MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 06 Februari 2018 08:56
Guru SMK Pertanian Banjarbaru Sukses Kembangkan Kedelai Organik
PANEN: M Arsyad guru SMK PP Negeri Banjarbaru bersama siswanya memanen kedelai organik.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Rasa penasaran telah mendorong tim dokumentasi pemberitaan SMK PP N Banjarbaru mengupas tentang sosok guru pengembang pertanian organik, Ir.Muhammad Arsyad. Memang sejak beberapa tahun yang lalu guru paling senior di SMK PP N Banjarbarbu ini intensif mempopulerkan Pertanian Organik.

Aryad mulai mempopulerkan slogan Pertanian Cinta Lingkungan Organik (PCLO) dan Cinta Budaya Banjar (CBB). Hasil karyanya sudah mulai diakui pihak luar. Salah satunya TVRI Banjarmasin pernah meliput kegiatan PCLO dan CBB nya.

"Kami sebenarnya hanya ingin agar di Banjar ini ada industri kreatif Berbasis Ramah Lingkungan dan Kearifan Lokal” ujar Arsyad.

Langkah nyata ini diwujudkan dalam beberapa hasil karya berupa miniatur kampung Banjar, Miniatur Pasar Terapung, Bunga Meja Sudut, Bunga Meja Tamu, Sendal Hotel, Hidroponek Organik, Kedelai dan Selideri Organik dan Pupuk Formula Trichokompos.

Semua produk tersebut diharapkan menjadi ciri khas oleh-oleh Banjar sebagai pendukung pertanian ramah lingkungan dan destinasi agro wisata berbasis budaya Banjar.

Kemarin Arsyad dan beberapa orang siswa sedang sibuk memanen hasil budidaya yang dikembangkan secara organik tiga bulan yang lalu. Istimewanya tanaman ini berada di hamparan yang sekelilingnya ada tanaman rambutan. Kedelai yang dipanen terlihat sangat bagus dengan biji yang besar dan utuh serta banyak buah dalam tangkainya.

"Kami mencoba menanam kedelai di lahan sekitar buah rambutan untuk memaksimalkan kemampuan lahan agar produktif," katanya. Rambutan kata dia terpelihara dari gulma sebagai tanaman pokok dan tanaman kedelai organik bisa berproduksi secara maksimal.

Dalam pemeliharaan pun pak Arsyad juga tidak menggunakan bahan kimia, untuk pupuk dikocor dengan supernasa dan di daun dipupuk dengan nasa yang semuanya organik. Dengan pemeliharaan yang rutin dan tekun siswa yang dibimbing pak Arsyad bisa panen dalam jangka waktu tiga bulan.

Perlu kesabaran dan kegigihan untuk menjaga dan merawat tanaman yang tidak menggunakan bahan kimia dalam pemeliharaanya. Setiap hari siswa akan memantau dan melaporkan kepada guru pembimbing setiap mau ada serangan hama atau tanaman yang tidak sehat. “Kami selalu berusaha untuk disiplin menjaga secara bergantian tanaman kami” Jelas salah satu siswa yang ikut panen.

Panen kali ini pak Arsyad dan siswa memanen kedelai jenis grobokan yang biji kedelainya agar besar. Proses memanennya dibantu oleh tenaga lahan dan kedelai proses untuk dipisahkan antara biji dengan tangkainya dengan proses penjemuran terlebih dahulu.  (tim/ema)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:25

Karnaval Kemerdekaan, Kapolres Kotabaru Kayuh Becak

KOTABARU - Warga Kotabaru mendadak heboh. Kepala Polisi di pesisir ujung tenggara Kalsel mengayuh becak,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:21

16 Menit yang Bikin Merinding

  Naskah Demang Lehman ditulis Adjim Arijadi pada tahun 1964 di Yogyakarta. 54 tahun berselang,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:10

Veteran Masih Menumpang di Pasar

BANJARMASIN - Keadaan Legiun Veteran Banjarmasin semakin membaik. Dari APBD 2018, kini disisihkan dana…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:58

Butuh Perda Lindungi Kontraktor Lokal

BANJARMASIN – Kontraktor lokal di Banua berharap Pemprov dan DPRD Kalsel segera menggodok Raperda…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:54

Lomba Berhubungan dengan Ikan

BANJARMASIN – Ada lomba unik yang digelar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Banjar Raya, Banjarmasin…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:40

Napi Rayakan Kemerdekaan

MARABAHAN - Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Marabahan tampak tak seperti biasa, Jumat…

Jumat, 17 Agustus 2018 17:10
Pemkab Balangan

Momen HUT RI, Pemkab Balangan Terima dan Beri Bantuan

  PARINGIN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada puncak Hari Kemerdekaan Republik…

Jumat, 17 Agustus 2018 16:05

Minim Museum, Peninggalan-Peninggalan Sejarah Berdebu di Banua

Memiliki sejarah yang kaya, Kalimantan Selatan tak punya museum untuk menyimpannya. Bahkan jika punya,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:58

Semarak, Tablig Akbar Ustaz Abdul Shomad di Barabai

BARABAI - Ustaz Abdul Shomad menyempurnakan perjalanan tablig akbarnya di banua ke Bumi Murakata Barabai,…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:51
Pemko Banjarbaru

POSBINDU PTM Sumber Sehat Dinilai

BANJARBARU — Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .