatnya berdiri. Bukan senapan atau pistol, yang dibidikan Syarif ke sasaran tembak ada sepotong pipa paralon ukuran kecil yang dibentuk seperti pistol.

Pipa tersebut juga diisi pemberat berupa pasir, sehingga bobotnya menyerupai sebuah air pistol. Di bagian ujung pipa, terdapat sebuah bulatan kecil dari besi sebagai titik pusat dari mata menuju ke sasaran tembak.

Itulah yang dilakukan oleh Syarif setiap sore hari di Shooting Range Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia) Kalsel di kawasan Kampung Gedang, Banjarmasin. Keinginannya menjadi seorang atlet menembak andal memang harus dimulai dari nol.

“Saya angkat pipa paralon ini seolah-olah saya sedang menembak menggunakan air pistol sungguhan. Saya pusatkan arah bidikan ke sasaran tembak, tapi susah karena tangan saya gemetar,” kata siswa kelas VIII SMPN 5 Banjarmasin itu.
Syarif menuturkan baru delapan bulan ini ikut latihan menembak di Shooting Range Perbakin Kalsel. Keinginannya untuk menjadi atlet menembak ulung didukung kedua orangtuanya. “Rasanya keren kalau menjadi atlet menembak. Selain bisa jadi atlet berprestasi, latihan menembak juga akan mendukung saya untuk meraih cita-cita jadi polisi,” katanya.


Walaupun cenderung monoton karena tiap hari hanya membidik menggunakan pipa paralon, Syarif menuturkan tak bosan. “Nanti ada saatnya saya akan latihan dengan menggunakan pistol sungguhan. Untuk saat ini melatih kesabaran dulu, biarlah pakai pipa paralon yang penting bisa fokus,” tambahnya.


Lain cerita dengan Kevin Fahrezi. Walaupun lebih muda dua tahun dari Syarif, Kevin justru sudah latiha menggunakan pistol sungguhan. “Saya sudah setahun lebih gabung latihan di Perbakin Kalsel. Awal-awal juga latihan pakai pipa paralon, sekarang sudah diperbolehkan pakai pistol sungguhan walaupun tanpa peluru,” ujar Kevin.


Ditambahkan Kevin, dirinya baru diperbolehkan mengisi peluru apabila latihan di bawah pengawasan langsung oleh pelatih. “Kata pelatih, menggunakan pistol saat latihan harus benar-benar diawasi. Karena, kalau dimain-mainkan bisa bahaya. Alhamdulillah, latihan selama ini lancar-lancar saja,” katanya.


Baik Syarif maupun Kevin ada dua dari sekian banyak calon atlet menembak junior yang latihan di Shooting Range Perbakin Kalsel. “Kalau yang junior, itu mulai SD sampai SMA semuanya menggunakan pipa paralon untuk latihan awal. Istilahnya biasa disebut dengan latihan kering,” kata Supriyanto, pelatih menembak Kalsel.


Ditambahkan pria yang akrab disapa Supri itu, tak ada alasan khusus menggunakan pipa paralon sebagai latihan awal. “Di daerah lain bahkan menggunakan replika pistol terbuat dari kayu untuk latihan kering. Namun, kami lebih memilih menggunakan pipa saja, soalnya lebih muda dan lebih praktis,” katanya.


Latihan kering ini kata Supri jadi cikal bakal bagi seorang atlet menembak dalam membentuk titik fokusnya membidik sasaran tembak. “Dari latihan kering ini pula, kami bisa menganalisa spesialisasi atlet tersebut. Apakah mereka berpotensi di pistol atau di senapan. Karakteristik calon atlet menembak juga bisa diketahui dari latihan dasar ini,” tandasnya.(oza)


BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 15:44

Jalani Pelatihan Pro AFC, Jacksen Akan Hadapi Persbul Tanpa Sang Asisten

BANJARMASIN – Dalam pertandingan babak 64 besar Piala Indonesia, Barito…

Rabu, 19 Desember 2018 15:38

Kesempatan Membuktikan Diri Para Pemain Pelapis Barito

BUOL – Barito Putera akan melakoni pertandingan lanjutan di Piala…

Rabu, 19 Desember 2018 15:32

Tanggapi Rumor Evan Dimas, Hasnur Tak Mau Sekedar Berspekulasi

BANJARMASIN – Rumor bakal bergabungnya salah satu pilar Timnas Indonesia,…

Rabu, 19 Desember 2018 15:17

Dua Atlet Silat Andalan Kalsel Tunggu Kejelasan Status di Program Wasaka

BANJARMASIN-Dua atlet pencak silat Kalsel, yakni Gindra Eka Prana dan…

Rabu, 19 Desember 2018 15:08

Tim Panahan NPC Kalsel Rebut Podium Tiga di Kejurnas Panahan NPC 2018

BANJARMASIN Para atlet difabel binaan National Paralympic Comitee (NPC) Kalsel…

Rabu, 19 Desember 2018 14:59

Pebiliar Tapin Siti Bulqis Capai Target Medali Emas Dengan Mulus

BANJARMASIN – Pebiliar putri Kabupaten Tapin, Siti Bulqis sukses mencapai…

Rabu, 19 Desember 2018 14:52

Genjot Regenerasi Atlet Binaraga Kalsel, Ketua Pengprov PABBSI Apresiasi Pihak Terkait

BANJARMASIN – Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi,…

Rabu, 19 Desember 2018 14:47

AMPG Kalsel Dorong Potensi Olahraga Millenial

BANJARMASIN – Kalangan milenial memiliki potensi besar, terutama dalam bidang…

Rabu, 19 Desember 2018 14:42

Minim Peminat, Judo Sentra Kalsel Masih Disibukan Menjaring Minat Atlet

BANJARMASIN -  Cabang olahraga Judo Sentra Kalsel masih disibukkan menjaring…

Selasa, 18 Desember 2018 14:58

Jaga Insting, Pelatih Tinju PPLP Gelar Sparring

BANJARMASIN – Untuk menyiasati agar performa dan insting bertanding tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .